
Bab 108
Aldo tersenyum senang karna baru mendapatkan email balasan dari Mika yang isinya menyetujui dirinya masuk sebagai investor di RS.Diamond.
Melalui sambungan telepon Aldo menyuruh anak buahnya untuk terus mengikuti aktifitas keseharian Mika selama di RS.Diamond dan di rumahnya.
Kebahagian Aldo tidak berlangsung lama, keceriannya melayu setelah mendengar informasi Mika dan Devon baru saja melaksanakan layaknya suami istri di ruang kerja Mika.
"Sial awas kau Devon...tunggulah Mika aku yang akan menggantikan suami keparatmu dalam memuaskan dirimu" ucap Aldo dengan penuh kemarahan.
Aldo selalu terbakar cemburu bila dirinya mendapatkan kabar bila Devon habis bercinta dengan Mika. Bagi Aldo Mika adalah segalanya, bila ada yang menyentuhnya merasa harga dirinya di lecehkan.
Aldo sengaja memancing Mika dengan mengirimkan pesan mengenai ucapan terima kasih atas menerima tawaran Aldo, padahal RS.Diamond dari segi materi masih oke dan tidak perlu suntikan dana dari Aldo.
Sekertaris Mika sudah menghubungi Aldo untuk mengatur jadwal pertemuan dengan Mika keesokan harinya.
Aldo mencari kado special untik mika. Bahkan Aldo tidak memikirkan bila Devon akan marah kalau dirinya mengetahui ada seorang pria memberi hadiah kepada istrinya.
Hari yang ditunggu tiba, hari ini Kevin alias Aldo mendatangi RS.Diamond untuk mengadakan pertemuan dengan Devon dan Mika, bagi Aldo tak apa bila dirinya harus bertemu juga dengan Devon asalkan dapat berjumpat dengan Mika.
Aldo datang tepat pukul 09:00 pagi, satu jam sebelum jam kesepakatan yaitu pukul 10:00. Aldo datang dengan outfit kemeja slim fit yang di padukan dengan sweater rajut dan celana khaki membuat semua orang yang melihatnya terpesona, walaupun wajahnya tidak sesempurna Devon tetapi tubuh atletisnya membuat kaum hawa mengaguminya.
Setelah menunggu hampir 30 menit akhirnya pasangan Mika dan Devon datang ke RS. Diamond tepat pukul 09:30.Devon begitu menunjukan rasa posesifnya terhadap Mika, dirinya merangkul pinggang istrinya dan tidak melepasnya walau sedetikpun.
"Pagi pak Kevin" ucap Mika.
Mika memberikan salam kepad Aldo, sedangkan Devon hanya sibuk meranggul erat tubuh istrinya yang membuat Aldo semakin terbakar cemburu.
"Pagi DR.Mika" jawab Aldo.
Walaupun hatinya penuh dengan api cemburu, tetapi Aldo berusaha untuk menutupi semua kemarahannya dengan senyum.
Mika mengajak Aldo untuk keruang meeting RS.Diamond yang letaknya tepat di samping ruang kerja Mika.
Mereka duduk berhadapan, mata elang Devon terus saja mengawasi Aldo, dirinya tidak ingin bila ada pria lain selain dirinya yang memandang istrinya.
__ADS_1
Ketegangan mereka bertiga mencair setelah seorang OB datang dengan membawa 2 cangkir kopi, 1 cangkir teh dan beberapa toples kecil cemilan.
Mika mempersilakan Aldo untuk mencicipi minuman dan cemilan yang tersedia untuk membuat suasana lebih hangat tidak dingin dengan tatapan yang saling memburuh.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya team lawyer RS.Diamond datang, mereka terdiri dari 2 orang lawyer keluarga Dirgantra, 1 orang notaris dan 1 orang staff dari notaris.
Mereka mulai membahas dalam pembagian share saham RS.Diamond, karna masuknya Aldo sebagai penyumbang dana untuk program - program yang akan di laksanakan dalam waktu dekat ini demi kemajuan RS.Diamond.
Secara administratif semua sudah di buat surat legalitasnya oleh team pengacara keluarga Dirgantara. Mereka bertiga yaitu Mika, Devon dan Aldo hanya tinggal membubuhi tanda tangan mereka pada surat - surat legalitas saja.
Setelah pertemuan usai, Aldo dengan beraninya mengajak Devon dan Mika untuk makan siang bersama walaupun waktu masih kurang 1 jam lagi jam istirahat.
Mika yang merasa perlu untuk menghargai investornya dengan ajakan makan siang bersama.
Devon hanya mengikuti semua keinginan istrinya tanpa membantah dengan alasan apapun. Bagi Devon saat ini kesenangan Mika adalah segalanya. Devon terus saja menunjukan sikap posesifnya selama didekat Mika.
Dengan mengendari mobil masing - masing kini mereka bertiga telah sampai di sebuah resto yang cukup berkelas dan mewah. Aldo reservad tempat ini bukan tanpa sebab tetapi Aldo akan melanjutkan rencana penjebakannya yang selanjutnya.
Mereka bertiga duduk di meja dengan view yang langsung menghadap pemandangan bukit yang hijau.
Sekitar 5 menit datanglah wanita cantik dengan baju seksinya menghampiri meja mereka.
Wanita seksi itu langsung cipika - cipiki dengan Aldo.
"Perkenalkan ini kekasih saya" ucap Aldo.
Aldo yang menekankan kata kekasih untuk memperkenalkan kepada Mika dan Devon agar meredam rasa cemburu Devon dan menuai rasa kepercayaan dari mereka berdua.
Mereka berempat makan dengan diam. Sisi keromantisan Devon yang sesekali menyuapi Mika membuat Aldo kesal Kepada Devon.
Setelah usai makan Devon merasakan sakit perut dan ingin segera ke toilet. Devon yang melihat kini sudah berada kekasih Aldo di tengah - tengah mereka membuat Devon tidak khawatir untuk meninggalkan Mika sebentar untuk ke toilet.
Devon berbisik kepada istrinya agar menunggu sebentar karna dirinya ingin menuntaskan sakit perutnya di toilet.
Setelah Mika mengijinkan, lalu Devon hendak ke toilet, sebelumnya meminta ijin pamit ke toilet dengan Aldo dan kekasihnya.
__ADS_1
Selang beberapa menit Devon berlalu ke toilet, kekasih Aldo pun melakukan hal yang sama. Wanita seksi itu menujuh toliet wanit yang letaknya di sebelah toilet pria.
Wanita itu bukan menujuh ke toilet wanita melainkan nekat masuk ke toilet pria, didalam toilet itu dirinya mencari keberadaan Devon.Sepinya toilet pria dapat di simpulkan kalau Devon berada di pintu pertama di toilet itu yang tertutup. Dengan sabar wanita itu menunggu Devon. Setelah hampir 15 menit dan terdengar suara selot pintu terbuka, wanita itu bersiap untuk melakukan aksi nekatnya kepada Devon.
Pintu toilet sudah terbuka dan Devon pun mencuci tangannya dengan sabun di wastafel, setelah selesai dan hendak melangkah menujuh keluar toilet tiba - tiba wanita itu memeluk erat Devon dari belakang, dan berbisik kata- kata menggoda.
"Kau begitu sempurna, kapanpun kau mau aku siap memuaskanmu" goda wanita itu.
Tidak sampai di situ saja wanita seksi itu sudah mulai menjalankan tangan nakalnya untuk meremas - meremas penuh kelembutan ke bagian sensitif Devon.
Devon yang mendapatkan perlakukan tidak senonoh itu langsung mendorong wanita itu hingga jatuh, tetapi wanita nekat itu tidak mudah menyerah. Dirinya bangun dan langsung memeluk bagian tubuh depan Devon dan mencium bibir Devon dengan penuh pemaksaan.
Devon yang kesal dengam perlakuan wanita ****** itu lalu menggigit bibir wanita itu agak menghentikan aksi nekatnya.
"Auw...auw..." teriak wanita nakal itu yang meraskan kesakitan pada bibirnya.
Devon yang merasa telah aman, langsung meninggalkan toilet itu dan tidak lupa sebelum sampai ke mejanya Devon merapikan kembali kemeja dan mengelap bibirnya yang belepotan lipstik wanita ****** itu dengan sapu tangannya.
Devon sangat kesal atas kejadian pelecean pada dirinya, tetapi di mungkin dirinya menceritakan kejadian itu kepada istrinya.
Sedangkan di meja tempat Aldo dan Mika duduk, mereka berdua sedang berbicara santai mengenai plan awal untuk trobos memajukan RS.Diamond dan tak lupa memberikan hadiah berupa tiket liburan keluarga kepulau seribu.
Aldo dengan piawai membawa Mika untuk nyaman dan percaya kepada dirinya. Aldo tidak ingin gagal rencananya ini.
Devon menghampiri mereka berdua dan duduk kembali bersama Mika dan Aldo, tak lama kemudian datanglah wanita yang mengaku kekasih Aldo dengan pakaian yang sudah rapi kembali dan bibirnya yang luka sudah tertutup sempurna denga lipstik tebalnya.
Acara makan siang merekapun berakhir dan mereka saling pamit. Aldo berlalu lebih dahulu dari resto tersebut dengan alasan ada keperluan lain.
Saat Mika dan Devon hendak pergi dari resto terdengarlah suara teriakan wanita memanggil Devon.
"Devon...." ucap wanita itu.
Bersambung...
ππLanjut ikuti ceritanya yaa..ππ
__ADS_1
Mohon maaf bila masih banyak salah typoππππ
Tinggalkan jejak Like nya kak, biar Author lebih semangat lagi up nyaππππ