Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 130


Setelah kak Intan melakukan penjelasan mengenai metode Hinoterapi, tak lama kemudian ibu Mika bangun dari tidurnya. Ny.Rose membuka matanya tetapi tidak ingin memandang orang sekitarnya. Dirinya hanya menundukan kepalanya.


Mika mendekati ibunya dan berusaha untuk membuat ibunya nyaman dengan mengelus tangan dan tersenyum di hadapannya.Rupanya perlakuan Mika berhasil mengalihkan sang ibu untuk kembali memandang ke arahnya.


"Dek bawalah ibu ke ruang praktekku" ucap kak Intan.


Mika yang mendengar perintah kak Iparnya berusaha mengajak sang ibu berdiri dari kursi rodanya dan mengajak berjalan bersama dengan bergandengan tangan yang erat.


Perlakuan Mika tidak terlepas dari kesaksian Mr.X dan istrinya serta Devon yang melihat bahwa ikatan ibu dan anak mampu membangkitkan semangat seseorang.


Mika menuntun ibunya dengan perlahan dan hati - hati hingga sampai dalam ruangan praktek kak Intan. Mika mendampingin ibunya dengan sabar. Genggaman tangan Ny.Rose sangat erat kepadanya menandakan bahwa sang ibu tidak menginginkan Mika pergi jauh darinya.


Kak Intan memulai metode Hipnoterapi itu. Mika terus mendampingi disisi ibunya. Dalam hati Mika selalu berdoa memohon kepada Tuhan akan kesembuhan ibunya.


Diruangan Mika, Mr.X dan istri berbincang - bicang dengan Devon mengenai hal - hal ringan. Rasa kagum Mr.X dan istrinya akan kesuksesan nona Mika membuatnya bertanya sedikit informasi dari Devon.


"Tn.Devon apakah ini RS milik anda?" tanya Mr.X.


Devon tersenyum sebelum menjawab pertanyaan Mr.X.


"Bukan, ini sepenuhnya milik Mika istri saya" jawab Devon.


"Apakah Nn. Mika masih praktek?" tanya Mr.X.


" Masih, dokter adalah cita - citanya, Mika begitu mencintai profesinya" ucap Devon.


Mr.X dan istrinya semakin ingin mengetahui lebih banyak lagi sosok Mika yang di anggap sangat hebat dan luar biasa itu.


Devon yang paham akan maksud dari pertanyaan Mr.X , maka dirinya menjelaskan sososk istri yang luar biasa itu.


Devon menjelaskan dari mulai Mika menjadi mahasiswi kedokteran yang menjadi lulusan terbaik dan beasiswa ke luar negri. Mika melanjutkan S2 dan S3 nya di Jerman. Bagi Mika Jerman adalah negara impiannya dalam menimba ilmu dirinya. Usai mengambil S3 Mika menjadi dosen di universitas tempat dirinya kuliah selain itu Mika pun praktek di RS ternama di Berlin. Setelah itu Mika kembali di Indonesia dia membangun RS.Diamond ini dari tabungannya selama ini sebagai speaker, dosen dan dokter di Jerman bertahun - tahun.


Mr.X dan istrinya sungguh kagum sekali dengan keberhasilan majikannya yang sangat mandiri. Jiwa bisnisnya sungguh kuat sekali pada Mika. Walaupun dirinya menantu dari orang kaya tetapi dia sangat mandiri sekali.


"Sungguh luar biasa Nona Mika" ucap Mr.X.

__ADS_1


"Ya, dia adalah berlian yang berkilau, aku sungguh beruntung memilikinya" jawab Devon.


Setelah berbincang - bincang, Devon mengajak Mr.X dan istri untuk berkeliling RS.Diamond guna mengusir kebosenan bila harus menunggu di ruangan saja.


Mereka bertiga mulai menyusuri lorong - lorong RS.Diamond, sungguh luar biasa bersih dan asri sekali RS.Diamond. Bahkan sesekali Devon menjelasakan kalau RS.Diamond sudah masuk standar ISO RS bertarap International.


"Hebat sekali nona Mika" ucap istri Mr.X.


Devon tersenyum atas pujian istri Mr.X untuk Mika.


Semua mengagumi akan kepandaian dan kepiawaian Mika dalam mengelolah RS.Diamond yang besar bahkan luas bangunannya hampir dua kali dari bangunan RS. X milik keluarga Bagaskara.


Usai berkeliling RS.Diamond, Devon mengajak Mr.X dan istrinya untuk makan dan minum di kantin RS.Diamond. Disana banyak menu yang menggugah selera para pembeli dan minuman segar yang membuat pembeli tidak sabar untuk menyicipinya.


Mereka menghabiskan waktu di kantin hingga sore dan Mika pun entah mendapat informasi dari mana sudah berada di kantin.


"Sore terlalu lama menunggu, ayo kita pulang!" ajak Mika.


"Baik nona Mika" jawab Mr.X


"Nona Mika, saya sudah mencarikan rumah untuk Ny.Rose , kalau tidak keberatan dapatkan nona melihat rumah tersebut, kebetulan rumah itu tidak jauh dari RS.Diamond" penjelasan Mr.X


Mika sempat terkejut atas ucapan Mr.X dan sempat berpikir apakah ini perintah dari opa nya, Mika yang tidak ingin bertanya - tanya sendiri dalam hatinya segera menanyakan langsung kepada Mr.X.


"Apakah ini perintah dari Tn.Beck?" tanya Mika.


"Tidak nona, ini murni pemikiran saya saja, jujur ini pemikiran saya saja yang tidak ingin Ny.Rose kesepian sendiri kalau tinggal di RS" ucap istri Mr.X.


Mendengar ucapan istri Mr.X membuat Mika berpikir kalau pemikirannya akan kenyamana ibunya ada di RS itu salah. Kini Mika sadar kalau ucapan istri Mr.X itu benar, sesuatu yang luput dari pemikirannya.


"Ya Mr.X kita ke rumah itu" ucap Mika.


Akhirnya mereka berempat dengan diantar supir Devon menujuh rumah yang di maksud, ternyata rumah tersebut sangat dekat sekali dengan RS.Diamond bahkan sekarang sedang dalam tahap renovasi, kemungkinan seminggu lagi rumah ini siap huni.


Mika dan Devon yang di temani Mr.X dan istrinya berkeliling melihat rumah tersebut, bahkan tahap renovasinya sudah berjalan hampir 50% karena pekerja yang membantu dalam perbaikan rumah tersebut sangat banyak sekali.


"Mr.X apakah rumah ini sudah di lakukan pembayaran?" tanya Mika.

__ADS_1


"Belum keseluruhannya nona, saya hanya baru membayar 30% saja" ucap Mr.X


"Uang siapa yang 30% itu?" tanya Mika.


" Pribadi saya nona"jawab Mr.X


"Berapa nanti aku akan menggantinya dan untuk ini semua berapa total keseluruhannya?" ucap Mika.


"Nona untuk keseluruhannya sudah diurus oleh bagian keuangan keluarga Beck" ucap Mr. X


Mika yang mendengar ucapan terakhir Mr.X membuat dirinya agak kesal. Mika yang tidak ingin berhutang budi lebih banyak lagi kepada opa nya yang memiliki kisah masa lalu yang kurang baik.


Mika tidak lagi membahas dalam pembayaran rumah ini. Mika lebih fokus dengan lingkungan rumahnya yang sangat menyejukan mata bagi bagi yang memandangnya. Taman - taman bunga yang warna - warni sangat memanjakan mata.


"Kalau begitu, sementara rumah ini belum selesai kita dapat tinggal bersama kembali dengan keluarga Bagaskara.


Mr.X mengutarakan pendapatnya kalau lebih baik Ny.Rose biarkan di RS.Diamond dengan catatan kalau tiap harinya Mr.X dan istri yang menjaga Ny.Rose.


Mika yang mendengar permintaan pengawalnya sungguh terharu sekali atas kesetian mereka dalam menjaga Ny.Rose.


Setelah berkeliling rumah, mereka memutuskan kembali ke rumah, namun Mr.X dan istrinya meminta diantar kembali ke RS.Diamond karena dia ingin menemani ibu dari Mika.


Mika yang mendengar permintaan mereka menjadi tidak enak. Mika merasa seorang anak tetapi tidak bisa berbuat setia melebihi mereka.


Devon melihat kesedihan di mata istrinya segera bertindak. Devon memutuskan untuk membawa mertuanya agar tinggal di apartemennya yang akan di temank satu perawat.


"Bawalah ibu ke apartemen kita" ucap Devon.


Mika yang merasa itu lebih baik dari pada membiarkan ibunya dalam kesepian sendiri.


Sesampainya di RS.Diamond Mika menjemput ibunya dan mengajaknya pulang bersama. Mereka mengantar Ny.Rose ke apartemen Devon untuk seminggu ini, hingga rumah mereka jadi.


πŸ’–πŸ’–Lanjut ikuti ceritanya yaa..πŸ’–πŸ’–


Mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tinggalkan jejak Like nya kak, biar Author lebih semangat lagi up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


__ADS_2