Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 149


Kak Intan dengan berat hati akhirnya mencerita apa yang terjadi kepada Mika dan perjuangan apa yang Mika lakukan untuk ketiga anaknya.


Dimulai dari seminggu setelah Devon pergi ke Symposium sebagai speaker. Devon yang seharusnya hanya 3 hari di acara symposium tetapi sudah pergi selama 7 hari tanpa kabar sedikitpun. Kabar terakhir yang Mika dapatkan hanya setelah Devon tiba di kota M setelah itu tidak ada info apa pun tentang Devon.


Mika yang berusaha mencari informasi keberadaan Devon melalui panitia syimposium dan pihak hotel tempat Devon menginap berbuntut hal Mistis yang Mika dapatkan.


Mika tiba - tiba seperti orang kerasukan berteriak - teriak di malam hari, ibu dan ketiga anaknya menangis ketakutan ketika melihat keadaan Mika yang tidak waras itu.


Salah satu pekerja Mika yang dulu pengurus panti memiliki kemampuan untuk menolak bala itu. Singkat kata bibi tersebut meminta adik - adik panti Mika mengaji dan dirinya membacakan beberapa doa sambil menatap wajah Mika, setelah itu Mika terjatuh lemas dan tidak sadarkan diri.


Pagi harinya ibu Mika menelepon mama untuk mencerita kejadian yang menakutkan malam hari itu.


Mama Devon yang mendapatkan informasi Mika kerasukan segera memberi tahu papa dan Papa tidak tinggal diam, papa dan mama pergi ke pondok persantren milik abah tempat Devon pernah mondok.


Disana Papa menceritakan apa yang terjadi dengan Mika, akhirnya abah dan nini beserta anak perempuannya ikut dengan papa dan mama ke rumah Mika.


Sesampainya di depan rumah Mika Abah melihat aura yang sangat gelap menutupi depan rumah Mika. Saat masuk kedapan rumah ternyata Mika kembali sedang kerasukan, bahkan kali ini bukan hanya Mika tetapi kedua anak kembar Mika pun mengalami hal yang sama seperti ibunya.


Abah, nini dan anak perempuannya membantu bibi untuk mengusir hal buruk tersebut, sedangkan adik - adik panti Mika terus mengaji. Lantunan ayat suci Al Quran membuat kembali tenang keadaan. Setelah Mika dan kedua anaknya sadar Abah melihat ada sesuatu yang tidak beres dalam keluarga Mika.


Dihari yang sama abah meminta Mika dan ketiga anaknya untuk ikut pulang ke pondok pesantren milik abah.


Papa dan mama memberi pengertian kepada ibu Mika yang khawatir akan keselamatan anak dan cucu - cucunya. Akhirnya Mika dan ketiga anaknya serta ibunya ikut bersama kepondok pesantren milik Abah.


Abah menyuruh anak laki - laki dan anak perempuannya sementara menjaga rumah milik Mika dari serangan mistis.

__ADS_1


Adik - adik panti Mika turut serta dalam membersihkan pengaruh buruk di rumah Mika. Mereka melakukan pengajian dari setelah isya hingga subuh secara bergantian.


Mika dan ketiga anaknya serta ibunya hampir 1 tahun mondok di sana. Bahkan supir Mika harus menjemput dan mengantar Mika ke RS. Diamond seminggu sekali dari pondok pesantren Abah. Tidak hanya itu saja ketiga anak Mika terpaksa homescholling karena keselamatan mereka terancam.


Perjuang Mika tidak sampai di situ saja. Sebulan saat di pondok, Mika pernah mendapatkan kiriman santet hingga Mika muntah darah tanpa henti. Abah dan nini membantu pengobatan Mika dan akhirnya Mika sehat kembali.


Di bulan kedua bukan lagi santet yang di kirim tetapi sebuah mobil hampir mencelakai anak pertama Mika. Kaka Al yang sedang bermain tidak jauh dari pondok pesantren bersama kedua adik kembarnya, tiba - tiba sebuah motor dengan kencang melaju menujuh ke kaka Al, untung saja Mika saat itu melihat dan langsung mendorong anaknya agar tidak tertabrak tetapi apesnya Mika tertabrak motor tersebut.


Mika mengalami retak di kaki kirinya akibat benturan keras. Kaki Mika di urut oleh dukun patah tulang dalam waktu satu bulan kaki kiri Mika sudah sembuh walaupun masih suka linu hingga hari ini.


Begitu banyak serangan yang menimpah Mika dan anak - anaknya. Tetapi sayangnya tidak sampai di situ RS. Diamond milik Mika di buat bangkrut, surat - surat kaleng berdatangan tanpa mengetahui siapa yang mengirimnya. Surat telor yang di beri cipratan darah segar sempat membuat mental Mika down.


Mika akhirnya dengan berat hati meminta bantuan sahabatnya Prof. Emin dan istrinya. Berkat bantuan suami istri itu dalam penyuntikan dana akhirnya keuangan RS. Diamond stabil kembali.


Setelah bulan ke empat kondisi kesehatan Mika terlihat lebih baik dan perkembangan RS. Diamond sudah stabil lagi.


Bahkan opa Mika yang di Belanda mendapatkan kabar buruk itu pun datang ke Indonesia. Opa Mika meminta Mika dan ibunya serta cici - cicinya ikut tinggal bersama dirinya di Belanda namun Mika menolak dengan alasan adik - adik pantinya membutuhkan dirinya. Mika pun bertekat untuk menghadapi semua masalah yang ada di banding lari dari masalahnya.


Keputusan Mika untuk tetap bertahan di Indonesia sangat di hargai keluarga dan kerabatnya. Dengan berat hati Prof. Emin dan istrinya akhir kembali ke Jerman tanpa membawa Mika dan keluarganya.


Kini Mika telah kembali kerumahnya setelah 1 tahun mondok di pondok pensantren Abah. Kehidupan Mika setahun belakang ini sudah berbeda dengan Mika yang sebelumnya, penampilan sekarang sudah berhijab. Mika hanya membolehkan anak - anak bertemu dengan orang yang di kenal, untuk sementara anak - anaknya masih homescholling demi keselamatan mereka.


Serangann mistis itu sudah tidak pernah menyerang Mika setelah keimanan Mika dan keluarganya sudah makain baik sejak mondok. Hanya saja teror untuk keselamatan masih saja, bahkan opa Mika menggerakan anak buahnya untuk menjaga keselamatan anak, cucu dan cicitnya.


Setelah kak Intan menjelaskan trauma yang telah menghampiri kehidupan Mika kepada Devon berharap agar Devon paham inti permasalahan yang ada.


"Kak, aku paham bila Mika trauma akan hal buruk yang di hadapinya, namun apa hubungannya dengan keinginanku?" tanya Devon kepada kakanya.

__ADS_1


Kak Intan yang mendengar pertanyaan adiknya langsung menatap dengan tajam kepada Devon. Kilat marah terpancar dari mata kak Intan.


"Apa kau tau siapa dalang petaka semua ini?" tanya kak Intan dengan intonasi nada agak tinggi dari biasanya.


"Aku tidak tau kak, kenapa kaka marah kan bisa bicara baik - baik" jawab Devon.


Devon merasa bingung melihat perubahan sikap kakanya yang tiba - tiba marah tanpa mengetahui kesalahan apa yang di buat, karena sejak kakanya bercerita Devon hanya diam tanpa menyela ucapan apapun.


"Kamulah sumber masalah itu, orang yang membuat Mika seperti orang tidak waras dan mengirim santet serta yang akan mencelakakan anak - anakmu dan Mika semua perbuatan Shila wanita jalangmu" ucap kak Intan dengan nada tinggi.


"Benarkah itu kak?" tanya Devon yang menginginkan kepastian itu.


"Tanyakan langsung saja kepada wanita laknat itu bila kau ingin kebenarannya" jawab kak Intan.


Devon terdiam setelah mendengar penjelasan kakanya, kini dirinya mengetahui mengapa papanya melarang Devon menemui anak - anaknya khawatir Shila akan nekat kepada anak - anak Devon.


Devon berusaha berdamai dengan masa lalu kehidupannya, tetapi masa lalu yang salah tidak dapat di perbaiki karena terlalu komplek untuk di perbaikinya. Devon hanya menagis merasa penuh penyesalan akan kebodohan pada masa lalunya.


Bersambung...


Ingin mengetahui kelanjutannya, ikut terus ya para pembaca setiaku, Terima kasih 🙏🙏😍😍


Tolong tinggalkan jejak Like, vote dan hadiah kalian pada karyaku, agar author lebih semangat up nya, 🙏🙏🙏😍😍😍


Merdeka...Merdeka... Merdeka... 🇲🇨🇲🇨🇲🇨🎉🎉🎉


Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 🇮🇩🇮🇩🇮🇩 🎉🎉🎉

__ADS_1


Jayalah selalu bangsaku, Merdeka 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🎉🎉🎉


__ADS_2