Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 111


Sesampainya di rumah Mika dan Devon menyempatkan diri untuk melihat ketiga anak mereka. Mereka berdua bermain bersama dengan anak- anak mereka. Sebagai orang tua rasa senang tidak terkira dapat berkumpul dan bermain bersaman dengan keluarga.


Malam telah tiba, anak - anak sudah mengantuk, bahkan si kaka Al sudah tertidur lebih dahulu dibandingkan kedua adiknya. Mereka berdua juga merasa sudah waktunya mereka untuk beristirahat, Mika dan suaminya kembali ke kamarnya.


Sesampainya Mika di kamar HP nya berdering. Mika mengabaikannya karena tubuhnya sudah lelah dan ingin istirahat. Mika beranggapan kalau urgent pasti penelepon akan mengirim pesan.


Suara HP Mika terus berdering tanpa hentinya. Mika meminta tolong Devon untuk mengangkatnya.


Devon mencari HP Mika dalam tas nya, saat Devon melihat siapa yang menghubungi istrinya ternyata adalah no Kevin alias Aldo.


Devon tidak mengangkat teleponnya tetapi menekan tombol merah untuk menolak panggilan telepon Kevin.


Setelah itu Devon melihat inbox pesan yang masuk dalam HP Mika ternyata Kevin mengirim banyak pesan kepada istrinya.


Devon yang penasaran membuka satu per satu pesan yang di kirim Kevin dan tidak lupa membacanya.


Pesan yang di kirim Aldo alias Kevin:


[DR. Mika aku sedih, kekasihku selingkuh]


[DR. Mika tolong aku rapuh ini, dia meninggalkanku disaat aku lagi sayang - sayangnya]


[Mereka telah membohongi kita berdua DR.Mika, mereka berselingkuh]


[Suamimu sudah berkhianat, dia sudah berselingkuh dengan kekasihku]


[DR.Mika kita berdua adalah korban pengkhianatan mereka, lebih baik kita bersama untuk membalas sakit hati kita]


Devon yang melihat semua pesan Kevin kirim dapat menyimpulkan kalau Kevin terlibat dalam rencana penjebakan dirinya di dalam toilet itu.


Tak lama HP Mika berbunyi kembali tetapi kali ini sebuah pesan masuk berupa sebuah video ke dalam HP Mika Devon terkejut saat melihat video di toilet itu, potongan video saat wanita itu memeluk dan mencium Devon dengan rakusnya.


Devon lalu membangunkan istrinya untuk memberikan info terpenting ini.


"Sayang...say...sayang....bangun dong" ucap Devon.


Mika yang merasa berisik luar biasa dari suaminya terpaksa bangun. Mika bingung begitu melihat suaminya panik.


"Ada apa mas?" tanya Mika.


"Kita harus batalkan kerjasama kita dengan Kevin, dia penyusup sayang, dia penipu" ucap Devon.


Mika yang baru bangun tidur belum begitu nyambung dengan apa yang di sampaikan suaminya. Mika meminta suaminya menjelaskan secara perlahan.

__ADS_1


Devon menjelaskan perlahan sesuai keinginan istrinya sambil menunjukan bukti pesan yang Aldo kirim kepada no HP Mika.


"Astagfirullah, apa lagi ini" Mika beristigfar.


Mika merasa lelah dengan masalah yang berdatangan, seakan hidupnya selalu di kelilingi masalah tanpa henti.


"Kita harus apa mas?" tanya Mika.


Mika bertanya kepada suaminya untuk solusi kelanjutan dari masalah ini. Otak Mika seakan buntu dalam memikirkan jalan keluarnya.


Devon meminta no telepon bu Tantri, pimpinan laywer yang menangani kasus dirinya dan wanita ****** itu.


Devon mulai menghubungi bu Tantri.


Tut....tut.....tut.... Bunyi nada sambung teleponnya kepada bu Tantri.


BuTantri : "Halo, selamat malam pak Devon"


Devon : "Halo...selamat Malam bu"


BuTantri : "Ada yang dapat saya bantu pak?"


Devon : "Iya bu, saya ingin memberitahu kalau pak Kevin yang merupakan kekasih wanita yang kita laporkan mengirimkan pesan kepada istri saya"


BuTantri : "Kalau boleh tau pesan berisi apa pak?"


BuTantri : "Maksudnya pak, dapatkah di jelaskan lebih detail lagi"


Lalu Devon menjelaskan untuk semua pesan yang Kevin kirim dan Devon pun mengirimkan screenshot pesan yang di kirim Aldo alis Kevin berikut video yang Aldo kirim.


Devon juga menjelaskan bahwa video yang Aldo kirim itu hanya penggalan dari kejadian yang terjadi di toilet siang itu.


Setelah menjelaskan panjang lebar, pihak pengacara pun merasa cukup dengan penjelasan dan bukti yang Devon kirimkan maka dapat di simpulkan kalau Kevin dan kekasihnya itu sengaja menjebak Devon.


Bu Tantri dan teamnya sepakat akan melaporkan juga saudara Kevin dengan pelaporan atas perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335 ayat (1) KUHAP dan Pasal 310 KUHP, pencemaran nama baik adalah perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang dimaksudkan agar hal itu diketahui umum.


Setelah penjelasan itu, maka sambungan telepon mereka berakhir.


Devon akhirnya lega setidaknya dapat mengetahui lebih awal kelicikan Kevin.


Devon lalu menghubungi pengacara keluarga Bagaskara untuK datang ke rumahnya besok pagi.


Selanjutnya Devon menghubungi pihak notaris yang membuatkan legalitas kerjasama RS.Diamond dengan pihak Kevin. Devon meminta untuk di buatkan surat pemutusan kontrak kerjasama atas dasar adanya pencermaran nama baik yang di buat oleh pihak Kevin terhadap pihak ke satu yaitu Devon.


Notaris tersebut paham maksud dari Devon dan akan membuatkan surat pemutusan kerja sama antara pihak pertama dengan pihal kedua.

__ADS_1


Devon meminta jam 8 pagi bertemu di rumahnya bersama dengan team pengacaranya.


Setelah Devon membicarakan kepada pihak notasi dan pengacara keluarga mereka akhirnya beban pikirannya sedikit berkurang.


Devon melihat istrinya sudah terlelap dengan nyenyaknya, mungkin Mika kelelahan dengan aktifitas hari ini dan banyaknya pikiran yang di hadapinya.


Pagi harinya setelah selesai sarapan pagi bersama, Mika dan Devon menunggu para tamu di ruang tamu, papa dan mama Devon yang hendak berangkat ke RS X bertanya kepada Mika dan anaknya.


" Kalian berdua hari ini tidak ke RS?" tanya mama.


"Nanti agak siang ma" ucap Mika.


"Kami lagi nunggu tamu ma" ucap Devon.


"Siapa nak?" tanya mama.


Devon akhirnya menceritakan inti permasalahan yang sedang di hadapi Dirinya dan Mika.


Setelah mama mendengar cerita anaknya cukup terkejut. Tetapi mama merasa bangga kali ini dengan anaknya yang lebih mengutamakan otaknya dalam berpikir di banding hawa nafsunya yang mudah terpancing marah dan mudah tergoda dengan wanita lincah.


.


"Mama dan papa doakan semoga permasalahan kalian cepat usai dan bila membutuhkan bantuan kami siap membantu kali nak" ucap mama.


Papa pun sepakat dengan pembicaraan Istrinya. Dirinya akan tetap siap kapan pun anak dan mantunya membutuhkannya.


Usai mencerita bercerita ke dua orang tua Devon pergi berlalu dari rumah mereka untuk menujuh RS. X.


Mika melihat kak Intan sedang menggendong anaknya menujuh ke taman belakang rumahnya sambil menggendong puteranya.


"Halo gantengnya ante, mau jemur ya nak?" ucap Mika.


" Iya ante cantik" jawab kak Intan.


Kak Intan berlalu ke belakang rumah. Kini sepasang suami ini sudah mulai bosan menunggu tamunya yang sudah di tunggu dari tadi.


Sekitar hampir jam 9 rombongan pengacara dan notaris akhirnya datang juga di rumah Devon. Mereka datang di antar penjaga rumah Devon.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Ingin tau kelanjutan aksi nekat Shila kepada Mika, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πŸ˜πŸ˜πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™

__ADS_1


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2