Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 73


Pagi ini Devon datang ke RS.Diamond dengan perasaan tidak tenang, entah apa yang akan terjadi nanti, suasana hatinya tidak seperti biasanya, ada rasa sesuatu yang mengganjal dalam hati seperti tidak enak di rasakan olehnya.


Sesampainya di ruangan Devon duduk di kursi kebesarannya. Lagi - lagi seperti yang kemarin, baru saja menikmati santai sudah di ganggu dengan adanya sebuah amplop yang terdapat di meja kerjanya. Ketar - ketir dalam dadanya.


Devon membuka amplop itu, ternyata sebuah surat somasi yang dikirimkan dari kantor pengacara terkenal yang beralamatkan di Jakarta.


Lalu Devon membaca isi surat tersebut.


Jakarta, 2 Juni 2022


No : 123/MM/06/2022


Lampiran : 2


Perihal : Peringatan (Somasi)


Kepada Yth.


Dr.Devon Bagaskara,Sp.PD,Finasim


Di -


Tempat


Assalamaualaikum warahmatullahi wabarakatuhko


Mempermaklumkan dengan hormat,


Prof. Dr. Todung M. L, S.H, LL.M, M.Hum


Dr. Hotman P. H, S.H, LL.M, M.Hum


Maruli A.T, S.H, B.Bus, MBA


Para Advokat dan Pengacara pada Law Firm Todung M. L Senior Partner of Lubis. S & M; Law Firm Hotman P.H & Partners; Law Firm J.T & Partners


alamat di Jakarta.

__ADS_1


hukum, meliputi RS.Diamond, jl.Siliwangi, RT001/RW002, Desa Ranca ekek , kecamatan Sindang layang, Kabupaten Bandung Selatan/Kota Bandung, kode pos112233. Berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 1Juni 2022 bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kepentingan Klien kami DR.dr.Mika Putri,Sp.PD - KAI, beralamat di Bandung Raya, jl.Mawar, RT002/RW004 Desa waros, kecamatan bedahan, Kabupaten Bandung selatan /Kota Bandung, kode pos112455, dengan ini menyampaikan peringatan (somasi) kepada Saudara, sebagai berikut:


Bahwa berdasarkan keterangan klien kami dan bukti-bukti yang kami miliki, bahwa saudara telah menyalah gunakan surat kuasa klien kami untuk merubah menjadi keuntungan pribadi.


Bahwa sampai surat peringatan (somasi) ini dikeluarkan, Saudara belum juga melakukan klarifikasi ke media pers.


Bahwa, berdasarkan surat pernyataan yang saudara buat dan tandatangani (terlampir), surat kuasa itu sudah tidak berlaku;


Bahwa, apabila Saudara tidak juga melakukan klarifikasi maka kami akan menempuh jalur hukum karena berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi menurut kami saudara telah melanggar pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan.


Berdasarkan hal-hal di atas, dengan ini kami menyampaikan peringatan (Somasi) kepada Saudara untuk segera (tuntutan) tersebut di atas kepada klien kami selambat-lambatnya 9 juni 2022, sejak surat ini diterbitkan atau sampai 2 juni 2022


Apabila sampai dengan batas waktu yang kami berikan Saudara tidak mengindahkan maka Kami akan menempuh jalur hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.


Demikian surat peringatan (Somasi) ini disampaikan agar Saudara mengindahkannya dan segera melaksanakannya. Atas perhatiannya Kami ucapkan terima kasih.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Jakarta, 2 Juni 2022


Hormat Kami,


Kuasa Hukum


Prof. Dr. Todung M. L, S.H, LL.M, M.Hum


Dr. Hotman P. H, S.H, LL.M, M.Hum


Setelah membaca surat somasi itu Devon merasa takut, nama pengacara yang menjadi kuasa hukumnya adalah nama - nama pengacara yang cukup senior dan terkenal di kalangan masyarakat.


"Ah...sial wanita bisu itu dua kali lebih unggul dariku" teriak Devon.


Suasana hati sedang tidak enak, amarahnya sangat tinggi hingga mengamuk dengan tidak jelas, kursi dan meja menjadi sasaran amukan Devon.


Sekertaris Mika yang sekarang bekerja menjadi sekertaris Devon kaget dengan suara gaduh dari dalam ruang Devon tetapi dirinya enggan melihat karena takut.


Suara teriakan dan bantingan terdengar keras dari dalam ruangan. Setelah 1 jam kemudian lambat laun suara gaduh itu sayup - sayup tidak terdengar lagi, bahkan berganti kesunyian tanpa ada suara apa pun.


Tiga hari kemudian hari persidangan perceraian Mika dan Devon di gelar. Mika sengaja menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukumnya sedangkan Devon sengaja datang bersama tim pengacaranya yang berjumlah 10 orang itu.

__ADS_1


Devon terpaksa hadir atas saran pengacaranya. Devon di minta untuk negosiasi Mika mengenai surat somasi yang di kirimkan kuasa hukum Mika Kirimkan beberapa hari yang lalu.


Pihak pengacara memintah Devon untuk bersikap lebih tenang dan bersikap sebagai korban dari perselingkuhan Mika agar dapat memenangkan hak asuh ke tiga anak mereka.


Setelah ditunggu - tunggu Mika tak kunjung datang juga. Sidang pun akan di mulai di gelar.


Pihak hakim mempertanyakan kehadiran penggugat dan tergugat. Pihak kuasa hukum tergugat menyatakan kliennya sudah hadir dan pihak kuasa hukum penggugat menyatakan kalau pihak kliennya tidak dapat hadir karena masalah kesehatannya, tim pengacra Mika menyerahkan surat keterangan sakit Mika kepada Hakim ketua.


Setelah melihat bukti surat kesehatan yang di berikan pihak kuasa hukum Mika kepada hakim memaklumi ketidak hadiran Mika.


Devon sangat kesal kenapa Mika tidak hadir, kemarahannya semakin menjadi saat dipersidangan Devon di permalukan dengan bukti foto dan video perselingkuhannya.


Pihak hakim banyak menanyakan dengan prihal yang menyudutkan Devon. Pertanyaan yang menyulut emosinya dan Devon sempat beberapa kali terpancing dengan pertanyaan yang di anggap menjebaknya.


Sidang sempat di hentikan beberapa saat sebelum dilanjutkan.


Pihak tim pengacara Devon meminta agar Devon tenang dan tetap pada pendiriannya kalau tidak menginginkan perpisahan itu.


Awalnya Devon mengiyakan nasehat kuasa hukumnya, namun saat sidang di gelar kembali Devon lagi - lagi bersikap arogan dan angku.


Dengan terpaksa hakim menunda sidang perceraian Mika dan Devon. Sidang akan di gelar kembali beragendakan mendengarkan saksi - saksi.


Pihak pengacara Mika sudah siap akan hal tersebut. Karena Mika sudah memberikan nama pihak yang menjadi saksi di sidang perceraiannya antara lain pak Didin, dokter yang melakukan visum kepada Mika dan kedua orang tua Devon.


Setelah persidangan itu Devon pulang ke apartemennya dengan kondisi kurang baik.


Devon menidurkan tubuh lelahnya. Sejenak melupakan masalah yang di hadapinya hanya karena tergoda oleh kecantikan Shila dan obsesinya untuk menikahkan Shila berdampak kepada kehancuran rumah tangga dirinya dan Mika, juga berdampak kepada psikis anak yang dalam masa pertumbuhan dan haus kasih sayang kedua orang tuanya.


Devon sudah tertidur pulas dan sudah masuk kedalam mimpinya, dalam mimpi itu Devon melihat rumah yang sangat indah sekali dan di dalamnya terpancar kilauan cahaya yang sangat terang sekali, bahkan kilauannya sampai keluar rumah.


Lalu Devon melihat 3 anak kecil keluar dari rumah yang berkilauan cahaya itu. Devon melihat dua anak kecil berlari mendekatinya.Satu anak perempuan cantik dan satu lagi anak laki - laki yang ganteng.


Devon yang melihat wajah kedua anak kecil itu sangat tidak asing baginya, mereka berdua saling mewarisi wajah orang tuanya. Anak perempuan itu sungguh cantik dan manis seperti wajah Mika, anak itu bermata bulat dan berkulit putih bersih dengan senyum manisnya. Sedangkan anak laki - laki itu seperti wajah dirinya kecil, bermata tajam, hidung mancung dan beralis tebal. Kedua anak itu bergandengan tangan dengan Al dan mereka bertiga pergi dari hadapan Devon sambil melambaikan tangan.


"Tunggu...tunggu....jangan pergi nak" teriak Devon.


Bersambung...


Terima kasih telah mengikuti karya Author, mohon maaf bila ceritanya tidak sesuai keinginan kalian dan bila ada salah typoπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya authorπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tinggalkan jejak Like dan komentar nya πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2