Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 56


Mika meminta tolong kepada supirnya dan segera berlari untuk meninggalkan lantai 5 sebelum Devon mengejarnya. Sesampainya di lantai dasar Mika melaporkan kejadian dirinya kepada pihak keamanan.


Pihak keamanan apartemen langsung mendatangi lantai 5, unit milik Devon. Mereka memberi pertolongan kepada Devon yang luka parah di kepalanya. Mereka mengantarkan Devon ke RS X sesuai perintah Mika.


Melihat suaminya sudah di bawa ke RS, Mika meminta supirnya untuk mengantarkan ke RS X.


Mika tidak menghiraukan sakit pada lehernya, tetapi rasa khawatir terhadap suaminya lebih besar.


Mika merasa bersalah atas perbuatannya, tetapi bila tidak melakukan itu mungkin baby Al sudah kehilangan Mika selamanya.


Mika menangis selama perjalanan ke RS x. Sang supir yang melihat keadaan Mika menjadi kasihan.


"Tenanglah non, istigfar lah non" ucap supir.


"Terima kasih pak, tetapi saya takut kalau perbuatan saya berdampak buruk kepada mas Devon" jawab Mika.


"Istigfar lah non, pasrahkan kepada Allah SWT" ucap supir.


Mika mengangguk dan mulai ber istigfar dalam hati nya.


Akhirnya mereka sampai juga di UGD RS X.


Mika melihat keadaan suaminya yang sedang mendapat tindakan dari rekan dokter lainnya.


Mika pun berinisiatif untuk visum di RS X terhadap dirinya sendiri agar tidak di salahkan keluarga Devon.


Setelah selesai melakukan visum, Mika kembali ke UGD, ternyata Devon sudah di pindahkan ke ruang inap VIP milik keluarganya.


Mika yang di temani sang supir menyusul ke ruang VIP, sesampainya di depan pintu ruangan Mika meminta supirnya untuk menjaga Devon.


Mika masih trauma bahkan takut bila di ruangan hanya berdua suaminya saja.


"Pak tolong jagakan Devon di dalam, biar saya menjaga di luar ruangan" ucap Mika.


"Kenapa diluar non?" tanya supir.


Mika akhirnya menjelaskan kejadian sebelum Devon terluka kepada supirnya. Mika tidak ingin di salahkan sepenuhnya.


Setelah itu Mika menghubungi babysister anaknya agar menjaga Al sementara karena dirinya sedang di RS. Lalu Mika menghubungi mama mertuanya namun di luar jangkauan. Mika mencoba menghubungi papa mertuanya ternyata di luar jangkauan juga.


Mika mengirimkan pesan kepada mama mertuanya.


[Ma, mas Devon sedang di rawat di RS X]


Pesan dikirim Mika kepada mama mertuanya.


Kini Mika duduk di ruang tunggu depan rawat inap VIP. Mika ingin melihat keadaan suaminya, tetapi dirinya takut mendekati suaminya. Perlakuan Devon membuat Mika trauma bila berdekatan.

__ADS_1


"Tuhan mengapa suamiku berbuat setega itu denganku" ucap Mika dalam hatinya.


Mika duduk sambil memejamkan matanya, lehernya rasa terasa sakit, Mika melihat di kamera HP nya, terlihat jelas jejak tapak kedua tangan Devon dan Mika memfoto sebagai bukti jika di pertanyakan pihak keluarga.


Mika yang lelah akhirnya tertidur di kursi tunggu.


Kedua orang tua Devon datang pukul 4 pagi ke RS X. Papa dan mama Devon langsung masuk ke ruang rawat inap Devon.


Saat masuk dalam ruangan Devon kedua orang tuanya tidak melihat Mika, hanya Didin supirnya yang tidur meringkuk di sofa.


Mama Devon mendekati putera kesayangannya dan mengelusnya. Devon merasa ada yang menyentuhnya akhirnya terbangun.


"Mama" ucap Devon.


"Iya nak, apa yang terjadi?" tanya mama.


Devon takut bila menceritakan yang sebenarnya bisa jadi papa dan mama nya akan menggantungnya. Demi keamanannya Devon mengarang cerita palsu.


Devon memutar balikan fakta, Devon menuduh Mika berselingku dengan arsitek yang membangun RS Diamond milik Mika. Devon mengatakan kalau Mika menyerang dirinya karena kesal beberapa kali Devon mengacaukan kencan Mika bersama Kekasihnya.


Awalnya mama dan papa tidak percaya akan tuduhan Devon, tetapi Devon yang pandai mengarang cerita membuat kedua orang tua Devon percaya terhadap cerita bohongnya.


Mama menjadi marah karena sikap Mika.


Saat mama dan papa hendak keluar ruang, Mika melihat mama dan papa mertuanya.


"Mama, papa..." sapa Mika.


Tidak lama Didin sang supir keluar dari ruangan Devon.


"Pak bisa minta tolong anter saya pulang kerumah?" ucap Mika.


"Iya non" jawab supir.


Mika pulang kerumah untuk memberikan ASI kepada anaknya dan bersiap karena jam 10 ini akan diadakan rapat di RS Diamond.


Sesampainya di RS Diamond, baby Al dan baby sisternya berada di ruangan Mika, sedangkan Mika sedang memimpin rapat RS Diamond untuk membahas beberapa permasalahan yang di hadapi RS Diamaond.


Setelah selesai rapat, Mika mengecek seluruh pembukuan RS dan Lingkungan RS.


Waktu telah menunjukan pukul 4 sore, Mika pun tidak lupa mengecek perkembangan kesehatan suaminya melalui pak Didin supir mertuanya yang sekarang telah menjadi supir pribadinya.


Sore harinya saat Mika pulang ke rumah.Suasana rumah sepi. Mika langsung menujuh kekamarnya bersama baby Al, saat masuk kekamar Mika melihat Devon sedang duduk di tempat tidur sambil menelepon seseorang.


Mika yang kaget melihat sosok Devon membuat dirinya berteriak sekeras mungkin.


"Tidak.... " Mika berteriak sambil berlari dengan menggendong baby Al keluar kamar.


Mika berlari masuk ke kamar Baby Al dan menguncinya dari dalam. Babysister yang ada di kamar baby Al kaget melihat majikannya berteriak. Untung saja baby Al tidak menangis saat mama nya berteriak.

__ADS_1


"Ada apa bu?" tanya babysister Al yang melihat tubuh Mika bergetar.


"Sus rapikan pakaian Al, kita akan pergi dari sini" ucap Mika kepada babysister.


Babysister Al mengikuti perintah Mika untuk packing pakaian baby Al dan pakaiannya.


"Sudah bu" ucap babysister sambil membawa 2 tas besar.


"Ayo kita pergi" ucap Mika sambil menggendong baby Al.


Saat mereka menuruni tangga berpapasan dengan mama mertuanya.


"Ada apa teriak - teriak, kamu pikir ini hutan" ucap mama mertua dengan ketus.


"Maaf ma" jawab Mika sambil menundukan kepalanya.


Mama mertuanya pergi meninggalkan Mika yang masih menundukan kepalanya.


Lalu Mika melanjutkan turun ke lantai satu dan melihat papa mertuanya sedang menonton TV di ruang keluarga.


"Mau kemana kamu?" tanya papa mertua melihat Mika mengendap - endap hendak pergi.


"Pa, Mika ijin pamit" ucap Mika sambil menggendong anaknya.


"Papa tunggu di ruang kerja" ucap papa mertua yang tidak ingin di bantahkan.


Mika menyerahkan baby Al kepada babysisternya dan meminta agar bilang ke pak Didin supaya memasukan tas kerja Mika beserta 2 tas besar itu ke dalam mobil.


"Jangan kemana - mana sus, tolong jaga baby Al" ucap Mika sebelum pergi ke ruang kerja papa mertuanya.


Mika menujuh ruang kerja papa mertuanya.


Disana sudah ada mama mertua dan Devon.


Mika ragu untuk memasuki ruangan itu, tubuhnya bergetar melihat Devon.


Mika memilih meninggalkan ruanga itu diam - diam dan menujuh ke anaknya.


Mika meminta pak Didin untuk mengantar dirinya beserta baby Al dan babysisternya ke sebuah hotel.


Devon dan kedua orang tuanya menunggu Mika di ruang kerja papa, mereka tidak menyadari bila Mika telah pergi dari rumah itu.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


Tolong tinggalkan jejak Like dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2