
Bab 93
Aldo marah sekali setelah Mika mengundang simpati orang - orang yang berada di taman kota itu. Aksi Mika yang melakukan perlawan saat dipeluk dirinya menuai pukulan dari beberapa pria betubuh besar kepada Aldo.
Aldo yang merasa sakit di bagian wajah akibat pukulan beberapa kali yang sangat menyakitkan dirinya sekali. Selain rasa sakit juga rasa malu yang harus di tanggung Aldo.
Aldo tersenyum licik setelah bertahun - tahun menunggu Mika akhirnya berjumpa pula dengan wanita pujaannya. Walaupun dalam pertemuan situasi dengan buruk sekali.
Aldo yang selalu menguntit Mika, beberapa bulan ini kehilangan jejak Mika. Atas dasar informasi terbaru dari orang kepercayaannya, Aldo yang mendapatkan alamat Mika tinggal di Jerman dari anak buahnya. Membuat ketenangan Mika terganggu.
Aldo berkorban dari USA sengaja terbang ke Jerman hanya untuk melihat Mika. Usahanya yang penuh pengorbanan itu tidak di lihat Oleh Mika. Tetapi dengan bodohnya Aldo masih terus mengharapkan kehadiran Mika.
Sedangkan Mika yang baru saja bertemu dengan Aldo bagai bertemu setan saja.
Mika yang membutuhkan perlindungan dari seorang laki - laki. Mika menceritakan pertemuannya dengan Aldo kepada kedua mertuanya.
Papa dan mama Devon yang mendengar cerita Mika menjadi waspada kepada keselamatan ketiga cucunya.
Mika sudah sedikit merasa tenang karena kedua mertuanya sudah mengetahui keberadaan Aldo yang suatu saat akan merasa bosen.
Aldo sudah menyusun rencana yang sangat matang untuk menjebak Mika kedalam pelukannya.
Berbeda dengan Aldo, ada lagi seorang wanita seksi yang tidak bosen mengganggu ketenangan Devon dan Mika.
Shila adalah wanita seksi yang kesepian yang selalu terobsesi untuk kehangatan yang di beri Devon. Shila yang sudah liar fantasi *** mulai membuat dirinya gelisa.
Shila yang sudah menemukan kepuasannya merasa senang dapat tersalurkan terus oleh Geri.
Geri adalah laki - laki tidak bertanggung jawab. Shila dan Geri mengorbankan orang lain demi kebahagian dirinya sendiri. Hampir setia hari mereka melakukan kepuasan satu sama lainnya. Shila yang tidak pernah ada puasnya dan Geri yang selalu memberi yang di inginkan Shila.
Bagi Geri permainan ranjang Shila bagai candu yang membuat dirinya melayang.
Shila bahkan lupa tujuannya untuk meminta bantuan Geri untuk membantu mencari keberadaan Devon.
Shila yang terlalu terbuai dengan permainan ranjang Geri melupakan semuanya. Bahkan mata hatinya sebagai wanita tidak merasa bersalah kepada istri Geri.
Geri dengan terpaksa harus meninggalkan istri sah nya hanya demi tubuh mulus Shila.
Masa lalu yang penuh kekurangan dalam hidup Geri tidak membuat dirinya iba akan kebaikan istrinya sah nya yang mau berkorban apa saja untuk dirinya.
__ADS_1
Bergitu juga Shila, dirinya yang pernah di campakan oleh keluarga angkatnya tidak pernah berpikir untuk berbuat lebih baik dengan sesama manusia terutama wanita.
Hidup di kota dengan tinggal di apartemen membuat perbuatan dosa mereka tidak tampak walaupun banyak yang mengetahuinya.
Kematian Nita yang disebabkan oleh Shila membuat dirinya tidak pernah menyadari kesalahannya.
Shila yang tidak pernah mengetahui rahasia tentang anak Nita yang selama ini di titip di panti asuhan milik bu Leni.
Kehidupan Shila yang selalu penuh kepura - puraan membuat dirinya selalu menganggap dirinya selalu sebagai korban.
Sedangkan di selatan bandung ada sosok suami yang selalu memohon ampun di setiap sujudnya kepada Tuhan atas kesalahannya kepada istri dan anak - anaknya.
Dia adalah Devon laki - laki di usia dewasanya yang membuat jurang kehancuran sendiri dalam rumah tangganya.
Andai dirinya tidak melihat sesuatu keindahan itu dengan nafsu saja pasti dirinya akan terselamatkan dan rumah tangganya akan baik - baik saja.
Patah tulang kepada tangan dan kaki kirinya kini berangsur membaik khususnya di bagian tangan. Sedangkan di bagian kaki kiri masih membutuhkan waktu yang lama dalam pemulihan.
Abah Dahlan yang selalu mengajarkan banyak hal fiqih dalam berumah tangga membuat Devon sadar dan menyesal akan ke khilafannya.
Devon ingin bertemu dengan Istri dan ke tiga anaknya tetapi rasa malu dan bersalahnya membuat sulit untuk menemuinya.
Saat ini Devon hanya mampu berdoa agar Tuhan melembutkan hati istrinya. Wanita yang begitu sabar meghadapi sikap buruk Devon.
Rasa kangen kepada ke tiga anak- anaknya membuat Devon selalu menangis. Terlebih anak kembarnya yang Devon sangat berdosa kepada mereka.
Kesibukan Devon saat ini hanya mengaji dan medengarakan ceramah. Devon selalu bangun menjelang azan subuh selalu di manfaatknnya untuk mengaji dan berdzikir hingga pagi hari.
Devon adalah terbiasa bangun lebih awal dari keseharausannya membuat dirinya lebih segar dan energic.
Devon selain mengaji juga lakukan aktifitas lainnya yang membuat tubuh sehat dan jiwa yang kuat.
Keseharian Devon hanya dengan di isi permohonan tobat kepada Allah. Sikap keras kepalanya kini telah hilang dari diri Devon.
Devon tidak lagi memandang seseorang harus dengan harta dan kebaikan.
Dalam hidupnya Devon merasa lebih penuh warna. Dirinya lebih banyak bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang di beri tuhan.
Devon berjanji dirinya akan menjadi pria yang lebih tangguh, ayah pemberani dan suami yang selalu menjaga kesetiaannya.
__ADS_1
Devon yang kangen dengan keluarganya berusaha untuk menunggu kesempatan itu. Devon meminta ijin nini nya untuk meminjam telepon.
Nut...nut...nut...nada sambung telepon yang belum diangkat teleponnya.
Bi Mimin : "Halo, selamat pagi tuan"
Devon. : "Pagi, Bibi Mimin .. papa dan mama ada Bi?
Bi Mimin : "Itu Den tuan dan nyonya ke jerman.
Devon : "Sejak kapan bi?
Bibi menjelaskan kepada Devon bahawa tuan dan nyonyanya pergi sejak seminggu yang lalu ke Jerman.
Bi Mimin juga menceritakan kalau ke tiga batita Devon sudah kembali tinggal bersama kedua orang tuanya. Selain itu bi Mimin juga menceritakan aqiqah kedua anak Devon yang sangat meriah.
"Siapa nama anak kembarku Bi?" ucap Devon.
Devon yang sangat penasaran dengan nama bayi kembarnya.
Bi Mimin memberitahu kalau nama anak majikannya yaitu Devin Bagaskara dan Devina Bagaskara.
Devon juga menanyakan kabar Mika kepada bi Mimin. Dengan lancar dan lugas bi Mimim menceritakan kalau Mika sudah bisa berbicara lancar hanya saja masih pengobatan di Jerman.
Dengan pemberitahuan keberadaan Mika, maka berakhir juha dengan sambunga telepon mereka.
Devon Mika sudah sehat dan
Bersambung...
Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaππππ
Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Mika dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πππ
Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoππ
Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaππππ
Tolong tinggalkan jejak Like dan komen dibawah iniππππ
__ADS_1