
Bab 128
Setelah melakukan penerbangan yang sangat lama yaitu lebih dari 15 jam dengan satu kali transit, akhirnya Mika dan rombongan sampai juga di Indonesia. Semua kedatangannya sudah di sambut oleh para pengawal Tn.Beck yang membantu Mika dan rombongan atas intruksi Mr.X.
Awalnya Mr.X ingin membawa rombongan ke rumah Tn.Beck di Jakarta yang sekarang sudah menjadi milik Mika, namun Mika menolaknya. Mika meminta ijin kepada Devon dan kak Intan untuk membawa ke rumah orang tua mereka untuk malam ini. Besok pagi Ny.Rose akan mulai perawatan di RS.Diamond.
Perjalanan mereka cukup melelahkan bagi mereka semua. Sesampainya di rumah mertua Mika sudah di sambut kedatangannya oleh kedua orang tua Devon. Senyum ramah mengembang di bibir tuan rumah dan kedua orang tua Devon dengan ramah menyambut kedatangan besan beserta yang lainnya.
Mr.X dan istrinya begitu merasa tersanjung atas penyambutan dirinya yang hanya seorang pengawal saja di perlakukan dengan sopan sekali oleh kedua mertua Mika.
Papa Devon mempersilakan Ny. Rose beserta Mr.X dan Istrinya istirahat di kamarnya yang sudah di persiapkan mereka.
"Silakan kalian beristirahat dahulu" ucap mama Devon.
Lalu papa dan mama Devon pun menemani mengantar Mr.X dan istri sampai ke depan kamar tamu.
"Terima kasih tuan dan nyonya Bagaskara, harusnya anda tidak perlu sampai seperti ini dengan saya, sesungguhnya saya hanya pengawal nona Mika saja" ucap Mr.X yang tidak enak hati atas perlakukan sopan kedua mertua Mika.
"Anda tamu di rumah saya, maka sudah seharusnya saya memberikan service yang baik untuk tamu saya, tolong jangan sungkan anggaplah ini rumah sendiri" ucap papa Devon dengan di iringi senyum olehnya dan mama Devon kepada Mr.X dan istrinya.
Setelah itu papa dan mama Devon menghampiri Mika yang membawa ibu nya ke kamar tamu.
"Nak istirahatlah biar mama yang menjaga ibumu" ucap mama Devon.
"Terima kasih ma, tidak perlu biar aku yang menjaga, sebentar lagi perawat dari RS. Diamond akan datang ma" penjelasan Mika.
Kedua mertua Mika yang mendengar penjelasan mantunya undur diri dari kamar tamu itu.
Mika memandangi wajah ibunya yang sedang tertidur dengan pulas di kamar tamu itu.
Sekitar 15 menit kemudian HP Mika bergetar, ternyata ada pesan masuk ke HP nya.
Pesan itu berasal dari salah seorang perawat RS.Diamond yang mengatakan bila sudah berada di ruang tamu.
Mika yang hendak keluar kamar, tiba - tiba pintu kamar ibunya di ketuk.
"*T**ok...tok...tok*...non..." ucap bi Mimin.
__ADS_1
Krek...Mika membuka pintu kamar ibunya.
"Non ada perawat dari RS.Diamond" ucap bi Mimin.
"Ya antar ke sini bi" jawab Mika.
"Baik non" jawab bi Mimin.
Mika menganggukan kepalanya dan menutup kembali pintu kamar itu.
Tak lama bi Mimin datang kembali membawa kedua perawat tersebut. Setelah itu bi Mimin pamit kembali ke dapur untuk menyiapkan masakan makan malam bersama bi Mina.
"Sus tolong kalian cuci tangan dan kaki kalian dahulu di kamar mandi ya" perintah Mika.
Bukan tanpa alasan Mika melakukan tindakan itu. Mika yang mengetahui kalau selama ini ibunya di rawat dengan super bersih dan steril, Mika tidak ingin ibu nya jatuh sakit setelah di rawat olehnya.
Kedua perawat melakukan perintah Mika. Setelah selesai mencuci tangan dan kakinya perawat itu mengganti pakaiannya lebih bersih sesuai arahan kepala perawat yang mengintruksikan akan steril ketika bertemu ibu nya Mika.
Kini Mika menjelaskan kembali kondisi ibunya, walaupun sebelumnya Mika sudah menjelaskan kepada kepala perawat sebelum memilihkan perawat terbaik untuk ibunya.
Waktu jam makan telah tiba, tepat jam 7 malam semua telah berkumpul di meja makan, kecuali Ny.Rose yang tetap di dalam kamarnya.
Semua makan dalam diam tanpa ada obrolan apa pun, semua fokus dengan makanannya.Setelah selesai papa Devon mengajak santai sejenak di taman belakang rumah sambil menikmati BBQ yang di siapkan oleh papa dan mama Devon dalam penyambutan tamu mereka.
Semua menikmati suasana perayaan kecil - kecilan yang di adakaan keluarga Bagaskara.
Sesekali terjadi obrolan di antara mereka. Kak Intan dan Devon yang sudah lama tidak merasakan acara seperti ini, menjadikan mereka begitu menikmati sekali bahkan tingkah mereka berdua seperti anak kecil padahal usia mereka sudah dewasa.
Mika tertawa riang melihat tingkah lucu kaka ipar dan suaminya yang berjoget - joget, rebutan makanan bahkan berlari kejar - kejaran untuk saling mengusilkan satu sama lain.
Tidak terasa waktu yang di lalu cukup lama hingga waktu sudah menunjukan waktu istirahat mereka. Tepat jam 11 malam mereka mengakhiri party mereka dan kembali ke kamar masing - masing untuk beristirahat.
Mika dan Devon telah berada di kamar tidur mereka. Rasa lelah perjalanan sudah tidak di rasakan lagi, kebahagiannya berkumpul dengan anak dan keluarga menjadi kebahagian luar biasa bagi Mika dan Devon.
Pagi harinya Mika menyempatkan diri untuk melihat ketiga anaknya, kaka Al yang sudah semakin tambah banyak ingin taunya, begitu juga Devin dan Devina yang sudah mulai belajar duduk.
Mika begitu senang sekali melihat perkembangan anaknya yang sangat cepat. Rasa rindunya yang sudah lama kehilangan waktu bersama ketiga anaknya di manfaatkan untuk becanda dan bermain dengan anaknya.
__ADS_1
Devon yang awalnya masih di kamar kini sudah menyusul Mika ke kamar anaknya. Disana Devon pun melakukan hal yang sama seperti Mika. Bahkan Devon rela menjadi badut sambil menari - nari di depan anaknya karena baby twin Devin dan Devina begitu menyukai badut. Kedua anak Mika dan Devon ini bisa tertawa dengan senang sekali melihat badut di hadapannya.
Mika mengendong Devina untuk turun ke lantai satu menujuh ruang makan, sedangkan Devon menggendong Devin sambil menuntun kaka Al yang sudah bisa berjalan sendiri. Namun tidak lupa para babysisternya pun mengikuti mereka.
Sesampainya di lantai satu semua sudah berkumpul di lantai satu termasuk Ny.Rose sudah berada di lantai satu hanya saja ibu Mika berada di taman belakang. Semua atas perintah mama Devon yang tidak ingin besannya bosan bila hanya di dalam kamar saja.
"Haloo....selamat pagi semua" ucap Mika dengan suara seperti anak kecil.
Mika dengan sengaja berbicara dengan nada seperti anak kecil, seolah yang sedang bicara adalah Devin.
"Hai...selamat pagi cantiknya oma" ucap mama Devon.
Mama langsung menggendong dengan gemes cucu cantiknya itu. Papa Devon yang melihat kedatangan Al langsung menggendong cucu sulungnya itu.
Kak Intan datang dengan menggendong baby nya pun tidak luput dari perhatian istri Mr.X yang langsung menggendong cucu angkatnya itu.
Pagi itu begitu bahagia melihat semua bahagia melihat cucu mereka. Mika yang menggendong baby Devina mendekati ibunya yang berada di taman. Mika berdiri di hadapan ibunya.
"Bu ini Devina cucumu" ucap Mika.
Mika berucap dengan meneteskan airmata. Mika tidak sanggup untuk berucap, tetapi Mika ingin ibunya mengetahui bahwa ini adalah cucunya.
"Cantik" ucap Ny.Rose.
Mika yang mendengar ibunya berucap semakin mendekatkan diri lagi dan mendekatkan baby Devina ke pada omanya. Tangan mungil Devina menepuk - nepuk wajah omanya.
"Cantik" ucap Ny.Rose kembali.
Ny.Rose kembali mengucapkan kata yang sama sambil tersenyum, sungguh sesuatu yang membuat Mika bahagia sekali. Mika langsung memeluk ibunya. Mereka bertiga berdekapan.
Kedua perawat yang menyaksikan itu semua pun merasa terharu atas hal itu. Bahkan merekapun ikut meneteskan air mata mereka.
ππLanjut ikuti ceritanya yaa kak...ππ
Mohon maaf bila masih banyak salah typoππππ
Tinggalkan jejak Like nya kak, biar Author lebih semangat lagi up nyaππππ
__ADS_1