Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 150


Devon sangat terpukul sekali batinnya setelah mengetahui kenyataan, akibat dari kebodohannya nyawa mantan istri dan anak -anaknya menjadi taruhannya.


Devon menyesal mengenal kembali dengan Shila, rupanya yang cantik berbanding terbalik dengan hatinya yang penuh kebusukan.


Semenjak kak Intan menceritakan apa yang menimpah kepada Mika dan anak - anaknya kepada Devon membuat dirinya banyak terdiam. Devon tidak ada keberanian untuk memaksakan bertemu anak - anaknya.


"Aku harus menyelesaikan permasalahanku dengan Shila, aku tidak ingin Mika dan ketiga anakku menjadi korban kegilaan Shila" ucap Devon yang bermonolog pada dirinya.


Devon pun menelepon Mr. X yang merupakan orang kepacayaan Mika. Devon ingin menceritakan semua permasalahan yang terjadi karena Devon tau benar kalau dirinya pasti sukit sekali untuk ada waktu menjelaskan semua masalah yang terjadi kepada Mika.


Setelah telepon tersambung Devon meminta tolong kepada Mr. x untuk bertemu di rumah orang tuanya dan Mr. x sepakat akan hal itu.


Satu jam kemudian, Mr. X sudah tiba di rumah Prof. Bagaskara. Devon menyambut Mr. X dengan sangat ramah dan penuh haru. Devon tidak dapat menutupi rasa harunya kepada Mr. X. Seorang pengawal yang masih begitu setia kepada sang mantan istri dan begitu hormat kepadanya walaupun Devon bukan lagi suami dari majikannya.


Devon mengajak Mr.X untuk berbincang - bincang di taman belakang rumahnya. Disuasana sepi Devon mulai menyampaikan atas undangannya. Sebelum Devon menceritakan ke inti masalah, Devon meminta ART nya untuk menyajikan minuman dan cemilan untuk Mr.X.


Setelah Mr. X senyeruput capucino miliknya, Devon memulai pembicaraan masalah yang menjadi permasalahan dalam hidupnya.


Mr. X mendengarkan seluruh penjelasan dengan sabar seluruh cerita Devon tanpa menyela sedikitpun. Setelah selesai menceritakan permasalahan yang terjadi Devon minta Mr. X agar selalu menjaga Mika karena dirinya sudah gagal menjadi suami dan ayah yang baik untuk keluarganya.


"Sudah pasti, tanpa Tuan minta, saya akan selalu melindungi non Mika dan keluarganya dengan nyawa saya" ucap Mr. X.


Pembicaraan mereka lebih banyak di dominasi Devon, namun di ujung kalimat yang Mr. X ucapkan bila akan menjaga keselamatan Mika dan keluarganya dengan nyawanya membuat dirinya terharu.


"Terima Kasih Mr. X, tolong berjanjilah Mr. X akan selalu menjaga orang - orang yang sangat saya sayangi" ucap Devon hingga meneteskan air mata.


"Itu pasti tuan Devon" jawab Mr. X.


Kini Mr. X tahu yang menjadi masalah dari masalah kelut dalam rumah tangga Mika dan Devon.


Setelah selesai berbincang - bincang, Mr. x segera pamit.


Dalam perjalanan pulang ke rumah Mika, Mr.X merasa iba akan permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga Mika dan mantan suaminya yaitu Devon.

__ADS_1


Devon berharap dengan berbagi cerita akan permasalahan yang terjadi dapat menjelaskan kepada Mika suatu hari nanti.


Kini harapan Devon untuk kembali kepada Mika telah pupus, bagi Devon kebahagian Mika dan anak - anaknya lebih penting dari apa pun.


Sedangkan di tempat yang berbeda Shila yang begitu marah begitu mengetahui bahwa Devon sudah kembali ke rumah orang tuanya dalam keadaan baik.


"Kurang ajar kau Devon, kau telah menceraikanku, bahkan kini kau bisa hidup lebih baik dari pada aku" ucap Shila dengan kemarahannya.


Shila pun membuat rencana penjebakan untuk melenyapkan Mika selamanya. Shila meminta anak buahnya untuk menjalankan perintahnya dengan baik.


Sedangkan Mika yang telah melakunkan rutin aktifitasnya tanpa beban yang harus di tanggungnya. Mika melaksanakan praktek mengantikan Devon selama 3 tahun belakangan ini.


Saat Mika akan menyebrang ke cake shop di seberang RS. Diamond yang menjadi langganannya, tiba - tiba mobil berwarna hitam meluncur ke arah Mika dengan kecepatan tinggi.


"Awas mobil.... " ucap seorang pria dengan mendorong Mika.


Seorang penyelamat yang di kirim Tuhan untuk Mika menyelamatkan nyawa Mika dari kecelakaan itu.


Mika yang terjatuh tepat di pinggir jalan membuat para pengawal Mika langsung menghampiri Mika dan sebagian lagi mengejar mobil yang hampir saja mencelakan nyawa majikannya.


Permasalahan Mika memang tidak pernah ada habisnya untuk di bahas. Mika segera mendekati pria yang sudah menyelamatkan dirinya.


"Sama - sama nona" jawab pria blasteran yang rupawan itu.


Mika pun mentraktir pria tersebut minum teh di cake shop tersebut yang kebetulan menyiapkan tempat duduk bagi yang ingin makan di tempat.


Mereka berdua sempat berbincang - bincang ternyata pria blasteran yang menyelamatkan Mika adalah seorang dokter Internist yang memang sedang di butuhkan Mika untuk RS. Diamond.


Mika pun langsung menawarkan lowongan tersebut kepada pria yang baru dikenalnya itu. Tanpa di duga pria tersebut menyetujui keinginan Mika dan berjanji besok pagi untuk bertemu di RS. Diamond.


Setelah selesai meminum teh dan beberapa potong cake Mika dan pria blasteran itu pergi meninggalkan cake shop tersebut.


Keesokan harinya Mika melaksanakan aktifitasnya seperti biasanya. Mika sarapan pagi dengan seluruh keluarga besarnya termasuk adik - adik panti Mika.


Kehidupan Mika kini kembali normal setelah dirinya hari ini memiliki kandidat seorang dokter yang akan praktek menggantikan jadwal praktek Devon.

__ADS_1


Selama 3 tahun ini Mika mencari kandidat yang cocok namun banyak sekali dokter yang tidak betah untuk praktek dengan alasan terlalu ramai dan banyak pasien sehingga kelelahan.


Sesampainya di RS. Diamond Mika memasuki ruangnya sambil menunggu pria yang yang akan di tunggunya. Mika juga sampai heran dengan dirinya yang lupa menanyakan nama pria itu padahal mereka semudah bercerita tentang profesi dan latarbelakang pendidikan mereka yang merupakan almamater sama di Jerman namun saking keasikan ngobrol mereka melupakan bertukar nama.


Namun pria tersebut lebih beruntung karena mendapatkan kartu nama Mika sehingga mengetahui nama Mika dan jabatannya di RS. Diamond sedangkan Mika hanya mengetahui bahwa pria tersebut seniornya di univesitas di Jerman tempat Mika mengambil gelar hingga Doktor.


Tok... tok... tok... sekretaris Mika mengetuk pintu ruangan Mika.


"Ya masuk" ucap Mika.


"Selamat pagi Dok, tamu yang anda tunggu sudah menunggu di ruang tunggu" ucap sekretaris Mika.


"Antarkan ke ruangan saya dan tolong pesankan minum kepada OB" perintah Mika.


"Baik Dok" jawab sekertaris Mika.


Kini pria itu telah berada di ruang Mika. Pria tersebut datang dengan map di tangganya lengkap dengan surat lamaran kerja, macam - macam fotocopy termasuk ijazah dan surat - surat lainnya yang di butuhkan untuk melamar praktek di RS. Diamond.


Mika membaca dengan teliti semua surat milik pria tersebut yang di ketahui dari Foto copy KTP nya kalau pria itu bernama Andy Sugondo.


Mika sempat kaget saat melihat nama pria tersebut yang berwajah bule tetapi bernama Indonesia.


Andy yang melihat sikap heran Mika setelah menyebut namanya segera menjelaskan kalau ayahnya berasal dari Indonesia dan ibunya yang dari Jerman.


Mika yang mendapat penjelasan itu merasa paham mengapa pria bule tersebut memakai nama Indonesia.


Mika kini melanjutkan membaca CV Andy, Mika yang tidak ingin salah merekrut dokter untuk RS miliknya.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Mika dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πŸ˜πŸ˜πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™

__ADS_1


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2