
Bab 154
Akhirnya Devon mendapat perawatan di RS.X karena kondisinya tidak memungkinkan hanya pengobatan di rumah saja. Devon di tempatkan di ruang rawat VVIP, namun sayangnya tidak ada siapa pun yang bisa menemaninya untuk di ruang perawatan.
Kedua orang tuanya yang masih mengikuti seminar di luar kota dan kak Intan yang memiliki balita membuat Devon harus mengerti akan situasi hal ini.
Malam harinya Devon bermimpi dalam alam bawah sadarnya Devon melihat Mika dan ketiga anaknya datang menjenguknya namun sayang saat mereka berjalan dan sudah semakin dekat tiba - tiba ada seorang pria memanggil Mika yang membuat Mika dan ketiga anaknya menghentikan langkah kaki mereka. Lalu mereka menengok kebelakang lalu Mika dan ketiga anaknya berbalik arah dan semakin menjuh dari Devon hingga tidak terlihat lagi oleh Devon.
Devon merasa sedih hingga meneteskan air matanya, hingga berteriak - teriak agar Mika dan anak - anaknya tidak pergi, namun usahanya sia -sia.
Devon terus berteriak hingga perawat yang berjaga di depan ruangannya mendengar suara teriak Devon dari luar ruangan.
Perawat tersebut bersama seorang dokter jaga segera masuk ruangan Devon di rawat, mereka menyaksikan Devon terus berteriak manggil nama istri dan ketiga anaknya.
Mereka yang tidak mengetahui perpisahan Devon dengan keluarga menganggap Mika masih istri Devon.
Perawata tersebut lantas membangunkan agar Devon tersadar dari tidurnya dan setelah itu dokter penjaga segera memeriksa keadaan Devon, ternyata suhu tubuh Devon sangat tinggi sehingga terjadi dehidrasi hingga menyebabkan delusi pada Devon.
Sang dokter segera menyarankan sang perawat segera memasangkan selang infus kembali karena Devon sempat melepas infusnya karena merasa tuda nyaman saat tidur.
Setelah itu Dokter juga memberikan obat penurun panas injeksi yang membuat penurunan suhu tubuh yang lebih cepat di banding oral.
Kesehatan Devon terus di pantau oleh seorang dokter jaga dan seorang perawat yang mereka menempatkan diri di dalam ruang perawatan Devon khawatir kondisi Devon drop kembali.
Mereka yang mendapat amanat dari Prof. Bagaskara agar menjaga anaknya dengan baik akhirnya membuat mereka melakukan hal itu.
Pagi harinya saat pertukaran shift dokter dan perawat yang jaga ternyata dalam pantauan mereka kesehatan Devon sudah lebih baik di banding semalam walaupun panas tubuh Devon masih naik turun tetapi Devon sudah dapat beristirahat dengan baik.
Sekitar jam 11 siang kedua orang tua Devon datang untuk menjenguk melihat keadaan anaknya.
__ADS_1
Mama Devon merasa miris melihat kondisi anaknya yang semakin hari semakin kurus bahkan semakin murung, sedangkan papa Devon sebagai seorang laki - laki pastinya tau apa yang sedang anak laki - lakinya pikirkan, namun sang papa hanya memberikan nasehat positif agar anaknya dapat bangkit dari keterpurukan dan masa lalu kelamnya menjadi pelajaran terbaik untuk kedepannya.
Devon senang kedua orang tuanya dapat hadir bahkan kehadiran papanya sangat di tunggu - tunggu Devon. Dirinya menceritakan kejadian malam hari saat dirinya bermimpi akan mantan istri dan ketiga anaknya kepada sang papa. Devon dengan derai air mata meminta solusi dari sang papa. Devon berharap sang papa dapat memberikan pencerahan dalam pemikirannya yang buntu ini.
"Dev sesunghuhnya mimpi itu berasal dari pemikiran kita, maka berusahalah untuk mengilhlaskan dan banyak berdzikir, sesungguhnya kebaikan semuanya berasal dari Allah dan keburukan berasal dari ambisi dan emosi kita" nasehat sang papa.
Nasehat sang papa membuat Devon lebih tenang dan berusaha menjalankan apa yang di. sarankan sang papa.
Devon merasa jauh lebih tenang setelah berdzikir dan mencoba mengikhlaskan semua masalah yang terjadi dalam hidupnya.
Devon yang merasa sudah agak baik meminta agar mendapatkan perawatan di rumah saja, namun keinginannya di tolak keras dari mama dan papanya.
Mereka tidak ingin Devon tiba - tiba drops tetapi tidak ada yang mengetahuinya. Bagi kedua orang tua Devon dengan perawatan di RS. X jauh lebih baik jika situasi tidak di inginkan akan cepat tertangani di banding di rumah.
Devon dengan berat hati menerima keingginan kedua orang tuanya. Devon yang sekarang lebih lembut kepada orang tuanya membuatnya belajar untuk tidak berdebat dengan kedua orang tuanya.
...Tiga tahun kemudian...
Kejadian perawatan itu menjadi awal diri Devon mengikhlaskan semua permasalahan dalam hidupnya.
Semua berjalan sebagaimana biasanya hanya saja status duda yang di sandang Devon tidak membuat dirinya mencari pengganti Mika dalam mendampingi hidupnya.
Bagi Devon dengan mengikhlaskan semuanya dan mencoba untuk lebih bertanggung jawab atas semua yang menjadi tanggung jawabnya itu lebih baik dari pada meratapi kesedihan yang tidak bertepi itu.
Sejak tiga tahun yang lalu Devon membuat 3 tabungan atas nama ketiga anaknya, setiap bulan Devon menyisihkan uang gaji sebagai dokter dan honor speaker di seminar maupun dosen tamu kedalam tabungan tersebut.
Devon berharap bila suatu saat nanti bertemu dirinya akan memberikan tabungan tersebut untuk ketiga anaknya.
Tidak hanya tabungan saja yang Devon buatkan untuk anak - anaknya. Devon juga membuatkan surat tiap kali hatinya galau mengingat dan merindukan anak - anaknya serta tidak lupa Devon selalu mendoakan hal baik untuk ketiga anaknya dan juga Mika yang merupakan mantan istrinya.
__ADS_1
Sikap Devon sekarang lebih ramah kepada keluarganya hanya banyak diam ketika di lingkungan RS tempat dirinya bekerja.
Selain menyelesaikan problem rumah tangganya, Devon juga melakukan latihan kembali untuk kebugaran tubuhnya.
Devon hanya fokus untuk masa depan anaknya dan berharap kedepannya Mika dapat memaafkan kesalahan dirinya yang luar biasa sulit di maafkan itu.
Kedua orang tua Devon terutama sang papa sangat senang Devon dapat bangkit dari keterpurukannya dan mengganti hal positif.
Lain dengan Mika, pelajaran hidup yang begitu menyakitkan pada masa lalunya membuat Mika betah dalam status jandanya.
Berkali - kali Andy melamar Mika namun penolakan yang di dapat. Mika hanya ingin membahagiakan ketiga anaknya. Bagi Mika kebahagian hidupnya yang terpenting adalah anak - anaknya.
Andy yang berkali - kali mendapat penolakan tetap tidak berputus asa. Penantian dan usahanya selama 3 tahun yang tak kunjung berhasil tidak mematahkan semangat Andy untuk memenangkan perasaan Mika.
Andy terus berjuang bahkan kini dirinya mulai lebih mendekatkan diri kepada ketiga anak Mika dan juga ibunya Mika. Usaha Andy tidak sampai di situ saja bahkan dirinya lebih perhatian terhadap Mika.
Penolakan tidak membuat patah hati tetapi semakin terpacu untuk mendapatkan Mika sebagai pendamping hidupnya.
Banyaknya para perawat dan dokter muda yang cantik harus patah hati akan sikap acuh Andy. Mereka banyak yang menyerah ketika Andy menunjukan sikap tegas terhadap wanita yang mencari perhatian kepadanya.
Bersambung...
Keterangan :
* Dehidrasi adalah kondisi ketika cairan tubuh yang hilang lebih banyak daripada yang dikonsumsi. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh tidak berfungsi secara normal.
* Delusi adalah penyakit mental yang serius di mana seseorang tidak dapat membedakan hal-hal nyata dari bayangan atau khayalannya.
Mohon maaf bila ada kesalahan penulisan istilah medis dan bila masih ada salah typo🙏🙏
__ADS_1
Ingin mengetahui kelanjutannya, ikut terus ya para pembaca setiaku, Terima kasih 🙏🙏😍😍
Tolong tinggalkan jejak Like, vote dan hadiah kalian pada karyaku, agar author lebih semangat up nya, 🙏🙏🙏