
Bab 45
Devon terlihat acak - acakan, hatinya yang galau memikirkan Mika dan anaknya dalam kandungan istrinya.
Pikirannya terbang dalam lamunan, rasa sedih, kesal dan marah kini menyelimuti diri Devon.
Mobil yang dikemudikan supirnya telah terparkir di panti asuhan bunda kasih.
"Den kita sudah sampai di panti" ucap supir Devon.
Devon tetap setia dalam lamunan, suara supir yang memberitahu kalau sudah sampai tujuan diabaikan.
Setelah puas dengan lamunannya Devon baru menyadari bahwa kendaraannya telah lama berhenti.
"Kenapa berhenti?" ucap Devon kepada supirnya yang tetap setia duduk dalam mobil.
"Kita sudah sampai den" jawab supir.
Devon yang mendengar kata sampai, langsung berlari dari mobilnya.
Sang supir hanya geleng - geleng melihat kelakuan tuannya.
Didalam Panti Devon berlari kesana kemari mencari keberadaan istrinya.
Setiap ruangan tidak luput dari lihatannya, mata elangnya menajamkan pandangannya.
Pencariannya terhenti, ketika melihat istrinya sedang duduk dilantai bersama anggota panti lainnya.
Mereka sedang sarapan pagi bersama.
"Sayang" ucap Devon ketika melihat istrinya.
Mika terkejut melihat suaminya dengan keadaan berantakan menjadi bertanya - tanya dalam hatinya apa yang terjadi.
Mika tersenyum untuk menetralkan keterkejutannya.
Lalu mika mengajak Devon duduk dan mengambilkan segelas air putih untuk suaminya.
Setelah terlihat lebih tenang, Mika menawarkan Devon sarapan bersama dengan anggota panti lainnya.
Devon menolak tawaran Mika, dirinya memeluk Mika dengan erat, Devon takut istrinya pergi meninggalkannya.
Setelah Devon melepaskan peluknya, Mika melanjutkan makannya hingga selesai.
Drama dua orang dewasa ini tidak lepas dari penglihatan adik - adik mereka di panti.
Mendapat tatapan itu Mika rasanya malu dengan adik - adiknya.
Bu Leni yang paham dengan situasi itu, akhirnya mengajak semua orang yang ada diruang itu untuk pindah ruangan lain.
Devon pun lebih leluasa mengungkapkan penyesalannya setelah tidak ada orang di ruangan itu selain dirinya dan Mika.
Berkali - kali Devon memohon maaf kepada Mika.
Rasa penyesalannya lebih besar, Devon tidak memikirkan lagi rasa malunya, baginya kata maaf Mika lebih berharga dan penting di banding apa pun.
Mika yang tidak ingin terjebak dari situasi drama itu lebih lama lagi, dengan lapang dada menerima perminta maaf suaminya yang mungkin akan terus berulang selama Devon tidak merubah ego nya.
Akhirnya perdamaian suami istri telah selesai, kata gombal mulai meluncur dari mulut Devon.
Dalam hati Mika masih kesal dengan sikap Devon yang terlalu egois.
Mika menawarkan makan Devon, tetapi Devon meminta Mika menyuapkan dari piring Mika.
__ADS_1
Tidak ingin ada drama murahan lagi, Mika mengikuti kemauan suaminya.
Sedangkan di tempat yang berbeda, Intan telah membuat surat rujukan untuk Nita agar di pindahkan ke RSJ.
Intan mengantar keberangkatan Nita sampai masuk ke ambulans, dalam hatinya sangat kasihan atas kemalangan Nita.
Namun ada daya, depresi Nita sangat berat, jika dibiarkan akan lebih buruk lagi bagi Nita.
Nita yang selalu menyakiti dirinya sendiri sangat berbahaya bila di rawat di Rumah sakit umum karena tidak menutup kemungkinan Nita bisa saja menyerang orang di sekitarnya.
Nita hanya berbaring lemah di atas bed rumah sakit, tubuhnya terlihat lebih kurus dengan tatapan mata yang kosong dan sayu.
Intan berharap dengan Nita berada di RSJ mendapat penanganan khusus untuk mempercepat penyembuhannya.
Sungguh kasihan anaknya yang menunggu kasih sayang Nita.
Ditempat yang berbeda ada seorang wanita yang menghitung hari untuk kebebasan dirinya.
Vonis hukuman 6 tahun atas perbuatannya akan segera berakhir.
Wanita itu adalah Shila, mantan sahabat Mika. Wanita cantik yang terjerat kasus pornografi Pasal 29 terkait pasal 4 ayat (1) dan UU ITE pasal 27 ayat 1 dengan hukuman 6 tahun.
Dua hari lagi hari kebebasan Shila, setelah 6 tahun mendekam di balik jeruji besi karena ambisinya, waktu yang tidak sebentar yang dibuang percuma oleh Shila.
Waktu yang lama untuk menyesali perbuatannya tidak membuat dirinya berubah menjadi baik.
Rasa benci dan dendam menyelimuti hatinya.
Kehancuran hidup dan karier nya membuat dirinya lebih nekat lagi untuk menghancurkan Mika.
"Aku bersumpah akan membuatmu menderita seumur hidupmu Mika" ucap Shila.
Sejak tertangkapnya Shila 6 tahun yang lalu, semua hidupnya menjadi kelam.
Karier untuk menjadi dokter kandungan tidak pernah akan terwujud.
Rahasia puluhan tahun orang tuanya terungkap, kasus yang memalukan dirinya dan keluarga mengundang kemurkaan papi dan maminya.
Hidup bersama 22 tahun terputus karena kesalahan shila.
Papi dan maminya telah mengusir Shila dan mencoret Shila dari anggota keluarga di Kartu keluarganya.
Cacian dan makian keluar dari mulut maminya, sebuah rahasia anak angkat terucap dari mulut maminya.
Shila yang terjatuh semakin menderita dengan kebenaran yang ada.
Mami Shila mengatakan kalau dirinya anak angkat yang diadopsi di panti asuhan bunda kasih 22 tahun yang lalu.
Dahulu Shila selalu merasa jijik terhadap kata anak panti.
Pertemanan dirinya dengan Mika yang merupakan anak panti membuatnya muak.
Hanya saja ada ke untungan yang didapatnya membuat Shila terpaksa harus berpura - pura baik.
Semua seakan kutukan kepadanya, kata - kata anak panti sekarang menjadi julukan baru pada dirinya.
Papi dan maminya sudah membuangnya seperti sampah, tidak ada lagi belas kasih yang mereka berikan kepada Shila.
Kini hubungan mereka bagai orang asing yang tidak mengenal.
Terbuangnya Shila dari keluarga menambah sakit hatinya kepada Mika.
Shila yang bingung akan pulang kemana setelah keluar nanti, terpaksa menerima tawaran dari senior di dalam rutan.
__ADS_1
Shila yang mudah bergaul dan cepat akrab dengan salah satu senior di dalam rutan menjadi keuntungan baginya.
Hari yang ditunggu tiba, hari kebebasan bagi Shila.
Seseorang telah menjemputnya di depan pintu keluar rutan.
"Apa kau Shila" tanya laki - laki bertubuh tegap.
"Ya" jawab Shila.
Shila mengikuti langkah laki - laki itu dan pergi dengan sebuah mobil minibus menujuh ke kota Jakarta.
Mobil yang membawa Shila telah berhenti di sebuah rumah yang sangat besar dan mewah.
Shila mengingat rumah orang tua angkatnya di Bandung.
Shila sangat berterima kasih dengan seniornya yang benar - benar membantunya.
Senyum manis terukir di bibir Shila setelah diajak masuk ke dalam rumah mewah.
Pria bertubuh tegap itu menunjukan kamar Shila.
Shila segera membersihkan tubuhnya yang lengket, melihat ada bathtub yang biasa dia pakai saat tinggal bersama keluarganya dulu.
Shila berendam dengan aroma kopi kesukaannya.
Setelah selesai Shila mencari pakaian di lemari yang ada di kamar itu.
Saat di buka, tergantung beberapa pakaian kurang bahan semua.
Hanya lingerie yang tersedia di lemari itu.
Shila berniat memakai kembali pakaiannya, tetapi aroma bau pakaiannya membuat dirinya berpikir ulang.
Akhirnya Shila mengambil sebuah lingerie untuk di pakainya.
Setelah itu Shila merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk di kamar itu.
Baru saja tubuhnya terlentang, pintu kamarnya sudah terbuka.
Seseorang pria tua bertubuh tambun dengan tato hampir di seluruh tubuhnya datang memasuki kamar Shila.
Shila yang menyadari ada seseorang masuk kamar, dirinya menutupi dengan selimut pada tubuhnya yang hanya mengunakan lingerie itu.
langkah pria tua itu semakin mendekat dan berkata sesuat yang membuat Shila bergidik ngeri.
"Layani dan puaskan aku" ucap pria tua bertubuh tambun itu.
Shila tidak menjawab dan berusaha ingin kabur.
Shila berlari ke arah pintu, saat di buka ternyata sudah terkunci dari luar ruangan.
Bersambung...
Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaππππ
Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Shila dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πππ
Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoππ
Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaππππ
Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniππππ
__ADS_1