Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 116


Setelah Mika beristirahat, tepat jam 4 sore Mika terbangun. Mika keluar dari kamar kak Intan dan mendapati kaka iparnya sedang berbicara dengan dua orang wanita cantik seperti model. Mika yang hendak kembali kekamar karena tidak ingin mengganggu kaka iparnya. Saat Mika hendak melangkah di kejutkan dengan suara kaka iparnya.


"Dek kemarilah" ucap kak Intan.


Mika yang mendengar namanya di panggil segera menoleh ke belakang untuk memastikan pendengarannya. Mika yang mendapat anggukan dari kaka iparnya segera mendatangi kaka iparnya. Mika duduk tepat di sebelah kaka iparnya. Mika hanya tersenyum untuk menyapa tamu kaka iparnya.


"Ini adikku, target bajingan itu, sekarang selesaikan tugas kalian" perintah kak Intan kepada anak buahnya.


"Siap Kak" jawab mereka berdua.


Setelah itu mereka berdua pamit dari apartemen kak Intan untuk melaksanakan perintah yang di berikan kak Intan.


Mika yang banyak pertanyaan dalam dirinya segera mengungkapkan apa yang ingin di ketahui dari kaka iparnya.


"Kak siapa mereka berdua?" tanya Mika.


Saat kak Intan ingin menjawab, suara bel pintu terdengar. Kak Intan segera membukakan pintu dan memberi kode kepada adik iparnya nanti penjelasannya. Mika yang paham dengan kode kak Intan segera menganggukan kepalanya.


Krek...pintu apartemen kak Intan terbuka.


Kak Intan mempersilakan masuk kedua orang wanita cantik dan seksi. Mereka berempat duduk di ruang tamu. Kak Intan kali ini memperkenalkan Mika kepada dua wanita cantik itu yang tak lain adalah lawyer kak Intan.


"Perkenalkan ini adikku" ucap kak Intan.


"Saya Mika salam kenal" ucap Mika sambil mengulurkan tangannya.


Kedua pengacara itu bergantian menjabat tangan Mika.


Kini mereka mulai membahas persoalan hukum yang sedang di hadapi Mika. Kak Intan menjelaskan permasalahan yang terjadi pada kasus adik dan adik iparnya ini.


Dalam penjelasannya kak Intan juga menyerahkan beberapa bukti pemalsuan yang di lakukan Kevin alias Aldo.


Kak Intan juga membeberkan rekam jejak kejahatan kevin yang sudah di ketahui bahwa kevin adalah Aldo mantan sahabat adiknya yang terobsesi dengan Mika.


Mika hanya syok mendapat penjelasan yang di jelaskan kak Intan terhadap pengacaranya. Tetapi Mika tidak berani bertanya apa pun kepada kaka iparnya. Mika hanya menyimak pembicaraan mereka bertiga tanpa bersuara.

__ADS_1


Setelah kak Intan menjelaskan permasalahan yang terjadi dan menyerahkan beberapa bukti kak Intan meminta mereka melaksanakan perintanya.


"Siap kak, kami paham perintah kaka" ucap mereka berdua.


Kini mereka berdua pamit meninggakan aprtemen kak Intan. Kepergian seluruh tamu kak Intan di manfaatkan Mika untuk bertanya semua hal yang baru saja yang di lihat dan di dengarnya.


Kak Intan yang paham situasi Mika saat ini segera menceritakan sisi lain dari kehidupan dirinya.


...Flash back kak Intan..


Saat Intan usia 8 tahun dia pernah mengalami penculikan oleh sebuah penjahat yang sangat sadis di kota M, saat itu papanya di tugaskan sebagai dokter di daerah terpencil dengan berbagai cerita seram tentang tingkat kasus kejahatan yang tinggi di kota itu.


Saat keluarga mereka baru 1 minggu tinggal di kota M itu, kak Intan menghilang tanpa jejak apa pun, seluruh pihak kepolisian kota itu, namun hasilnya nihil.


Intan kecil di sandra oleh geng mafia yang terbiasa menyandra anak yang selalu meminta tebusan kepada orang tua korban.


Saat geng mafia itu ingin meminta tebusan, markas mereka di serang oleh geng lain yang menjadi saingannya.


Mereka saling baku hantam dengan senjata tajam dan senjata api. Intan kecil yang ketakutan hanya menyembunyikan tubuh kecilnya ke dalam tumpukan kardus di pojok ruangan.


Semua komplotan penculik Intan mati terbunuh tanpa seorangpun hidup. Intan kecil keluar dari persembunyiannya dengan wajah polosnya meminta di antar pulang.


Pria itu menggendonga Intan kecil dan membawa masuk ke dalam mobilnya. Selama perjalanan Intan memeluk erat pria tampan dan kekar itu. Sampai pada sebuah rumah besar dan mewah.


Intan di layani layaknya seorang puteri, seorang wanita yang tak lain istri pria itu sangat menyayangi Intan. Semua kemauan Intan selalu di turutinya.


Hingga suatu hari Intan melihat wajah papa dan mama nya yang sedang berada di TV national.


"Papa...mama...Intan mau pulang, itu papa dan mama" teriak Intan yang menangis melihat wajah kedua orang tuanya.


Suami Istri mafia itu pun merasa sedih ketika Intan menangis tanpa henti ketika meminta pulang. Akhirnya dengan berat hati pria kekar itu mengantar Intan pulang ke rumahnya tanpa menemui kedua orang tua Intan.


"Intan sayang, bapak sudah antar Intan pulang, tolong rahasiakan keberadaan kami pada siapapun" ucap pria itu sebelum meninggalkan Intan dekat rumahnya yang memudahkan Intan pulang.


"Siap pak, terima kasih sudah menyayangi Intan" ucap Intan.


Pria itu meneteskan air matanya dan pergi meninggalkan Intan. Setelah itu Intan kembali pulang kerumahnya.

__ADS_1


Sejak saat itu Intan kecil hingga kini kehidupannya selalu di jaga oleh anak buah orang tua angkatnya, walaupun kedua orang angkat Intan telah tinggal di luar negri.


...Back on..


Setelah mendengar penjelasan kaka Iparnya, Mika tidak menyangka kalau kak Intan memiliki rahasia sebesar ini dalam hidupnya.


"Apakah aku boleh mengenal orang tua kaka, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan beliau permasalahanku menemukan titik terang" ucap Mika.


"Pasti, nanti aku akan bicarakan kepada mereka" jawab kak Intan.


Setelah itu kak Intan meminta Mika menghubungi suaminya untuk memberi kabar kalau Mika malam ini menginap dengan kak Intan di apartemennya. Selain itu Intan juga meminta Mika memberitahu suaminya sudah di tangani oleh lawyer terhebat yang merupakan teman kakanya sekolah dulu.


"Tolong jangan cerita apa pun tentang semua hal yang kamu lihat di sini dek kepada siapa pun termasuk kepada adikku Devon" perintah kak Intan.


"Pasti kak, aku tidak mungkin berkhianat kepada orang yang sudah banyak membantuku" jawab Mika.


Setelah obrolan malam itu berakhir. Kak Intan menghubungi orang tua angkatnya yang sekarang tinggal di Amerika. Perbedaan jam antar negara ini tidak menghalangi mereka berkomunikasi di sela - sela waktu kak Intan.


Nut...nut...nut...menunggu panggilan telepon diterima oleh bapak dan ibu angkatnya.


Setelah hampir 5x meneleponnya, tetap di angkat. Akhirnya kak Intan hanya mengirimkan foto dirinya dengan Mika dan ditambahi info di bawah foto mereka.


Kini kak Intan dan Mika telah tidur karena tubuh mereka yang lelah.


Di seberang samudra dan benua seorang pasangan suami istri sedang meratapi kebeneran akan diri puterinya yang hilang saat bayi dan kejadian itu sekitar 29 tahun yang lalu, setelah mendapat kiriman foto dari anak angkatnya.


Hanya karena sebuah kalung yang melingkar di leher Mika menjadi petunjuk akan kebenaran puteri mereka.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Mika dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πŸ˜πŸ˜πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2