
Bab 109
Devon yang mendengar suara seseorang memanggil namanya berusaha mengabaikan teriakan suara itu. Devon tidak ingin terjebak kembali pada wanita - wanita liar. Pelecehan pada dirinya hari ini cukup membuatnya jijik.
"Dev....dev...tunggu...." teriak seorang wanita.
Devon terus mengajak Mika melangkah meninggalkan resto tersebut, bahkan Mika yang ingin menolehpun tidak sempat karna tarikan tangan Devon yang membuat Mika kesulitan dalam menghentikan langkahnya.
Begitu cepatnya langkah Devon dan Mika membuat wanita itu tidak dapat mengejar langkah mereka, hingga kehilangan jejak mereka.
Kini mereka berada di dalam mobil dalam diam. Kaca mobil mereka yang sangat gelap dari luar dan terang dari dalam di manfaatkan mereka berdua untuk melihat siapa yang mengejar Devon.
Wanita itu keluar dari resto dan melihat kekanan dan kiri resto untuk mencari laki- laki yang dia yakini adalah Devon.
Saat wanita itu menoleh ke kanan dan kiri, di saat itu pula Mika dan Devon dapat melihat jelas wajah wanita itu.
"Ya Tuhan, mengapa wanita ****** itu datang lagi" ucap Devon.
Ucapan Devon yang kaget karna wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Shila alias Lala, nama yang begitu sulit dilupakan Mika akan aksi nekat Shila sebagai pelakor dalam rumah tangganya.
Devon yang tidak ingin hubungan yang baru membaik dengan istrinya ini hancur kembali, dan dirinya tidak memiliki jaminan bila akan ada kata maaf kembali dari Mika.
Kenikmatan pada istrinya baginya sudah cukup dan dirinya tidak menginginkan belaian dari wanita manapun, bahkan bila wanita itu lebih seksi dan lebih cantik dari Mika sekalipun Devon tidak tergoda, kali ini otaknya lebih di utamakan dari pada nafsunya.
Berbekal nasehat dari aki Dahlan tentang pernikahan pastinya Devon akan berpikir seribu kali bila harus mengulang kesalahan yang sama.
"Mas, bukankah itu lala?" tanya Mika.
"Iya, tetapi tenang lah aku tidak akan pernah melakukan hal bodoh lagi sayang" ucap Devon.
Mika hanya tersenyum menanggapi ucapan suaminya, bagi Mika janji bukan apa - apa, dirinya lebih memilih diam dari pada menanggapi masalah yang belum tau akhir ceritanya.
Devon yang sudah merasa aman setelah Shila masuk kembali ke dalam Resto, barulah Devon mengemudi mobilnnya untuk meninggalkan Resto.
Selama mobil berjalan terasa sunyi, perjalanan mereka tidak ada obrolan sedikitpun. Mereka sama - sama larut dalam pemikiran masing - masing, hanya alunan musik dari radio mobil yang membuat suasana lebih tidak sepi.
Saat di lampu merah Devon yang tidak tahan diam - diaman dengan Mika, akhirnya Devon mengalah untukn mengajak bicara lebih dahulu kepada istrinya.
__ADS_1
"Sayang kenapa diam saja, apakah kau tidak percaya kepadaku?" tanya Devon.
"Tak apa mas, aku hanya ingin diam saja" jawab Mika.
Sebuah ucapan klise seorang wanita yang sedang menahan rasa cemburunya pada wanita lain di hadapan suaminya.
Devon yang mengetahui juga istrinya cemburu hanya tersenyum menanggapi sikap istrinya. Devon melihat ada hotel setelah lampu merah, dirinya mempunyai rencana untuk mencairkan ketegangan ntara mereka.
Setelah lampu rambu lalu lintas berubah hijau, Devon langsung menginjak pedal gas mobilnya dan langsung membelokan mobilnya menujuh hotel yang di lihatnya.
Devon mengajak Mika untuk turun dari mobil setelah sampai di hotel itu. Lalu Devon menyuruh Mika untuk duduk di ruang tunggu, lalu Devon cek in untuk satu kamar, setelah mendapatkan kunci Devon menghampiri istrinya.
"Ayo sayang" ucap Devon.
Devon menggandeng istrinya dengan mesra, bahkan sakit pada kakinya tidak di hiraukannya, baginya kebersamaan dengan Mika membuatnya dapat melupakan semuanya.
Mika terus mengikuti suaminya tanpa bertanya apa pun kepada Devon, hingga mereka telah masuk dalam kamar hotel itu.
Mika duduk di pinggir tempat tidur, sedangkan Devon langsung masuk ke kamar mandi, di dalam kamar mandi Devon langsung membersihkan seluruh tubuhnya yang tersentuh pacar Aldo. Devon ingin menceritakan pada istrinya tetapi menunggu moment yang tepat.
Usai mandi Devon hanya menggunakan handuk. Devon mendekati istrinya yang sedang duduk di sofa sambil menonton TV.
Belum juga Mika menjawabnya. Devon langsung menggendong Mika ala bridal style hingga tempat tidur. Mika di baringkan dengan lembut.
Mika berusaha menenangkan hatinya yang terus begejok, walaupun tau apa yang akan dilakukan suaminya.
Devon mulai menciumi istrinya dan memberikan rangsanga - rangsangan kecil pada istrinya. Setelah Mika mulai panas Devon tau apa yang akan dirinya lakukan selanjutnya. Devon pun melakukan apa yang di harapkan dan di inginkannya.
Author skip ya untuk perbuatan Devon bagian ini, author gak kuat menceritakannya.π π ππππ
Silakan di lanjutkan masing - masingπ π ππ
Setelah mereka bermandi keringat bersama, Mika memilih membersihkan tubuhnya lebih dahulu, sedangkan Devon yang lelah lebih memilih untuk tidur.
Mika cukup lama dikamar mandi karna dirinya berendam pada bathtub untuk merilekskan tubuh yang sedikit pegal akibat pertandingan mengenakan tadi.
Usai mandi Mika mendengar HP Devon berdering, sedangkan Devon masih terlelap dalam tidurnya. Awalnya Mika mengabaikan bunyi panggilan Hp tersebut, namun setelah berkali - kali bunyi akhirnya Mika mencoba melihat pada layar Hp suaminya siapa yang menelepon.
__ADS_1
Mika melihat sebuah nomor tidak terkenal menanggil di HP suaminya. Mika yang penasaran mengangkat telepon tersebut, tetapi tidak bersuara.
"Halo ganteng, bagaimana dengan tawaranku, aku siap memuaskanmu dengan free sayang" ucap wanita itu.
Mika langsung menekan tombol merah untuk mengakhiri panggilan telepon.
Setelah itu Mika mengecek pada inbox pesan Devon ternyata lebih dari 10 pesan masuk dengan nomor yang sama yaitu nomor wanita yang menelepon tadi.
Mika dengan rasa penasaran membuka pesan yang di kirim oleh wanita itu, ternyata 6 berupa foto seksi wanita itu yang nyaris polos dengan gaya erotisnya dan 2 pesan tertulis yang mengajak untuk kencan bercinta, serta 2 video yang tidak pantas dilihat, dimana wanita penggoda itu sedang melakukan hubungan layaknya suami istri dengan beberapa pasangan yang berbeda.
"Ya Tuhan" Ucap Mika.
Mika begitu syok dengan apa yang baru saja di lihatnya. Mika tidak menyangka wanita yang diketahui Mika adalah kekasih Kevin alias Aldo mencoba menggoda suaminya.
Mika segera memakai pakaiannya. Setelah itu Mika menghubungi pihak pengacaranya yang pernah menangani kasus perceraiannya. Mika meminta bertemu di Restauran Hotel tempat dirinya dan Devon saat ini berada.
Mika segera membangunankan suaminya.
"Mas bangun...mas...bangun dong sayang" ucap Mika.
Mika berusaha membangunkan suaminya dengan kata sayang agar suaminya terpancing cepat bangun, namun triknya tidak mendapatkan respon dari suaminya.
Mika mencoba dengan trik yang lainnya yaitu dengan menciumi wajah suaminya. Mika yang gemas dengan suaminya mengarahkan bibirnya kepada bibir suaminya. Mika bukan mencium melainkan menggigit bibir suaminya.
"Auw...auw...sakit sayang..." teriak Devon.
Devon langsung bangun dari tidurnya dan tanpa di duga Mika tertawa gembira karna berhasil membangunkan suaminya.
"Hore... Yes, berhasil" sorak dan ucap Mika.
Bersambung...
Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaππππ
Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Mika dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πππ
Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoππ
__ADS_1
Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaππππ
Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniππππ