
Bab 47
Pagi harinya Shila mencari keberadaan bu Imas, setelah berkeliling di dalam rumah mencari keberadaannya, Shila menjumpai bu Imas di dapur.
Bu Imas yang sedang sibuk membuat sarapan pagi dikejutkan dengan ke datangan Shila tiba - tiba di hadapannya.
"Kenapa datang ke dapur nak?" tanya bu Imas.
"Aku mencari ibu" jawab Shila.
"Ada yang bisa ibu bantu nak?" tanya bu Imas yang penuh kelembutan.
"Kemarilah bu, aku ada perlu dengan ibu" ucap Shila.
Bu Imas pun menyuruh bi Wati yang merupakan asisten rumah tangganya untuk melanjutkan memasak.
Bu Imas dan Shila pergi meninggalkan dapur menujuh ke kamar Shila.
Didalam kamar Shila memberikan hadiah kepada bu Imas sebuah tas mewah.
Shila sengaja membeli tas mewah itu, saat berbelanja dengan Burhan untuk hadiah bu Imas.
"Nak bukan ibu menolak pemberianmu, tetapi ibu tidak membutuhkan ini, simpanlah untuk dirimu saja" tolak bu Imas saat Shila memberikan sebuah tas.
"Terimalah bu, anggaplah sebagai kenang - kenangan dariku" ucap Shila.
"Kamu ingin pergi kemana nak?... tetaplah disini, temanin ibu" ucap bu Imas sambil meneteskan air mata.
"Ya, tetapi terimalah" bujuk Shila kepada bu Imas agar mau menerima pemberian dirinya.
Dengan berat hati bu Imas menerimanya.
Bu Imas takut Shila pergi, dirinya sudah mulai nyaman dan terbiasa atas kehadiran Shila.
Setelah drama tas berakhir, Shila kembali ke permasalahan utama, dirinya menanyakan kepada bu Imas dari yang paling disukai dan paling yang dibenci Burhan.
Bu Imas memberi tau semua kesukaan Burhan mulai dari makanan, pakaian dan hobi. Selain itu bu Imas memberitahu yang dibenci Burhan yaitu pengkhianatan.
Bagi Burhan tidak pernah ada kata maaf bagi orang yang berkhianat kepadanya.
Pernikahannya dengan Burhan yang sudah 30 tahun sungguh membuatnya hafal semua hal tentang Burhan.
Shila mendapatkan semua informasi tentang diri Burhan dari bu Imas.
Dirinya memanfaatkan kebaikan bu Imas untuk melaksanakan aksinya.
Shila mulai melaksanakan aksinya satu persatu.
Salah satunya Shila memasak makan malam untuk Burhan.
Shila memasak sop daging sapi kesukaan Burhan, informasi dari bu Imas.
Shila akan memanjakan Burhan agar dirinya mendapat kepercayaan sepenuhnya dari Burhan.
Saat makan malam, Burhan merasa senang Shila menyajikan sop daging sapi kepadanya kerena sop daging sapi merupakan makanan favorite Burhan.
1Bulan kemudian...
Tidak terasa sudah 1 bulan Shila berada di rumah Burhan.
Shila belum ada tanda - tanda hamil, pada hal setiap malam Burhan selalu meminta dilayani oleh Shila.
Shila sudah lelah dan muak harus melayani tua bangka yang lebih pantas menjadi kakeknya itu.
Semakin hari Burhan seperti ketagihan dengan servis yang di berikan Shila.
__ADS_1
Bagi Burhan tubuh Shila adalah candu baginya.
Shila yang pandai dalam memuaskan Burhan, membuat Burhan tidak bisa lepas dari Shila.
Shila selalu meminta uang dan pergi berbelanja barang - barang mewah.
Terkadang Burhan yang tidak memiliki waktu membiarkan Shila pergi shopping dengan para pengawalnya.
Shila memanfaatkan situasi itu untuk menipu Burhan.
Shila sedikit demi sedikit sudah menguras uang Burhan.
Dirinya memiliki rencana akan pergi dari rumah terkutuk itu setelah uangnya sudah terkumpul banyak.
"Aku harus cepat menguras harta si tua bangka itu" ucap Shila.
Shila memiliki ide nekat, dirinya harus membuat dirinya hamil agar bisa menguras harta Burhan.
Shila yang tidak kunjung hamil - hamil berkeyakinan kalau burhan mandul.
Shila harus mencari pria yang mau diajak kerja sama untuk menghamilinya.
Ide gilanya terlintas terhadap pengawal Burhan.
Pengawal target Shila adalah Geri, pria berbadan tegap dan merupakan pria yang pertama kali mengantarkannya ke rumah Burhan.
Seminggu kemudian, saat Burhan dan bu Imas sedang pergi bersama mengunjungi kerabat Burhan yang sakit.
Suasana rumah siang hari itu sepi, hanya asisten rumah tangga saja yang sedang merapikan rumah.
Shila menyuruh bi Wati membelikan buah - buahan di supermaket.
Shila dengan sengaja menyuruh bi Wati agar aksi jahatnya tidak ada yang mengetahui.
Saat sedang duduk - duduk santai, dirinya melihat Geri sedang duduk menikmati rokok di tangannya.
Shila yang tidak mau kehilangan kesempatan emas mulai melaksanakan ide jahatnya.
Shila berpura - pura terjatuh dari kursi dan berteriak untuk mengundang perhatian Geri.
"Tolong... tolong... tolong aku Geri" teriak Shila.
Awalnya Geri masih tidak mendengar teriakan Shila karena larut dalam kenikmatan rokoknya.
Shila terus berteriak dan meninggikan suaranya.
Geri yang mendengar suara nyaring Shila yang berteriak minta tolong segera mendekat.
Geri membantu Shila duduk di atas kursi.
"Geri tolong aku, kakiku sakit sekali, tolong bawa aku ke kamar" ucap Shila.
"Tunggu sebentar non, saya akan meminta bi Wati untuk mengurut kaki non" ucap Geri.
"Bi Wati sedang keluar, tadi aku menyuruhnya berbelanja buah" jawab Shila.
"Baiklah non" ucap Geri.
Geri menggendong Shila sampai kekamar Shila.
Setelah itu Geri mendudukan Shila di atas tempat tidur dan hendak keluar dari kamar Shila.
Melihat Geri akan pergi, Shila menahan Geri agar tetap di kamarnya.
Shila meminta Geri memijat kakinya yang terkilir.
__ADS_1
Dengan senang hati Geri memijat kaki mulus Shila.
Shila menggunakan trik nakal nya untuk menggoda Geri.
Awalnya Geri takut kalau aksinya akan diketahui Burhan, tetapi Shila terus mendesaknya.
Geri yang tertarik dengan kecantikan Shila akhirnya runtuh juga pertahanannya.
Geri dan Shila melakukan yang seharusnya tidak boleh dilakukan mereka.
Author Skip apa yang mereka lakukan ππππ
Shila sungguh merasa senang dengan permainan Geri dan berharap akan segera tumbuh benih Geri dalam rahimnya.
Malam harinya Burhan dan bu Imas telah pulang kerumah.
Seperti yang sudah - sudah Burhan selalu menghabiskan malam panjangnya dengan Shila.
Shila sangat lelah karena ulah nakalnya bersama Geri.
Burhan merasa servis Shila tidak seperti malam - malam sebelumnya menjadi kesal.
"Puaskan aku atau akan aku stop semua kemewahanmu" bentak Burhan kepada Shila.
Shila yang takut sumber uangnya pergi, mau tak mau melakukan yang di minta Burhan,walau tubuhnya seolah menolaknya.
Burhan yang sudah mendapat apa yang di mau tertawa lebar.
Burhan berpikir kalau ancamannya sungguh membuat Shila menuruti semua kemauannya.
Hari - hari selanjutnya semua berjalan seperti biasanya, rutinitas Shila yang menuruti kemauan Burhan masih terus dijalankan.
Kebiasaan Shila yang kalap berbelanja masih sering dilakukan dengan dampingan Burhan di sisinya.
Perselingkuhan Shila dengan Geri masih dijalankan secara diam - diam dan hubungan terlarang mereka sejauh ini masih sangat aman.
Siang hari seperti biasa, saat suasana rumah sepi Geri sering mendatangi kamar Shila.
Namun kali ini aksi Geri di lihat bu Imas.
Bu Imas yang curiga dengan gerak gerik Geri.
Dalam pengamatan Bu Imas hampir setiap siang ketika Burhan tidak ada di rumah Geri selalu menyelinap masuk kamar Shila.
"Apakah Geri dan Shila memiliki hubungan Spesial?" tanya bu Imas dalam hati.
Sudah seminggu Bu Imas mengamati kelakuan Geri dan Shila.
Hati bu Imas tidak rela suaminya di khianati oleh pengawalnya.
Bu Imas ingin menangkap basah perbuatan Geri.
Sebenarnya bu Imas sangat sayang dengan kehadiran Shila, namun hatinya tidak tega kalau suaminya hanya di manfaatkan uangnya oleh Shila, walaupun Burhan sama jahat dan liciknya.
Bersambung...
Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaππππ
Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Shila dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πππ
Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoππ
Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaππππ
Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniππππ
__ADS_1