Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 122


Seminggu berlalu kini saatnya menghadiri sidang perdata Devon, sungguh melelahkan dalam bulan ini mereka berdua sudah 4 kali sidang dengan kasus yang berbeda tapi orang yang sama yaitu Aldo.


Sungguh menghabiskana waktu hanya untuk meladeni urusan dengan Aldo yang selalu saja mengganggu kehidupan rumah tangga Devon dan Mika.


Hari ini mereka masih sama seperti persidangan sebelumnya kak Intan selalu saja setia hadir untuk mendukung adik dan adik iparnya, sedangkan papa dan mama Devon untuk kali ini tidak dapat hadir karna kesibukan mereka dalam praktek dan mengurus RS.X milik keluarga mereka.


Perjalanan kali cukup memakan waktu karena mereka kesiangan jadi pagi ini cukup macet di banding biasanya. Setelah bermacet - macetan akhirnya mereka sampai pula di pengadilan negeri Bandung.


Mereka langsung masuk ruang sidanga karena 15 menit lagi jadwal sidang akan di mulai. Di dalam ruangan Devon dan Mika sudah melihat team lawyer pihaknya yang sedang menyiapkan berkas untuk pembelaan kliennya yaitu Devon.


Waktu sidang sudah di buka oleh Hakim ketua, kali ini jaksa penuntut membacakan tuntutan Kevin atas kerjasama yang di batalkan sepihak dan meminta pengembalian uang yang telah di transfer kepada Devon.


Pihak lawyer Devon melakukan pembelaan dengan menyerahkan berupa bukti percakapan dan video yang sedang berlangsungnya penanda tanganan kerjasama, selain itu team lawyer Devon juga berhasil mendapatkan mutasi rekening atas nama Kevin dari keluarga kevin sesungguhnya bahwa Kevin Darmawan sesungguhnya hanya PNS biasa di sebuah Departemen sosial dan tidak memiliki uang tabungan hingga puluhan Milyar.


Selain itu team Lawyer Devon memiliki bukti mutasi dari rekening Devon sendiri yang di akui oleh Kevin kalau dirinya sudah mentransfer sejumlah uang puluhan Milyar ke rekening Devon, namun hasilnya nihil.


Lawyer Devon pun meminta bukti transaksi transfer kepada pihak kliennya.


Pihak Aldo menyerahkan bukti palsunya yang di buat Aldo tanpa sepengetahuan lawyernya.


Aldo bersikeras kalau dia merasa di rugikan oleh Devon.


Perdebatan menjadi sengit dan tidak berujung. Akhirnya lawyer Devon meminta ijin kepada hakim agar menghadirkan saksi ahli dalam perbankan dalam mengecek keaslian dokumen yang di anggap bukti transfer dan salah satu pimpinan cabang bank yang terkait dalam proses pemindahan buku.

__ADS_1


Terlihat Aldo semakin cemas atas permintaan lawyer Devon. Dirinya tidak mrnyangka kalau Devon memiliki team lawyer yang sebegitu telitinya dalam membela kliennya.


Setelah saksi di hadirkan dan banyak pertanyaan yang di ajukan terjawab dengan memuaskan dalam mengungkap sebuah kebenaran.


Hakim ketua yang melihat keseluruhan bukti yang pihak Devon ajukan dapat di nyatakan bahwa tidak ada transaksi transfer yang di tuduhkan pihak Kevin.


Maka pengadialan membebaskan Devon dari tuduhan tidak mendasar atas semua tuduhan yang dibuat pihak Kevin. Selain itu sebagai keadilan yang harus di tegakan maka Kevin alias Aldo mendapatkan sanksi atas perbuatannya.


Hakim membacakan putusannya dalam kasus Devon dengan Aldo dan penjabarannya terinci pada beberapa pasal antara lain :


Tindak pidana penggelapan dapat terlihat yang dilakukan Aldo dalam Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi sebagai berikut: β€œBarang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.”


**Pasal 378 KUHP merumuskansebagai berikut : "Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun."


Tindakan lawyer Devon dalam mengumpulkan serta menyiapkan bukti-bukti terkait masalah yang kliennya hadapi, bukti yang dapat membuktikan bahwa bukan Devon yang melakukan penggelapan atau penipuan seperti yang dituduhkan oleh pihak Aldo yang mempermasalahkan adanya sejumlah uang yang di transfer olehnya kepada Devon melalui transfer bank, maka dapat menyertakan buku tabungan, bukti transfer melalui Anjungan Tunai Mandiri atau automated teller machine (ATM), karena bukti transfer dari ATM tersebut dapat juga digunakan sebagai alat bukti hukum yang sah. pendapat hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap dan tidak mengikat sebagaimana putusan pengadilan.


Hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun untuk kasus perdata ini yang masuk ke rana hukum pidana akibat tidak kejahatan yang begitu terselubung yang di lakukan Kevin dalam kebusukannya.


Team lawyer Aldo begitu syok ternyata kliennya yang di anggap begitu lugu yang terzolimi ternyata seorang mafia yang mempunya otak licik luar biasa.


Team lawyer menyelesaikan semua tanggung jawabannya hingga selesai persidangan itu.


Usai sidang lawyer Aldo mendatangi Devon dan meminta maaf secara pribadi serta mengakui kalau team nya salah dalam membela klien.


Devon dengan berbesar hati memerin permohonan maaf itu.

__ADS_1


Akhirnya Devon dan Mika bernafas lega setelah kasus dirinya dengan Aldo usai juga.


Namun tidak dengan Aldo dirinya tidak terima atas kekalahannya ini. Aldo yang di gelanggang petugas kepolisian untuk kembali ke sel untuk menunggu ketetapan hukum baru akan di serahkan ke pada pihak lapas.


Aldo yang melihat kesempatan emas itu ada dan sesuai rencananya. Aldo merebut senjata api milik petugas dan menghadiakan Devon sebuah tembakan yang mengarah kepada dadanya namun usahanya berhasil di gagalkan oleh team lawyer Devon. Lemparan sepatu ke tangan Aldo berhasil membuat senjata di tangan Aldo terlempar.


Tetapi Aldo tidak menyerah, dirinya berlari secepat mungkin untuk keluar dari ruang sidang itu, saat di luar ruangan jeff hitam menghampiri Aldo dan dirinya langsung menaiki mobil tersebut.


Aksi kejar - kejaran pun antara mobil jeff hitam yang di tumpangi Aldo dengan pihak kepolisian tidak terelakan lagi.


Padanya lalu lintas dan gesitnya pengemudi mobil milik Aldo membuat pihak kepolisian kewalahan hingga kehilangan jejak dari Aldo.


Setelah kejadian itu pihak kepolisian menyatakan DPO pada Kevin alias Aldo. Nama dan gambar Aldo terpampang di mana - mana, pihak kepolisian memasang dua foto orang yang berbeda yaitu foto Aldo yang memakai topeng wajah Kevin dan foto Aldo sendiri.


Selain itu pencarian pihak kepolisian sudah menyebar ke titik terakhir bahkan perbatasan Bandung.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typo dan bila ada salah dalam penjelasan pasal - pasal dalam hukumπŸ™πŸ™


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tolong tinggalkan jejak Like dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


__ADS_2