
Bab 46
Shila mencoba lagi untuk membuka pintu, tetapi usahanya sia - sia saja, pintu itu tetap terkunci.
Sementara suara langkah kaki pria tua semakin medekat ke arah Shila.
Shila yang tidak ingin tertangkap oleh pria tua bangka itu terus berpikir untuk mencari tempat persembunyian.
Saat itu, kamar mandilah yang ada dalam pikiran Shila.
Dirinya berlari secepat mungkin kearah kamar mandi untuk bersembunyi.
Setelah sampai kamar mandi Shila segera mengunci pintu kamar mandi rapat - rapat.
Shila terduduk dibelakang pintu dengan nafas terengah - engah.
Air matanya meluncur tanpa bisa dicegahnya dan rasa takut menyelimuti diri Shila.
Setelah beberapa jam di kamar mandi Shila tidak mendengar teriakan atau suara aktifitas apa pun dari luar kamar mandi, Shila merasa sudah aman untuk sementara.
Shila yang merasa sesak karena terlalu lama di dalam kamar mandi berniat ingin keluar, dirinya membuka kecil pintu untuk mengintip keluar, merasa di luar kamar mandi sudah aman Shila dengan percaya dirinya membuka pintu kamar mandi lebar - lebar.
Saat dirinya melangkah tiba - tiba dari belakang ada yang membekap mulutnya.
Shila merasakan lemas ditubuhnya akibat reaksi dari obat bius saat membekapnya.
Shila tidak sadarkan diri dalam pengaruh obat bius.
Pria tua tambun itu menyuruh anak buahnya meletakan Shila di atas tempat tidur dan meninggalkan mereka berdua dikamar itu.
Setelah itu pria tua tambun dengan leluasa menikmati kemolekan tubuh Shila yang tidak sadarkan diri.
Author skip ya, silakan di bayangkan masing - masingππ¬ππ
Malam dini hari Shila sadarkan diri. Shila yang melihat keadaan tubuhnya polos tanpa sehelai benang akhirnya menangis.
Saat Shila hendak ke kamar mandi dirinya tidak mampu menopang tubuhnya, seluruh tubuhnya terasa sakit semua.
Shila hanya mampu menutupi tubuh polosnya dengan selimut dan kembali membaringkan tubuhnya.
Entah perbuatan apa yang dilakukan pria tua tambun itu sehingga membuat seluruh tubuh Shila sakit dan penuh lebam.
Shila meratapi nasibnya, sungguh menyesal menerima tawaran seniornya di rutan.
Shila yang berharap dapat hidup enak ternyata harus tersiksa fisik dan batin.
"Mika kau akan membayar semua penderitaanku, tunggulah kau akan merasakan yang lebih pedih dari yang aku rasa" ucap Shila yang selalu saja menyalahkan Mika atas kemalangan hidupnya.
Shila kembali melanjutkan tidurnya karena rasa sakit tubuhnya, berharap dengan tidur akan meredahkan sakitnya.
Saat jam menunjukan pukul 7 pagi pintu kamar Shila terbuka.
Seorang wanita tua yang masih terlihat cantik dan ramping datang dengan nampan di tangannya.
Wanita itu membawakan sarapan untuk Shila. Dibawakannya nasi goreng, sandwich, segelas susu dan segelas air mineral oleh wanita itu.
Wanita tua itu meletakan nampan itu diatas meja kecil dikamar.
Wanita itu melihat keadaan Shila yang penuh lebam di bagian bibir dan seluruh tubuh polosnya merasa kasihan dengan keadaan Shila.
Ukuran tubuh Shila yang sama kecil dengan dirinya membuat wanita tua itu berinisiatif memberikan pakaiannnya.
wanita tua itu pergi kembali kekamarnya untuk mengambil sebuah daster dan pakaian dalam untuk Shila.
Setelah itu mengantarkan kekamar Shila.
__ADS_1
Saat kembali wanita itu melihat Shila sedang menangis.
Dirinya mendekati Shila dan mengusap kepala Shila.
"Jangan menangis nak!" ucap wanita tua itu.
Shila sempat menghentikan tangisnya dan melihat kearah wanita tua itu.
"Ibu siapa?" tanya Shila.
"Saya bu Imas" jawab wanita tua itu.
Bu Imas memberikan daster dan pakaian dalamnya kepada Shila.
"Pakailah nak" ucap bu Imas.
"Terima kasih bu, tetapi dapatkah membantuku, badanku rasanya sakit semua" ucap Shila.
Bu Imas membantu memakaikan pakaian Shila dan menyuapi shila makan.
Selama makan Shila banyak bertanya ini dimana, siapa laki-laki tua itu dan pertanyaan lainnya.
Bu Imas menjawab semua pertanyaan Shila dan mulai menceritakan laki - laki tua itu.
...Flasback bu Imas...
Laki - laki tua itu adalah suaminya yang bernama Burhan, seorang anak dari rentenir terkaya di desa itu yang sekarang melanjutkan pekerjaan ayahnya.
30 tahun yang lalu saat usia bu Imas 17 tahun dirinya terpaksa menikah dengan Burhan atas dasar piutang.
Orang tua bu Imas yang berhutang uang kepada orangtua Burhan, karena tidak mampuh membayarnya dan diam - diam Burhan menyukai bu Imas akhirnya terjadilah pernikahan paksa itu.
Usia Burhan 15 tahun lebih tua dari bu Imas.
Pernikahan itu adalah pernikahan ketiga kalinya bagi Burhan, tetapi 2 istri sebelumnya telah diceraikan karena tidak kunjung hamil.
Burhan berharap bu Imas dapat mengandung anaknya namun saat usia pernikahan mereka sudah memasuki 20 tahun bu Imas tidak kunjung hamil juga.
Burhan yang frustasi mulai meniduri banyak wanita yang dia suka, diri akan mengabulkan keinginan wanita itu asalkan hamil anaknya.
Sayangnya 10 tahun sudah usaha Burhan sia - sia dari sekian banyak wanita yang di tidurinya tidak ada yang hamil.
...back on...
Setelah mendengar cerita bu Imas Shila merasa bu Imas dapat menjadi penolongnya untuk keluar dari rumah itu.
"Bu tolong bantu aku, tolong bawa aku pergi dari sini" ucap Shila.
"Sabarlah nak, pulihkan dahulu tenagamu...turutilah kemauan Burhan, bila dirimu hamil maka hidupmu akan di manjakan olehnya" nasehat bu Imas kepada Shila.
Akal licik Shila berpikir, dirinya akan mendapat banyak uang bila dirinya hamil.
Dalam pemikirannya Shila bersiap untuk menjalankan siasat jahatnya untuk mengambil harta Burhan dan kembali membalas dendam kepada Mika.
Shila kembali melanjutkan tidurnya untuk menghilangkan rasa sakit di tubuhnya.
Bu Imas yang melihat Shila tertidur, keluar dari kamar Shila dan melanjutkan aktifitasnya.
Pada malam harinya Shila yang sudah menyusun rencana liciknya berubah dari sikap sebelumnya.
Shila berdandan layaknya wanita penggoda, dirinya akan melayani kemauan pria tua tambun itu dengan senang hati.
Melihat pria tua tambun masuk kedalam kamar, Shila dengan manja mendekati pria tua itu.
Dirinya memimpin permainan dan memberikan servis terbaiknya.
__ADS_1
Burhan yang merasa terpuaskan membuat dirinya tidak bisa lepas dari Shila.
Shila memanfaatkan kelemahan Burhan.
Shila mulai meminta di ajak ke mall untuk berbelanja, Burhan menyanggupi besok hari.
Senyum licik terlihat dari Shila.
Shila yang terpuruk dengan keadaannya sebelumnya, kini dirinya menikmati hidup yang penuh kelicikan yang dibuatnya.
Pagi harinya Shila meminjam pakaian bu Imas yang agak layak di pakai untuk jalan - jalan.
Shila menceritakan kepada bu Imas kalau Burhan ingin mengajaknya ke mall untuk membeli beberapa pakaian.
Bu Imas yang melihat Shila telah ceria kembali merasa senang.
" Baiklah nak, buat Burhan senang maka dia akan menyayangimu" ucap bu Imas.
Shila menganggukan kepalanya tanda menyetujui dari ucapan bu Imas.
Lalu bu Imas mengambilkan gamis dan khimar berwarna peach untuk Shila.
"Pakailah ini nak, luka lebam di tubuhmu akan tertutupi bila memakai gamis dan khimar ini" ucap bu Imas.
Shila pun setujuh dengan pemikiran bu Imas.
Shila kini memakai gamis dengan khimar di kepalanya.
Shila dan Burhan pergi kesalah satu mall terbesar di Bandung.
Shila masuk ke butik langganannya dulu, Shila mulai mengambil pakaian, sepatu, sandal dan tas.
Setelah puas Shila mengajak Burhan ke gerai Hand phone, disana dirinya meminta di belikan HP keluaran terbaru.
Lalu Shila mengunjungi gerai kosmetik, Shila memborong alat make up dan parfum favoritenya.
Entah berapa ratus juta yang keluar dari dompet Burhan untuk memuaskan nafsu belanja Shila.
Hari itu Shila merasa sangat senang sekali semua keinginan dirinya dalam genggamannya kembali.
Setelah puas berbelanja Shila mengajak Burhan pulang.
Shila ingin beristirahat karena lelah berbelanja.
Sesampainya diri rumah, Shila langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk.
Dirinya ingin istirahat dalam sejenak, tetapi sayang harapanan Shila yang ingin istirahat tertunda.
Burhan meminta bayaran atas belanjaan Shila hari ini.
Shila mau tidak harus melayani Burhan.
Maka terjadilah yang Burhan mau dan yang terpaksa Shila lakukan.
Shila kembali mencari ide agar dirinya dapat mengeruk uang yang banyak dari Burhan.
Shila tersenyum licik dalam sebuah maksud tersembunyi.
"Besok aku akan tanya dengan bu Imas kesukaan pria tua itu" ucap Shila dalam hati.
Bersambung...
Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaππππ
Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoππππ
__ADS_1
Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nyaππππ