Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 127


Mika dan Devon melanjutkan tidur mereka hingga pagi tiba. Pagi harinya Mika segera packing seluruh pakaian mereka dan membawa koper tersebut keluar kamar.


Mika dan Devon sudah keluar kamar ternyata di ruang keluarga sudah ada kak Intan dan Mr.X beserta istri dengan koper mereka masing - masing.


"Selamat pagi nona" sapa Mr.X


"Selamat pagi Mr.X dan selamat pagi semuanya" ucap Mika.


Kak Intan dan istri Mr.X pun menjawab sapaan Mika.


"Kak, apakah ibuku sudah di persiapkan dokter tersebut untuk keberangkatannya?" tanya Mika.


"Sudah dek, sebentar lagi ibumu akan datang" jawab kak Intan.


Setelah menunggu beberapa menit benar saja Ny.Rose yang duduk di kursi roda didorong sang dokter dan di iringi Tn.Beck di sampingnya.


"Apakah kalian tidak sarapan pagi dulu?" tanya Tn.Beck.


"Tidak terima kasih" jawab Mika.


Sebuah jawaban tegas terucap dari Mika.Dengan sorot mata tajamnya seakan mengatakan kalau Mika terlalu muak bila berlama - lama berada dekat opa nya.


Tn.Beck yang menyadari kalau Mika tidak nyaman di dekatnya berusaha mengerti keadaan dan tidak memaksa Mika untuk tinggal lebih lama lagi.


"Hati - hati di perjalanan, tolong jaga anakku ini"ucap Tn.Beck


"Ya tenang saja, aku akan menjaga dengan nyawaku dan tidak akan melenyapkan nyawanya" jawab Mika.


Jawaban yang cukup menohok bagi Tn.Beck dan membuat kaget seluruh orang yang berada di ruangan itu.


Mika berusaha bersikap santai dan tenang dengan sorot mata tajamnya.


"Mr.X apakah kita bisa berangkat sekarang?" tanya Mika.


"Tentu nona" jawab Mr.X


Mr.X dan istri, kak Intan dan juga Devon sudah berpamitan kepada Tn.Beck dengan mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan.Tinggalah Mika di akhir yang mengucapkan salam perpisahan.


"Terima kasih atas semuanya, jaga kesehatan anda" ucap Mika.


Setelah berucap Mika langsung mendorong kursi dorong ibunya. Di teras saat pengawal sudah membantu Ny.Rose naik ke mobil Mika manfaatkan untuk berpesan pada dokter yang biasa merawat ibunya.

__ADS_1


"Tolong jaga kesehatan opa ku" ucap Mika.


Ucapan Mika yang masih dapat di dengar Tn.Beck sempat membuat dirinya senang.


Kini Mika dan yang lainnya telah berada dalam mobil milik Tn.Beck yang mengantar mereka ke Airport. Sepanjang penjalanan Mika memandang ibunya penuh iba, ibu yang dianggap membuangnya ternyata ada kisah sedih yang membuatnya menderita seperti saat ini.


Mika memegang tangan ibunya dengan senyum yang manis memandang ibunya.


"Bu" ucap Mika.


Mika melihat kesedihan yang sangat dalam dan tertekannya mental ibunya hingga depresi berpuluh tahun akibat perbuatan opa nya.


Mika berperang dalam hatinya, rasa benci, marah dan kesal kepada opanya di rasakan dalam hatinya, tetapi Mika juga melihat penyesalan luar biasa opanya atas perbuatan masa lalunya yang berakibat fatal dalam kehidupan puteri dan cucu nya.


Devon yang duduk di sebelah istrinya melihat kesedihan istrinya. Mika yang tidak cerita akan masa lalu orang tuanya membuat Devon bertanya - tanya sendiri akan perubahan sikap istrinya yang terlihat dingin sekali dengan Tn.Beck.


Sesampainya di Airport Mr.X mengarahkan menujuh jet pribadi milik keluarga Beck yang akan mengantar mereka kembali ke Indonesia.


Semua telah berada di dalam pesawat dan para awak kapal sudah siap dengan tugas mereka masing - masing. Pesawat sudah take off dari Amsterdam Airport Schiphol.


Dua orang pramugari membawakan beberapa makanan. Mika yang meminta kepada Mr.X agar menyediakan breakfast di pesawat.


Mika dengan telatennya menyuapi sang ibu puding susu dengan fla strawberry. Ny.Rose melahap dengan cepat dan terlihat senang sekali dengan makanan favoritnya itu.


"Lagi....lagi..." ucap Ny.Rose.


Mika langsung menyuapkan kembali puding itu dengan senang hati. Mika berharap kesembuhan ibunya dapat segera terwujud.


Setelah sang ibu menghabiskan 2 cup puding kini Ny. Rose tertidur karena kenyang.


"Kak apakah ada harapan dari ibu untuk sembuh?" tanya Mika kepada kak Intan.


"Semoga saja dek, selalu support dan memohon teruslah kepada Tuhan" ucap kak Intan.


Perjalanan yang cukup membuat kak Intan dan Devon terlelap dalam tidurnya. Situasi ini di manfaatkan Mika untuk bertanya banyak masa lalunya dengan Mr.X dan istrinya.


"Mr.X berapa semua biaya akomodasi ke pulangan kita?" tanya Mika.


"Tidak perlu nona semua yang kita pakai ini semua milik nona" jawab Mr.X.


Mika yang merasa heran akan jawaban Mr.X meminta penjelasan yang lebih detail lagi permasalahn ini.


Lalu Mr.X menceritakan kalau sebulan yang lalu setelah dilakukannya test DNA di Belanda berdasarkan potongan rambut, kuku, darah dan air liur Mika untuk uji tes DNA dengan Ny.Rose dan hasilnya sudah positif 99,99 % mirip, Tn.Beck mengalihkan seluruh kekayaannya menjadi nama nona.

__ADS_1


Informasi lengkap atas identitas nona sudah saya kirim kepada notaris keluarga Beck yang mengurus peralihan kekayaan itu.


"Tetapi saya tidak pernah sign untuk persetujuan itu" ucap Mika.


"Semua sudah di atur team lawyer keluarga Beck nona, semua sudah sah di mata hukum Belanda" jawab Mr.X


Mika yang tidak ingin berdebat karena ini akan sia - sia saja, memilih untuk berbicara yang lainnya.


"Baiklah, setelah urusan ibuku usai aku tolong bantu aku untuk bertemu kembali dengan Tn.Beck dan team lawyer keluarga Beck dalam pembahasan masalah ini" ucap Mika.


"Siap nona" jawab Mr.X


Setelah itu Mika bertanya lagi untuk cerita masa lalu ayah dan ibunya kepada istri Mr.X


"Ny.X apakah anda mengetahui kisah masa lalu orang tuaku? tanya Mika.


"Ya nona" jawab istri Mr.X


"Tolong ceritakan yang anda ketahui Ny.X" ucap Mika.


Lalu istri Mr.X mulai bercerita akan masa lalu keluarga Mika. Kisah asmara dua sejoli antara sang dokter muda dan mahasiswi kedokteran.


Ny.X awalnya bercerita dengan lancar dan jelas karena cerita yang di ceritakan penuh kebahagian antara Ny.Rose dan Angga. Namun ketika Ny.X bercerita tentang pernikahan yang sudah mulai terusik dengan perbuatan Tn.Beck yang egois, Ny. X bercerita dengan iringan isak tangis dan berbanjir air mata.


Mika melihat kesedihan luar biasa Ny.X yang menjadi saksi kesedihan ibunya. Mika mendengarkan seluruh cerita kisah masa lalunya dengan lengkap berdasarkan cerita dari Ny.X.


Usai bercerita Mika memeluk Ny.X dan berucap terima kasih atas kebaikan dirinya yang mau mengenang masa lalu yang begitu pilu untuk di kenang.


"Terima kasih Ny. X atas cerita anda atas kesetiaan anda kepada ibuku" ucap Mika sambil memeluk Ny.X


"Ya nona" jawab Ny.X


Kini Mika yakin akan kebeneran cerita masa lalu ayah dan ibunya. Cerita dari opa dan Ny.X sangat mirip dan sama, cerita yang sama - sama penuh kesedihan dan penderitaan bagi kedua orang tua Mika, hingga beberapa nyawa harus melayang termasuk nyawa ayah Mika dan direbut paksa Mika dari tangan sang ibu membuat Ny. Rose depresi hebat.


Obrolan mereka telah berakhir, namun tanpa Mika sadari Devon yang sudah bangun saat Ny.X menceritakan masa lalu kedua orang tua Mika. Devon kita mengetahui cerita di balik perubahan sikap Mika. Devon hanya berusaha memahami keinginan istrinya dan mendukung apa yang akan di lakukan Mika. Devon yakin kalau hati Mika yang pemaaf akan memaafkan opa nya yang ikut andil dalam masa lalu kehidupannya yang sangat menyedihkan itu.


Bersambung...


Maaf ya para pembaca setiaku semua, author lanjut di episode berikutnya yaπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™


Ingin tau kelanjutan yang terjadi dengan Mika dan cerita lainnya, ikut selalu ya Lihatlah Aku.πŸ˜πŸ˜πŸ™


Terima kasih telah mengikuti karya author, mohon maaf bila masih banyak salah typoπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


Ditunggu kritik dan saran kalian semua, yang dapat membangun karya author agar lebih semangat up nya πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Tolong tinggalkan jejak Like, vote, hadiah dan komen dibawah iniπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


__ADS_2