Lihatlah Aku

Lihatlah Aku
Lihatlah Aku, season 2


__ADS_3

Bab 157


Setelah cukup lama Andy dan Intan mengobrol sampai Ny. Rose pun meninggalkan mereka berdua untuk saling bercakap - cakap dan lebih memilih bermain dengan ketiga cucunya.


Intan merasa bersalah dan dengan sadar kalau ada Ny. Rose dan ketiga keponakkannya yang dia undang, namun kini dirinya yang sibuk ngobrol dengan Andy tanpa mempedulikan tamu yang di undangnya.


Akhirnya Andy pamit pulang setelah mendapat kabar darr Ny. Rose dan Intan. Selain itu dirinya cukup bahagia dapat bertemu kembali dengan cinta pertama walaupun di situasi yang tidak tepat.


Intan segera menemui Ny.Rose dan ketiga keponakkannya yang sedang bermain di ruang permainan anak yang sengaja di buat Devon untuk anak - anaknya dan juga anak kak Intan.


"Apakah Andy sudah pulang nak?" tanya Ny. Rose kepada Intan.


"Sudah Bu" jawab kak Intan.


Lalu tidak ada lagi pembahasan kelanjutan tentang Andy. Mereka lebih fokus dengan anak - anak. Setelah waktu menjelang sore Ny. Rose meminta tolong Intan agar mengantar mereka kembali ke rumah Mika.


Intan mengantar dengan senang hati, dirinya akan sepenuhnya bertanggung jawab kepada mereka karna dirinya yang menjemput ibu dan anak - anak Mika main di rumah orang tuanya.


Usai mengantar ibu dan anak - anak Mika sampai di kediaman Mika, Intan langsung pamit pulan. Namun di tengah jalan puteri semata wayangnya meminta di belikan roti dan ice cream kesukaannya di cafe langgananya. Intan menurutkan keinginan anaknya.


Saat sedang memilih roti kesukaan anaknya tiba - tiba pundak Intan di tepuk dari belakang dan sontak membuat Intan menoleh kebelakang.


"Andy...kau ngapain disini?" tanya konyol Intan yang melihat keberadaan Andy di tempat yang sama dengannya.


Andy pun tersenyum dan mengajak Intan agar duduk sebentar di tempat duduk yang di sediakan pemilik cafe.


Intan yang terbius dengan kehadiran Andy membuatnya menurut saja apa yang di perintah kepadanya.


Intan dan Andy duduk berhadapan layak seperti sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara.


Banyak waktu yang terbuang, bahkan arah obrolan mereka semua seperti diada - adakan.


Intan menghentikan obrolan dengan Andy karena puteri cantiknya sudah berkali - kali menelepon dan menanyakan pesanannya yang tidak kunjung datang, walaupun langit Bandung saat itu sudah gelap layaknya malam hari.


"Andy aku pulang dulu ya, anakku menungguku" pamit Intan.


Kepergian Intan dari hadapannya membuat Andy kesepian bahkan tidak rela bila Intan pergi dari hadapannya.

__ADS_1


Andy mengeluarkan smart phonenya dan mulai mengetik pesan untuk Intan.


[Intan, temanin aku jalan dong, aku jemput 1 jam lagi ya di rumahmu]


Pesan yang di kirim Andy.


Sementara itu Intan melajukan mobilnya dengan kecepatan agak cepat dari biasanya. Intan tidak ingin anaknya marah karena lama menunggunya.


Sesampai di rumah Intan langsung menyerahkan ice cream dan roti kesukaan anaknya. Dengan lahap puteri kecilnya memakan pesanannya.


Setelah itu sang anaknya dengan di temani babysisternya untuk bersiap tidur karena waktu tidurnya telah tiba.


Setelah melihat anaknya pergi tidur, Intan segera menujuh kamarnya untuk beristirahat. Namun sebelumnya jari lentiknya mulai membuka - buka aplikasi di HP nya.


Intan yang melihat pesan dari Andy lalu membalasnya dengan penolakan karena tidak mungkin dirinya meninggalkan anaknya hanya dengan pengasuh dan Art serta security di rumah besar orang tuanya tanpa keluarga intinya yang mengawasi.


Namun tanpa di duga Andy menjawab kalau sedang OTW ke rumah Intan.


Selang 30 menit kemudian Andy sudah sampai di rumah Intan. Andy menelepon Intan namun sayang intan sedang mandi sehingga tidak menjawab panggilan telepon Andy.


"Bi, apakah Intan sudah tidur?" tanya Andy kepada Art Intan saat membawakan minuman untuknya.


Andy tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas penjelasan Art Intan. Dirinya sangat senang bahwa Intan menerima kedatangannya dengan baik.


Saat Andy sedang asik menyeruput orange jus yang di buatkan bi Mimin, Intan datang menujuh ke Andy.


"Ada apa An...,bukankah kita sudah cukup lama saat ngobrol tadi?" tanya Intan.


"Kangen kamu" jawaban jujur Andy keluar begitu saja dari bibirnya.


Andy lalu mengajak Intan duduk dan mulai berbincang - bincang masa lalu saat kuliah dulu.


Intan yang awalnya mengantuk tetapi hanya karena kehadiran Andy membuat dirinya melupakn rasa ngantuknya.


Obrolan mereka semakin dekat dan semakin akrab hingga tengah malam. Andy yang sadar akan waktu kunjungannya yang melebihi normalnya orang bertamu akhirnya pamit pulang karena sudah tengah malam.


"Tan aku pulang dulu ya, o iya kalau ada waktu aku mengundangmu makan malam di rumahku besok" ucapa Andy sebelum pulang.

__ADS_1


Intan menerima undangan makan malam Andy dan berharap semua akan berjalan dengan sesuai rencananya.


Andy sudah meninggalkan rumah Intan dan Intanpun sudah bersiap untuk tidur untuk melepaskan rasa lelah tubuhnya.


Tepat saat subuh hari papa dan mama beserta Devon, Mika dan juga sekertarisnya sampai rumah Bagaskara.


Mereka sudah masuk kamar masing - masing. Sedangkan Mika dan sekertarisnya menempatkan di masing - masing kamar tamu.


Pagi harinya kelima orang dewasa itu kesiangan saat sarapan pagi karena mereka semua kelelahan selama di kantor polisi dalam pembuatan laporan kecelakan tabrak lari yang di alami Aldo.


Saat Intan hampir selesai makan di kejutkan dengan kehadiran adik, kedua orang tua dan juga mantan adik ipar beserta sekertaris Mika.


Intan langsung mempersilakan mereka sarapan pagi tanpa menanyakan perkembangan kasus tabrak lari itu.


Setelah usai sarapan mereka sempat berbincang - bincang dan Intan hanya menyimak topik pembicaraan yang di dibahas.


"Ma apakah nanti malam kalian akan pergi lagi?" tanya Intan.


"Sepertinya tidak nak" jawab sang mama.


Intan lega akhirnya dapat tenang meninggalkan anaknya nanti malam untuk memenuhi undangan makan malam di rumah Andy.


Malam Harinya...


Setelah intan pulang kerja dan setiba nya di rumah langsung mandi dan memilih pakaian yang layak untuk makan malam. Intan berdandan sangat cantik dan dress seksi di bagian belahan dada yang agak rendah sehingga Intan harus menutupi dengan jaket jeans agar terlihat lebih modern.


Tepat jam 7 malam Andy datang memjemput Intan. Untung saja Mika sudah pulang di antar Devon ke rumahnya.


Intan dan Andy pamit kepada kedua orang Intan untuk makan malam di luar.


Mereka menaiki mobil Andy membelah kota Bandung. Selama perjalanan menujuh rumah Andy mereka berdua hanya terdiam dan larut dalam pemikiran masing - masing.


Sesampainya dirumah Andy, Mika begitu takjud dengan rumah mewah Andy yang begitu besar dibanding rumah orang tuanya.


Bersambung...


Ingin mengetahui kelanjutannya, ikut terus ya para pembaca setiaku, Terima kasih 🙏🙏😍😍

__ADS_1


Tolong tinggalkan jejak Like, vote dan hadiah kalian pada karyaku, agar author lebih semangat up nya, 🙏🙏🙏😍😍😍


__ADS_2