
" Hari ini kita kemana mas? " tanya Novia setelah habis mandi pagi.
" Kita ke Gwanghwamun Square. Nanti kita pakai hanbok. "
" Oh ya? Waaahhh....pakai hanbok? " Novia tampak senang sekali.
Hati Boby menghangat melihat kebahagiaan yang terpancar dari mata istrinya.
" Ya udah, ganti baju dulu. Habis itu kita sarapan di restoran hotel aja. Baju kamu udah aku siapin di atas ranjang. " ucap Boby.
Novia melongok ke atas ranjang. Dia melihat sepasang baju kasual muslimah lengkap dengan hijabnya di atas ranjang. Di sampingnya terdapat kaos denim dan celana panjang jeans milik suaminya.
" Baju baru? Sepertinya aku tidak mempunyai baju seperti itu. "
" Hmm. Tadi pelayan hotel yang mengantarkan kesini. Aku belikan online. "
" Lah, emang yang di dalam koper apa mas? Kok kamu beli baju baru? "
" Ada beberapa baju di dalam koper. Tapi aku rasa kurang pas dengan suasananya. Jadi aku beli aja yang baru. "
" Oke. Apa kata suami aja lah. "
Novia segera masuk ke kamar mandi membawa baju yang telah di siapkan suaminya. Dan Boby berganti baju di dalam kamar. Sehingga mereka selesai bersamaan.
Setelah selesai bersiap-siap, mereka turun ke lantai 3 untuk sarapan di restoran hotel.
Berbagai macam makanan mereka coba. Ada yang sesuai dengan lidah mereka, ada yang di rasa aneh oleh lidah mereka.
Selesai sarapan, mereka segera berangkat menuju ke toko yang menjual hanbok. Mereka berganti memakai hanbok sekarang. Novia terlihat sangat cantik dengan memakai hanbok.
Setelah dari toko hanbok, mereka melanjutkan perjalanan menuju ke Gwanghwamun Square. Mereka berjalan kaki menyusuri bangunan yang bernuansa kerajaan Joseon.
" Sayang, aku punya kejutan buat kamu. " ucap Boby.
" Hmm? Apa itu mas? " tanya Novia.
" Ayo. " Boby menggandeng tangan Novia dengan menautkan kelima jari tangannya ke jari tangan Novia.
Novia berjalan mengikuti suaminya. Boby menuntunnya menuju suatu tempat di Gwanghwamun.
" Ada syuting? " tanya Novia.
" Kamu lihat aja. Kamu pasti suka. " ujar Boby.
Dan tak lama kemudian, take film di mulai. Muncullah artis favorit Novia.
" MasyaAllah. " ucap Novia terkejut sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
__ADS_1
Matanya berkedip dan berbinar melihat artis favoritnya.
" Sayang, dia.... beneran dia Lee min ho? " tanya Novia hampir tak percaya.
Boby mengangguk sambil tersenyum.
" Ya Allah...aku bisa melihatnya secara langsung? Subhanallah..." Novia masih begitu excited melihat Lee min ho secara langsung. Dia masih belum percaya.
" Kamu suka? " tanya Boby sambil memeluknya dari belakang.
Novia mengangguk dan berkata, " Banget. Makasih, sayang. " ucap Novia sambil menatap Boby dengan tatapan penuh cinta.
Kini mereka menyaksikan proses syuting aktor kenamaan Korsel itu sampai selesai. Novia bahkan hampir tidak berkedip ketika Lee min ho sedang dalam scene-nya.
" Sayang, tunggu di sini sebentar. " Boby berpamitan pergi sebentar dari samping Novia ketika syuting telah usai.
Novia mengangguk. Boby berjalan meninggalkannya. Novia terus memperhatikan suaminya. Dia melihat Boby berbicara dengan seseorang di lokasi syuting. Terlihat setelah dia berbicara sebentar, Boby kembali menghampiri Novia.
" Ada yang mau bertemu denganmu, sayang. " ucap Boby ketika sudah di dekat Novia.
" Siapa? " tanya Novia.
Tanpa menjawab, Boby menggandeng tangan Novia dan di ajak menemui seseorang itu.
" Excuse me, sir. " ucap Boby pada seseorang.
" Yes. " jawab Boby.
Dan tak lama kemudian, muncullah aktor favorit Novia dari dalam ruangan.
" Mr. Lee. Come here. Nugudeunji dangsin-eul mannago sip-eohabnida. " ujar manajer Lee min ho.
( Tuan Lee, kemarilah. Ada yang ingin bertemu denganmu).
" Who? " tanya Lee min ho.
" This is Mr. Permana from Indonesia. "
" Oh, Mr. Permana. Choessiui chingu? "
( Oh, tuan Permana temannya tuan Choi?)
Manajernya mengangguk.
" Hallo, Mr. Permana. " sapa Lee min ho.
" Hallo, Mr. Lee. Nice to meet you. "
__ADS_1
" Nice to meet you too. "
" Oh, isalam-eun nae waipeu ya. " ucap Boby.
( Perkenalkan, ini adalah istri saya) sambil menunjuk ke Novia.
Kini Lee min ho menatap ke arah Novia. Kemudian mengulurkan tangannya. Karena Novia saat itu mengenakan sarung tangan, jadi dia menerima jabatan tangan aktor favoritnya.
Wah, hati Novia terasa bergetar. Dia gugup. Tidak pernah dia menyangka kalau dia akan bertemu bertatap muka dengan Lee min ho.
" Hallo, Mrs. Permana. " sapa Lee min ho hangat.
" Hallo, Mr. Lee. "
" Sayang, apa aku boleh berfoto dengannya? " tanya Novia sambil berbisik ke suaminya.
Boby tersenyum sambil mengangguk.
" Mr. Lee, nae anaeneun jeongmal dangsin-eul usanghwahabnida. " ucap Boby sambil merangkul bahu Novia.
( Tuan Lee, istri saya ini sangat mengidolakan anda).
" Dangsingwa hamkke sajin-eul jjig-eodo doelkkayo? " tambah Boby.
( Bolehkah kami berfoto bersama dengan anda?)
" Mullon, eoseo. " jawab Lee min ho sambil mengangguk.
( Tentu saja, mari)
" Sayang, dia mau berfoto denganmu. " ucap Boby.
Kemudian dia menempatkan diri untuk berfoto dengan aktor favoritnya. Novia sungguh sangat bahagia. Mereka berfoto berdua dengan berbagai macam pose. Dan tentu saja Boby yang mengambil gambarnya.
Boby juga merasa bahagia dengan kebahagiaan yang istrinya rasakan.
Setelah puas foto berdua, Novia mengajak Boby untuk berfoto bersama juga.
***
bersambung
Maaf ya kak... episode kali ini, pendek sangat ya...
Insyaallah besok author lanjut lagi...
Readersnya menurun...jadi author agak kesusahan menulis...
__ADS_1
Ayo dong kak...di bantu like, vote, atau apa aja ...🙏🙏