
" Mas, katanya aku udah di bawain baju ganti? Kok nggak ada baju tidurnya? Masak iya aku tidur pakai baju ini. " tanya Novia sambil membuka isi kopernya.
" Ada kok. Aku udah siapin. Nggak cuma satu malah. " jawab Boby dari dalam kamar mandi.
" Mana sih? " gumam Novia.
Dia terus membongkar isi koper. Dan...tara....Novia menemukan sesuatu. ' Oh, tidak. Apa ini?' batin Novia.
Novia menemukan beberapa lingerie seksi di dalam koper. Ada warna merah menyala, hitam, biru laut, dan soft pink. Jadi suaminya membawakan baju tidur seseksi ini untuknya? Ah, pipi Novia terasa panas. Dia begitu malu. Apa dia harus mengenakan baju itu? Ada juga ****** ***** model G-string.
Meskipun telah menikah lama, tapi Novia belum pernah dengan sengaja memperlihatkan bentuk tubuhnya ke suaminya. Jikalau mereka sedang bercinta, Novia pasti menyuruh Boby untuk mematikan lampunya.
' Oh, Ya Tuhan...Apa aku harus memakai ini? Tapi suamiku yang membawakannya. Berarti dia menginginkan aku memakai ini. Baiklah. Aku akan memakainya suamiku. ' batin Novia.
Dia mengambil satu lingerie yang berwarna soft pink dan G-string yang juga berwarna soft pink. Ketika Boby keluar dari kamar mandi, dia segera menyembunyikan lingerie itu di dalam bajunya.
" Sudah ketemu, sayang? " tanya Boby ketika dia keluar dari kamar mandi.
Novia mengangguk sambil memandang ke arah suaminya. Novia menelan salivanya dengan susah payah melihat suaminya yang bertelanjang dada dan hanya memakai boxer pendek.
Boby terlihat begitu seksi dengan dada yang bidang, perut sixpack, dan rambut yang basah dan berantakan.
Novia buru-buru mengalihkan pandangannya ketika suaminya mulai menyadari kalau dia sedang memandangnya sambil ileran.
Novia bangkit dari duduknya dan segera masuk ke kamar mandi. Karena terlalu terburu-buru, dia hampir terpeleset di depan pintu kamar mandi. Untung saja, posisi Boby masih di dekat pintu. Jadi dengan segera Boby meraih pinggangnya sehingga dia tidak jadi terjatuh.
" Hati-hati, sayang. " ucap Boby sambil setengah berbisik seksi di telinga Novia.
Dia tersenyum tipis. Dia tahu kalau Novia gugup karena melihatnya.
Novia segera membenarkan posisinya dan melepas tangan Boby yang melingkar di pinggangnya. Dia segera masuk dan menutup pintu kamar mandi.
Di dalam kamar mandi, Novia menenangkan debaran jantungnya. Kemudian dia membersihkan diri, dan berganti baju dengan baju lingerie yang tadi di bawanya.
Novia membuka pintu kamar mandi sedikit, mengintip dimanakah sang suami berada. Dia mendapati, Boby sedang berbaring di ranjang dengan kaki menyilang dan punggung bersandar pada ranjang. Dia terlihat sedang memainkan ponselnya.
" Oh, Ya Tuhan..." Novia berusaha menetralkan debaran jantungnya kembali. Diantara gugup dan malu yang dia rasakan. " Bismillahirrahmanirrahim..." lanjutnya.
Kemudian dia membuka pintu kamar mandi dengan lebar. Mendengar pintu kamar mandi terbuka, mata Boby spontan melihat ke arah kamar mandi.
Di lihatnya sang istri yang nampak canggung dan malu-malu keluar dari kamar. Jantungnya berdetak kencang melihat istrinya. Istrinya yang kala itu mengenakan lingerie berwarna soft pink yang dia pilihkan, itu terlihat sangat seksi. Membuat beberapa titik dalam tubuhnya menegang.
Novia segera melangkah menuju ke ranjang dengan setengah berlari. Dia harus segera sampai di tempat tidur pikirnya. Dia segera masuk ke dalam selimut ketika sampai di atas ranjang. Mata Boby tidak menyia-nyiakan pemandangan indah itu. Dia menyibak selimut yang menutupi tubuh Novia.
__ADS_1
" Kenapa di tutup, sayang? "
Novia berusaha menarik selimut kembali. Tapi dia kalah kuat dengan suaminya. Novia menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.
" Hei, jangan di tutup. " protes Boby.
" Malu tau mas. Kamu sih, kenapa bawain bajunya kayak gini semua? "
" Kenapa harus malu? Aku ini kan suami kamu. Lagian kita kan lagi berbulan madu. Biasanya kalau bulan madu, seorang istri pasti pakai baju seksi kayak gini. " ucap Boby sambil tangannya menyusuri setiap lekuk tubuh Novia mulai dari wajahnya sampai ke bawah.
Membuat Novia merinding. Dia memejamkan matanya sejenak. Melihat Novia memejamkan matanya, Boby menyerbu bibirnya. Dia melu*** bibir Novia. Novia berusaha mengimbangi ciuman suaminya.
Kemudian dia melepas pagutan mereka.
" Matikan lampunya mas. " pinta Novia.
Boby menggeleng. " Malam ini aku ingin melihat semuanya. Aku ingin melakukannya dengan melihat wajah kamu. "
" Tapi aku malu..."
" Nggak perlu malu, sayang. " ucap Boby sambil bibirnya menyusuri telinga dan pipi Novia. Tangannya pun tidak tinggal diam. Tangannya sudah berselancar kemana-mana.
" Ssshhh..." Novia mendesis merasakan sentuhan lembut tangan suaminya.
Bobypun merasakan suatu yang istimewa malam itu. Hari itu pertama kalinya dia bercinta dengan istrinya dengan suasana yang terang. Dia bisa melihat ekspresi istrinya. Hal itu semakin membangkitkan gairahnya.
Pemanasan yang mereka lakukan hampir selama satu setengah jam, akhirnya Boby semakin menggila. Dia melakukan penyatuan yang sempurna dengan istrinya.
Boby begitu menikmati penyatuan mereka. Setelah berteriak bersama melepas sesuatu, Boby terkulai di atas tubuh Novia.
Novia memejamkan matanya merasa letih. Boby mencium keningnya sebentar, kemudian dia berpindah ke sebelah Novia.
" Terimakasih Sayang, atas malam yang indah yang selalu kamu berikan. " ucap Boby sambil mengecup pipi Novia.
Novia membuka matanya, dia tersenyum memandang Boby.
" Aku juga terima kasih atas kejutan yang kamu berikan tadi siang. Terimakasih karena telah mempertemukan aku dengan aktor idolaku. " ucap Novia.
" Mmm, sepertinya kamu begitu bahagia karena bertemu dengan Lee min ho. Apa kamu tidak bahagia karena bisa berbulan madu denganku? " jawab Boby pura-pura merajuk.
" Tidak, sayang. Tentu saja aku bahagia karena kamu sayang. Tidak ada hal lain yang membuatku bahagia selain kamu dan anak kita. " ucap Novia sambil mencium bibir Boby lembut.
" Jangan memancingku lagi sayang. " ujar Boby.
__ADS_1
Tapi Novia tidak mengindahkan perkataan Boby. Dia kembali dan kembali mengecup bibir Boby. Membuat Boby kembali merasakan gairah. Dia tidak tinggal diam. Dia menarik Novia dan di posisikan di atasnya.
Kini mereka bergulat kembali mengulang kejadian yang beberapa menit tadi baru mereka lakukan. Malam yang panas kembali mereka rasakan. Baru setelah fajar menyingsing, mereka benar-benar menyudahi kegiatannya.
" Mau kemana sayang? " tanya Boby ketika melihat sang istri berusaha bangun dari tidurnya sambil mendesis.
" Mau mandi. " jawab Novia sambil menggigit bibir bawahnya.
" Apa sakit Sayang? " tanya Boby sambil merasa ngilu melihat Novia.
" Tentu saja. Kamu bahkan tidak berhenti sama sekali. Rasanya bagian bawahku membengkak. "
Boby segera bangkit dari tidurnya dan memutari ranjang dengan masih bertelanjang bulat. Dia menghampiri Novia, kemudian mengangkat tubuh Novia.
Novia langsung melingkarkan tangannya di leher Boby.
" Mau ngapain? "
" Mengantarmu ke kamar mandi. Aku akan memandikanmu sekalian. Kita mandi berdua. "
Novia langsung menggeleng mendengar penjelasan Boby.
" Aku mandi sendiri saja. Kalau mandi sama kamu aku nggak mau. "
" Hei, kenapa nggak mau? "
" Pasti tidak hanya mandi nanti. Kamu tahu, badanku rasanya remuk semua. Dan bagian bawahku terasa ngilu dan perih. Aku tidak sanggup lagi untuk melakukannya. "
Boby mengecup kening Novia. " Tidak sayang. Aku tidak akan melakukannya lagi. Aku janji, kita hanya akan mandi. "
Boby berjalan dengan Novia di gendongannya menuju kamar mandi. Sampai di kamar mandi, Boby mendudukkan Novia di atas meja kamar mandi, dan dia mengisi bathtub dengan air hangat.
Setelah bathtub terisi, Boby kembali mengangkat tubuh Novia dan di letakkan di dalam bathtub, kemudian dia juga ikut ke dalam bathtub. Dengan telaten, Boby menyabuni tubuh Novia. Dia tidak membiarkan Novia mandi sendiri.
" Sayang, kenapa malam ini aku begitu nyaman bercinta denganmu? " tanya Boby.
" Maksudnya? Apa selama ini tidak nyaman? "
" Biasanya, adik kecilku selalu kesakitan karena tertusuk. Tapi malam ini kenapa tidak ada yang menusuk? Apa jangan-jangan alat IUDnya berpindah tempat? " ujar Boby.
" Pfftt! " Novia menahan tawanya. Dia tentu saja tahu kenapa Boby bisa lolos dari sakit. Karena sebelum dia selesai masa bulanannya kemarin, dia melepas IUDnya tanpa sepengetahuan Boby. Dan dia tidak berencana mengatakannya sampai dia tahu kalau dia hamil nanti.
****
__ADS_1
bersambung