Maafkan Aku , Cinta

Maafkan Aku , Cinta
57. Aneh


__ADS_3

Kak, author butuh like'nya nih... Tolong di like ya kak....🙏🙏


_______________________________________________


Boby keluar dari kamar tidurnya dengan mengenakan baju koko dan sarung. Dia ke ruang tengah, kemudian ke ruang makan. Yang di cari tidak ada. Kemana si Novia?


Akhirnya Boby berjalan menuju kamar Novia. Di bukanya pintu kamar Novia. Terlihat Novia sedang berbaring. Masih mengenakan baju yang sama.


" Yang, belum mandi?" tanya Boby keheranan. Karena biasanya istrinya lah yang paling menjaga kebersihan. Novia lah yang selalu cerewet jika dirinya malas untuk mandi.


Novia malah nyengir kuda. " Males banget kena air. "


" Ya Allah yang, kamu kok tumben jadi pemalas gini sih. Ayo buruan ! Mandi. Terus kita sholat isya jamaah. Aku yakin nih, kamu pasti nggak sholat ashar sama magrib."


" Sholat ashar kok. Cuman Magrib nya yang nggak. Hehe..." Novia tersenyum sambil menampilkan deretan giginya.


Boby hanya geleng-geleng kepala. Dia benar-benar heran dengan sikap istrinya.


" Ayo mandi cepetan. " Boby menarik tangan Novia. Novia malah menarik tangannya kembali.


" Males mas. Please, nggak usah mandi ya. Kamu tenang aja. Entar kamu nggak usah tidur di sini. Aku tidur sendiri aja. " bujuk Novia sambil menampilkan puppy eyes nya.


" Nggak!" jawab Boby menggelengkan kepalanya. " Ayo, bangun, mandi Novia. "


Novia tetap menggelengkan kepalanya. Dia malah menarik selimutnya. Boby langsung mencekal selimut yang mau di pakai Novia untuk menutupi tubuhnya.


" Novia...Ayo mandi.."


" Nggak mau mas. Males kena air. " bujuk Novia kembali. Kini matanya mulai berkaca-kaca.


Boby semakin heran dengan sikap istrinya. Akhirnya dia ke kamar mandi, mengisi bathtub dengan air hangat, kemudian kembali ke kamar. Di ranjang, Novia menyelimuti tubuhnya hingga tidak kelihatan.


Boby tidak kehilangan akal. Di tariknya selimut yang menutupi tubuh istrinya. Kemudian dia mengangkat tubuh Novia ala bridal style.


" Mas, mau ngapain? Aku mau di bawa kemana?" Novia meronta dalam dekapan Boby.


" Ke kamar mandi. Kalau kamu malas mandi sendiri, biar aku mandikan kamu. "


Novia meronta semakin keras.


" Nggak mau !" bentak Novia.

__ADS_1


Sampai di kamar mandi, Boby menurunkan tubuh Novia. Mulai melepas baju Novia satu persatu.


" Mas, aku bisa sendiri !" Novia membentak Boby.


Tapi Boby masih tetap membuka semua baju Novia. Ketika tinggal bra dan ****** *****, Boby kembali mengangkat tubuh Novia dan di masukkan ke dalam bathtub.


" Kamu mau mandi sendiri atau aku mandikan sekalian? Aku akan sangat senang kalau kamu mau aku mandikan. Karena sejak malam itu aku belum pernah menyentuhmu lagi. " ucap Boby sengaja menakut-nakuti Novia.


" Aku bisa mandi sendiri. " jawab Novia masih dengan kemarahannya.


Boby ingin tersenyum tapi di tahannya.


" Ya udah aku tunggu di depan pintu. Awas kalau nggak jadi mandi. "


" Iya, iya bawel. "


Boby keluar dari kamar mandi. Kemudian menutup pintunya. Dan benar saja, Boby berdiri di depan pintu menunggu istrinya selesai mandi.


Sepuluh menit kemudian, Novia telah selesai mandi.


" Mas, handuknya mana? Ambilin cepeet! Dingin ini." ucap Novia dari dalam kamar mandi.


Boby menepuk jidatnya karena kelupaan membawa handuk ke kamar mandi. Dia bergegas mengambil handuk dan piyama mandi untuk Novia.


" Mas, mau ngapain?"


" Ya mau ngasih handuk lah. "


" Udah siniin. Nggak usah pakai masuk kamar mandi segala. " Novia menjulurkan tangannya.


Boby terkekeh geli. Tapi dia memberikan handuk dan piyama mandi ke Novia. Tak berselang lama, Novia keluar dari kamar mandi dengan muka cemberut. Boby kembali terkekeh. Sambil menjulurkan tangannya mau mencolek hidung Novia.


" Mau ngapain? Nggak usah pegang-pegang. Aku udah ambil wudhu. "


Boby menarik kembali tangannya. " Ya udah, cepetan ganti baju. Aku mau ambil wudhu dulu. " Boby berjalan ke kamar mandi.


Setelah Novia ganti baju dan Boby selesai berwudhu, mereka melakukan sholat isya bersama.


Selesai sholat, Novia meninggalkan Boby di kamar sendirian. Rupanya Novia masih marah. Boby hanya bisa menggelengkan kepalanya kembali. Sikap istrinya benar-benar aneh hari ini.


Saat Boby masuk ruang makan, Novia sudah duduk di meja makan. Boby duduk di hadapan Novia.

__ADS_1


" Kita makan malam sekarang. "


Tanpa menyahut ucapan Boby, Novia beranjak dari duduknya, mengambil piring, dan mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya. Kemudian dia duduk kembali.


" Kamu nggak makan?"


" Entar. Nungguin sosis gulung dadar. Lagi mau di bikinin bibi. "


" Terus bibi mana?"


" Masih sholat. "


Bibi beranjak dari tempat duduknya. Membuka lemari es, mengambil sosis dan dua buah telur. Rupanya Boby mau memasak makanan yang diinginkan Novia.


" Mas mau ngapain?"


" Mau bikinin sosis gulung dadar buat kamu. "


" Nanti di buatin sama bibi. "


" Nggak pa-pa. Aku aja yang buatin. "


Selama menunggu makanan yang di mau jadi, Novia menaruh kepalanya di atas meja dengan bertumpu kedua tangannya. Dia merasa mulai mengantuk dan ingin tiduran.


Seperempat jam kemudian, sosis gulung dadar ala chef Boby telah siap.


" Nih, makanannya udah jadi. Ayo kita makan. "


" Suapin.." pinta Novia tanpa beralih posisi.


" Oke. Ayo buka mulutnya. "


" Nggak usah pakai nasi. Aku nggak mau makan nasi. "


" Tapi kata bibi kamu tadi pagi nggak mau sarapan, pulang kerja juga nggak mau makan siang. Sekarang nggak mau makan nasi. Kamu bisa sakit, yang."


Novia menutup mulutnya. Akhirnya Boby mengalah. Dia hanya menyuapi Novia dengan sosis buatannya tadi. Tampak Novia sangat menikmatinya.


Ya Tuhan...Ada apa dengan Novia???


****

__ADS_1


bersambung


Terus kepoin ceritanya ya kak... Jangan lupa like, vote, dan penilaiannya ya ...thank you...


__ADS_2