
Devan dengan cepat menutup pintu kamar hotel, lalu menuntun Keyna masuk kedalam, "Dev," panggil Keyna.
Sejujurnya ia takut jika Devan berbuat yang tidak-tidak kepadanya. Aneh, padahal beberapa waktu yang lalu Keyna dengan gencar menggoda Devan agar berhubungan badan, tapi kali ini Keyna justru tidak ingin melakukannya, Keyna hanya tidak ingin terikat oleh Devan.
Keyna berusaha untuk melepaskan tangan Devan yang mulai menjamah seluruh tubuhnya, "Devan," panggil Keyna lagi dan tidak ada jawaban hingga tiba-tiba Devan menc*mb* bibir Keyna dengan kasar, sulit bagi Keyna untuk mengimbangi permainan kasar Devan.
Permainan Devan semakin menuntun hingga Devan pun membaringkan tubuh Keyna, "Aku meminta hak-ku," bisik devan dan Devan pun mulai melakukan yang seharusnya sudah mereka lakukan sejak awal pernikahan beberapa bulan yang lalu.
key aku hanya menuruti apa yang diinginkan Devan karena saat ini Devan masih dalam pengaruh obat, lagipula Keyna memberontak pun tidak ada gunanya, kekuatan Devan lebih besar daripada Keyna.
Skip...
.
Pagi harinya, Devan bangun dan melihat ke sekelilingnya, ia melihat Keyna yang berada di dekapannya, Devan tersenyum melihat wajah cantik istrinya itu, ia senang karena ia menjadi yang pertama bagi Keyna dan Keyna juga menjadi yang pertama dan satu-satunya bagi Devan.
Devan menyingkirkan rambut yang menghalangi wajah cantik Istrinya itu, karena merasa terusik Keyna pun akhirnya membuka matanya, "Sudah bangun," ucap Devan dengan suara khas bangun tidurnya.
Keyna yang menyadari jika saat ini ia berada di dekapan Devan pun langsung melepaskan dirinya, tapi sebelum itu Devan berhasil menahannya dan semakin mengeratkan pelukannya, Keyna merasa ada yang aneh dengan tubuhnya dan dia sadar jika ia dan Devan saat ini dalam keadaan full naked.
Tiba-tiba Keyna merasa malu jika mengingat kejadian kemarin malam yang ia lakukan dengan Devan, Keyna harus memikirkan kembali mengenai pisah dengan Devan karena saat ini ia sudah sepenuhnya milik Devan.
"Kenapa?" tanya Devan dengan lembut saat Keyna semakin menenggelamkan kepalanya di dada bidang Devan. Keyna sendiri hanya menjawab dengan gelengan kepala.
Devan yang paham jika saat ini Keyna tengah malu karena kemarin malam, Devan pun semakin mengeratkan pelukannya dan mengecup kening Keyna, "Mau makan dibawah atau dikamar?" tanya Devan.
"Dikamar aja," ucap Keyna dengan suara pelannya untung saja Devan bisa mendengarnya.
Devan yang melihat Keyna malu pun semakin gemas dan mengeratkan pelukannya.
"Sebelum kamu makan, aku makan dulu ya," ucap Devan.
Keyna pun melihat ke arah Devan, "Maksudnya kamu mau makan duluan ninggalin aku gitu?" tanya Keyna.
"Iya," jawab Devan lalu mengecup bibir Keyna.
"Aku mau makan kamu dulu," bisik Devan tepat ditelinga Keyna dan terjadilah kejadian seperti kemarin malam.
Skip...
.
Sore harinya, Keyna bangun karena merasakan remuk di seluruh tubuhnya, Keyna melihat ke samping dan tidak mendapati Devan, "Apa dia pergi setelah melakukannya denganku?" tanya Keyna dengan sedih.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, pintu kamar pun terbuka dan terlihatlah Devan yang sudah menggunakan baju santai dan berjalan menghampiri Keyna lalu mengecup kening Keyna, "Kamu makan dulu ya," ucap Devan.
"Ini kamu masih mau disini atau kita pulang?" tanya Devan saat melihat Keyna yang sudah menghabiskan makannya.
"Aku masih disini, kalau kamu mau pulang, pulang aja gapapa kok," ucap Keyna.
Devan diam dan tidak merespon perkataan Keyna, lalu tiba-tiba tubuh Keyna terbang karena Devan menggendongnya, "Dev, turunin," ucap Keyna.
"Gak, kita sekarang pulang," ucap Devan dan berjalan keluar kamar dan jangan lupakan jika Keyna masih belum menggunakan pakaiannya.
Devan membawa Keyna dengan tubuh yang terbungkus selimut.
"Tapi, setidaknya biarin aku bersih-bersih dulu," ucap Keyna yang merasa malu karena ia menjadi pusat perhatian di hotel tersebut.
"Biar semua tau kalau kamu sudah memiliki suami," ucap Devan.
Devan memasukkan Keyna kedalam mobil yang ternyata sudah ada Mike disana, "Selamat sore, Nyonya," sapa Mike.
"Sore juga, Mike," jawab Keyna.
Keyna sedikit aneh karena Mike tersenyum kearahnya, "Mike, jalan! jangan melihat yang tidak boleh kau lihat," ucap Devan dan memeluk Mike.
"Baik, Tuan," ucap Mike.
Banyak para pelayan yang menatap Keyna kagum karena berhasil membuat Devan bertekuk lutut.
Mereka tau jika devan tidak pernah melakukan hubungan badan dengan siapapun, meskipun Devan seorang mafia yang kejam, tapi Devan tidak pernah bermain wanita.
Devan membaringkan tubuh Keyna di ranjang king size-nya, "Dev, kok taruh di ranjang sih," ucap Keyna.
"Terus taruh dimana?" tanya Devan.
"Aku mau mandi," ucap Keyna.
"Terus?" tanya Devan.
'Dasar cowok tidak peka,' ucap Keyna dalam hati.
"Huh, lupakan," ucap Keyna dengan kesal lalu berdiri untuk ke kamar mandi, tapi Devan terlebih dahulu menggendongnya hingga sampai didalam kamar mandi.
"Kita belum pernah coba di kamar mandi gimana kalau kita coba di kamar mandi pasti ada sensasi baru daripada di ranjang," ucap Devan.
Belum sempat Keyna menjawab selimut yang digunakan Keyna untuk menutup tubuh polosnya sudah ditarik oleh Devan hingga akhirnya Devan kembali melakukan aktifitas yang kemarin dan tadi mereka lakukan, selesai melakukannya mereka pun mandi bersama.
__ADS_1
Keyna saat ini berada di ranjang king size-nya menunggu makan malamnya, Keyna memilih makan malam di kamar karena jujur saja tubuhnya masih sakit apalagi bagian bawahnya dan untungnya Devan mengerti.
Devan sendiri saat ini berada di ruang kerjanya, "Tuan, sepertinya Tuan Baron berulah," ucap Mike.
"Maksudmu?" tanya Devan.
"Saya mendapat kabar jika Tuan Baron menyelundupkan senjata dan mengatasnamakan kelompok Eternal (nama kelompok mafia Devan).
"Berani juga bocah ingusan itu, terus bagaimana dengan tugas yang aku berikan padanya? apa dia masih bekerjasama menjadi mata-mata untuk Joseph?" tanya Devan.
"Seperti kata Tuan saat itu jika Tuan Baron masih bekerjasama dengan Tuan Joseph," ucap Mike.
"Biarkan saja mereka, sebentar lagi Baron akan menemui ku dan memintaku untuk membantunya," ucap Devan.
"Mike, untuk perempuan nomor 18 itu berikan dia obat psikedelik," ucap Devan.
"obat psikedelik? saya harus memberikan yang jenis apa Tuan atau terserah?" tanya Mike.
"Tidak berikan yang LSD," ucap Devan dan diangguki Mike.
Asam lisergat dietilamida (LSD) sendiri terbuat dari asam lisergat, yakni sari jamur yang tumbuh di rumput gandum dan jenis biji-bijian tertentu. LSD termasuk kedalam obat psikedelik yang memiliki efek halusinasi paling kuat. Efek halusinasi dari LSD dapat muncul setelah satu jam mengonsumsi obat tersebut dan dapat berlangsung hingga 12 jam. Obat ini sangat berbahaya dan biasanya ditemukan dalam bentuk serbuk atau cairan bening, tidak berbau, dan tidak berwarna. Selain itu, ada juga yang dalam bentuk tablet berwarna, pil, kapsul, dan gelatin.
"Campurkan obat itu dalam makanan dan minumannya, berikan dia tiga kali sehari," ucap Devan.
'Tuan benar-benar gila, bagaimana bisa memberikan seseorang apalagi perempuan obat LSD tiga kali sehari,' ucap Mike dalam hati tentunya karena ia tidak berani untuk melawan perkataan Devan jadi tak urung dia lakukan pula. Setelah itu, Mike pun keluar dari ruang kerja Devan.
"Akan ku musnahkan kalian semua yang telah berani mengganggu istriku," ucap Devan.
Devan saat ini memutuskan untuk kembali ke kamarnya, tidak biasanya memang Devan kembali cepat kedalam kamarnya, rasanya hari ini ia ingin bersama dengan Keyna.
Saat Devan masuk kedalam kamarnya ia melihat Keyna yang duduk di sofa, "Kenapa tidak di ranjang aja? emang tidak sakit apa?" tanya Devan dengan lembut.
Mulai hari ini Devan menjadikan Keyna sebagai ratu untuknya.
Keyna melihat ke arah Devan, "Aku minta cerai," ucap Keyna.
.
.
.
Tbc.
__ADS_1