Mawar Berhati Baja

Mawar Berhati Baja
Keanu


__ADS_3

Sebagai putra bungsu yang masih batita. Tentu Keanu sangat lengket dengan ibunya.


Dunianya adalah ibunya. Mulai bangun tidur sampai dengan naik ke tempat tidur.


Ibunya tidak hanya mengurusi semua keperluan dan kebutuhannya tetapi selalu menemani serta mendampingi. Sampai dengan menemaninya terlelap tidur setiap hari.


Ibunya akan membangunkannya setiap hari pukul enam pagi agar bersiap ke sekolah sedangkan pukul delapan malam sudah menyiapkannya tidur.


Mereka akan mengobrol dan bercerita. Membacakan buku cerita   sampai dia terlelap dalam pelukan ibunya. Tangan ibunya lembut membelai rambutnya. Dekapan hangatnya membuatnya merasa nyaman dan aman.


Setelah dirinya terlelap. Baru ibunya menidurkan Sapphire, kakaknya. Membacakannya cerita dan mendekapnya dalam pelukan hangatnya.


Keanu kehilangan ibunya seperti halnya kehilangan oksigen dalam hidupnya.


Dirinya terlalu kecil untuk mencerna apalagi memahami semuanya tetapi sangat mengerti apa itu kehilangan.


Kesedihan dan kemurungannya membuatnya jatuh sakit. Sejak kepergian ibunya, Keanu tidak berhenti menangis. Tidak mau makan dan minum. Bibirnya hanya mampu memanggil ibunya. Menangisi kepergiannya.


Ayahnya sangat terpukul dan sedih melihat keadaan putra bungsunya. Tidak ada yang bisa dilakukannya. Selain membujuk dan memeluknya.


Keanu terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya semakin memburuk. Demam tinggi, dehidrasi akut karena tidak mau makan dan minum Tubuhnya melemah. Kondisi Keanu sendiri tidak sadar.


Perawat segera menolongnya sesampai mereka di ugd. Dipasang infus. Diberi obat penurun panas. Keanu menderita demam tinggi akibat psikosomatis. Kerinduannya pada ibunya. Membuatnya jatuh sakit dan tidak mau makan juga minum. Membuat kondisinya memburuk. Dehidrasi akut.


Sesampai mereka di kamar inap. Air mata Dylan tanpa bisa ditahan meleleh dari kedua belah pipinya.


Putra bungsunya terbaring lemas. Demamnya sangat tinggi. Tidak hentinya dia berdoa untuk keselamatan dan kesembuhan putranya.


Dirinya dilanda rasa rindu yang hebat kepada isterinya tetapi tidak ada yang bisa dia lakukan.


Aku sangat merindukanmu, wahai isteriku, pujaan hatiku! Anak kita jatuh sakit, merindukan dirimu. Tidak berhenti menyebut namamu. Tidak berhenti menangis sampai mengering air matanya. Tidak mau makan  dan meminum apa pun. Dahaga rindunya padamu membuatnya menyiksa dirinya sendiri tanpa disadarinya….


Kekasih, pujaan hatiku, kami semua disini sangat merindukanmu. Semoga Allah segera mempertemukan kita semua dan menakdirkan kita bertemu kembali dan berkumpul sebagai keluarga.


Wahai kekasih hatiku! Aku tak akan putus berdoa. Meminta agar kau dikembalikan kepada kami. Menjalani hari-hari seperti waktu yang lalu sebelum tragedi menitah tanpa bisa disanggah.


Kau terengut karena dendam yang membara. Amarah yang membakar. Emosi yang tiada bertepi. Seperti Sinta yang direngut Rahwana. Aku bagai Rama yang tak berdaya. Didera cinta dan lara. Tak mampu membebaskanmu dari marabahaya dan angkara murka.

__ADS_1


Aku adalah Rama yang disandera oleh cinta anak-anaknya. Dean mengancam akan menyakiti dan menghancurkan anak-anak kita jika aku nekat melawannya.


Dia sudah mencabuti semua kuku juga gigiku.


Aku tak memiliki daya upaya untuk membela keluarga kita. Aku sungguh tak berguna!


Dialog Dylan di dalam hati terhenti mendengar suara Keanu yang memanggil nama ibunya. 


Hatinya remuk redam setiap kali menyaksikan kepedihan putranya. Kerinduan yang menguasai jiwa dan hati putra bungsunya.


Berubah sekejap dari bocah lucu yang periang dan manja menjadi pemurung, pendiam dan penyedih.


Bocah yang mudah diatur dan menurut menjadi sebaliknya.


Sinta selalu memiliki cara untuk membujuk Keanu makan. Menemaninya bermain. Memasakkan makanan kesukaannya. Bercerita betapa tubuh memerlukan makanan. Akibatnya jika tidak mau makan. Makanan apa saja yang baik dikonsumsi tubuh anak-anak. Tentu semua dengan bahasa yang sangat sederhana.


Keanu sangat menikmati makanannya sambil menyimak ibunya bercerita.


Kesukaannya adalah cerita fabel yang kerap dibawakan ibunya.


"Ibu kijang tentu sangat sedih melihat anak kijang tidak mau makan rumput yang dibawanya. Tubuh anak kijang itu mengurus dan jatuh sakit. Ketika anak kijang dibawa ke dokter Kijang. Dokter Kijang mengatakan bahwa anak Kijang bisa sembuh kalau mau memakan rumput dan juga obat yang diresepkan. Ibu Kijang juga diminta memberikan susu kepada anak Kijang supaya bisa berlari lebih kencang dan juga bisa cepat tumbuh besar."


"Apakah kau mau minum susu dulu?"


Keanu menganggukkan kepalanya, " Aku ingin bisa berlari kencang." Sambungnya.


Sinta memberikan botol susu kepada Keanu.


"Lari kencang butuh stamina. Kalau kau sakit. Walaupun kau bisa berlari kencang. Bagaimana kau bisa berlari?"


Keanu membuka mulutnya. Melepaskan botol susunya. Sinta menyuapinya dengan makanan yang sudah dihaluskan. 


Keanu susah makan sehingga kalau diberikan makanan utuh akan semakin malas makan. Menghaluskan makanan membuatnya lebih mudah menelan makanannya.


Membujuknya makan dengan beragam cara. Mulai mengajaknya dan atau menemaninya bermain. Bercerita. Mengajaknya mengobrol.


Keanu juga picky eaters. Ibunya hanya menyediakan dan atau membuatkan makanan yang disukainya. Memaksanya memberikan makanan yang tidak disukainya, hanya membuatnya makin sulit makan.

__ADS_1


"Ma!" Igau Keanu. Sejak ditinggal ibunya. Keanu hanya bisa menangis dan memanggil ibunya.


Ayahnya berusaha membujuknya tetapi tidak membuahkan hasil.


Mata Keanu terpejam. Tubuhnya lemas. Demam tinggi. Dia terus mengigau memanggil ibunya.


"Ma!"


Hati Dylan sangat pedih melihat keadaan putranya. Dia tidak dapat berbuat apa pun selain bersabar dan berdoa.


Memeluk dan membujuk putranya. 


"Sayang, papa disini. Adek makan ya? Minum obatnya."


Mata Keanu tetap terpejam. Bibirnya memanggil nama ibunya.


Dylan tidak bisa menahan kesedihan dan air matanya. Keadaan putranya sangat menyedihkan dan mengkhawatirkan.


Dylan membelai rambut putranya. Mencium kening putranya. Menggenggam tangannya. Memeluknya.


"Papa di sini, sayang. Keanu anak manis dan baik. Cepat sembuh ya, sayang?"


Dokter meresepkan obat yang dimasukkan lewat infus. Makanan juga diberikan lewat sonde karena Keanu menolak untuk makan dan minum.


Sehabis sholat, Dylan tidak lupa berdoa bagi kesembuhan putranya. Berdoa bagi kedua putrinya. Tentu saja buat Sinta. Berdoa bagi keluarga kecilnya.


Ujian yang sedang dialaminya sangatlah berat. Istrinya terengut begitu saja darinya dan anak-anaknya.


Dean menaruh dendam pada dirinya dan Sinta. Jika dia memiliki nurani. Ajukan cerai kepada Sinta. Apalagi Sinta sudah memiliki tiga anak dengannya. Mengapa dia memilih membatalkan pernikahanku dan Sinta? Sungguh tidak masuk akal dan kejam.


Mengapa harus Sinta? Dia bisa memilih wanita mana pun yang dia sukai. Seandainya mereka tidak memiliki buah hati. Dylan dengan lapang dada akan mengalah.


Kau benar-benar tidak memiliki hati. Memperturutkan amarah, sakit hati dan dendammu.


Anak sekecil Keanu harus merasakan kehilangan ibunya secara paksa. Kau tidak punya hati. Tidak mau mengalah dengan anak-anak kecil yang sangat membutuhkan ibu mereka.


"Ma!" Keanu kembali mengigau. Air mata meleleh dari kedua matanya yang terpejam.

__ADS_1


"Cepat sembuh, sayang. Kami semua merindukanmu. Kita kembali ke rumah. Kau bersekolah lagi. Tidak kah kau kangen dengan teman-temanmu? Ah! Aku lupa sekolahmu baru. Kau bahkan belum bisa berkenalan dengan teman-teman dan guru barumu." Dylan mencium kening anak bungsunya.


__ADS_2