
Setelah Sinta direbut kembali oleh Dean. Kehidupan Dylan dan anak-anaknya berubah drastis.
Dylan merasa tidak berdaya. Dean sudah mempersiapkan balas dendamnya dengan sangat teliti.
Karirnya hancur. Dia masih diberi kebebasan oleh Dean. Untuk mengurus anak-anaknya. Tetapi setiap saat. Bisa dijebloskan ke penjara dengan bukti-bukti yang sudah dipegangnya.
Semua barang-barang Sinta tersimpan rapi di dalam kamar flat mereka. Mengobati kerinduannya akan isterinya tersebut.
Ketiga buah hatinya yang menjadi alasan baginya meneruskan hidupnya. Semangat hidupnya di tengah kesedihan dan kerinduannya. Kehilangan isterinya yang terengut begitu saja dari sisinya.
Foto-foto Sinta serta album foto juga video mereka sekeluarga menjadi hiburannya dengan anak-anaknya saat merindukan isteri dan ibu mereka.
Menyibukkan diri mengurus ketiga buah hati dan juga kedainya. Mengobati kesedihan dan kesepiannya.
Pegawainya, Filzah menyampaikan bingkisan makanan kesukaan Keanu.
Apakah Sinta yang mengirimnya?
Jantungnya berdetak cepat. Kerinduan menjalar ke seluruh tubuhnya.
"Dari siapa?"
"Pengirimnya tidak meninggalkan nama. Disebutkan disini, kiriman ini untuk anda."
Makanan tersebut berisi satu kotak kue kesukaan Keanu. Sekotak besar korean choux beraneka ragam rasa, original vanila, coklat, matcha, cappucino, tiramisu, strawberry dan red velvet.
Dylan memasukkan kue tersebut ke dalam kulkas. Kemudian kembali lagi ke kedainya. Membantu kedua pegawainya. Sambil menunggu jam pulang anak sekolah. Menjemput anak-anaknya ke sekolah.
Menggantikan Sinta yang biasanya bertugas menjemput anak-anak mereka.
Setiap pagi sebelum mengantar anak-anak mereka sekolah dan berjualan makanan di kedai. Dylan membuatkan sarapan bagi ketiga buah hatinya.
Cereal dan susu untuk Keanu. Sering kesulitan makan pagi. Dylan tidak bisa membuat makanan halus seperti yang sering Sinta buat.
Menyiapkan cereal dengan susu, snack yang dicelup dengan susu. Seperti oreo atau regal. Susu atau teh manis yang disiram ke dalam roti tawar. Makanan-makanan manis, roti, susu dan cereal yang disukai Keanu.
Sapphire sendiri lebih suka makan mie, roti bakar atau nasi goreng, roti jala yang sesekali diantarkan pegawai mereka untuk variasi menu sarapan.
Callista menyukai burger, roti bakar dengan sosis dan scrambled eegs, hot dogs, cake atau bolu. Dia juga menyukai roti jala yang dijual ayahnya.
Pagi hari merupakan buzy hours bagi Dylan. Mempersiapkan sarapan bagi anak-anak terutama jika menyiapkan sendiri.
Keanu tidak suka roti jala sehingga Dylan tetap harus membuatkan sarapan baginya.
Pagi ini, Dylan bangun kesiangan. Menerima kue dari pengirim yang tidak dikenal membuatnya berpikir bahwa itu adalah Sinta, isterinya. Membuatnya membuka semua kenangan mereka di foto, video dan semua hal yang mengingatkan pada isterinya tersebut.
__ADS_1
Dia tidak dapat tidur sampai larut malam karena sangat merindukan sosok isterinya tersebut.
Setelah menidurkan Keanu. Dia bernostalgia mengingat isterinya dan kenangan-kenangan mereka sekeluarga.
Mereka sangat bahagia. Tidak ada perselingkuhan. Sangat berbahagia dengan keseharian dan kehidupan mereka. Tiba-tiba badai pernikahan menerpa mereka sekeluarga.
Dean menemukan Sinta. Merampasnya dari sisi mereka semua. Tidak berbelas kasihan melihat ketiga buah hatinya.
Dean benar-benar tidak memiliki hati. Seandainya dia mau menceraikan dan melepaskan Sinta. Tidak mungkin dia dan anak-anaknya kehilangan isterinya.
Dia dan Sinta memang melakukan kesalahan tetapi dia bisa memberikan penjelasan. Dendam, sakit hati dan obsesi membuat Dean bersikap egois seperti itu.
Dean bisa memilih siapa pun yang dia kehendaki. Kenapa harus Sinta? Apalagi kalau bukan dendam, sakit hati dan obsesi?
Dylan menyiapkan sarapan untuk Keanu. Membuka toples oreo. Memindahkannya ke mangkuk. Menuangkan freshmilk ke gelas.
Untuk Sapphire, dia membuat mie goreng lemonillo dengan telur ceplok. Menuangkan susu coklat ke gelas.
Sedangkan untuk Callista. Menggoreng fried fries dengan sosis yang dipotong-potong dan dibelah empat ujungnya. Digoreng dengan minyak goreng campur butter. Menyiapkan segelas susu coklat untuk putri sulungnya tersebut.
Dia juga menyiapkan bekal makan siang untuk ketiga buah hatinya.
Keanu, pure kentang dengan steak daging giling yang dibuatnya sendiri. Resep dari isterinya yang sangat mudah ditiru dan buat. Membuat saus cream sebagai pelengkap selain yang original.
Sapphie menyukai nasi putih dengan semur santan bola daging giling yang diberi seledri dan taburan irisan daun bawang dan bawang goreng. Tahu kukus. Tumis brokoli dan wortel.
Selesai menyiapkan bekal dan sarapan anak-anaknya. Dylan bergegas menuju kamar Sapphire dan Callista membangunkan keduanya.
Kemudian menuju kamarnya dan putra bungsunya yang masih terlelap.
Sapphire dan Callista mandi terlebih dahulu. Apartement mereka hanya memiliki satu kamar mandi.
Callista membantu Sapphire mandi dan mempersiapkan diri. Setelah itu dia baru mandi dan mempersiapkan dirinya. Keduanya menuju meja makan setelah rapi memakan sarapan pagi mereka sambil menunggu Keanu dan ayah mereka.
"Anak papa, bangun dong! Nanti kesiangan, terlambat ke sekolah." Sahut Dylan mencium pipi putranya.
Keanu menggeliatkan tubuhnya. Membalikkan badannya dan memejamkan matanya kembali.
"Papa kira mau udah mau bangun. Ayo sayang! Bangun. Callista dan Sapphire sudah bangun dan siap.Menunggu kita berdua siap." Dylan kembali membujuk Keanu bangun dan mandi.
"Masih ngantuk, pa!" Sahut Keanu.
"Tapi udah waktunya sekolah."
"Aku gak mau sekolah."
__ADS_1
Keanu selalu berkata demikian kalau merasa kesulitan bangun untuk mandi.
"Sayang! Kalau gak sekolah. Kamu mau ngapain? Papa seharian di kedai. Apa kau mau menemani papa di kedai?"
"Tidak mau! Aku mau papa nemenin di sini." Rengek Keanu.
"Tidak bisa, sayang. Papa kan harus cari uang."
"Aku ngantuk!"
"Kalau kau sudah mandi. Pasti kantukmu hilang. Di sekolah kau bisa bertemu teman-temanmu. Gurumu."
"Aku gak usah mandi ya pa?"
"Bau dong!"
Mereka berdua tertawa.
"Kalau kau tidak mandi. Takutnya teman-teman dan gurumu lari kebauan."
"Gendong!"
"Gitu dong anak papa!" Dylan mencium pipi putra bungsunya. Menggendongnya menuju kamar mandi. Memandikan putranya.
Ketiadaan isterinya membuatnya kerepotan mengurus ketiga buah hati dan usaha makanannya. Tetapi dia sangat menikmatinya.
Mengabaikan pesan wa Dean yang memintanya untuk menikah dengan wanita lain. Melupakan Sinta.
[Sebaiknya kau lupakan isteriku. Cari perempuan lain yang lebih sesuai untukmu.]
Dia tidak membalas pesan Dean sama sekali. Tidak ingin berdebat apalagi memperpanjang perselisihan mereka berdua.
Saat ini konsentrasinya mengurusi ketiga buah hatinya dan kedai makanannya. Tidak memikirkan wanita lain selain isterinya.
Dia tidak ingin anak-anaknya mendapat ibu tiri yang belum jelas kasih sayangnya pada anak-anaknya.
Terlebih, dia dan Sinta berpisah bukan karena keinginan mereka sendiri. Dean yang memaksa mereka berdua berpisah.
Dylan selesai memandikan Keanu dan mempersiapkan putra bungsunya. Mereka ke meja makan bergabung dengan Callista dan Sapphire.
Sapphire sedang melahap leminilonya dan meneguk susu coklatnya ketika Keanu dan Dylan bergabung bersama mereka.
Callista sendiri mencocol fried friesnya dengan saus sambal. Bergantian dengan sosis.
Keanu duduk di tengah Callista dan Sapphire. Mencelupkan oreonya ke dalam gelas susu.
__ADS_1
Dylan sendiri meminum kopi dengan campuran heavy cream dan roti bakar yang dioles madu.
Selesai sarapan. Mereka semua memasuki mobil yang diparkir di basement. Mobil meluncur menuju sekolah mereka bertiga.