Misi Cinta CEO Tampan

Misi Cinta CEO Tampan
99. Sweet marriage part 3


__ADS_3

Sebuah ballroom utama Hotel begitu menyihir para tamu undangan yang hadir, dengan nuansa white pearl decoration. White floral begitu mendominasi disetiap penjuru ruangan menuju tempat perhelatan akbar di gelar. Suasana semakin terasa romantis, saat cahaya lampu hias dimainkan.


Foto-foto prewedding dengan gaun indah hasil rancangannya tertata dengan rapi membentang sepanjang area utama ballroom dengan begitu indahnya. Key begitu mempesona dengan ballgown berwarna sampanye pilihan, Raffael, dengan mahkota indah menghias kepalanya




Pria itu tidak bisa melepas fokus darinya yang terlihat stunning malam itu. Suatu hal yang membuatnya terkejut, wanita pujaannya itu memilih gaun resepsi yang dipilih olehnya, karena merasa gemas dengan sikap wanita cantik itu, yang hanya memilih dua gaun pengantin untuk ikrar suci dan resepsi yang akan memakan waktu cukup lama.


"Baby___"


"Aku hanya ingin mengingat, apapun yang akan membuatku bahagia di hari pernikahan kita. Lagipula gaun pilihanmu ini luar biasa indah, Raffael," ucapnya tulus, menyadari beberapa pertanyaan yang sudah berputar-putar di dalam benak pangeran cintanya. Ballgown warna senada yang dipilihnya dengan derai air mata, karena berpikir Raffael benar- benar akan menikah dengan, Nova disingkirkan dengan perlahan didetik- detik terakhirnya.


"Terimakasih, sayang. Kamu hanya boleh mengingat yang indah- Indah saja, tidak dengan yang lainnya," Raffael masih dihantui oleh rasa bersalahnya dengan peristiwa horor beberapa saat lalu, saat kebersamaan keduanya.




Terdengar suara seorang MC mulai membuka acara. Alunan musik romantis dari orchestra kenamaan mengiringi langkah kedua mempelai menuju pelaminan. Dengan anggun keduanya berjalan diatas red carpet. Key menggapit lengan Raffael berjalan beriringan dengan panduan seorang MC. Keduanya saling menatap dan tersenyum bahagia. Suasana semakin meriah, saat para bridesmaids dengan langkah gemulai menari-nari dengan gaun yang indah, berpasang-pasangan berjajar mengiringi dibelakangnya.Tuan Tirta Wijaya mengandeng sang istri menyusul di belakangnya Tuan Wijaya mengandeng


nyonya Wijaya.


Sesekali kedua Tuan dan Nyonya besar itu melambaikan tangannya untuk menyapa para tamu undangan yang hadir dengan senyum ramah. Begitupun Kerabat dekat kedua keluarga terlihat menyusul dibelakangnya. Ferdi, Kanza, Stella sepupu-sepupu dari Raffael dan Key berjalan beriringan. Kilatan cahaya kamera para pemburu berita berlomba-lomba mengambil gambar untuk mengabadikan setiap moment terbaik.



Beberapa layar besar terpasang di dalam ballroom utama Hotel, menampilkan foto-foto terbaik yang menggambarkan perjalanan cinta kedua mempelai dari masa kecil hingga mencapai puncak pelaminan. Tahapan acara demi acara dimulai. Berbagai doa dipanjatkan, hingga tiba saatnya acara melempar bunga dari kedua mempelai itupun tiba.


Naya hartawan, gadis manis itu begitu merona saat tangannya berhasil menangkap buket bunga yang didominasi warna nude ditangannya. Wajahnya tersipu mengingat dirinya yang masih saja sendiri tanpa seorang kekasih.


"Woww!! Sebentar lagi pangeran cintamu pasti akan datang, Nay," seru Rosaline menggodanya. Naya semakin merona begitu menyadari Jordan yang sedang menatapnya dari kejauhan. Kedua netra mereka bertemu dan saling mengulum senyum malu-malu. Malam itu, Jordan berjaga sepenuhnya atas kesuksesan acara, Raffael. Dirinya berjalan mondar-mandir memantau keadaan dan mengatur anak buahnya, mengingat perhelatan akbar itu melibatkan keselamatan banyak orang.


Para tamu undangan dipersilakan untuk menikmati dish mewah yang tersaji. Minuman khas kelas atas dengan gelas-gelas cantik tersusun dengan rapi di atas meja. Didukung nuansa bunga dan cahaya dari lampu-lampu hias semakin menambah kesan glamor dan membuat suasana terasa begitu megah.




Malam semakin menunjukan kesempurnaannya, saat suara merdu dari beberapa artis kenamaan menyatu dengan alunan musik yang mengalun dengan begitu indah, membawakan lagu-lagu nuansa pernikahan yang begitu kental. Seakan keindahan malam tidak ingin berhenti sampai disitu saja, Key melebur begitu menyihir keadaan. Saat dengan anggun melangkahkan kakinya dengan gaun rancangannya sendiri melangkah dengan pelan meninggalkan Raffael yang sedikit terpana menuju tengah- tengah ballroom. Wanita cantik itu mengambil duduk dan berucap dengan begitu romantis.


"Tuhan mengirimkanmu padaku, karena Tuhan tahu kamu yang terbaik. Hari dimana aku terjatuh dan kau menuntunku, menggenggam tanganku, dan merangkulku, adalah, saat itu untuk pertama kalinya, aku merasa bahwa hati ini hanya ingin mencintaimu. I love you Raffael.


Yang sesaat kemudian terdengar sebuah alunan melodi bergema. Jemari tangannya begitu lincah memainkan tuts-tuts sebuah piano yang terdisplay dengan begitu megah dengan design melingkar, ditengah- tengah Ballroom. Because you loved me, lagu dari diva pop kenamaan dunia Celline Dion mengalun merdu dari bibirnya. Dengan penuh perasaan sepasang netranya tidak berhenti menatap penuh cinta, Raffael pangeran cintanya, seolah- olah lagu itu berbicara mengenahi mereka berdua.


You were my strength when I was weak


You were my voice when I couldn't speak


You were my eyes when I couldn't see


You saw the best there was in me


Lifted me up when I couldn't reach


You gave me faith 'coz you believed

__ADS_1


I'm everything I am, because you loved me...




"Woww!!"


"Cara, apakah ini adalah sebuah kejutan?" Raffael sama sekali tidak mengetahui bahwa Key, akan menyanyi dimalam resepsi pernikahan dan membuat, Raffael tidak berhenti mengulum senyum.


"Tidak kusangka Nona, Key mempunyai suara sebagus itu.Tuan muda benar-benar beruntung. Lihatlah tadi hasil desainnya yang dipamerkan tidak kalah


bagusnya dengan desain para senior.


"Iya, lihat itu pada monitor yang terpasang, kedua mempelai adalah pasangan yang sangat istimewa," pujinya sambil tidak berhenti menatap ke arah layar.


"Tentu saja beruntung! Dia adalah putri tunggal Tirta Wijaya group yang sempat berjaya pada masanya. Dan perusahaan itu sekarang sudah kembali beberapa waktu lalu berkat Tuan muda, demi cintanya kepada, Nona. Mereka pasangan yang luar biasa."


"Karena ada keterlibatan saudara tiri Tuan, Bimantara," bisik yang lain.


"Kalau dipikir-pikir, Tuan Bayu yang tidak tahu diri, haus akan harta warisan dari orang tua angkatnya."


"Husssss! Sudah- sudah jangan menggunjing orang lain." Merekapun tertawa sambil menikmati hidangan.


Bait demi bait lagu mengalun dengan merdunya, membuat para tamu undangan begitu nyaman berlama-lama untuk mendengarnya. Key menutup bait terakhir dengan begitu indah dan menggetarkan dengan disambut tepukan tangan riuh. Raffael melangkahkan kakinya mendekat dan mengulurkan sebelah tangannya .


"Cara, kita akan berdansa, bersiaplah," bisiknya.


"Raffael, tetapi___"


Raffael mencium bibirnya sekilas dan dengan romantis membawanya untuk berdansa bersama. Liukan -liukan indah dari tubuh rampingnya begitu gemulai diiringi alunan musik yang terdengar mendayu-dayu.


"Raffael___"


"Rilex saja. Percaya kepadaku," bisiknya lagi ditelinganya. Key speechless dengan ulah spontan, Raffael. Raffael memutar badannya dengan begitu mudahnya, membuat gaun indah mengembang dengan sempurna.



Huuuu.....!! Tepukan tangan terdengar riuh dari para tamu undangan.


"Woww.....!! Mereka luar biasa!"


"Raffael, sudah," bisik Key dengan lengannya yang masih bergelayut manja pada lehernya dengan begitu romantis. Sementara tangan kekarnya menggapit pinggang ramping miliknya. Netra indah mereka saling bertemu dan menatap dengan penuh cinta.


Raffael tidak berhenti mengulum senyum. "Bersiaplah, malam ini aku akan mengejutkanmu dengan yang lainnya, dirumah kita," bisiknya nakal yang membuat Key merinding membayangkan malam panjang yang akan dilewati oleh keduanya. lalu Raffael mengakhiri dansanya dengan begitu romantis.


"Raffaell! Kau membuat papa kembali muda," goda Tuan besar, saat kedua mempelai kembali naik ke pelaminan. Aku tunggu cucu papa dengan segera," tambahnya lagi, yang ikuti oleh anggukan dan tawa Tuan Tirtawijaya beserta dua Nyoya besar. Malam itu pesta megah itu ditutup dengan sebuah pesta dansa.


Nuansa remang-remang yang masih didominasi oleh nuansa bunga masih menjadi magnet yang menimbulkan kesan romantis. Para sahabat dengan pasangan masing-masing berdansa menikmati pesta, begitupun dengan kedua Tuan dan Nyonya besar mereka semua larut dalam megahnya pesta.



"Jordan, apakah kau tidak berniat untuk berdansa dengannya?" goda Key sambil menatap Naya. Dirinya mulai peka dengan kedekatan mereka berdua dan hanya melihat Naya yang menunduk tersipu malu.


"Aku menunggumu mengikuti jejakku. Sesekali senangkan dirimu," tepukan tangan Raffael dengan lembut menyentuh pundaknya, membuat Jordan ikut tersenyum malu- malu. Raffael sangat berterimakasih, kesuksesan acaranya tidak luput dari campur tangan trio J yang sangat luar biasa.


"Apakah ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?" tanyanya kemudian.

__ADS_1


Jordan menggeleng. "Semua berjalan lancar, Bos! Walaupun ada sedikit gangguan kecil, tetapi semua berhasil diatasi," beritahunya tegas.


"Bagus!!"


"Hemm... Key, mengajakku langsung pulang sehabis pesta, apakah kau bisa mengatur semuanya?"


"Apakah Nona baik-baik saja?" Jordan mulai menebak-nebak.


"Dia hanya lebih suka cepat sampai di rumah saja. Atur semuanya."


"Lakukan itu untuk, Key." Naya yang mulai akrab dengan Jordan menyiratkan sesuatu dengan tatapan memohon yang diikuti oleh anggukan kepalanya.


" Tentu saja, apakah kau tahu sesuatu?"Jordan menatap heran ke arah Naya.


"Caroline pernah cerita padaku. Karena Key tidur bersamanya di malam-malam menjelang pernikahannya. Peristiwa itu sering hadir dalam mimpi buruknya, bahkan dimalam hari pernikahan kalian." terang Naya yang menangkap arah pembicaraan Jordan dan Raffael.


"Kau mengetahuinya?" Raffael menatapnya kaget.


"Raffael aku dan Key bersahabat dari kecil, tidak pernah ada rahasia diantara kami berdua, percayalah padaku," jawab Naya dengan pasti.


"Mita juga pernah cerita padaku, Bos!" Atur semua sesuai rencana. Raffael sudah menduga. Key tidak sedang baik-baik saja. Dirinya mencoba kuat untuk kedua orang tuanya dan pantas saja Ia mengajaknya cepat pulang.


"Kamu tenang saja. Sudah ada titik terang untuk kasus itu. Kamu fokus saja untuk malam pertamamu, dan proyek pulau B itu saya rasa tempat yang sangat nyaman untuk Nona sementara waktu. Percayalah, Raffael semua sesuai rencana."


Raffael tidak bisa menutupi amarahnya kalau sudah berurusan dengan bidadari cintanya. "Aku benar-benar berterimakasih padamu, dan dua saudara kembarmu itu. Kalian berdua bersenang-senanglah," perintahnya.


Pesta usai.


🍁🍁🍁🍁


Rombongan itu kembali pulang saat waktu telah melewati dini hari. Dengan pengawalan penuh mereka telah sampai dikediaman masing-masing. Raffael membopong tubuh, Key dengan gaun pengantin hasil rancangannya yang menjuntai panjang, menuju kesebuah kamar istimewanya. Kedua tangannya bergelayut manja pada lehernya setelah beberapa kali Key nyaris terjatuh karena rasa letih dan mengantuk yang menyerangnya bercampur menjadi satu.


"Selamat datang my wife," bisiknya pelan.


"Terimakasih. Maaf aku membuat banyak pilihan untukmu."


Raffael menggeleng pelan. Bayangan mimpi buruk yang menghantui Key terbayang dimatanya. Rahangnya mengeras hanya dengan mengingatnya saja.


"Apakah kau baik-baik saja?" tanyanya sambil membelai lembut wajah sendu yang terbaring disampingnya.


"Aku baik-baik saja, Raffael."


"Kau masih sering bermimpi buruk?" Mita mengatakannya kepada Jordan," terangnya.


"Sekarang tidak akan lagi. Aku cuma ingin mimpi indah bersamamu. Ada kau disisiku dan aku akan baik-baik saja." Dia tidak ingin membuat Raffael kembali cemas. Sudah cukup apa untuk semuanya yang Raffael lakukan untuknya. Sekarang saatnya Ia menjadi istri yang akan mencoba untuk selalu membahagiakannya dan tidak ingin menuntut banyak hal.


"Sudah, jangan dipikirkan," Key mengusap lembut Wajahnya yang menahan amarah dan mengecup bibir, Raffael dengan begitu lembut.


"I love you my husband"


Raffael tersenyum didalam hati. Keduanya saling menatap dengan penuh kasih.


_______________________


Catatan penulis:


Sahabat tersayang 😘

__ADS_1


Jangan lupa untuk like dan komennya,ya.


terimakasih πŸ™


__ADS_2