My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO
Part 33


__ADS_3

Virgo terdiam mendengar ucapan Elvan. Mendengar nama Ella membuatnya lemah. Bukannya ia tak ingin membantu Helen lepas dari Elvan. Namun, Virgo harus mengikuti permainan pria itu terlebih dulu. Virgo pasti akan mencari cara agar Helen lepas dari kekejaman Elvan. Entah cara apa yang akan ia lakukan agar Helen lepas dari penderitaannya dan Virgo akan memikirkan cara itu nanti.


Setelah melakukan perdebatan yang cukup panjang. Kini Elvan dan Virgo sudah kembali akur. Mereka sedang bermain PS bersama. Hal itu memang kerap kali mereka lakukan jika berada di apartemen Virgo.


Mata Elvan meredup, beberapa kali ia menguap lebar. Rasa kantuk sudah mulai menyerangnya. Merasa kantuknya yang sudah tidak tertahan, Elvan akhirnya menyerah dan meninggalkan permainannya. Ia tepar di ranjang Virgo.


"Woy! Gue udah menang kok lo malah tidur sih?" Omel Virgo saat Elvan melewatinya begitu saja ke ranjangnya.


"Biarin gue tidur, gue butuh istirahat." Ujar Elvan pelan dengan matanya yang tertutup rapat. Memang setelah perkelahiannya dengan Virgo tadi malam, Elvan belum tidur dengan nyenyak dan ini lah saat yang tepat untuk ia terlelap.


Virgo hanya pasrah melihat Elvan yang sudah tidak bisa diganggu. Ini babak terakhir dalam permainan mereka dan Elvan malah melarikan diri dengan alasan tidur. Walaupun tidur tapi Virgo tetap kesal.


Karena hari sudah sore, Virgo memilih membersihkan dirinya terlebih dulu dari pada mengganggu Elvan yang sudah di alam mimpi.


Pukul 9 malam, Elvan terbangun dari tidurnya. Keringat dingin memenuhi tubuhnya. Mimpi itu lagi, mimpi yang selalu hadir di saat ia terlelap. Mimpi itu membuat tatapan mata Elvan menajam. Mimpi itulah yang membuat Elvan menjadi terobsesi untuk menyakiti Helen. Namun, entah apa yang dimimpikan Elvan. Tidak ada seorang pun yang tau selain dirinya. Dan Virgo lah yang harus berusaha agar Elvan mau buka mulut tentang penyebab keinginan Elvan menyakiti Helen.

__ADS_1


"Aku gak akan biarin kamu sedih, jika nanti kembali sayang." Ujar Elvan lembut, namun matanya menyorotkan tatapan tajam.


Elvan merindukan wanita yang ada dimimpinya. Wanita yang dulu selalu ada bersamanya, wanita yang sedari dulu selalu menjadi penyemangatnya, prioritasnya, tujuan hidupnya. Namun, kini semua hilang dan lenyap saat kepergian wanita itu. Segala usaha telah ia lakukan untuk mencari dan membawa wanitanya kembali. Namun, semua kehebatan dan kekuasaan yang dimilikinya tak mampu membuat wanita itu tetap berada di sisinya. Yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah menunggu dengan sabar. Menunggu sampai wanita itu kembali dengan sendirinya.


Elvan menatap sekelilingnya mencari keberadaan Virgo. Kamar yang ia tempati tampak sudah rapi dan bersih seperti semula dan yang membersihkan semua itu pastilah Virgo. Selain tampan dan baik hati, sahabatnya itu ternyata seorang pria yang rajin dan pembersih. Tidak seperti Elvan yang acuh tak acuh dengan kebersihan apartementnya.


Setelah membersihkan diri tidak lebih dari lima belas menit, Elvan menghampiri Virgo yang sedang memasak.


Virgo menoleh saat mendengar langkah kaki.


"Gue kira lo mau ninggalin Helen sendirian lagi." Tambah Virgo. Ia sengaja menyindir Elvan agar sadar bahwa istrinya sedang sendirian di apartemen.


Elvan yang sedang meneguk air mineral melirik tak suka ke arah Virgo. Gelas yang ada ditangannya ia banting dengan sengaja.


"Gak usah sebut-sebut nama dia!" Ujar Elvan datar.

__ADS_1


"Gelas gue woy! Enak banget lo banting-banting barang gue, mahal itu harganya!" Virgo mendelik melihat Elvan yang tidak tau malu.


Elvan mengacuhkan Virgo yang melotot menatapnya. Ia malah dengan santainya meninggalkan Virgo menuju ruang TV.


"Dasar setan." Gerutu Virgo dan kembali fokus pada masakannya.


"Woy, sini lo kalau mau makan! Jangan harap ya gue hidangin makanan buat lo! Kalau mau ambil sendiri sebelum gue habisin sekarang juga!" Teriak Virgo memperingati Elvan saat masakannya sudah selesai.


Elvan mendengus mendengar teriakan Virgo. Untung dia lapar kalau tidak mungkin Virgo sudah habis di tangannya.


"Lo ngerepotin aja tau gak. Lo itu udah punya istri, tapi masih aja ngerepotin gue." Gerutu Virgo saat Elvan memasuki dapur.


Lagi-lagi Elvan diam dan lebih memilih menikmati makanannya.


Bersambung..

__ADS_1


Terima kasih atas dukungannya 🙏❤


__ADS_2