My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO
Part 6


__ADS_3

Sesampainya di lokasi, mereka sudah melihat banyak mobil yang terparkir di basement hotel. Party ini diadakan di salah satu hotel hotel bintang lima yang ada di Jakarta.


Elvan dan Virgo berjalan beriringan menuju keramaian. Beberapa orang terkagum-kagum melihat mereka. Suara bisikan pujian terdengar oleh dua orang sejoli itu. Virgo tersenyum manis membalas senyuman yang dilemparkan seseorang kepadanya. Sedangkan Elvan, ia hanya santai menampakkan wajar datar dan berwibawa.


Tiba dikeramaian party, Virgo mencari pemilik party yang akan dikenalkan dengan Elvan. Party dengan tema putih biru itu terletak di dekat kolam belakang hotel. Tepian kolam sudah dihiasi sedemikian rupa. Balon berwarna putih dan biru tergantung dan tergeletak di atas lantai. Cahaya lilin-lilin yang menyala menambah kesan tersendiri di acara itu.


"Ella." Panggil Virgo saat sudah melihat Ella, sih pemilik party.


"Hai Virgo." Sapa Ella.


"Happy birthday, El. Ini kado buat lo." Virgo menyerahkan kado yang sudah disiapkannya sejak kemarin. Elvan memperhatikan dua orang di depannya tanpa ingin mengeluarkan suara.


"Lo cantik banget malam ini." Ella tersipu mendengar pujian Virgo. Penampilan Ella memang sangat cantik malam ini. Gaun berwarna biru yang berpadu dengan putih yang menjuntai hingga selutut yang melekat indah di tubuh rampingnya.


"Eh'em..." Deheman Elvan menyadarkan Virgo.


"Oh iya La, kenalin ini teman gue." Ella mengulurkan tangannya hendak berkenalan dengan teman pria Virgo.


"Ella." Ujarnya.


"Elvan." Balas Elvan menyambut tangan Ella. Suara Elvan terdengar dingin dipendengaran Ella.


"Teman lo yang kemarin itu mana, La?" Tanya Virgo sembari memperhatikan sekelilingnya.


"Kenapa? Lo rindu sama dia?" Ella tersenyum mengejek melihat Virgo.


"Bisa aja lo." Virgo tersipu malu.


"Dia disana. Ayo sekalian gue kenalin Elvan sama Helen." Ajak Ella.


Elvan dan Virgo mengikuti langkah Ella yang berjalan ke sebuah kursi yang tidak jauh dari kolam.


"Len, gue punya temen baru buat lo." Helen berdiri saat melihat Ella menghampirinya. Dilihatnya Virgo dan seorang pria yang tidak dikenalnya juga ikut menghampirinya. Helen tersenyum simpul membalas senyuman Virgo.


Malam ini, Helen menghadiri party sahabatnya. Ia menggunakan dress selutut berwarna merah. Helen terlihat sangat cantik dengan rambut coklat yang sengaja diikalkan dengan cara digerainya.


Kecantikan Helen membuat Elvan yang sedari tadi cuek mengalihkan tatapannya meneliti gadis itu.


"Hai Helen." Sapa Virgo. Mereka berjabatan tangan.


"Kenalin teman gue." Virgo sedikit menarik lengan Elvan yang berdiri dua langkah dibelakangnya hingga tepat berhadapan dengan Helen.

__ADS_1


"Kenalan dong." Bisik Ella di telinga Helen.


"Helen" ujarnya sembari mengulurkan tangan.


"Elvan." ucap Elvan.


"La, sejak kapan lo kenal sama Virgo." Ucap Helen.


"Sekitar enam bulan yang lalu mungkin." Ucap Ella.


"Ooh". Ucap Helen.


************


***


~Keesokan harinya~


“Elvan…! Bangun…! Ini sudah hampir jam Sembilan!” suara ketukan pintu dan teriakan Miranda mengusik pria yang masih berada di alam bawah sadarnya.


“Kamu kemarin malam pulang jam berapa? Kenapa sudah jam segini masih belum bangun?! Omel Miranda.


Elvan menggeliat diatas ranjang mendengar teriakan Mommynya yang membuat tidur nyenyaknya terganggu.


“Bangun kamu! Ini sudah jam Sembilan.” Tegas Miranda dari luar kamar.


Mendengar kata jam Sembilan yang diucapkan mamanya, Elvan langsung terduduk diatas ranjang dan melihat jam di dinding dengan tampang syok.


“Astaga, gue telat!” kagetnya langsung turun dari ranjang.


“Aaagh…”


Rasa pusing langsung menyerangnya karena berdiri tiba-tiba. Elvan mengabaikan rasa pusingnya dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri. Beberapa menit kemudian, ia keluar dari kamar mandi dengan handuk putihnya yang melilit di pinggangnya. Tetesan air yang berasal dari rambutnya yang basah berjatuhan diatas dada dan bahunya, membuat ketampanannya bertambah berkali-kali lipat.


Kriiing… Kring…


Deringan ponsel yang terletak di atas meja mengalihkan perhatian Elvan yang sedang berdiri didepan cermin sambil mengeringkan rambutnya yang basah sembari berjalan menuju meja.


From Virgo


“Sebentar lagi gue sampai di rumah lo.”

__ADS_1


Pesan singkat dari Virgo menyadarkannya kalua hari ini hari sabtu, berarti ia cuti kerja.


“Iiissh.. Gue be*o banget sih, bisa-bisanya gak ingat kalua hari ini hari libur.” Gerutu Elvan.


Elvan buru-buru mengenakan pakaian hendak menghampiri Mommynya di meja makan yang sedari tadi terus berteriak memanggil Namanya.


“Iya Ma, iya. Elvan juga udah bangun, kenapa harus teriak-teriak sih? Berisik banget.” Celotehnya saat menuruni anak tangga. Sesampainya di meja makan ia sudah melihat Mommy dan Daddynya.


“Ayo sarapan.” Ajak Miranda saat Elvan sudah menduduki kursinya. Miranda mulai mengambilkan sarapan untuk suaminya. Menu mereka pagi ini yaitu daging balado dan ayam asam manis sebagai lauknya dan kerupuk udang sebagai tambahannya.


“Kamu ada kegiatan penting gak hari ini?” Tanya Bima membuka pembicaraan.


“Ada Dad.” Jawab Elvan sembari memasukkan kerupuk ke mulutnya.


“Sama siapa?” Tanya Bima lagi.


“Virgo, Dad.” Ucap Elvan.


“Assalamualaikum.” Salam seseorang dari pintu utama. Menghentikan perkataan yang hendak Bima ucapkan.


Elvan dan kedua orang tuanya menoleh kea rah sumber suara.


“Waalaikumsalam.” Balas mereka serempak.


“Itu dia, orang yang lagi mau dibicarain sudah menampakkan dirinya.” Ucap Elvan.


“Selamat Pagi, Om dan Tante.” Sapa Virgo setelah menghampiri mereka.


“Pagi.” Balas Bima dan Miranda.


“Ayo Virgo, kita sarapan bersama.” Ajak Miranda sembari mengambilkan piring untuk Virgo.


“Iya, makasih Tante. Lagi pula tadi Virgo belum sarapan dari rumah. Pas banget nih Tan Virgo datang kemari.” Gurau Virgo sebelum menduduki kursi. Miranda dan Bima terkekeh menanggapi gurauan Virgo. Sedangkan Elvan hanya memutar bola matanya jengah melihat tingkah sahabatnya itu.


“Jadikan, Bro?” tanya Virgo yang sudah duduk dihadapan Elvan.


“Apanya?” tanya Elvan balik.


“Yang kemarin gua bilang. Masa lo lupa sih.” Virgo menatap Elvan serius.


“Iya gue ingat.” Ujar Elvan sambil melanjutkan sarapannya.

__ADS_1


~BERSAMBUNG~


__ADS_2