
Beberapa saat kemudian, Elvan di buat melongo saat tau ternyata Virgo mengajaknya memasuki sebuah gedung yang berlantai dua. Tadi saat Virgo menginstruksikan agar Elvan membelokkan mobilnya ke sebuah gedung yang Elvan tau itu tempat para gadis untuk mengikuti latihan dance, terjadi perdebatan panjang diantara mereka. Namun akhirnya Virgo lah yang memenangkan perdebatan itu. Dan sekarang disinilah mereka berdiri. Di depan pintu gedung yang tidak terlalu besar, namun memiliki dua lantai.
Elvan hanya pasrah dan berdecak sebal saat Virgo menarik dan mendorongnya agar masuk.
"Apaan sih!" Bentak Elvan pada Virgo yang terus mendorong bahunya.
Elvan tersadar kalau nada suaranya yang tinggi menarik perhatian para gadis yang sedang berlatih.
Virgo hanya menyengir kuda melihat Elvan dan beberapa gadis yang sedang memperhatikan mereka.
"Udah ayo, lo ikut aja. Lo gak akan rugi kalau ikut sama gue." Ujar Virgo sebelum melangkah kaki menuju tangga yang akan membuat mereka sampai ke lantai atas.
Elvan mendengus, namun ia tetap mengikuti Virgo yang sudah berjalan lebih dulu. Saat tiba di lantai dua, mereka langsung disuguhi pemandangan yang WOW... Virgo tersenyum devil melihat para gadis yang sedang berlatih dengan tubuh mereka yang lentur.
Lagi-lagi Elvan menghembuskan nafas dengan kasar. Bisa-bisanya Virgo membawanya ke tempat seperti ini. Lantai yang mereka injak sekarang berdindingkan kaca yang sebagiannya terdapat cermin yang berukuran sangat besar., sehingga mampu menampakkan pantulan bayangan seluruh tubuh orang yang berada diruangan itu.
Virgo mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruangan mencari seseorang yang ia kenal. Saat matanya sudah menemukan gadis itu, Virgo melangkahkan kakinya menuju sofa di sudut ruangan dan kembali memperhatikan gadis yang sedang serius bergerak indah mengikuti alunan musik. Begitupun dengan Elvan, ia ikut duduk di samping Virgo. Setelah itu ia sibuk sendiri dengan ponselnya.
"Hahaha.. parah lo La." Suara tawa seorang gadis mengalihkan perhatian Elvan yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya. Virgo pun sedari tadi sudah tertawa geli memperhatikan dua orang gadis yang belum menyadari kehadirannya.
__ADS_1
Elvan menajamkan penglihatannya melihat dua orang gadis yang sedang bersenda gurau. Sepertinya ia kenal kedua gadis itu.
"Itu bukannya teman lo ya?" Tanya Elvan sambil melihat Virgo yang sedang tersenyum sendiri.
"Auuu.." Ringis Virgo saat merasakan bahunya dipukul lumayan keras.
"Lo gila ya senyum-senyum sendiri?" Ucap Elvan.
"Lo yang gila." Balas Virgo tak suka sambil mengusap bahunya.
"Itu bukannya teman lo?" Tanya Elvan lagi sembari melihat dua gadis yang berdiri tidak jauh dari mereka.
"Iya, itu Ella sama Helen. Mereka berdua lucu ya, andai aja gue bisa dapat salah satu dari mereka, tapi kalau boleh milih gue lebih milih Helen." Lirih Virgo sambil menerawang.
"Apaan sih yang lo lihat dari mereka? Gak ada istimewanya juga." Sambungnya.
"Ternyata lo gak tau apa-apa bro." Ucap Virgo sambil menepuk bahu Elvan lalu berdiri dan menghampiri dua teman perempuannya.
"Hai Ella, Helen." Sapa Virgo ramah.
__ADS_1
Ella dan Helen menghentikan tawa mereka saat mendengar seseorang memanggil nama mereka.
"Hai.." Balas Ella lebih dulu saat melihat Virgo. Ella dan Helen mendekat ke arah Virgo yang berdiri dengan kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana.
"Tumben lo kemari." Tanya Ella sambil menyerngit bingung.
"Yah gue pengen ketemu sama kalian, terutama sama lo." Balas Virgo sambil tersenyum manis.
Helen, sambungnya di hati.
"Hahaha dasar pinter banget lo ngelesnya." Wajah Ella bersemu merah walaupun tidak terlalu terlihat.
"Gue serius, La." Ucap Virgo.
"Iya deh yang lagi PDKT-an " Helen menggoda dua orang di depannya.
"Lo tau aja." Virgo tersenyum melihat Helen yang tampak cantik dimatanya.
~BERSAMBUNG~
__ADS_1
Jangan lupa di like dan komen.
Makasih