My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO
Part 96


__ADS_3

Brak!


Helen berdiri dari duduknya lalu menatap Virgo dengan tajam.


“Lo bohongkan sama gue?” sinisnya.


“Lo bilang Elvan lagi sibuk di kantornya. Tapi apa?! Elvan sendiri yang bilang kalau sekarang dia lagi ketemu sama Alexa! Lo bohongin gue?!” Helen tidak dapat lagi menahan air matanya. Rasanya sangat sakit saat mengetehui fakta jika Elvan dan Virgo telah memperdaya dirinya.


“Tega lo ya.” Lirih dengan nafas tercekat.


“He-Helen, lo salah paham. Elvan ngga--.”


“Salah paham apa?!” bentak Helen kuat, membuat beberapa pengunjung menatap mereka heran, termasuk Ella.


Gadis itu sama terkejut dengan reaksi Helen.


“Bentar-bentar, kalian ini kenapa sih? Emangnya kenapa kalo Elvan cari Alexa ke Finland? Gak salah kan? Dia cumin mau jemput pacarnya yang lagi dalam bahaya.” Ella menatap Virgo dan Helen bergantian.

__ADS_1


Helen terisak pelan mendengar perkataan Ella barusan. Sebentar lagi gadis itu mungkin akan mengetahui fakta pernikahannya dengan Elvan. Helen kembali mengingat perkataan Elvan yang memintanya untuk menyembunyikan status mereka dari Ella. Mengingat itu Helen tersenyum sinis. Bisa-bisanya pria bajingan yang tidak berperasaan itu meninggalkannya demi Alexa.


Helen tertawa dalam hati. Hidupnya sungguh miris. Seharusnya ia peka lebih cepat. Kenapa baru sekarang?


“Jadi, Elvan di Finland? Buat ketemu sama sih Alexa Alexa itu?” lirih Helen pelan sembari menatap Ella.


Ella mengangguk mengiyakan pertanyaan Helen.


Ditempatnya, Virgo mengusap wajahnya frustasi. Prediksinya tidak salah, cepat atau lambat semua ini pasti akan terbongkar.


“Helen, lo kenapa? Maksudnya apa? Ini sebenarnya ada apa? Kenapa lo nangis?” Ella menatap Helen keheranan. Mengapa sahabatnya itu tampak sesedih ini.


“Kenapa lo nangis waktu tau Elvan pergi ketemu sama Alexa? Lo ada hubungan apa sama Elvan? Bukannya selama ini lo kayak gak suka sama dia.” Ella menatap Helen penuh tanya.


“Enggak, Helen gak ada hubungan apa-apa sa--.”


“GUE ISTRINYA!” Pekik Helen memotong perkataan Virgo.

__ADS_1


Ella terdiam. Ia tampak bungkam dengan mata yang membulat sempurna. Rasanya seperti... dihianati? Apakah kata itu cocok untuk dirinya sekarang? Elvan, pria itu telah membohonginya. Dan... dan Helen, gadis itu tidak sekalipun mengatakan fakta yang sebenarnya kepadanya.


"Is-istri? Elvan--" Ella tidak dapat meneruskan ucapannya. Dirinya benar-benar dibuat bingung dengan semua ini.


Bagaimana bisa Elvan dan Helen sudah menikah? Bukannya selama ini Elvan hanya mencintai Alexa? Pikiran Ella berkecamuk memikirkan semua ini. Semuanya terasa rumit. Ia sudah dengan susah payah membantu Elvan menemukan Alexa beberapa tahun belakangan ini. Apa yang telah ia lakukan? Ia membantu pria beristri untuk bersatu dengan kekasihnya? Ha! Ella tidak habis pikir.


"Gu-gue pulang duluan." Lirih Helen terbata-bata lalu pergi meninggalkan Ella dan Virgo yang kini menatap Helen dengan tatapan yang berbeda.


Tidak ingin mempermalukan dirinya dihadapan umum karena berderai air mata, Helen berlari cepat menuju mobilnya yang terparkir di depan restoran. Di dalam mobil, ia menumpahkan seluruh kesedihannya. Tangisannya pecah saat itu juga. Tidak ada lagi yang dapat ia percaya, Virgo juga sudah membohongi dirinya. Jelas saja pria itu melindungi kebusukan Elvan, karena Elvan sahabatnya sejak lama. Sedangkan dirinya, mereka baru berteman beberapa bulan ini.


“Hiks… hiks… hiks…” Helen menutup wajahnya dengan telapak tangan, guna meredam tangisnya yang semakin kuat.


Sesekali tangannya memukul kuat stir mobil untuk melampiaskan kesedihan dan kemarahannya.


“Dari awal gue udah tau kalau dia punya Wanita lain, seharusnya gue gak perlu sesakit ini. Seharusnya gue tetap sabar dan ngelawan rasa sakit yang gue udah tau pasti akan terjadi, hiks… hiks… seharusnya gue gak perlu sesyok ini. Ta-tapi kenapa? Ke-kenapa rasanya sangat menyakitkan?” Helen terisak pilu sembari meremas bajunya dibagian dada. Sesekali ia juga memukul dadanya untuk mengurangi rasa sakit itu. Tapi, sekuat apapun ia melakukannya, sakit itu malah semakin bertambah setiap kali ia kembali memikirkannya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2