My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO
Part 39


__ADS_3

Happy Readingā¤


Helen menatap sendu kepergian Elvan yang tanpa mengucapkan sepatah kata pun padanya. Bahkan ucapan terima kasih pun tidak, walaupun sebenarnya ia tidak benar-benar mengharapkan apapun dari Elvan. Mau memakan apa yang dibuatnya saja, itu sudah cukup bagi Helen.


"Gue gak minta ucapan terima kasih dari lo karna liat lo makan aja gue udah seneng." Ujar Helen setelah Elvan menghilang di balik pintu dapur.


Seminggu telah berlalu sejak kejadian Elvan dan Virgo yang bergulat di club. Hari ini Elvan mulai kembali menjalani rutinitasnya seperti biasa. Lebam dan luka di wajahnya pun sudah sembuh dan membaik seperti sedia kala. Ini adalah hal yang di nanti-nantikan Elvan. Ia sudah sangat bosan dan muak berada di apartemen selama dua puluh empat jam penuh setiap harinya bersama Helen, ia benar-benar ingin meledak saat itu juga.


Elvan mengenakan setelan jas kantornya sebelum pergi meninggalkan apartemen. Sebelumnya ia melihat hidangan sarapan di meja makan, namun ia jalan begitu saja.


Ketika Helen keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri. Ia sudah tidak mendapati keberadaan Elvan di kamar mereka. Hari ini ia juga mulai masuk kerja. Seharusnya dua hari yang lalu, namun ia tidak ingin meninggalkan Elvan sendirian di kediaman mereka.


Helen mengenakan rok pensil dan kemeja yang pas di tubuhnya pagi ini. Setelah memoles make up tipis di wajahnya dan menambahkan lipstik di bibir ranumnya, Helen keluar kamar untuk sarapan pagi bersama Elvan.


"Elvan!" Panggil Helen sembari mencari keberadaan suaminya itu.


Helen mencari Elvan ke ruangan kerja yang biasanya di tempati pria itu, namun ia tidak mendapati siapapun disana.


Helen pergi ke dapur dan hasilnya pun sama. Ia tidak mendapati keberadaan Elvan di apartemen itu.

__ADS_1


"Mungkin dia udah pergi." Ujar Helen lesu lalu menikmati sarapannya seorang diri.


Helen sampai di kantor tempatnya bekerja 35 menit kemudian, ia menyusul duduk di samping Ella yang terlihat sudah memulai pekerjaannya. Senyum cerah langsung Helen lemparkan saat tatapannya bertemu dengan Ella. Ia sangat merindukan sahabatnya itu.


"Hai, La." Sapa Helen dengan senyum cerianya.


"Ulala princess udah pulang ternyata. Mana oleh-olehnya? Lo gak lupakan sama yang gue bilang?" Tanya Ella beruntun. Ia menghentikan pekerjaannya saat melihat kedatangan Helen.


"Udah dong, kan gue rindu sama lo. Gak ada oleh-oleh, kan lo udah punya Virgo masa minta bawain cogan lagi, hehehe.." ucap Ella.


"Yah.. Lo mah gitu, gak sayang sama gue." Ella memasang tampang cemberutnya.


"Bener lo ya?" Ella menarik kursi Helen agar mendekat ke arahnya. Kursi yang diduduki Helen memang memiliki roda sehingga sangat mudah bagi Ella untuk menariknya.


"Iya beneran." Helen mendorong kening Ella dengan telunjuknya membuat gadis itu sedikit terjungkal ke belakang.


Ella terkekeh mendapat perlakuan seperti itu.


"Sana lo!" Tegas Ella sambil membalas perbuatan Helen padanya.

__ADS_1


"Kan tadi lo yang narik kursi gue." Helen mengusap keningnya ya di dorong Ella dengan kuat.


"Nih kerjain. Udah numpuk banget ini. Sebagian udah gue kerjain, lo cuman lanjutin sisanya aja." Ujar Ella sambil menyerahkan setumpukan berkas yang lumayan banyak.


"Makasih sayang, udah mau bantuin gue." Helen menangkup wajah Ella dengan gemas.


"Iihh.. jijik gue liat lo." Ella menatap jijik ke arah Helen sambil berusaha melepaskan kedua tangan Helen yang menangkup wajahnya.


Helen dan Ella tertawa tertahan menyadari perbuatan mereka saat para karyawan lain sudah mulai memperhatikan mereka.


...****************...


Sudah sekitar sembilan jam Helen berada di kantor. Kini Helen dan Ella tampak sedang membereskan meja mereka masing-masing. Helen meregangkan tubuhnya yang terasa kaku karena duduk selama berjam-jam.


"Helen, lo mau ikut gak sama gue. Lusa rencananya gue sama Virgo mau pergi refreshing." Ella membuka suara sambil merapikan mejanya.


"Kemana?" Tanya Helen menatap Ella sekilas.


"Ke pantai. Ntar kita cari pantainya yang dekat-dekat aja, gak usah terlalu jauh nanti percuma kalau kelamaan di jalan doang." Jelas Ella.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2