
Happy Readingā¤
Sudah sekitar sembilan jam Helen berada di kantor. Kini Helen dan Ella tampak sedang membereskan meja mereka masing-masing. Helen meregangkan tubuhnya yang terasa kaku karena duduk selama berjam-jam.
"Helen, lo mau ikut gak sama gue. Lusa rencananya gue sama Virgo mau pergi refreshing." Ella membuka suara sambil merapikan mejanya.
"Kemana?" Tanya Helen menatap Ella sekilas.
"Ke pantai. Ntar kita cari pantainya yang dekat-dekat aja, gak usah terlalu jauh nanti percuma kalau kelamaan di jalan doang." Jelas Ella.
"Cuma kita bertiga aja nih? Emang gak ngajak karyawan lain?" Tanya Helen. Ia kembali duduk di kursinya saat sudah selesai merapikan mejanya.
"Gak usah. Lagian mereka minggu lalu udah pergi. Tapi gue gak ikut, sengaja nunggu lo pulang." Ella meraih tasnya yang berada di atas meja.
"Jadi cuma kita bertiga aja nih?" Tanya Helen lagi.
"Ya enggak. Kita perginya berempat. Virgo bilang dia juga mau ngajak Elvan." Ucap Ella lalu mendekatkan ponselnya di samping telinga. Ia tampak ingin menelpon seseorang.
Helen manggut-manggut mendengar penjelasan Ella. Ia merasa kalau inilah saatnya ia melakukan pendekatan diri dengan Elvan. Sepertinya ia memang harus lebih sering pergi bersama Elvan ke suatu tempat.
"Oke, gue ikut." Putus Helen saat melihat Ella kembali menyimpan ponselnya.
"Oke, kita pulang yuk. Virgo udah tungguin gue di bawah." Ujar Ella sambil menyampirkan tas di pundaknya dan diangguki oleh Helen.
Mereka berjalan beriringan menuju lantai dasar. Sesampainya di bawah, Ella dan Helen melihat Virgo yang sudah menunggu di depan lobby. Langsung saja Ella melambaikan tangannya memanggil pria itu.
"Virgo!" Panggil Ella sambil berlari kecil menghampiri Virgo.
"Hai." Virgo melambaikan tangannya membalas lambaian Ella.
Helen yang ditinggal begitu saja oleh Ella tergelak pelan melihat kelakuan sahabatnya yang excited.
__ADS_1
"Udah selesai kan?" Tanya Virgo saat Ella sudah berdiri di depannya.
Helen mengangguk.
"Oiya, kamu udah ngajak Elvan kan? Soalnya aku juga udah ngajak Helen buat ikut bareng kita." Ucap Ella dengan mata berbinar.
Belum sempat Virgo menjawab pertanyaan Ella, pertanyaan Helen sudah mendahuluinya.
"Kalian belum pulang? Mau kemana lagi?" Tanya Helen saat sudah berdiri diantara kedua temannya.
"Ini juga mau pulang. Gue sih mau nganterin Ella pulang, tapi ntar terserah dia aja mau kemana dulu. Iya kan?" Jelas Virgo sambil menaik turunkan kedua alisnya menatap Ella dan dibalas Ella dengan anggukan.
"Kalau gitu gue duluan ya." Pamit Helen pada kedua orang di depannya.
Virgo mengangguk mengiyakan.
"Lo hati-hati ya." Ujar Ella dengan suara centilnya yang dibuat-buat.
"Helen." Panggil Virgo.
Helen berbalik.
"Apaan?" Tanyanya tanpa suara.
Virgo menggandeng tangan Ella menghampiri Helen.
"Soal Elvan, lo sama dia baik-baik aja kan?" Tanya Virgo sambil menatap Helen.
Helen diam. Ia menyaring maksud dari pertanyaan Virgo. Ia jadi bingung mengapa Virgo menanyakan keadaannya dan Elvan? Maksudnya apa? Apa Virgo sudah tau semuanya?.
"Helen." Ella menyentuh lengan Helen menyadarkan sahabatnya itu dari lamunannya.
__ADS_1
"Ah.. iya. Maksud lo apa ya Vir, gue gak ngerti." Helen berpura-pura bingung dengan pertanyaan Virgo.
"Ya udah deh kalau lo belum mau ngomong. Tapi gue harap lo sabar ya ngehadapin dia. Dia itu sebenarnya gak sejahat yang lo liat." Ucap Virgo yang semakin membuat Helen dan Ella kebingungan.
Kedua gadis itu memang sama-sama bingung. Tapi mereka membingungkan hal yang berbeda. Pertanyaan yang langsung terlintas dipikirkan Helen saat ini ialah apa Virgo sudah tau soal pernikahannya? Ia rasa begitu.
Helen melirik Ella yang juga terlihat kebingungan. Melihat itu, Helen menyimpulkan kalau Ella tidak tau soal pernikahannya.
"Emang Elvan sama Helen kenapa?" Tanya Ella pada Virgo. Ia jadi penasaran ada apa sebenarnya ini.
Helen mendelik menatap Virgo yang juga menatapnya. Jika memang Virgo sudah mengetahui hal itu, biarlah. Tapi tidak dengan Ella. Ia tidak ingin Ella mengetahui soal pernikahannya dari orang lain, biar ia sendiri yang akan menceritakan semuanya pada sahabatnya itu, tapi tidak untuk waktu dekat ini.
"Gue sama dia gak kenapa-napa. Udah ya, gue pulang duluan. Bye." Helen langsung pergi meninggalkan Ella dan Virgo.
Ella menggaruk kepalanya, bingung memikirkan percakapan Helen dan Virgo barusan. Apa ia melewatkan sesuatu? Pikirnya.
Cup
Virgo mengecup puncak kepala Ella membuat gadis itu mematung sesaat.
Cup
Kali ini pipinya. Virgo mencium pipi Ella sekilas. Mata Ella membulat saat Virgo kembali menciumnya. Ia melihat sekeliling dan mendapati para karyawan yang sedang berada disekitar mereka sedang menatapnya dengan senyum penuh arti.
Ella langsung menatap Virgo dengan tajam. Bukannya tidak senang jika Virgo menciumnya hanya saja mengapa harus di tempat umum. Ia kan jadi malu saat puluhan pasang mata menatapnya dengan senyum jahil.
"Virgo.." rengek Ella sambil menarik lengan Virgo.
Virgo tergelak keras melihatnya.
Bersambung..
__ADS_1