
Adel sangat mengkhawatirkan Papanya. Berulang kali ia menanyakan apa ada kabar tentang kondisi Papanya kepada tiga orang yang membawanya, tetapi mereka mengatakan belum ada kabar.
Setelah 50 menit melakukan perjalanan, mereka akhirnya tiba di Kota semarang. Adel merasa lega karena sebentar lagi ia akan bertemu keluarganya.
"Om, kapan kita sampai?" tanya adel.
"Nanti sekitar 20 menit lagi." jawab salah seorang yang menjadi sopir.
"Emang masih jauh ya?" tanya adel lagi
"Nggak terlalu jauh, Del. Sabar ya" kini tinggal seorang yang disamping adel yang menjawab.
****
Pukul 15.30 di RS. PREMIER.
Sekarang masih belum jam besuk, jadi Pak Eko dikamarnya sendirian sedang memainkan spinner di tangan kiri dan ponsel ditangan kanan.
Ada sebuah pesan masuk ke ponsel pak Eko, nomor tak dikenal.
Pak Eko membukanya dan ,,,,
DEG!!
ekspresinya langsung berubah ketika membacanya. Pak Eko lalu melepas paksa infusnya, dan mengambil seragam dan sepatunya.
__ADS_1
Dengan kemampuan menyelinapnya Pak Eko tak sulit untuk keluar dari rumah sakit dan memesan taksi online.
"Adel, tunggu papa ya,," lirih Pak Eko.
****
Setelah 10 menit di kota Semarang, Adel dan orang orang yang membawanya tiba di sebuah tempat. Tapi Adel terkejut karena mereka tidak ada dirumah sakit, bahkan tidak ada rumah sakit disekitar sini.
Entah tempat apa ini namun bangunannya mirip seperti hotel tapi juga seperti club malam, Adel mulai curiga. Kekhawatiran dan rasa takut menyelimuti hatinya.
"om, dimana papa?" tanya adel harap harap cemas.
"Ayo, masuk. O iya, Selamat datang di The Royal Casino." ucap orang itu sambil menyeringai ke arah Adel.
DEG!!!
"Om, Aku serius! Dimana papa??" tanya adel, kini dengan intonasi lebih tinggi
"ayo masuk!!" teriak aorang tersebut sambil menyeret paksa Adel.
Adel dikurung disebuah kamar, Kaki dan tangannya diikat disebuah kursi. Tiga orang datang menghampirinya, tapi mereka bukanlah orang orang yang menculiknya. Seseorang yang berjalan didepan terlihat mengenakan setelan mewah.
"Kalian sudah menghubungi papanya?" tanya orang yang berjalan paling depan.
"sudah boss, sepertinya dia terpancing dan mulai keluar dari sarang." ucap seseorang dibelakangnya.
__ADS_1
" ini menarik, orang yang baru bangun dari masa kritis langsung bertarung. Kalau dia mampu bertahan artinya dia sàngat hebat." puji orang yang berpakaian mewah.
Adel menangis ketakutan. Orang orang yang berada dikamar itu malah tertawa.
"lakukan panggilan video pada papanya!" perintah orang yang menggunakan pakaian mewah.
Beberapa saat kemudian, panggilan Video sudah terhubung.
"Adel???" tanya pak Eko cemas.
" Pa, tolong adel, adel takut,,," ucap adel masih terus terisak.
"papa pasti datang. Kamu sabar, kamu kan pemberani, jangan nangis lagi ya." Pak Eko berusaha menenangkan anaknya.
tuuuutt,, panggilan terputus.
****
Pak Eko memandang layar ponselnya.
"*hallo eko. Aku ingin bermain denganmu. Jemput adel disemarang ya,,, dia aman kok sama aku, tapi kalau kamu hubungi polisi, aku tidak bisa menjamin keamanannya.
FREDERICK WIYATAMA, THE ROYALE CASINO SEMARANG*."
Pak Eko menggenggam ponselnya kuat kuat. Dirinya sangat marah karena disaat dirinya terluka, anaknya malah dalam bahaya. Keadaan ini sangat tidak menguntungkan baginya
__ADS_1
Akhirnya pak Eko mengirim pesan singkat kepada Ayahnya dan juga kakak iparnya. Tentu saja yang menerima pesan tersebut terkejut karena mereka tau harusnya Eko ada di rumah sakit saat ini untuk menjalani oerawatan