My Father Is A Guardian

My Father Is A Guardian
Penjagaan Keluarga HARTANTO


__ADS_3

Setelah memberi arahan kepada kedua bawahannya, pak Eko yang kini,dipanggil Kapten mengambil sesuatu dari lokernya.


Ternyata pak Eko mengambil beberapa foto orang orang yang pernah menyerang keluarga Hartanto.


pak Eko menunjukannya ke sigit dan susilo.


Keduanya cukup kaget melihat rupa musuh musuhnya.


Badannya tinggi, besar, kekar, dan terlihat profesional.


Lima belas menit kemudian mereka berangkat menggunakan mobil Sigit.


"Sigit, Susilo, pakai rompi anti peluru kalian, hati-hati." perintah Pak Eko pada dua rekannya.


"siap, kapten!" Keduanya bergegas mengenakan rompi masing masing.


Saat Keluarga HARTANTO tiba di pengadilan, kapten Eko dkk segera menghampirinya dan mulai tugas pengawalan.


selusin polisi menjaga keluarga terdakwa dan beberapa orang yang kemungkinan memulai provokasi yang mungkin akan terjadi kericuhan.


Anehnya tidak ada pihak yang melawan sedikitpun. Persidangan berjalan dengan lancar sampai pembacaan keputusan jaksa, yaitu masing masing pidana 15 tahun penjara.


Pak Wiratama Hartanto, orang tua dari firman Hartanto, korban dalam kasus ini tak dapat membendung air matanya. Kapten pun segera memapahnya keluar dari ruang sidang.


Saat pulang kekediaman HARTANTO, Kapten satu mobil dengan pak Wiratama dan keluarganya, Sedangkan polisi dan dua rekannya mengawal menggunakan mobil lain.

__ADS_1


****


"Adel, papa kamu si kerjanya apa?" tanya anita pada Adel


"bodyguard" jawab adel singkat.


Tak diduganya, Anita berteriak karena terkejut.


"What? Adel, jangan becanda deh." ucap anita tak percaya.


"Buat apa aku becanda?" tegas Adel karena mulai kesal pada temannya yang satu ini.


"kok papaku nggak kenal papa kamu ya?" tanya anita penasaran.


" ya emangnya kalo kita temenan papa kita juga harus temenan? lagian kan papa kita kerja dilain bidang. Papa kamu setahu aku manager perusahaan makanan, kan?" jelas adel.


"ya emang bodyguard cuma papaku doang?" ucap Adel sambil menunjukkan senyum mengejek ke Anita.


"ya udah, kapan kapan aku main kerumah kamu ya?"


"iya, tapi jangan kaget, rumah aku ngga sebagus rumah kamu ya" jawab adel.


"tenang aja, aku nggak mandang teman dari segi materi" ucap Anita.


Keduanya lalu berjalan keluar kelas dengan tawa mengiringi langkah mereka.

__ADS_1


****


Pukul 19.00, polisi yang berjaga dari siang satu persatu mulai pulang. Kini tugas Kapten dan sigit beserta susilo baru benar benar dimulai.


usai makan malam bersama keluarga Hartanto, Kapten mulai membagi tugas. Semuanya sekarang berada diteras rumah.


Dan telah disepakati, nanti mulai jam 11 malam tugas dibagi menjadi dua, ada yang berjaga dari luar dan ada yang didalam.


" kapten, dimana rompi milik kapten?" tanya sigit karena kaptennya tidak memakai rompi anti peluru.


" ada, tapi aku tidak nyaman kalau harus kemana mana dengan rompi berat itu" jawab kapten dengan santainya, membuat rekannya menjadi khawatir.


"tenang saja, ada dimobil, nanti akan kupakai kalau sudah tertembak hahahah"


Perkataan pak Eko membuat kedua rekannya berkerut kening.


Sore itu mereka menghabiskan waktu untuk bercengkrama hingga malam hari.


Pukul 23.15 WIB


"Kapten saja yang menjaga didalam, istirahatlah, nanti setelah dua jam kita tukar posisi." ucap sigit.


" Baiklah, kalian berdua hati hati ya, kalau ada yang mencurigakan langsung beri informasi, Earphone selalu terpasang" perintah kapten. Setelah sama sama setuju, ketiganya ke posisi masing masing.


**untuk nulis satu chapter ini author udah deg degan banget karena terus memikirkan kosa kata buat nuangin ide ide yang udah ada di pala thor sejak lama guyysss,,

__ADS_1


suport terus novel ini ya,, buat novel ini jadi novel favorit kalian, terima kasih🥰🥰🥰**


__ADS_2