
"Komandan, Pak Perwira?" ucap Pak Eko bingung.
Ajudan Pak Perwira meletakkan sebuah koper diatas meja. Pak Perwira lalu membukanya.
"Pakailah ini." ucap Pak Perwira sambil memberi sesetel pakaian dinas. Pak Eko kebingungan.
"ini,,,,"
"Benar, kamu terpilih sebagai salah satu anggota satya Yudha." Potong Pak Perwira. Pak Eko masih tak percaya dan mengaruk kepalanya yang tak gatal.
"sekarang pakailah baju ini, kita akan melakukan pengesahan disini." ucap Pak Perwira.
Pak Eko yang kini sedah tidak diinfus bangun dari tempat tidurnya lalu menuju kamar mandi untuk berpakaian.
Beberapa saat kemudian Pak Eko keluar dengan setelan jas serba hitam. Pak Eko lalu menyisir rambutnya agar lebih rapi. Tak lupa Pak Eko mengoleskan pomade secukupnya.
"sudah selesai, pak." ucap Pak Eko
"Baiklah, sekarang kita siapkan nama baru untuk Eko." ucap Pak Perwira.
"Aku ada ide." ucap Komandan Ucok
"Apa?" tanya Pak Perwira.
"Namanya kan Muhammad Eko Wijaya. Kalau pakai inisial Jaya maka akan cocok dan juga nama tersebut mendoakan agar Eko selalu Jaya." usul Komandan Ucok.
"Eko, Apa kamu setuju dengan nama tersebut?" tanya Pak Perwira ke Pak Eko. Bagaimanapun nama tersebut akan dipakai oleh Pak Eko jadi harus meminta persetujuan Pak Eko.
__ADS_1
"Baiklah, Saya setuju." ucap Pak Eko mantap.
"Baik, mulai hari ini kami akan memanggil kamu Jaya!" ucap Pak Perwira. Pak Eko mengangguk setuju.
"Mari kita lakukan janji Satya Yudha." Ajak komandan Ucok.
Pak Eko berdiri tegap dihadapan Pak Perwira dan beberapa petinggi Satya Yudha.
" Muhammad Eko Wijaya, kamu adalah yang pertama dan satu satunya anggota Surya Yudha yang dilantik sebagai Satya Yudha diluar markas besar Satya Yudha.
Kamu harus bangga." ucap Pak Perwira mulai pembukaan.
Ada seorang anggota Satya Yudha yang memegang al-quran diatas kepala Jaya.
"Mari kita lakukan janji Satya Yudha." ucap Pak Perwira
"Saya muhammad Eko Wijaya, Jaya." ucap jaya.
"Akan berjanji." ucap Pak Perwira.
"Akan berjanji." ucap jaya.
"melakukan tugas tanpa meninggalkan ibadah kepada tuhan yang maha Esa" ucap Pak Perwira.
"Melakukan tugas tanpa meninggalkan ibadah kepada tuhan yang maha esa." ucap Jaya
"Dengan sepenuh hati, segenap jiwa, dan Raga." ucap Pak Perwira.
__ADS_1
"Dengan sepenuh hati, segenap jiwa dan raga." ucap Jaya
"Dan mulai dari hari ini dan seterusnya." ucap Pak Perwira.
"Dan mulai dari hari ini dan seterusnya." ucap jaya
"Saya resmi menjadi seorang Satya Yudha." Ucap Pak Perwira
"Saya resmi menjadi seorang Satya Yudha." Ucap Jaya.
Semua orang yang menyaksikan Janji Satya Yudha tepuk tangan. Sebuah kalung dengan logo Satya Yudha dikalungkan keleher Jaya.
Pak Perwira lalu memeluk dan memberi selamat kepada Jaya diikuti Komandan Ucok dan anggota Satya Yudha yang datang.
"Sekarang kamu resmi menjadi Satya Yudha sekaligus orang pertama yang dilantik pada generasi ini." Ucap Koma dan Ucok.
"Terima kasih, abang." ucap Jaya.
Jaya dan lainnya duduk disofa. Pintu kembali terbuka, ternyata Bu Mona yang datang.
"Eh,, ternyata sedang ada tamu." ucap Bu Mona.
"Ma, ini Pak Perwira, dan ini beberapa petinggi Satya Yudha." ucap Jaya. Lalu Jaya mengenalkan orang orang tersebut pada istrinya.
" Selamat ya Pa, Usaha Papa tidak sia sia." ucap Bu Mona.
"Terima kasih, Ma." balas jaya dengan senyum menyungging dibibirnya.
__ADS_1
Hello reader,, sekarang nama Pak Eko udah ganti jadi Jaya ya,, jadi move on lah dari Pak Eko wkwkwkkw