
Sudah dua bulan Jaya menjalani pengobatan di Singapura. Keadaannya sudah membaik tapi masih memerlukan proses pengobatan yang cukup panjang.
Adel sudah kembali dan juga bersekolah, sementara Alia namanya mulai melejit sebagai pebisnis muda yang tangguh.
Kesenangannya dalam berbagai macam olahraga membuat kulitnya menjadi eksotis dan menarik perhatian banyak orang.
Alia dikenalkan bukan dari keluarga Wijaya tapi dari keluarga Wiyatama, keluarga besar papa kandungnya. Itu karena saingan bisnis keluarga Wijaya belum tau kalau selama ini yang menjalankan bisnis legal keluarga Wiyatama sebenarnya adalah keluarga Wijaya dan mungkin akan menjadi perdebatan yang rumit kalau ada yang tahu.
Banyak yang terkejut karena mereka menyangka tidak ada lagi keturunan keluarga Wiyatama selain Fred Wiyatama.
Sekarang dengan kemunculan Alia dengan bakat bisnisnya, banyak partner bisnis keluarga Wiyatama yang telah memutuskan hubungan sekarang kembali menawarkan kerja sama.
Alia begitu senang karena ini tidak serumit yang ia bayangkan, apalagi dalam perusahaannya belum ada masalah yang berarti.
Santoso dengan setia menjadi pengawal pribadi Nonanya kemanapun nonanya pergi. Dia pun membantu setiap pekerjaannya. Nyatanya Santoso adalah pria jenius yang ahli bertarung dan memiliki paras tampan.
Namun Alia tidak sedikitpun melirik Santoso dan malah menganggap Santoso sebagai kakak. Dihatinya hanya ada Jaseth seorang.
Kadang Santoso merasa sakit namun dia juga sadar kalau Alia adalah satu satunya pewaris keluarga Wiyatama dan akan mendapat dari keluarga Wijaya juga. Bukan hal yang mustahil kalau Alia dikatakan 10 pebisnis muda dengan kekayaan terbĂ nyak.
__ADS_1
"Nona, besok anda harus ke Bandung, ada rapat di hotel Aston." ucap Santoso.
"Jam berapa rapatnya?" tanya Alia
"Jam satu siang, Nona." jawab Santoso. Alia hanya mengangguk dan meneruskan membaca beberapa laporan yang harus ia tanda tangani.
"Kamu sudah dengar kabar Papa?" tanya Alia.
"Sudah, keadaannya sangat baik tapi perawatannya juga masih lama." Jawab Santoso. Memang setelah Alia mulai belajar mengurus perusahaan dirinya sangat jarang menghubungi keluarganya, bahkan lebih jarang dari saat ia menjadi petarung MMA.
Sambil terus membaca dokumennya, Alia mengajak Santoso berbicar.
"Aku pikir akan memiliki waktu bersama lebih banyak saat aku berhenti bertarung." gumam Alia.
"Aku senang, hanya saja sekarang aku bahkan tidak bisa memikirkan keluarga saat aku dirumah." ucap Alia agak kesal.
"Nona tenang, ini semua karena nona belum terbiasa. Semuanya akan terasa menyenangkan jika kita sudah terbiasa, Nona." ucap Santoso.
Alia tidak menanggapi perkataan Santoso lagi karena merasa percuma jika berdebat dengan Santoso ia yang akan kalah.
__ADS_1
*********
Adel yang kini hidup bersama Eyangnya di Semarang sementara waktu mengikuti pelajaran melalui home schooling.
Dengan begitu juga Adel memiliki waktu lebih banyak untuk berlatih Taekwondo untuk menghadapi beberapa pertandingan yang akan datang.
Pak Surya memerintahkan Rahmat dan Taufik untuk fokus mengajar Adel agar cucunya menjadi gadis tangguh nantinya.
Alia memang berhasil melampaui ekspektasi dari Pak Surya, bahkan jauh, namun Alia bukanlah cucu kandungnya jadi Pak Surya juga tidak berharap banyak.
"Adel, kungkin ini berat, tapi Eyang harus menyampaikan suatu hal yang penting, hal yang harusnya kamu ketahui dari dulu." ucap Pak Surya.
"Ada apa Eyang? Kayaknya serius banget?" tanya Adel penasaran.
"Ini memang serius, ini ada kaitannya dengan kakakmu. Sebenarnya,,,"
////////
Hallo para reader budiman, maaf ya kalo akhir akhir ini author jarang up.
__ADS_1
Ini ada sangkutannya dengan Covid19.
Di real live tentunya author punya kerjaan dan sekarang ini ada sedikit masalah ditempat kerja karena covid 19, jadi fokus nulis author juga pecah karena s3karang author posisinya di redzone.