My Father Is A Guardian

My Father Is A Guardian
Misi Penyelamatan Jaya Berhasil


__ADS_3

Bruak!!! orang tersebut menendang tubuh Santoso dengan kuat.


"Kalian ini mau maunya saja diperbudak oleh tua bangka tersebut. Kalian hanya dijadikan tumbal karena mengirim kalian berdua belas kemari."


"Aku Johan, tidak akan membiarkan kalian seenaknya di markasku!!" ucap ketua gang Tornado yang bernama Johan.


Santoso hanya dapat menelan emosinya karena takut orang yang ada dihadapannya saat ini melukai Tuan Mudanya.


"Telpon tua bangka itu (Pak Surya). Biarkan dia tahu bagaimana kondisi anak dan pengawalnya!" perintah Johan.


Ada seorang anggota Gang Tornado yang sepertinya bagian Cyber sedang mengotak atik laptopnya. Tak lama kemudian mereka sudah tersambung ke kediaman keluarga Wijaya.


"Hallo, Tuan Surya Wijaya." Sapa Johan dengan nada mengejek, memperlihatkan kondisi anaknya yang begitu mengenaskan.


"Apa yang kalian inginkan?" tanya Pak Surya geram melihat kondisi Jaya.


"Apa yang kami inginkan? tidak ada." ucap Johan lagi dengan gaya tengilnya dan membuat Pak Surya semakin geram.


"He,,, kalau tidak ada yang kalian inginkan dari putraku lagi, cepat lepaskan putraku." ucap Pak Surya mengancam.


"Rupanya tuan berani mengancam saya? Perlu diingat kembali, Tuan. Penerus utama keluarga Wijaya sedang terluka parah disini dan anda malah mengancam saya?

__ADS_1


Rupanya anda ingin melihat bagaimana saya bisa memperlakukannya." ucap Johan dengan nada balik mengancam.


Ditendangnya tubuh Jaya yang sudah tergolek lemah dilantai.


Punggawa Wijaya hanya bisa memalingkan mukanya melihat kejadian tersebut.


Pak Surya segera memutus sambungan video call nya karena tidak tahan melihat Putranya.


********


Punggawa Wijaya kini sudah berada di titik terdalam jurang keputus asaan.


Ketika secerca harapan yang masih menyala dihatinya kini mulai padam karena terbawa badai.


"Kita diserang,, Satya Yudha." ucap orang tersebut dengan nafas yang masih tersengal sengal.


"Kurang ambyar!!!!" teriak Johan marah.


Pada penyerangan yang dilakukan Punggawa Wijaya saja sudah menelah banyak korban dipihaknya, kini Satya Yudha malah muncul.


Johan segera memerintahkan untuk mundur saja selagi masih sempat.

__ADS_1


Anggota Gang Tornado langsung bergegas menuju basement dimana kendaraan yang sering mereka gunakan disimpan.


Santoso mencoba melepas ikatannya namun percuma saja, Gagal!!


Beberapa orang yang menggunakan setelan kemeja dan jas serba hitam mulai masuk dengn membawa pistol di tangn kanannya dan membidikannya ke segala arah untuk memerikasa apa masih ada anggota Gang yang masih tersisa.


Mario berlari ke arah Jaya dan mencoba menyadarkannya.


"Hei,, kawan!! tolong lepaskan aku dulu!" teriak Santoso minta tolong.


Seorang anggota Satya Yudha mulai membebaskan Punggawa Wijaya yang diikat.


Beberapa punggawa Wijaya langsung roboh ke lantai karena sudah tidak kuat lagi.


Mario dan Santoso membopong Jaya ke mobil dan segera membawanya ke rumah sakit.


"Evakuasi semuanya, bawa ke rumah sakit langsung" ucap Mario melalui earphone nya.


Santoso segera menghubungi Pak Surya bahwa mereka sudah berhasil menyelamatkan tuan mudanya namun brlum dapat memastikan apa kondinya sudah aman atau belum.


Pak Surya memakluminya dan berkata akan segera menuju Jakarta dan meminta agar Jaya dibawa ke Rumah Sakit Duta Medika.

__ADS_1


Santoso segera menyanggupi perintah tuan besarnya dan meminta Mario untuk mengantar mereka ke rumah Sakit Duta Medika yang kebetulan jaraknya juga tidak terlalu jauh.


"Tuan Muda, bertahanlah,,," bisik Santoso di telinga Jaya.


__ADS_2