My Soulmate

My Soulmate
Part 10


__ADS_3

📖Selamat membaca📖


"Tunggu aku di parkir!" Kata Taehyung begitu keluar dari kelas bersama Sohyun


"Kamu mau kemana?" Tanya Sohyun penasaran kemana sahabatnya itu akan pergi.


"Aku mau ke Perpustakaan dulu. Mau mengembalikan buku ini dulu." Saut Taehyung sambil mempeihatkan buku yang ada di tangannya. Pun Sohyun melihat buku itu.


"Baiklah, aku akan menunggumu disana! Tapi jangan lama-lama."


"Okey, tuan putri." Balas Taehyung dengan senyum kotak ciri khasnya sambil mencubit pipi cubby Sohyun gemes.


Kata-kata Taehyung seketika mampu membuat pipi Sohyun merona. Pun Taehyung langsung pergi. Sedangkan Sohyun, selepas kepergian Taehyung ia langsung menangkup kedua pipinya dan beralih memegang jantungnya.


"Ada apa ini? Kenapa jantung ku tiba-tiba seperti ini? Dan... Kenapa suhu tubuhku seakan memanas?" Lirih Sohyun.


Tidak jauh dari tempat mereka berada! Rose tengah memperhatikan mereka dengan wajah datarnya.


*


*


*


*


Di China!


Tepatnya di dalam apartemen. Kimbum dan sang istri terlihat memasuki apartemen mereka. Sepertinya mereka dari suatu tempat dan suasana hati mereka sedang tidak menentu sekarang. Entah karena apa. Yang jelas So Eun sang istri terlihat marah. Pun sampai di ruang tamu ia langsung membanting tasnya asal.


"Kenapa presedir Kingdom Group meminta pertemuan dengan anak kita secepat itu?!!"


Aaa, rupanya mereka habis bertemu dengan pimpinan Kingdom Group.


"Aku juga tidak tahu akan seperti ini. Aku pikir Presedir akan mempertemukan anak kita dengan anaknya satu atau dua bulan lagi."


"Papi harus bertanggung jawab dengan semua ini."


Kata So Eun langsung masuk ke kamar. Sedangkan Kimbum langsung mengucek kepala prustasi. Bagaimana tidak! Begitu mereka balik ke Korea dua hari lagi Pimpinan Kingdom Group langsung meminta bertemu dengan Sohyun putrinya.


Sementara ia tidak mungkin memberitahu sang putri mendadak. Apa iya, dia akan memberitahu putrinya disaat ia akan memberikan kejutan untuk sang putri? Tidak kan?! Yang ada Sohyun akan syok dengan perjodohan ini. Apalagi perjodohan ini tercipta hanya karena bisnis.


*


*

__ADS_1


*


*


Sohyun sudah hampir sampai di tempat parkir!


Tiba-tiba Jennie dan Jisoo menghadang langkah Sohyun. Merasa tidak punya masalah dengan kedua gadis di depannya itu, Sohyun kemudian berjalan kepinggir. Jennie dan Jisoo langsung merentangkan kedua tangannya seolah tidak akan membiarkan Sohyun untuk lolos sedikitpun.


Sohyun kaget! Kenapa Jennie dan Jisoo menghadang langkahnya. Apa dia pernah membuat masalah dengan para gadis di depannya itu?! Tidak bukan? Lalu kenapa?


"Kenapa kalian menghadangku? Apa aku punya masalah dengan kalian?!" Tanya Sohyun polos.


Jennie dan Jisoo tertawa mengejek!


"Menurutmu?!"


Sohyun menggeleng sebagai jawaban. Sebab seingatnya, ia tidak pernah bertegur sapa dengan dua gadis depanya itu.


"Jangan sok berlagak polos deh! Setelah apa yang terjadi beberapa hari ini antara kamu dan Jungkook?!"


"Maksudnya?! Aku tidak mengerti yang anda bicarakan!"


Jennie mulai geram!


"Dasar ******!" Geram Jennie sambil mendorong bahu Sohyun keras membuat Sohyun sedikit mundur ke belakang. Pun Sohyun sedikit panas dibuatnya. Kenapa ia dikatai ****** oleh gadis yang tidak ia tahu namanya siapa.


"Kenapa? Kamu tidak terima aku katai ******?! Lalu kata yang pas buat seorang yang merebut kekasih seseorang siapa? Aaaa, ada kata yang baru yang cocok untuk cewek seperti itu... Yaitu Pelakor?!"


Sohyun semakin bingung?! Yang merebut siapa? Kenapa ia dikatakan seperti itu.


"Dengar! Aku tidak merasa sama sekali atas apa yang kamu tuduhkan ke aku!"


"Jika tidak?! Lalu, kenapa kamu berani menyukai Jungkookku eoh?!"


"Jungkook?! Jungkook sunbae maksudmu?!" Tanya Sohyun langsung tertawa.


Jennie dan Jisoo saling lihat heran?! Kenapa Sohyun malah tertawa.


"Jadi,,, hahahahahah... Jadi kamu yang bernama Jennie itu?" Tanya Sohyun sambil sesekali tertawa mengejek.


"Kalau iya kenapa?!"


"Kamu cantik. Sayang, Jungkook sunbae tidak menyukai mu sama sekali. Dan Jungkook sunbae tidak pernah mengakui kalau kamu kekasihnya. Jadi, jangan terlalu kepedean deh jadi orang. Apalagi mengakui orang itu kekasihmu sementara orangnya tidak menganggapmu ada sama sekali. Kira-kira sebutan yang pas untuk cewek seperti kamu apa ya?! Aaaa, aku tahu. Cetitalu." Telak Sohyun dengan senyum smirknya. Sementara Jennie dan Jisoo bingung akan arti kata "Cetitalu" yang Sohyun ucapkan.


"Kalian pasti penasaran akan artinya kan? Baij aku kasih tahu. Ce...Ti...Ta...Lu." Sohyun mendekat lalu mendekatkan bibirnya pada telinga Jennie.

__ADS_1


"Cewek Tidak Tahu maLu." Lanjut Sohyun berbisik di telinga Jennie. Setelah itu Sohyun langsung menerobos di antara Jennie dan Jisoo untuk melanjutkan langkahnya yang tertunda tadi. Pun ia pergi dengan penuh kemenangan.


Bagaimana tidak. Disaat yang lain getir akan sekali ancaman Jennie. Namun Sohyun tidak sama sekali dan ia malah berhasil menelak Jennie sampai terbengong tidak jelas dengan kegeramannya yang tidak menentu?!


Bagaimana bisa Sohyun tidak takut sama sekali padanya. Walau demikian entah kenapa ia tidak berniat menghadang Sohyun langkah lagi untuk melampiaskan kemarahannya. Kata-kata Sohyun sungguh menusuk hati sampai ke hulu hatinya yang terdalam. Ucapan Sohyun ada benarnya juga.


*


*


*


*


Sampai di parkir!


Sohyun masih setia menunggu Taehyung di parkir. Tak lama setelah itu, Jungkook datang dan melihat Sohyun lebih dulu. Jungkook berhenti untuk memperhatikan Sohyun dalam diam. Tiba-tiba Jungkook tersenyum dan mendekat ke sisi Sohyun berada.


"Kamu sedang menunggu Taehyung ya?"


Tanya Jungkook begitu berada di sisi Sohyun. Sohyun kaget akan kehadiran Jungkook yang tiba-tiba ada di dekatnya.


"I... iya. Aku... sedang menunggu Taehyung." Jawab Sohyun gugup.


"Sampai kapan?"


"Sampai ia datang."


"Yakin?"


Sohyun mengangguk mantap sebagai jawaban.


"Tapi, Aku tadi melihat Taehyung sedang bersama Rose. Apa kamu yakin tetap menunggunya disini sementara dia sendiri sedang asik bersama cewek lain."


Entah kenapa hati Sohyun tiba-tiba seakan ada yang menghanjal.


"Kalau kamu ragu untuk menunggunya... Aku dengan senang hati siap mengantarmu pulang." Tawar Jungkook seketika Sohyun tersipu malu di buatnya. Hatinya yang tak karuan akan keberadaan Taehyung mulai tersamarkan. Namun, dalam hitungan detik ia ingat akan kejadian tempo hari. Dimana ia pulang tanpa Taehyung tahu.


"Tapi... kalau aku harus pulang besama sunbae aku harus memberi Taehyung lebih dulu."


"Soal itu... biar aku yang memberitahunya. Sekarang ayo pulang denganku." Imbuh Jungkook sambil menarik tangan Sohyun.


Begitu mobil Jungkook meninggalkan area parkir Taehyung dan Rose datang. Itu artinya apa yang diucapkan Jungkook sepenuhnya benar.


"Bukankah di dalam mobil Jungkook ada Sohyun?" Tunjuk Rose pada Taehyung begitu mobil Jungkook melintas di depannya. Dengan cepat Taehyung melihat mobil Jungkook yang Rose tunjuk padanya. Seketika tatapan Taehyung berubah jadi datar.

__ADS_1


Tbc,___


__ADS_2