My Soulmate

My Soulmate
Part 5


__ADS_3


Jeon Jungkook


Β 


πŸ“–**Selamat Membaca**πŸ“–


Β 


πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’—πŸ’—


πŸ’—


Di tempat parkir Hanyang! Taehyung terlihat sedang menyalakan motor sekuter buntutnya tanpa Sohyun. Begitu motornya menyala Taehyung keluar dari area parkir dan menuju pintu gerbang Hanyang. Itu artinya Taehyung akan pulang tanpa Sohyun.


Di sisi berbeda! Masih di ruang baca perpustakaan. Sohyun duduk paling pojok seorang diri. Entah apa yang membuatnya masih terduduk disana di saat sebagaian mahasiswa sudah pulang termasuk teman sekelasnya. Jika diperhatikan Sohyun terlihat gusar seperti sedang menunggu kedatangan seseorang. Siapa? Saking gusarnya sesekali Sohyun melihat jam di ponselnya.


"Kemana Taehyung? Kok dia belum datang-datang juga? Tidak biasanya ia seperti ini? Sudah hampir 2 jaman aku menunggu nya?" Gerutu Sohyun mulai jengkel.


Kasihan! Ternyata Sohyun masih setia duduk disana hanya untuk menunggu kedatangan Taehyung. Sedangkan orang yang ditunggu sudah pulang. Aaaa, itu artinya Taehyung pulang tanpa mengabari Sohyun. Tumben? Apa sesuatu yang mendesak terjadi di rumahnya? Sampai ia lupa mengabari Sohyun? Bisa jadi.


Sohyun kemudian melihat ponselnya. Lalu mencari kontak Taehyung. Ia ingin menghubungi nomor itu, tapi Sohyun ingat kalau Taehyung tidak pernah membawa ponselnya ke kampus.


Alasannya sederhana. Taehyung tidak ingin gadis-gadis kampus tau nomornya. Kalau gadis-gadis tau, maka ponselnya akan terus berbunyi dan itu akan membuat belajar Taehyung terganggu. Walau Taehyung berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan tapi ia masih memiliki wajah tampan meski dengan penampilan yang sedikit cupu.


Namun, itu tidak membuat para gadis Hanyang menutup mata akan keberadaannya. Misalnya Rose yang secara terang-terangan mengumbar perasaannya pada Taehyung. Tidak hanya Rose, masih banyak gadis lainnya yang sebenarnya tertarik pada Taehyung. Hanya saja mereka gengsi mengakuinya mengingat Taehyung bukan dari kalangan atas seperti yang mereka inginkan pada umumnya.


Jadi, Jungkook dan Taehyung disini sebelas dua belaslah! Coba seandainya mereka mengetahui siapa Taehyung yang sebenarnya. Dijamin, Taehyung akan dapat menyamai Jungkook. Tapi apa ya kebenaran akan Taehyung. Padahal Taehyung tumbuh besar tanpa seorang ayah. Sebab ayahnya sudah meninggal waktu Taehyung berumur 5 tahun. Itulah kebenaran akan Taehyung saat ini.


Merasa letih menunggu, Sohyun memutuskan untuk kembali ke kelas. Siapa tau Taehyung ada disana, pikirnya. Sampai di kelas, ia tidak menemukan Taehyung, termasuk teman-temannya yang lain. Sohyun kecewa, benar-benar kecewa!


"Kemana Taehyung pergi?! Apa dia sudah pulang?! Tidak mungkin! Iya... jika dia pulang dia pasti akan mencariku bukan. Aaa, kalau begitu aku harus mencarinya di tempat parkir. Siapa tau Taehyung sedang menunggu ku disana"

__ADS_1


Batin Sohyun sambil mengambil tasnya lalu keluar dengan buku paket di tangannya. Sampai parkir Sohyun langsung mencari tempat Taehyung memparkir motornya. Tidak ada. Motor Taehyung sudah tidak ada disana. Kekecewa yang tadi sempat meredam, kini muncul kembali.


Tidak hanya kecewa. Tapi Sohyun sangat marah pada Taehyung. Itu terlihat jelas pada paras cantiknya. Sohyun tidak habis pikir, bagaimana bisa Taehyung pulang tanpa dirinya, dan parahnya lagi dia pulang tanpa memberi tahu Sohyun sampai mengharuskan Sohyun menunggu lama di ruang baca. Siapa pun pasti akan sangat marah bukan?


"Awass kau Kim Taehyung! Hari ini kau sudah membuat dua kesalahan terbesar dalam hidupku." Geram Sohyun lalu pergi dari tempat parkir menuju gerbang Hanyang.


Sedangkan Taehyung di tengah perjalanan pulang! Taehyung terlihat sangat bimbang, terlebih disaat ia menyadari Sohyun tidak ada di belakangnya. Hampa Taehyung rasa. Pun Taehyung tidak henti-hentinya memikirkan bagaimana nasip Sohyun sekarang. Sohyun akan pulang dengan siapa? Sementara tuan Han sudah balik ke rumahnya semenjak kepergian ibu Sohyun.


Namun, Taehyung berusaha menepis itu semua. Dengan pemikirannya sendiri yang tidak jelas seperti apa.


"Bukankah saat ini dia bersama Jungkook?! Berdasarkan apa yang aku lihat tadi, sepertinya mereka sudah mulai dekat. Aku yakin itu. Dan Jungkook pasti akan mengantarkannya pulang. Bukankah ini yang diharapkan Sohyun selama ini? Bisa berduaan dengan Jungkooknya."


Batin Taehyung bergejolak! Namun, pikirannya tidak lepas akan Sohyun. Apalagi setelah Taehyung ingat pesan ibu Sohyun yang meminta Taehyung untuk menjaga Sohyun selama kepergian ibu Sohyun. Mengingat hal itu Taehyung tiba-tiba menepi.


"Aissshh! Kalau bukan karena bibi Kim aku tidak peduli" Lirih Taehyung lalu memutar motornya kembali.


Di depan Gerbang Hanyang! Sohyun memilih duduk di salah satu kursi taman disana. Ia masih memikirkan cara untuk pulang. Apakah dengan naik bus atau naik taksi. Ada dua opsi di benak Sohyun. Sementara dirinya tidak terbiasa dengan kendaraan umum. Itu artinya Sohyun sudah terlalu bergantung pada Taehyung.


Jungkook yang baru keluar dari gerbang dengan mobil mewahnya melihat Sohyun duduk termenung disana dengan muka di tekuk.


"Bukankah itu cewek yang di perpus tadi?"


"Apa yang dia lakukannya di sana? Tumben dia tidak bersama cowok itu?!"


Aaaa! Ternyata diam-diam Jungkook memperhatikan Sohyun. Iya, walau tidak bertemu secara langsung tapi Jungkook sering melihat Sohyun berjalan bareng dengan Taehyung. Walau dari jarak jauh. Sohyun saja tidak sadar akan hal itu.


"Apa cowok itu meninggalkannya? Apa dia perlu tumpangan!"


Sesaat setelah itu, Sohyun bangkit dari duduknya. Sohyun sudah menentukan pilihan. Dia akan akan naik bus. Melihat Sohyun bangkit Jungkook menyalakan mobilnya.


Beberapa detik kemudian, Jungkook mengerem mobilnya secara tiba-tiba. Jungkook melihat Taehyung datang menghadang langkah Sohyun! Masih marah! Sohyun memilih melanjutkan langkahnya mengabaikan Taehyung. Taehyung tidak menyerah! Ia kemudian menyamakan kecepatan motornya dengan langkah Sohyun.


"Kamu marah?! Maafkan aku!"


Sohyun cuek! dan tetap berjalan mengabaikan Taehyung. Wajah memelas pun tak berhasil meluluhkan kemarahan seorang Kim Sohyun. Taehyung berpikir, mencoba mencari cara agar Sohyun bisa memaafkannya. Sepintas Taehyung ingat Jungkook.


"Jungkook!"


Seketika Sohyun berhenti dan berbalik. Sedang Taehyung langsung memasang wajah datarnya. Taehyung tau, hanya dengan menyebutkan nama Jungkook saja kemarahan Sohyun hilang seketika tanpa harus menunggu waktu lama. Taehyung kemudian tersenyum. Entah apakah senyumnya kali ini tanda bahagia atau sebaliknya. hanya Taehyung yang tahu.

__ADS_1


"Jungkook sunbae kenapa?!" Tanya Sohyun semangat.


"Waktu di perpustakaan tadi, aku melihatmu bersama Jungkook. Makanya aku kembali."


"Kamu melihatnya?"


Taehyung mengangguk sebagai jawaban.


"Tapi, bukan berati kamu meninggalkan ku begitu saja. Kamu tahu, aku sudah menunggu mu lama di ruang baca."


"Maafkan aku soal itu, aku berpikir ini kesempatan baik bagimu. makanya aku memutuskan kembali ke kelas."


"Aissshhh! Apa yang kamu lihat itu hanya sebuah kecelakaan. Seandainya kamu datang lebih awal aku tidak akan kesusahan mengambil buku itu." Sohyun langsung memasang wajah masam.


"Kamu tahu, gara-gara itu dia semakin ilpil padaku?" Sohyun lalu menatap Taehyung tajam membuat Taehyung salah tingkah.


"A.. Apa?"


"Apa alasan itu juga kamu meninggalkanku?!"


Taehyung mengangguk!


"Lalu kenapa kamu balik lagi?!"


"Itu... aku hanya ingat pesan bibi."


"Hanya karena ingat pesan mamaku?! Benar-benar ya kamu!" Kata Sohyun tidak terima lalu memukul lengan Taehyung.


"Auwww! Sakit!"


"Aku tidak peduli." Jawab Sohyun sambil memukul lengan Taehyung membabi buta.


"Ya! Kim Sohyun! Hentikan!" Kata Taehyung tidak tahan menahan sakit di lengannya. Seketika Taehyung berhasil mengunci tangan Sohyun dan menyebabkan Sohyun terhuyung ke depan. Wajah Sohyun langsung berhadapan langsung dengan wajah tampan Taehyung. Pun mata mereka saling beradu. Tiba-tiba suasana pun jadi senyap. Entah atmosfer apa yang terjadi diantara mereka.


Jungkook yang dari jauh menyaksikan hal itu memutuskan untuk melajukan mobilnya kembali. Kembali Ke Taehyung dan Sohyun berada.


"Ayo... kita pulang!" Kata Sohyun gugup sambil menarik diri dari Taehyung. Pun Taehyung merasakan hal yang sama. Tanpa berkata Taehyung langsung memberikan Sohyun helmnya. Sohyun memasang helm sambil naik di atas motor sekuter Taehyung lalu melenggang pergi dari tempat itu dengan seribu kecangguan yang tercipta di atas motor sekuter Taehyung. Sepanjang perjalanan pun sama. Tidak ada yang memulai pembicaraan satu sama lainnya. Apa yang terjadi dengan mereka.


Tbc,___

__ADS_1


__ADS_2