My Soulmate

My Soulmate
Part 2


__ADS_3


(Jeon Jungkook dan Kim So Hyun)


๐Ÿ“– ***Selamat Membaca*** ๐Ÿ“–



๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—


"Ku persembahkan bunga mawar putih ini sebagai tanda cinta suciku untukmu." Kata Jungkook sambil duduk bersimpuh di hadapan Sohyun.


Seketika suara tepuk tangan, ungkapan haru dan kagum bergema disekitar tempat itu. Pun Sohyun semakin dibuat merona dengan jantung yang kian berdetak kencang sambil mengambil bunga mawar putih itu dari tangan Jungkook. Jungkook lalu berdiri, dan memandang Sohyun dengan tatapan penuh cinta. Begitupun Sohyun.


Tiba-tiba Jungkook mendekatkan kepala. Reflek Sohyun memejamkan mata. Jika diperhatikan sepertinya Jungkook akan mencium kening Sohyun. Eemmm, romantis sekali mereka. Apalagi itu di tempat umum. Pasti banyak yang iri dengan Sohyun. Jarak hidung dan bibir Jungkook pun kian menipis di kening Sohyun. Namun, pertanyaannya. Apakah ini nyata? Sepertinya sih antara nyata dan tidak.


Tapi, ada yang aneh???


Lama kelamamaan suara tepuk tangan dan terikan memuja dan kagum perlahan berubah menjadi kata-kata caci maki dari para gadis yang memuja Jungkook. Bagaimana tidak?! Sohyun tanpa sadar telah menghadang langkah cowok populer Hanyang sambil memegang tangan Jungkook dengan mata terpejam dan masih seperti posisinya saat ia berhayal. Pikir Sohyun tangan Jungkook adalah bunga mawar putih yang diberikan Jungkook padanya.


Astaga! Itu artinya apa yang terjadi tidaklah nyata. Itu hanyalah hayalan Sohyun semata dan itu bermula saat Jungkook akan menyematkan kaca mata hitamnya. Dimana kaca mata hitam itu seketika berubah jadi mawar putih di tangan Jungkook. Dan Jungkook berjalan ke arah Sohyun sepenuhnya adalah kebenaran. Sebab Jungkook akan menuju fakultas yang sama dengan Sohyun dan Taehyung. Hanya saja mereka beda kelas dan Jungkook sudah semester 3 jurusan menejemen bisnis. Itu artinya Jungkook adalah kakak tingkat Sohyun dan Taehyung.


Aaa, Taehyung? Sebenarnya ia sudah berusaha menyadarkan Sohyun hanya saja halusinasi Sohyun seakan sangat nyata bagi Sohyun. Pun dengan Jungkook, sudah berapa kali berusaha menyadarkan Sohyun dan menyingkirkan Sohyun dari hadapannya sambil berusaha mengambil tangannya kembali. Tapi, entah kenapa Sohyun begitu kuat memegang tangan Jungkook dan tidak kunjung sadar-sadar dari hayalannya yang menurutnya sangat indah dirasa.


Jadi, wajarlah para gadis yang memuja Jungkook tidak suka. Masih untung Sohyun tidak di lempar buku, sepatu dan tas mereka. Kalau tidak, bahaya bagi Sohyun.


Ya ampun Sohyun?! Segitu besarkah rasamu pada Jungkook? Sampai kamu melupakan dunia nyatamu? Agak berlebihan sih? Namun itulah faktanya. Sohyun disini terlalu cepat berimajinasi akan sesuatu yang ia suka dan kagumi. Parahnya lagi, Sohyun selalu menganggap mimpinya itu nyata. Itulah awal kenapa dia begitu memuja Jungkook dari sekolah menengah atas dulu.


Jungkook tidak habis pikir. Bagaimana bisa ia bertemu gadis aneh disaat hari pertamanya kuliah setelah libur panjang.


"Ya! Gadis aneh! Menyingkir dari hadapanku sekarang." Teriak Jungkook sambil mendorong Sohyun cukup keras sampai tangannya pun berhasil ia ambil. Saking kerasnya Sohyun terdorong ke belakang. Sohyun hampir saja jatuh kalau Taehyung tidak gesit menangkap pinggang Sohyun. Kini Sohyun pun tersadar akan hayalannya.


"Taehyung? Kenapa kamu? Bukankah tadi aku bersama Jungkook sunbae?, lalu dimana Jungkook sunbae?!" Tanya Sohyun pada Taehyung dengan wajah bingungnya.


"Sadarlah Sohyun! Aku rasa kamu berhayal!" Kata Taehyung agar Sohyun sadar. Baru setelah itu, Taehyung membantu Sohyun berdiri tegak sambil mengarahkan kepalanya ke arah Sohyun berada. Seketika Sohyun malu! Jantungnya semakin menjadi jadi begitu melihat Jungkook berdiri tidak terlalu jauh di hadapannya. Dan yang lebih membuat Sohyun malu ketika ia teringat dengan hayalannya tadi.


"Siapa kamu eoh?! Bagaimana bisa kamu tahu namaku?!!" Teriak Jungkook lantang membuat Sohyun sedikit takut meski tidak kentara tapi Taehyung mampu melihatnya.


"Aku... Kim Sohyun sunbae. Adik kelas sunbae waktu sekolah di Sekang High School. Bukankah dulu sunbae pernah,___?"


"Jangan mengada ngada ya?! Aku tidak pernah melihatmu sama sekali,_____


Ok. Aku akui, aku memang tampan dan aku rasa kamu adalah salah satu dari para cewek yang tergila-gila padaku. Tapi jangan berlebihan seperti tadi. Aku tidak suka dan sangat evil. Apalagi dengan cewek seperti kamu. Jadi, jaga sikapmu disini kalau kamu ingin menyelesaikan kuliah disini tepat waktu. Dan Jangan menggangguku lagi seperti tadi, Mengerti!!!"


Kata Jungkook panjang lebar nyeletik hati lalu pergi dengan wajah kesalnya. Sohyun sedih! Kata-kata Jungkook menukul talek hulu hatinya yang terdalam. Melihat garis wajah Sohyun seperti itu membuat Taehyung ingin mencekal tangan Jungkook dan membalas ucapan Jungkook. Tapi, Sohyun mencegahnya sambil menggelengkan kepala dengan tatapan memohon. Sohyun kemudian mengajak Taehyung ke kelas sebelum mata kuliah pertama mereka dimulai.


Sedangkan, tidak jauh dari tempat mereka berada! ada 3 gadis cantik tengah memperhatikan mereka sejak tadi.


"Siapa cewek itu?! Berani raninya dia mengganggu calon suamiku sampai-sampai my kookie terlihat marah seperti itu!!!"

__ADS_1


"Sepertinya dia mahasiswi baru. Tapi, cowok yang bersama gadis tadi siapa ya? Apa dia pacarnya? Dia tidak kalah tampan dari Jungkook. Dan sepertinya aku tertarik padanya."


"Astaga Rose! Kamu menyukai cowok culun tadi?! Apa aku tidak salah dengar?!" Sambung gadis satunya.


"Tidak!"


"Ya ampun Rose! Sadarlah! Dia itu cowok miskin. Dia tidak selepel dengan kita!!! Kamu tahu aku tadi melihatnya datang ke kampus dengan gadis itu dengan motor sekuter?! Apa kamu mau pergi kencan dengannya hanya dengan naik sekuter kena hujan, panas dan salji??! Kalau aku sih ogah."


"Tidak mungkin. Kamu pasti salah lihat! Kamu bilang gitu karena kamu menyukai dia juga kan?!!"


"Aku?! menyukai dia?! Setampan apapun dia aku tidak menyukai cowok miskin kayak dia. Tidak,___?"


"Jisoo, Rose! Hentikan!" Kata gadis yang mengaku sebagai calon istri Jungkook.


"Aku harap kalian tidak memiliki perasaan pada cowok itu. Karena aku akan membuat perhitungan dengan mereka terutama sama cewek yang bersamanya tadi!!!"


"Sama!" Sambung Rose dan dan Jisoo bersamaan. Membuat gadis yang mengaku sebagai istri Jungkook menatap mereka bingung.


"Maksudnya... kami akan membantumu Jennie." Sambung Jisoo menjelaskan, agar gadis yang bernama Jennie Kim itu tidak menatap mereka curiga.


"Kalau begitu cari tau tentang dia!" Sambung Jennie kepada kedua temannya. Jisoo mengangguk tanda mengiyakan.


"Sebaiknya kita ke kelas sekarang! Sebelum dosen kita masuk kelas." Imbuh Rose.


Jennie, Rose dan Jisso. Mereka adalah satu geng. Selain itu, mereka merupakan gadis-gadis terpopuler di Hanyang dan mereka juga sangat terkenal karena kecantikan yang mereka miliki. Tidak hanya canti tapi mereka sangat kaya tidak jauh beda dengan Jungkook dan Sohyun.


Wahh! kalau seperti ini Sohyun dalam bahaya ini?! Apalagi Jennie sudah menyaksikan langsung kejadian antara Sohyun dan Jungkook tadi.


๐Ÿ’ซ


๐Ÿ’ซ


๐Ÿ’ซ


Taehyung dan Sohyun keluar dari area kampus Hanyang dengan motor sekuternya. Taehyung mencoba mengajak Sohyun bicara. Namun Sohyun tidak merespon. Sohyun melamun di belakang Taehyung sambil memegang ujung jaket Taehyung erat. Sesekali ia mengedipkan mata. Kata-kata Jungkook tadi terus bersenandung di indra dengarnya.


15 menit kemudian!


Taehyung dan Sohyun sudah sampai di depan rumah Sohyun! itu artinya mereka sudah sampai rumah.


Namun ada yang aneh dari Sohyun! Begitu motor berhenti Sohyun turun dari motor Taehyung tanpa ekspresi sama sekali. Lucunya dia langsung nyelonong masuk tanpa melepas helmnya lebih dulu. Taehyung jadi bingung dibuatnya.


"Ya!!! Kim Sohyun!!!" Teriak Taehyung. Sohyun berbalik Pun Taehyung langsung turun dari motor dan melepas helmnya.


"Apa yang kamu pikirkan eoh?! Sampai-sampai kamu lupa melepas helm di kepalamu?!" Lanjut Taehyung sambil mendekati Sohyun. Reflek Sohyun melihat ke atas.


"Maaf." Lirih Sohyun sambil melepas helm dari kepalanya dengan wajah datar.


Maaf?! Taehyung langsung tercengang dibuatnya. Bagaimana tidak?! Selama ia mengenal Sohyun ia tidak pernah mendengar Sohyun mengeluarkan kata maaf padanya. Walau Sohyun yang lebih dulu membuat masalah pada Taehyung.

__ADS_1


Wah!!! Sohyun! Hanya gara-gara ia tidak melepas helm di kepalanya ia dengan suka rela minta maaf pada Taehyung . Taehyung masih tidak percaya dengan ini semua.


Taehyung menelisik wajah Sohyun lebih dalam lagi. Aaa! Taehyung tau, kata maaf keluar dari mulut Sohyun begitu saja tanpa terencana. Sohyun tidak sadar mengucapkannya. Itu artinya Sohyun sedang memikirkan sesuatu. Sesuatu yang sangat menganjal pikirnya.


"Sohyun, Kamu kenapa?" Tanya Taehyung pelan di depan wajah Sohyun sambil mengambil helm itu dari tangan Sohyun.


"Apa kamu masih memikirkan kejadian tadi pagi?!"


Sohyun mengangguk dalam diam! Astaga Sohyun. Taehyung membuat napas berat tidak percaya.


"Begitu berartinya kah dia matamu sampai kamu bisa seperti ini eoh?"


"Dia sangat berarti bagiku Taehyung. Sangat. Kamu tau? Dia jodohku. Jodoh yang dikirimkan Tuhan untukku. Namun, sekarang Jungkook sangat membenciku. Dia tidak ingin bertemu aku lagi.____


Apa yang harus aku lakukan sekarang?"


Jawab Sohyun dengan linangan air mata yang siap akan tumpah. Entah kenapa melihat Sohyun seperti itu dada Taehyung seakan ikut sesak juga. Sohyun mendongak menatap Taehyung.


"Taehyung, kamu sudah taukan semuanya?,____


Alasan aku memilih kuliah di Hanyang karena dia. Aku hanya ingin lebih dekat lagi dengannya."


Taehyung langsung membawa Sohyun ke dekapannya. Sekedar untuk menenangkannya. Seketika air mata Sohyun tumpah dalam peluk Taehyung.


"Kamu tidak boleh seperti ini. Jika Jungkook benar-benar jodohmu, lambat laun dia pasti akan mendekat dengan sendirinya. Jadi, kamu tidak usah khawatir."


Kata Taehyung berusaha menenangankan Sohyun dengan kata-katanya. Mendengar itu Sohyun melepaskan dekapan Taehyung dan mendongak melihat Taehyung.


"Benarkah?!" Tanya Sohyun. Taehyung mengangguk yakin.


"Kalaupun dia masih enggan mendekat,___


Aku akan membuatnya mendekatimu."


"Sungguh?" Tanya Sohyun senang. Taehyung kembali mengangguk sebagai jawaban.


"Dari dulu, kamu memang sahabat terbaikku Kim Taehyung!"


Lanjut Sohyun dan tidak terduga ia langsung memeluk Taehyung erat. Melihat Sohyun bahagia dan kembali pada diri Sohyun yang asli Taehyung pun ikut senang. Iya. Bagaimana pun Taehyung merasa hampa jika Sohyun tiba-tiba jadi pendiam, murung seperti tadi. Apalagi sampai harus mengeluarkan air mata. Taehyung tidak suka sama sekali. Tanpa mereka sadari ada cctv yang merekam moment indah mereka.


Namun, pertanyaannya. Akankah perasaan Taehyung akan tetap bertahan selamanya sebagai seorang sahabat? Dan Sohyun, jika dilihat dari kebersamaannya bersama Taehyung akankah ia siap jauh dari Taehyung jika Jungkook suatu hari nanti adalah jodohnya?


Kita lihat ajak nanti apa yang terjadi.


Tbc,____



Kim Taehyung

__ADS_1


__ADS_2