My Soulmate

My Soulmate
Part 4


__ADS_3


Kim Tae Hyung


🌟


🌟


🌟


🌟


Β 


πŸ“–**Selamat Membaca**πŸ“–


Β 


πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’—πŸ’—


πŸ’—


Dari arah belakang, terlihat seorang gadis berjalan seorang diri di koridor kampus. Jika dilihat dari segi rambut dan postur tubuhnya gadis itu terlihat seperti Kim Sohyun. Tapi, jika itu Sohyun seharusnya ada Taehyung di sampingnya.


Aaaa! Dilihat dari depan itu memang Kim Sohyun. Dia akan ke perpustakaan. Taehyung?! Entahlah. Tadi, di tengah perjalanan ia balik ke kelas. Sebab katanya ada yang ketinggalan. Pun Taehyung meminta Sohyun untuk ke perpustakaan lebih dulu tanpa dirinya.


Kini Sohyun sudah sampai di perpustakaan. Begitu selesai mengisi buku pengunjung, ia pun langsung menuju rentetan rak buku perpustakaan. Terutama rentetan buku yang ingin dia cari. Lama mencari, Sohyun heran! Kenapa perpustakaan itu terlihat sepi, di ruang baca pun hanya terlihat beberapa orang. Apa jam berkunjung belum di buka? Atau memang para mahasiswa dan mahasiswi masih ada jam kuliah? Bisa jadi.


Dari pada fokus pada hal itu, lebih baik Sohyun fokus mencari buku yang ia cari. Sohyun Sangat lama mencari! Sampai?


Buku yang Sohyun cari akhirnya ketemu juga! Sayang, buku itu berada paling atas. Pun Sohyun berusaha mengambilnya. Naass! Tangannya terlalu pendek untuk sekedar menjangkau itu buku. Sohyun lihat kiri-kanan untuk mencari keberadaan seseorang.


"Aissshhh! Taehyung mana?! Kok dia belum datang-datang juga sih?! Katanya cuma mau mengambil buku saja?!"


Gerutu Sohyun. Lagi, Sohyun melihat sekeliling! Tidak ada orang sama sekali. Lalu, pada siapa Sohyun akan minta bantuan? Pengurus perpustakaan? Tidak mungkinkan?.


"Ini juga?! Kenapa dari tadi perpustakaan ini sangat sepi. Aku jadi heran, Ini perpusatakaan apa kuburan ya?"


Setelah itu, Sohyun kembali berusaha untuk mengambil itu buku. Sohyun tidak akan balik dari perpustakaan sebelum itu buku ada di tangannya. Bagaimana pun buku itu sangat penting sebagai bahan refrensi untuk menyelesaikan tugasnya nanti. Sohyun berjinjit setinggi mungkin untuk mendapatkan buku itu. Namun, hasilnya tetap sama! walau Sohyun sudah mencoba kesekian kalinya.


Sedangkan Taehyung yang diharapkan Sohyun untuk membantunya kini masih berjalan di koridur kampus menuju perpustakaan dengan membawa beberapa buku paket. Maklum, otak cerdas.


Di sisi berbeda! Tidak jauh dari tempat Taehyung berjalan. Jennie, Rose dan Jisoo juga berada disana. Hanya saja mereka berasal dari arah berbeda. Pun tujuan mereka juga berbeda. Rose tidak sengaja melihat Taehyung dan dia langsung memandang Taehyung dengan tatapan memuja dan kagum.


"Kenapa dia begitu tampan?!" Lirih Rose spontan.


"Rose! Kamu benar-benar menyukai cowok miskin itu?!" Sambung Jisoo tidak percaya.


"Iya! Tidak hanya benar-benar menyukainya. Tapi aku sangat-sangat menyukainya, dan aku begitu mengaguminya."


"Astaga! levelmu ternyata sudah rendah ya?! " Sambung Jennie.


"Terserah kalian berbicara apa tentangnya. Aku tidak peduli. Walapun dia miskin tapi dia memiliki otak yang cerdas dan juga dia sangat tampan."


"Bagaimana kamu bisa tau,___?"


"Aku sudah mencari tau tentangnya." Potong Rose lalu berjalan meninggalkan Jennie dan Jisoo untuk menghadang langkah Taehyung. Taehyung yang dihadang bingung?! Suasana pun tiba-tiba senyap diantara mereka.


"Perkenalkan... Namaku Park Rose! Bisa di panggil Rose !" Kata Rose sambil mengulurkan tangan pada Taehyung.


Taehyung diam membisu dan hanya menatap tangan Rose bingung. Bagaimana tidak?!Gadis itu masih asing baginya. Tapi gadis itu langsung ramah padanya.


"Aaaa, kamu tidak perlu menyebutkan namamu siapa." Lanjut Rose sambil menarik tangannya kembali.


"Lagian aku sudah tau siapa namamu... heheheheheh. Namamu Kim Taehyung kan?" Rose tampak grogi. Pun Taehyung tambah bingung. Dari mana gadis di depannya itu tau namanya? Padahal Taehyung belum pernah bertemu dengan Rose sebelumnya. Jennie dan Jisoo yang melihat aksi Rose hanya bisa tersenyum mengejek.


"Kamu mau kemana? Apa kamu akan ke perpusatakaan??" Lanjut Rose untuk menghilangkan kegugupannya setelah menyadari beberapa buku yang Taehyung bawa. Pun Taehyung hanya mengangguk sebagai jawaban .


"Kalau begitu aku ikut, aku juga akan ke perpustakaan. Untuk itu aku akan membantumu membawa buku-buku ini!"


Tanpa persetujuan Taehyung, Rose langsung mengambil buku yang Taehyung bawa. Taehyung kaget, ia ingin mengambil bukunya kembali. Tapi, Rose berjalan duluan. Mau ngak mau Taehyung hanya bisa pasrah dan mengikuti Rose dari belakang.


Jennie dan Jisoo tidak habis pikir dengan tingkah Rose. Bagaimana bisa Rose pergi begitu saja tanpa seizin mereka. Dan yang membuat mereka lebih bingung lagi, sikap Rose yang begitu berlebihan ketika jatuh cinta. Itu pertama kalinya Jennie dan Jisoo melihat Rose seperti itu meski mereka sudah lama saling kenal sebagai teman.

__ADS_1


"Aku baru tau kalau tingkah Rose seperti itu kalau sedang jatuh cinta." Lirih Jennie.


"Sama. Aku juga baru tau. Yang kita tau selama ini Rose tidak pernah mengubar perasaannya pada siapa pun. Sekali ia jatuh cinta, ia langsung tancap gas tidak peduli status cowok itu siapa." Imbuh Jisoo


"Awas saja kalau kamu mencari kami!" Gerutu Jennie.


"Ayo, kita ke kantin! Siapa tau Jungkook sudah ada di sana." Lanjut Jennie sambil melanjutkan langkah mereka yang sempat tertunda tadi.


Beberapa langkah melangkah. Jennie dan Jisoo berpapasan dengan dua gadis yang tengah membicarakan Jungkook.


"Selain ganteng dan maskulin, ternyata Jungkook sunbae sangat rajin ya?!"


"Iya. Kan jarang banget cowok populer seperti dia pergi ke perpustakaan hanya untuk mengerjakan tugas. Iiii! Aku jadi semakin menyukainya."


Jennie langsung geram reflek ia menarik rambut salah satu gadis itu dari belakang.


"Auwww! Sakit!!"


Rintih gadis itu kesakitan sambil memegang tangan Jennie. Temannya yang berbicara pertama tadi kaget ia pun berusaha melepaskan tangan Jennie dari rambut temannya itu. Namun, tidak berhasil. Jennie terlalu kuat. Saking kuatnya dorongan Jennie sampai membuat gadis itu terdorong ke belakang.


"Lepaskan! Apa salah ku eoh?!'


"Kamu masih bertanya salahmu apa?!,___


Salahmu sudah menyukai Jungkook ku. Jadi aku peringatkan supaya kamu berhenti menyukainya. Jika tidak! Aku bisa melakukan hal yang lebih jauh dari ini."


"Kamu siapa?!! Sampai kamu harus bertindak sejauh ini hanya karena Jungkook?!"


"Kamu masih bertanya aku siapa?! Jisoo jelaskan padanya."


"Dia Choi Jennie! Anak pemilik kampus Hanyang! Jennie adalah pacar Jeon Jungkook, cowok yang kamu sukai. Selain itu, kamu harus memanggil kami sunbae."


Gadis itu kaget bukan main. Ia percaya jika Jennie adalah kekasih Jeon Jungkook dan yang membuatnya lebih takut lagi kalau Jennie adalah anak pemilik kampus Hanyang. Gadis itu takut setengah mati. Bagaimana kalau nanti ia dikeluarkan hanya gara-gara ini?. Seketika tanpa rasa takut sedikit pun, Jennie semakin kencang menarik rambut gadis itu.


"Auwww! Sakit!"


"Sakit ya?! Seperti itulah rasa sakit yang ku rasa begitu mendengar kau menyukai pacar ku!"


"Maafkan aku!"


"Maaf?! Baik. Aku akan memaafkanmu! Tapi, kamu harus berjanji. Kalau kamu tidak boleh menatap Jungkook dan mulai detik ini berhenti menyukai Jungkook! Karena hanya Lee Jennie seorang yang boleh menyukai Jungkook. Mengerti!!!"


"Sebelumnya! Dari mana kamu tau kalau Jungkook ke perpustakaan?!"


"Tadi, kami melihatnya di depan perpustakaan. Setelah kami tanya, Jungkook menjawab kalau dia akan ke perpustakaan."


Jennie langsung melepas rambut gadis itu dari tangannya lalu berbelok untuk ke perpustakaan menyusul Jungkook. Selepas kepergian Jennie dan Jisoo!


✨


✨


✨


✨


✨


Sedangkan di perpustakan Sohyun masih kesusahkan untuk mengambil buku itu. Sohyun menyerah mengambil buku itu dengan berjinjit. Alhasil ia pun lompat beberapa kali. Hasilnya pun nihil.


"Aissshhh! Kenapa susah sekali sih untuk mengambil itu buku. Apa aku harus mengkonsumsi obat tinggi dulu, baru aku bisa mengambilnya?! Kelamaan.___Kalau bukan karena keperluan tugas aku tidak akan sudi mengambilnya!" Geram Sohyun pada benda mati itu.


Sohyun kemudian berusaha mencara cara agar buku itu bisa ia ambil.


"Apa aku harus loncat setinggi mungkin? Sepertinya iya. Hanya dengan cara itu aku bisa mengambilnya. Lagian disini juga belum ada orang."


Sohyun kemudian loncat setinggi mungkin. Berhasil! buku itu berhasil di dapatkannya. Namun, begitu Sohyun akan menurunkan kakinya... Kakinya tidak bisa menyentuh lantai dikarenakan kesimbangan tubuhnya tidak sama. Jadinya Sohyun oleng ke belakang. Anehnya, tubuh Sohyun tidak sampai menyentuh lantai perpustakan. Sebab ada orang yang tiba-tiba menangkap tubuh Sohyun. Siapakah orang itu? Apakah Taehyung? Bisa jadi.


Kali ini, entah nyata atau tidak. Sohyun melihat orang yang menangkapnya adalah Jungkook bukan Taehyung. Sohyun mengerjapkan mata beberapa kali. Ia masih belum yakin, apakah ini nyata atau hanya sekedar hayalan semata seperti awal ia masuk.


Cukup lama Sohyun memandang wajah tampan Jungkook! Sampai Sohyun pun tidak menyadari kalau Taehyung melihat semuanya dengan tatapan tidak terbaca. Karena tidak ingin mengganggu dan ini merupakan kesempatan emas untuk Jungkook Taehyung memutar badan dan menuju pintu ke luar.


Rose bingung? Kenapa Taehyung balik?! Bukankah Taehyung akan meminjam buku?


"Lho kok kamu balik?! Bukankah kamu akan mencari buku untuk bahan refrensi tugasmu nanti?" Tanya Rose. Taehyung tidak menjawab dan dia langsung keluar.


"Ya! Taehyung!!!" Teriak Rose memanggil Taehyung. Namun Taehyung mengabaikan teriakan Rose yang memanggilnya. Rose bukannya mengejar Taehyung! Tapi, ia penasaran apa yang terjadi di balik rak buku. Rose kemudian berjalan ke tempat Taehyung tadi. Sedangkan Taehyung di pintu perpustakaan malah berpapasan dengan Jennie dan Jisoo. Wah! Bisa bahaya ini?

__ADS_1


"Bukankah dia cowok yang disukai Rose? Kenapa dia balik?! Lalu, Rose mana?" Tanya Jisoo entah pada siapa. Sedangkan Jennie yang merasa Taehyung tidak penting lebih memilih masuk untuk mencari keberadaan Jungkook.


Kembali ke sisi Rose berada!


"Jungkook?! Bagaimana bisa mereka bermesraan seperti itu di perpustakaan?, dan bukankah itu cewek yang selalu bersama Taehyung ku?!" Heran Rose.


"Aaaa! Aku ngerti sekarang. Jadi Taehyung balik karena melihat itu?!,___ Tunggu!!! Apa itu artinya Taehyung menyukai gadis itu?!" Lanjut Rose.


Beberapa detik kemudian Rose tersenyum. Entah apa arti senyum dari Rose. Tidak ada yang tau. Dari pada mengganggu Jungkook dan Sohyun Rose memilih berbalik. Keluar dari perpustakaan adalah solusinya.


"Rose kenapa pangeran miskinmu kembali?" Tanya Jisoo.


Rose kaget!


"Kalian?! Bukankah kalian akan ke kantin?!"


"Kenapa kamu kaget dengan kedatangan kami dan kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan Jisoo?!"


"Aaah!, Itu.... Taehyung sedang mengambil laptop... Iya Taehyung mengambil laptopnya." Jawab Rose gugup membuat Jennie menatapnya curiga.


"Jadi,,, kamu sudah tau namanya sekarang, bukankah tadi kami lihat dia enggan memberitahu namanya padamu?" Tanya Jisoo.


"Iya tadi. Tapi waktu di perjalanan ia memberitahu ku namanya." Bohong Rose.


"Ooh Begitu?!"


"Kenapa kamu malah membahas cowok itu sih Jisoo?!"


"Asataga aku lupa! Rose apa kamu melihat Jungkook?!"


"Jungkook?! Aku... aku belum melihatnya sama sekali?! Why?"


"Katanya dia ada perpustakaan!"


"Aaaa.... Betul aku tadi melihatnya."


"Tadi... kamu bilang tidak melihatnya?" Imbuh Jennie.


"Itu... aku pikir kalian bertanya apa Jungkook berada di luar perpustakaan."


"Gimana sih kamu ini?" Heran Jisoo.


"Sekarang katakan dimana kamu melihat Jungkook?!" Tambah Jennie.


"Itu,,, aku tadi melihat Jungkook berjalan ke ruang baca." Bohong Rose untuk kesekian kalinya.


"Benarkah?! Kalau begitu kamu ikut dengan kami!" Pinta Jennie.


"Aku?! ikut kalian?! Ngak ahhh! Aku harus mencarikan Taehyung ku buku."


Rose lalu pura-pura berjalan menuju rak buku. Sedangkan Jennie menakap sesuatu yang ganjil akan tingkah Rose. Jennie jadi penasaran akan sesuatu yang terjadi balik rak buku samping Rose.


"Kamu kenapa?! Bukankah kita harus mencari Jungkook?!" Tanya Jisoo. Jennie sadar dan kembali mencari Jungkook sesuai petunjuk Rose.


Kembali ke Sohyun dan Jungkook berada. Ternyata Jungkook masih menompang tumbuh Sohyun.


Sohyun mencubit pipi chubbynya. Ia masih menganggap kalau itu adalah mimpi. Sakit! Itulah yang dirasakan Sohyun. Jika demikian berarti ini nyata.


"Kamu lagi?!"


reflek Sohyun sadar dan melepas tangan Jungkook yang melingkar di pinggannya.


"Maaf!."


"Apa kamu sengaja eoh?!"


"Tidak! aku tidak sengaja. Tiba-tiba saja aku jatuh dan aku tidak tau kalau kamu akan lewat di belakangku."


"Terussss, aku harus percaya begitu saja setelah apa yang terjadi pada pertemuan pertama kita beberapa minggu lalu?"


"Itu,.....?!"


"Sudahlah! Aku tidak perlu mendengar alasan apapun dari cewek seperti kamu?!' Kata Jungkook lalu berlalu pergi.


"Jungkook sunbae, tunggu!" Panggil Sohyun tapi sang empu malah tetap berjalan mengambaikan panggilan Sohyun.


"Tuhan, apakah pertemuan kami kali ini adalah petunjuk dari-Mu kalau dia benar-benar jodohku?. Tapi, kenapa dia begitu membenciku? Lalu, salahkah aku memiliki rasa ini untuknya? Akankah suatu hari nanti ia dapat menerima keberadaanku disisinya?"

__ADS_1


Tbc,_____


__ADS_2