Pernikahan Yang Dijodohkan

Pernikahan Yang Dijodohkan
Episode 28 Membenci


__ADS_3

Daichi tiba tepat di depan ruang kerja sakura, dia memberhentikan langkah kakinya tepat di depan pintu masuk ruangan sakura sambil menarik napasnya, sejujurnya ada rasa keraguan di dalam diri daichi saat ini. Namun dia harus tetap memberikan penjelasan terhadap sakura agar tidak ada salah paham diantara mereka.


Tok....Tok..Tok.....


Dia mengetuk pintu sakura tanpa berkata apapun, dia hanya diam menunggu jawaban sakura dari dalam ruangan karena dia tau bahwa sakura pasti ada di dalam.


"Masuklah", ucap sakura dari dalam.


Mendengar perintah sakura yang mengizinkannya masuk, daichi pun menarik pintu tersebut dan melangkah dengan perlahan masuk ke dalam ruangan tersebut.


Sakura begitu fokus melihat layar komputernya sambil mengetik pada keyboardnya dan belum menyadari siapa sosok yang dipersilahkannya masuk kedalam ruangannya, sampai daichi mengeluarkan suara yang tidak asing bagi sakura.


"Sakura", ucap daichi dengan suaranya yang serak sambil menatap sakura yang ada dihadapannya


Sakura yang awalnya sedang menggerakkan jaring-jarinya mengetik, seketika jari-jari tangannya berhenti dan sakura terdiam sejenak saat mendengar suara yang tidak asing baginya. Dia mengangkat kepalanya secara perlahan dan mengarahkan pandangannya kedepan dimana daichi sedang berdiri di hadapannya.


Dia melihat sosok laki-laki yang telah mengecewakannya berada dihadapannya saat ini. Sakura hanya menatap daichi dengan tajam tanpa berkata apapun kepadanya, dia merasa begitu membenci pria yang ada dihadapannya sekarang, tetapi daichi hanya tersenyum begitu polos terhadap sakura seakan tidak ada yang terjadi.


Daichi yang melihat raut wajah sakura memahami bahwa sakura begitu tidak menyukainya saat ini, bahkan tatapan mata sakura kepadanya saat ini lebih parah dari sebelumnya. Tatapan itu penuh dengan kebencian yang sangat mendalam terhadapnya.


Sakura menarik napasnya untuk menenangkan dirinya yang sedang berhadapan dengan daichi dan memulai pembicaraan dengan daichi.


"Apa yang membuat mu kesini?" sakura bertanya dengan raut wajah yang tidak senang.


"Hmm, sekertaris Yun tadi mengatakan kepadaku bahwa kamu tadi datang kekantor ku, apakah itu benar?"tanya daichi


"Benar," jawab sakura dengan begitu singkat dengan mata nya yang terus menatap daichi.


"Ohh, Apakah ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan?" tanya daichi


"Apakah kamu kesini hanya untuk menanyakan hal itu? tanya sakura dengan sorot matanya yang sinis dan alis kirinya yang terangkat keatas.


"A-pa? ucap daichi yang tidak menyangka dengan pertanyaan sakura.


" Itu bukanlah sesuatu yang penting,"ucap sakura dengan ekspresi wajahnya yang datar.

__ADS_1


"Ahh, jika tidak ada lagi yang ingin dibicarakan, aku akan pergi sekarang karena aku sudah ada janji hari ini", ucap sakura yang mulai beranjak dari bangkunya sambil mengambil tasnya.


Daichi hanya memperhatikan segala gerak gerik sakura dan tetap berdiri pada tempatnya tanpa beranjak meninggalkan ruangan tersebut meskipun dia tau sakura akan pergi.


"Apa kamu tidak akan pergi?" tanya sakura kepada daichi yang masi berdiri memandangi sakura agata.


Bibir daichi hanya tertutup rapat-rapat, tidak ada sepata kata pun yang keluar dari mulutnya, dia hanya diam dan terus menatap sakura. Sakura yang melihat daichi terus menatapnya larut dalam tatapan daichi untuk sesaat.


Hatinya terasa ingin luluh untuk sesaat kepada daichi, tetapi saat dia mencoba membuka hatinya agar luluh kepadanya. Ingatan itu tiba-tiba terbayang kembali dalam pikiran sakura , ingatan saat melihat daichi sedang bermesraan dengan Sera yang tidak lain adalah manta kekasihnya dan membuat hatinya kembali terasa sakit sehingga sulit untuk memaafkan daichi. Meskipun daichi belum mengatakan permohonan maafnya kepada sakura untuk kejadian yang terjadi.


Sakura mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh di hadapan daichi. Dia tidak ingin terlihat begitu lemah dan rapuh. Dia mengangkat kepalanya keatas sambil melihat ke langit-langit agar air matanya tertahan dan tak jatuh sambil menarik napasnya untuk menenangkan dirinya sesaat.


Sakura kembali mengalihkan pandangannya kepada daichi sambil berkata,


"Aku harus pergi sekarang,ucap sakura sambil berjalan melalui daichi yang masi berdiri.


Langkah kakinya terhenti saat daichi menahan tangaannya, sakura langsung dengan refleks membalikan badannya sambil melihat daichi yang sedang menahan tangannya. Daichi hanya menatap sakura dengan sorot matanya yang tajam sambil terus memegang tangan sakura.


Sakura yang melihat tindakan daichi hanya tertawa sinis terhadap daichi sambil menarik napasnya. Perasaan hati sakura yang masi belum baik membuatnya semakin sangat marah.


Dia menghempaskan tangan daichi yang memegang tangannya sambil menatap wajah daichi dengan sorot mata kebencian.


"Jangan pernah menyentuhku",ucapnya dengan matanya yang melotot kepada daichi.


Daichi hanya diam tanpa melakukan pembelaan terhadap dirinya, dia hanya membiarkan sakura mengatakan apapun yang ingin dikatakan kepadanya. Dia mencoba memahami dan mengerti kondisi sakura saat ini, meskipun sakura seakan tidak mempedulikan dirinya. Dia dapat merasakan bahwa sakura mulai memiliki perasaan terhadapnya, hatinya merasakan hal itu.


"Sakura Agata mulai mencintai Daichi Tama"


Sakura membalikan badannya sambil melangkahkan kakinya kembali untuk pergi meninggalkan daichi, rasanya hatinya begitu sangat sesak dan membuatnya sulit untuk bernapas, perasaannya penuh dengan kemarahan yang telah ditahannya dari tadi. Sakura mencoba menahan emosi yang ada di dalam hatinya kepada daichi , dia tidak ingin daichi mengetahui perasaannya kepadanya.


Sakura kembali berjalan munujuh arah pintu untuk keluar, tetapi dia merasakan langkah kaki seseorang yang berjalan begitu cepat dari arah belakangnya. Wajah sakura begitu kaget saat daichi Manarik tangannya dan merangkulkan tangan kirinya tepat di atas dada sakura dari arah belakang dengan satu tangannya yang masih menggenggam erat tangan sakura.


Deg....deg...deg....


Jantung sakura berdetak begitu sangat kencang, dia dapat merasakan bunyi detak jantungnya yang begitu sangat cepat. Suasana ruangan tersebut menjadi begitu hening, membuat sakura dapat mendengar bunyi detak jantungnya dan hembusan napasnya saja bahkan daichi yang memeluk sakura dari belakang dapat merasakan detak jantung sakura yang begitu sangat cepat berdetak.

__ADS_1


"Ja-ngan... Jangan salah paham ku mohon, suara daichi begitu terdengar jelas di telinga sakura karena daichi begitu sangat dekat dengannya.


Sakura yang dari tadi hanya terdiam dalam pelukan daichi, mulai tersadar saat mendengar ucapan daichi yang memohon kepadanya. Rasanya hatinya begitu lemah saat ini, hanya air mata yang jatuh di pipi sakura. Tangis yang dari tadi ditahan olehnya agar tidak jatuh, tetapi dia tidak dapat menahannya lagi dan meluapkan semua kesedihannya.


"Aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya, percayalah kepadaku," daichi terus mencoba meyakinkan sakura yang dari tadi hanya diam tanpa berkata apapun kepada daichi, tetapi dia dapat merasakan bahwa sakura saat ini sedang menangis


"Aku tidak peduli apapun mengenai mu", ucap sakura dengan suaranya yang begitu lantang.


Daichi yang mendengar ucapan sakura seketika melepaskan pelukannya dan genggamannya dari sakura, menyadari hal itu sakura langsung membalikan badannya kearah belakang untuk melihat wajah daichi.


Dia menatap daichi begitu sangat dekat dengan mata yang masih mengeluarkan setetes air mata dan membasahi pipinya, kedua mata yang terlihat begitu sembab dan tampak menyedihkan


"A-ku sama sekali tidak peduli dengan siapa pun kamu memiliki hubungan atau dekat, itu adalah urusan kamu," ucap sakura.


Daichi terus mantap wajah sakura yang begitu terlihat sangat menyedihkan bahkan daichi menyadari saat sakura berkata seperti itu kepadanya suaranya terasa bergetar menahan tangisnya.


"Aku tidak memiliki perasaan apapun dengan kamu, pertunanga kita bahkan pernikahan kita nantinya hanyalah sebuah bencana dihidupku", ucap sakura dengan suaranya yang bergetar sambil mencoba menahan tangisnya agar tidak keluar dihadapan daichi.


Semua perkataan yang terlontar dari bibir sakura begitu bertolak belakang dengan apa yang dirasakannya. Namun sakura terus mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin dikatakannya kepada daichi. Kemarahannya dan emosi yang dimilikinya membuatnya mengucapkan sesuatu diluar dari pemikirannya.


Baginya saat ini dia hanya ingin meluapkan semua perasaanya kepada daichi, dia hanya ingin daichi mengetahui begitu hancurnya hatinya saat ini, tetapi dia sulit mengutarakan perasaannya yang sebenarnya.


Sakura belum siapa mengakui bahwa dirinya mulai memiliki perasaan kepada daichi Tama, meskipun dia belum tau apakah itu cinta, tetapi satu hal yang mulai dia mengerti bahwa hatinya begitu sakit ketika melihat daichi bermesraan dengan wanita lain seakan ada sebuah pisau yang menyayat-nyayat hatinya sehingga rasanya begitu sangat perih dan membuatnya belum siap menerima rasa sakit tersebut.


Cinta bisa membuat orang merasakan sebuah kebahagian yang luar biasa di dalam hidup ,tetapi saat kita telah merasakan kebahagian terkadang kita melupakan bahwa ada saatnya kebahagian itu berubah menjadi kesedihan. Ketika hal itu terjadi di dalam hidup kita dan diri ini belum siap menerimanya hanya ada perasaan hati yang hancur dan membuat semua kebahagian yang pernah kita rasakan hilang dalam seketika. Hanya tersisa sebuah kekecewaan dan kesedihan yang mendalam pada diri seseorang.


Seperti itu jugalah yang dirasakan oleh sakura , apa yang dikatakan oleh Sena sepertinya benar cinta akan tumbuh dengan seiring berjalannya waktu. Cinta akan tumbuh saat seseorang sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama.


Perasaan yang dimiliki sakura mulai muncul saat dia mulai sering bertemu dengan daichi. Pria yang selalu dihindarinya seakan selalu muncul dihadapannya dan membuat dirinya mulai terbiasa dengan kehadiran seoarang daichi Tama dalam hidupnya.


Namun, semuanya telah berubah menjadi rasa kebencian yang sangat besar.


Guyssss jangan lupa like, coment and voteeeee..


Aku berharap setiap kalian yang baca please coment dong karena aku pingin dengar masukan dari kalian semuanya. Terimakasih🥰🥰

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2