Pernikahan Yang Dijodohkan

Pernikahan Yang Dijodohkan
Episode 40 Pertama


__ADS_3

Sekertaris Yun yang dari tadi menunggu daichi Tama di dalam mobil, langsung keluar saat melihat daichi sudah selesai dari acara tersebut, namun sekertaris Yun tampak tak asing dengan wanita yang sedang berjalan bersama daichi.


"Nona sakura", ucap sekertaris Yun yang tampak bahagia dan berjalan menghampiri mereka.


"Apa kabar nona sakura", sapa sekertaris Yun .


"Akhh, sangat baik Sekertaris yun, bagaiman dengan anda?" tanya sakura.


"Seperti yang anda lihat nona selalu sehat", ucap sekertaris Yun sambil tertawa.


Sakura pun tertawa mendengar jawaban sekertaris Yun kepadanya.


"Baiklah kalau begitu aku akan pergi dengan mobil ku dan kita akan bertemu di sana", ucap sakura.


"Ahhh, tidak...tidak. "Aku akan pergi bersama mu dengan mobilmu",ucap daichi.


"Apa?" Bagaimana dengan sekertaris yun?"tanya sakura yang tampak bingung.


"Sekertaris yun kamu bisa kembali, aku akan menghubungi mu saat aku akan pulang", ucap daichi.


"Ahhh, baiklah kalau begitu tuan daichi, kabari saya jika urusan kalian sudah selesai", ucap sekretaris Yun yang tidak ingin bertanya terlalu banyak kepada daichi saat situasi seperti ini.


"Aku akan mengabari mu nanti ", ucap daichi.


"Kalau begitu saya permisi tuan daichi, nona sakura ucap sekertaris Yun yang pergi meninggalkan mereka.


Ketika sekertaris Yun telah pergi meninggalkan mereka berdua,daichi kembali melihat sakura.


"Baiklah ayok kita pergi, dimana mobil mu di parkir?"tanya daichi


"Ehh, A-pa?"tanya sakura yang tidak mendengarkan daichi.


"Nona sakura, dimana mobilmu di parkir?"tanya daichi untuk kedua kalinya .


"Di-sana", ucap sakura sambil menunjuk kearah yang dimaksudnya.


"Baiklah, ayok ", ucap daichi.


Mereka berdua berjalan kearah dimana mobil sakura di parkir, saat telah tiba di depan mobil.


"Aku yang akan menyetir, berikan kuncinya padaku ", ucap daichi


Sakura langsung mengambil kunci yang ada di dalam tasnya dan memberikannya kepada daichi.


"Ini",ucap sakura sambil menyerahkan ke tangan daichi.


Mereka pun masuk kedalam mobil, saat di dalam mobil tiba-tiba saja daichi membuka kancing jas yang dikenakannya dan membuat sakura panik .


"A-pa ya-ng ingin kamu lakukan?"tanya sakura dengan wajahnya yang tampak ketakutan.


"Aku hanya ingin melepas jas dan dasi ku, hei apa yang kamu pikirkan ", ucap daichi yang mencoba menggoda sakura.


"A-ku tidak memikirkan apa-apa", jawab sakura dimana pipinya mulai memerah karena di goda oleh daichi.

__ADS_1


Dia membuka dasi yang dikenakannya dan memasukannya kedalam jasnya, dia melepaskan jas yang dikenakannya dan menggantungkan jasnya di bangkunya. Lalu menggulung lengan kemejanya sesiku nya dan kini dia terlihat lebih santai dari pada yang tadi. Sakura terus memperhatikan apa yang dilakukan daichi.


"Kalau begini, bukankah kita sudah setara?ucap daichi yang tersenyum begitu manis kepada sakura karena selama di dalam tadi sakura terus mempermasalahkan pakaian yang dikenakannya tidak sesuai dengan pakaian yang dikenakan daichi.


Sakura yang melihat senyum itu, hanya mengabaikannya dan memalingkan wajahnya menatap keluar jendela. Namum, dia melemparkan senyuman dibalik wajahnya yang terus menatap keluar dan mobil itu melaju pergi meninggalkan tempat itu.


Selama di perjalanan suasana begitu sangat hening, sakura melihat kearah daichi yang sedang mengemudi. Wajahnya begitu sangat fokus melihat jalanan,tetapi tidak bisa di pungkiri dia tetap terlihat tampan meskipun dengan kemeja biru polos dengan tangan yang digulung.


"Apa kamu terpesona dengan wajahku", ucap daichi yang tetap fokus melihat kedepan.


Sakura tampak kebingungan sangat mendengarkan perkataan daichi yang tiba-tiba berkata seperti itu, sepertinya daichi menyadari sakura yang terus menatapnya.


"Apa yang kau lakukan sakura", batin sakura yang terasa malu


•••••


Mereka tiba di Dapertement Store Tama Group, mereka memtuskan untuk mencari cincin pernikahan mereka di mall milik daichi. Dimana Dapertement Store milih daichi adalah salah satu mall terbesar dan termewah di kota itu.


Mereka turun dari mobil dan berjalan bersama, semua orang menatap mereka dan tentunya tidak menyangka dengan pemandangan yang mereka lihat saat ini. Mereka hanya berjalan berdua saja tanpa ada yang mengawal mereka dari belakang.


Perhatian orang-orang disekitar mereka membuat sakura merasa tidak nyama. Dia yang selama ini tidak dikenal kini keberadaanya selalu diperhatikan, tentu saja itu adalah perubahan yang sangat besar di hidupnya.


Daichi Tama yang berada tepat disampingnya seakan merasakan apa yang dirasakan sakura. Dia memegang tangan sakura begitu sangat erat, sakura tampak kaget saat tangannya disentuh. Dia menatap wajah daichi dan hanya ada sebuah senyuman yang di berikan daichi kepadanya dan seakan itu dapat menenangkan perasaan yang dimilik sakura.


Mereka berjalan bergandengan menujuh sebuah toko perhiasan yang terkenal. Tentu saja membuat semua hati para wanita yang melihat hal itu patah hati dan merasa sangat iri kepada sakura.


Saat mereka tiba di salah satu toko perhiasan, kehadiran mereka langsung di sambut.


"Selamat datang tuan daichi", ucap karyawan toko itu.


"Apa yang bisa saya bantu tuan daichi?"tanya petugas itu.


"Saya ingin mencari cincin pernikahan, keluarkan semua yang kalian miliki. Kami ingin melihatnya",ucap daichi dengan wajahnya yang angkuh.


"Suatu kehormatan untuk kami tuan daichi,silakan masuk dan tunggu di dalam kami akan mengeluarkan koleksi terbaik yang kami miliki", ucap karyawan tokoh.


Mereka pun masuk kedalam toko perhiasan itu untuk menunggu di dalam, tak lama setelah mereka duduk beberapa karyawan itu membawakan contoh-contoh cincin pernikahan yang sangat indah dan tentunya sangat mahal.


"Aku ke toilet sebentar",ucap daichi kepada sakura.


Sakura hanya mengagukan kepalnya dan mulai memelih-milih cincin yang di inginkan nya. Pandangan sakura tentuju kepada salah satu cincin yang tampak begitu simpel namun tetap terkesan mewah. Cincin itu seakan menggambarkan kepribadian yang dimiliki sakura.


"Apa kamu menyukainya?"


Sakura begitu kaget mendengar suara yang begitu dekat ditelinganya, dia langsung memalingkan wajahnya ke arah kiri dan tepat saja wajah daichi begitu dekat dengan nya yang tiba-tiba saja datang dari arah belakang. Kedua mata sakura hanya melotot dan sama sekali tidak berkedip saat harus menatap wajah daichi yang sangat dekat dengan sorot matanya yang tajam menatap sakura sambil tersenyum, rasanya dia sangat gugup dan membuatnya sulit bernapas.


Ini bukanlah hal pertama sakura berada dalam situasi seperti ini, namun tetap saja dia belum dapat mengendalikan perasaanya saat bertatapan langsung dengan daichi Tama, apalagi saat menatap kedua mata daichi yang begitu tajam memandangnya.


Para karyawan wanita yang ada di toko itu hanya tersipu-sipu malu saat melihat adegan romantis yang sedang terjadi saat ini, seakan merekalah yang sedang berada di posisi sakura saat ini.


"Apa kamu suka yang itu?"tanya daichi kembali


Pertanyaan itu menyadarkan sakura dan kembali fokus kepada cincin yang ada di tangannya.

__ADS_1


"Ia aku su-ka yang ini ucap", sakura.


"Baiklah, kita sudah mendapatkannya. Tunggu sebentar", ucap daichi yang memanggil salah satu karyawan toko itu.


"Apa anda sudah menentukan pilihannya tuan?" tanya karyawan Toko itu.


"Yah, calon istriku ingin yang ini ", ucap daichi sambil memberikan cincin yang diinginkan sakura kepada karyawan toko itu.


"Pilihan yang sangat bagus nona sakura", ucap pelayan toko itu.


"Terima Kasih", ucap sakura sambil tersenyum.


"Baiklah, sebentar kami akan mengukur jari anda berdua", ucap karyawan toko itu.


Beberapa menit kemudian, mereka pun akhirnya selesai dan keluar dari toko tersebut.


"Terima kasih atas kunjungannya Tuan daichi dan nona sakura", ucap pelayan toko itu yang mengatakan mereka keluar.


"Akhirnya kita sudah membeli cincin pernikahan kita", ucap sakura yang tersenyum kepada daichi.


"Apa kamu merasa sangat senang?" tanya daichi.


"Hmm, tentu saja. Kini aku merasa sangat lega karena ibu dan kakak tidak akan memarahi ku", ucap sakura sambil tertawa .


Daichi pun tertawa mendengar jawaban sakura yang begitu sangat polos kepadanya, tanpa mereka sadari ini pertama kalinya mereka berjalan berdua tanpa sekertaris Yun atau pun kimi dan berbicara berdua begitu lama dan pastinya tanpa pertengkaran, hanya ada senyum dan tawa yang terpancar di wajah mereka berdua.


Sakura", ucap daichi yang sangat lembut.


"Iya", jawab sakura sambil menatap wajah daichi.


Daichi memberhentikan langkah kakinya tiba-tiba, sakura yang dari tadi berada di sampingnya dengan refleks ikut memberhentikan langkah kakinya.


"Apa kamu punya kegiatan setelah ini?"tanya daichi.


"Kegiatan?"ucap sakura sambil mengingat-ingat apakah dia memiliki acara hari ini.


"Sepertinya tidak, ada apa?"Tanya sakura.


"Maukah kamu berkencan denganku hari ini?" tanya daichi dengan ekspresi wajah yang tampak serius.


"Yah, ucap sakura dengan kedua matanya tiba-tiba terbuka begitu sangat lebar. "Ber-kencan? Apa aku tidak salah dengar?"tanya sakura.


"Kamu tidak salah dengar sakura, 2 hari lagi adalah hari pernikahan kita dan selama ini kita jarang bertemu atau pun mengobrol.Aku hanya ingin kita saling mengenal lebih dekat sebelum kita menikah. Walaupun aku tau itu bukanlah waktu yang cukup untuk dua orang salih mengenal satu sama lain,setidaknya aku ingin belajar mengenalmu lebih dekat meski hanya sebentar", ucap daichi dengan wajah yang masih sangat serius menatap sakura.


Sakura tampak masih bingung untuk memberikan jawaban dari ajakan yang baru saja di ucapakn daichi kepadanya.


"Jika kamu tidak bersedia, aku tidak akan memaksa mu sakura ", ucap daichi yang tersenyum kepadanya.


"Ahh tidak, aku bersedia", jawab sakura begitu sangat cepat.


"A-pa?" daichi tampak masih tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya dan perlu memastikannya lagi.


"Ayok kita berkencan Daichi Tama ", jawab sakura sambil tersenyum kepada daichi.

__ADS_1


Pembaca setia ku, terima kasih atas masukan yang kalian berikan kepada saya. Semua masukan yang kalian berikan akan menjadi motivasi buat saya dalam menulis novel saya. Jangan lupa untuk selalu like,coment apa saja yang ingin kalian tulis dan yang paling penting vote untuk saya.🥰🌸


Bersambung...


__ADS_2