PEWARIS KESATRIA JATAYU

PEWARIS KESATRIA JATAYU
Memulai Tugas


__ADS_3

Malam itu Cakra dan romo nya berbincang di pendopo rumah, mereka membicarakan situasi yang sedang terjadi saat ini, entah situasi di kerajaan Tirta Kencana, maupun situasi di Gading Padas yang saat ini berada pada kekuasaan kerajaan Selo Cemeng.


"Apa rencanamu selanjutnya Cakra setelah ini jika melihat situasi yang terjadi,,,? " tanya romonya .


"Romo, walau sekarang saya menjadi bagian dari pasukan romo, tapi saya tidak ingin terikat, saya ingin menyelidiki keadaan di Gading Padas tanpa menggunakan atribut prajurit kerajaan. " jawab Cakra.


"Aku setuju denganmu Cakra, kita memang sedang butuh orang yang bisa masuk ke wilayah mereka untuk mempelajari keadaan dan mengetahui kekuatan mereka, dulu putri Kencana Sari pernah mencoba masuk wilayah itu dengan menyamar menjadi pedagang, namun mereka di hadang dan harus kembali enam purnama lalu, "


"Jika kau ingin mempelajari di sana dengan caramu mungkin itu akan menjadi lebih baik " jelas romonya.


" Baiklah romo, kalau begitu aku akan berangkat esok pagi menghindari kecurigaan orang nantinya. ucap Cakra.


....


Sementara itu , sebuah bayangan manusia berbaju serba hitam dan bercadar hitam untuk menutupi wajahnya berlari diatas atap atap rumah dengan ringan tanpa menimbulkan suara, tubuhnya yang ringan seakan terbang, sehingga dengan sekejap saja sudah sampai pada rumah yang di tujunya, dia segera merapatkan badannya di genting, dia mencoba mencongkel genting itu untuk mencari informasi dari pemilik rumah itu.


....


Cakra yang masih berbincang dengan romonya, merasa ada yang mengintainya..


Lhaaaaph......


Dia melesat keluar dan menghilang.


....

__ADS_1


"Apa yang kau cari di sini ,,? " terdengar suara di belakang seorang berbaju hitam di atap rumah yang dia intai.


Merasa sudah kepergok, dengan tenang orang itu langsung mengarahkan serangan jarak jauhnya mengarah ke belakang sambil membalikan badan.


"Pukulan wisa weling,,, Wuuuushhhh"


Sebuah pukulan berbisa langsung melesat.


Namun orang berbaju hitam itu terkejut karena pukulannya mengenai udara kosong karena di situ tidak ada siapa siapa.


Seorang berbaju hitam itu mengedarkan pandangannya ke segala arah mencari sumber suara tadi, namun tidak seorang pun dia temui.


"Kau mencari siapa,,,? " sapa seorang pemuda yang terbang di atas orang berbaju hitam sekitar sepuluh tombak.


Pengintai berbaju hitam itu terkejut karena melihat seorang pemuda memiliki sayap putih transparan sedang terbang di atasnya.


Pemuda yang tidak lain adalah Cakra tersebut hanya tersenyum, dia segera meluncur ke bawah dan mengarahkan kaki kanannya ke dada pengintai itu.


Duuukhhh... Buuuukh


Sekali serang pengintai itu terlempar dan jatuh membentur tanah, tepat di saat dia membentur tanah, datanglah para prajurit penjaga meringkusnya.


Setengah sadar, pengintai itu di itu di hadapkan kepada senopati Bajra untuk di mintai keterangan.


Tangan kanan senopati meraih penutup wajah orang itu, dia memandangi lekat mencoba mengenali wajah itu, namun dia tidak mengenalinya.

__ADS_1


"Siapa kamu,, dan siapa yang menyuruhmu,,? " tanya senopati Bajra.


"Cuiiih, , aku tidak akan pernah mengaku, " jawab pengintai itu.


Plaaakkk.


Sebuah tamparan tangan senopati Bajra mengenai wajah pengintai itu.


" Kamu sudah mengintai rumahku, sekarang kamu berani sombong di hadapanku, apa kamu kira aku tidak berani menyiksamu ? ancam senopati Bajra.


Dengan tangan kanannya senopati meraih kerah baju orang itu, dia menyiapkan pukulannya.


"Ampun tuan ampun, saya akan mengaku, " ucap pengintai itu ketakutan.


Swiiiiiing .


Thaaaph..


Sebuah pisau kecil mengarah pada pengintai itu, namun dengan sigap Cakra menangkapnya.


Swiiiiinggg craaph. akhhhhhhh...


Namun serangan kedua yang muncul dari arah berlawanan yang di lemparkan berbarengan dengan serangan pertama tadi langsung menghujam dengan tepat di perut pengintai itu sehingga tumbanglah pengintai itu.


Melihat pengintai itu mati, Cakra merasa murka, dia melesat hendak mengejar orang yang membokong tadi, namun orang itu sudah tidak ada.

__ADS_1


Melihat cepatnya penyerangan tadi, bisa di pastikan orang itu punya ilmu yang tinggi.


__ADS_2