Rafa Dan Fatar

Rafa Dan Fatar
Extra Part 3. (Cerita tentang Katty)


__ADS_3

Ciuman panas keduanya berlanjut terus.


Kini keduanya sudah di dalam kamar hotelnya Katty. Bahkan bercumbu mesra di atas ranjaang Katty.


Julian mulai hendak melakukan hal yang lebih dari ciuman, namun Katty segera menghentikannya.


“Stop ....”


Julian menghentikan kegiatannya. Katty bangkit dan berdiri.


“Kenapa beb?”


“Aku tak bisa. Maaf.” Katty merasa tak enak hati.


“Oke. No problem beb. Aku tak akan memaksamu jika kau tak mau” Julian duduk di atas ranjang dan tersenyum pada Katty.


Katty masuk ke kamar mandi. Ia mencuci wajahnya. Dan kemudian mandi. Selesai mandi. Katty keluar dan melihat sudah tak ada Julian.


Mungkin Julian kecewa dan memilih pergi. Tapi di atas ranjang ada sepucuk surat.


“Aku harus pergi beb. It’s my number. Call me.” Itulah tulisan yang ada di kertas tersebut dengan beberapa angka nomor hape.


Katty tersenyum.


“Nice guy”


Katty melihat lemari pakaian dan mengganti pakaian tidur kemudian naik ke ranjang dan ia pun tidur dengan lelap.


Esoknya.


Bob dan Vicky sudah tiba di Miami. Katty menjemput di bandara. Mereka semua pun langsung bergegas ke arah hotelnya Katty. Dan masuk ke dalam kamar Katty.


Beberapa tas besar di bawa masuk juga. Isinya beberapa alat yang di pasangkan ke laptop, dua buah laptop, alat pelacak dan pemindai serta beberapa senjata tajam juga ada pistol.


“Oke. Kita mulai saja misi kita” Ucap Katty kepada dua rekannya. Bob dan Vicky pun menganggukan kepalanya. Bob seorang pria dan Vicky seorang wanita.


Bob mulai menghidupkan alat-alatnya yang akan di pasangkan di laptopnya. Sedangkan Vicky mulai merakit senjatanya. Dan Katty bersiap memasang beberapa alat di tubuhnya. Baik alat pelacak dan alat kominukasi mereka di telingan dan senjata yang ia selipkan di antara kedua kakinya.


Lokasi yang di tuju sudah mereka ketahui. Bos V sudah menunjukan lokasi koordinatnya.


Bob bekerja di ruangan kamar Katty. Sedangkan Vicky dan katty turun ke jalanan.


Katty menyupir mobilnya menuju tempat KFC yang dimaksud. Vicky di samping nya memperhatikan saja.


Mereka sampai di tempat dan memantau dari jauh.


“Kat ini kah tempatnya?” Tanya Vicky


“Ya”


“Kenapa sepi sekali?”


“Aku akan turun mengeceknya” Katty membuka pintu mobil dan turun.


“Hati-hatilah”


Katty mengannggukan kepalanya. Katty tutup pintu mobil dan mulai berjalan masuk ke arah KFC tersebut.


Saat ia masuk memang benar, toko KFCnya sepi sekali. ada beberapa pekerja yang membersihkan meja dan lantainya. Mereka menatap ke arah Katty yang baru masuk.


“Ehem ... aku mau pesan KFCnya bisakan?” Tanya Katty.


Seorang pelayan menganggukan kepalanya. Katty memesan empat paket KFC. Pesanannya pun sedang dibuatkan. Katty menunggu sambil duduk. Ia minta untuk take away saja.


Saat sedang menunggu, ia melihat sekeliling. Sangat sepi bahkan tak ada pengunjung. Aneh sekali.


Beberapa saat kemudian, tiga orang pemuda datang menanyakan chicken. Begitulah mereka menyebutkannya.


Gak lama kemudian pesanan ke tiga pemuda pun di siapkan. Masing-masing mendapatkan satu paket ayam KFC yang terbungkus rapi.


Katty mengerutkan keningnya. Kenapa ia sudah duluan sampai malah ke tiga pemuda itu yang dapat duluan.


Katty berdri dan mendekatin.


“Maaf. Aku pesan duluan, kenapa kalian yang dapat duluan?”


Ketiga pemuda hanya tersenyum dan berlalu begitu saja. Mereka keluar toko. Katty dibiarkan dan tak di hiraukan.


Kemudian pesanan Katty telah siap dikemas dan diberikan ke Katty. Katty pun membayarnya.


Katty bergegas keluar dari toko dan melihat pemuda itu yang mulai bergerak naik mobil. Katty langsung masuk ke mobilnya dan meminta Vicky segera tancap gas.


Vicky melajukan mobilnya.


“Ikutin yang di depan Vic”


“Oke”


Mobil Katty mengikutin mobil di depan.

__ADS_1


Kemudian satu persatu. Pemuda barusan turun.


Pemuda pertama turun di gang depan. Pemuda kedua turun di simpang berikutnya. Dan pemuda yang terakhir turun di dekat gang selanjutnya.


Katty mengikutin pemuda terakhir. Keduanya turun dari mobil. Dan membuntuti si pemuda ke tiga.


Pemuda itu merasa ada yang mengikutin, jadi ia segera berlari kencang. Katty dan Vicky pun berlari.


Katty memutar mengambil jalan lain sedangkan Vicky masih mengikutin dari belakang si pemuda.


Lalu katty tiba-tiba muncul di hadapan si pemuda. Si pemuda mulai menyerang Katty. Tapi katty segera menghajarnya.


Vicky datang membantu.


Paket KFC tadi terjatuh, Katty memungutnya. Dan Vicky berkelahi dengan si pemuda.


Saat KFC tersebut di tangannya, Katty buka isinya. Dan ternyata isinya adalah narkoba.


Si pemuda kewalahan melawan Vicky dan ia lemas terjatuh akibat kena pukulan Katty.


“Bagaimana?” Tanya Vicky.


“You can see” Katty menunjukan isinya.


“Berarti yang lainnya pun sama. Pemuda satu dan dua”


“Ya. sudah pasti”


“Apa selanjutnya?”


“Kembali ke mobil dan kembali ke TKP”


“Pemuda ini bagaimana?”


“Kill him”


Dan Vicky pun menembak mati si pemuda tersebut.


Vicky dan Katty kembali ke mobilnya dan membawa bukti di tangannya.


Setelah kembali kemobil Katty dan Vicky kembali ke toko KFC tadi dan mulai memantau kembali dari kejauhan.


“Kita hanya perlu kumpulkan bukti dan meringkus mereka kan Kat?”


“Iya. Dan cari dalangnya siapa?”


“Itu butuh berapa hari dan berapa minggu sayang?” Vicky menatap Katty dengan pandangan yang mengharapkan kepastian.


“Oh No. Aku tak bisa menghadiri pesta sepupu ku kalau begitu”


“Hahaha ... beginilah hidup kita Vic”


Mereka terus memantau dan menyelidiki selama hampir seminggu sudah terlewatin. Tapi bos dan dalang aslinya masih juga belum terlihat. Hanya ada mobil jeep hitam dan mobil pembawa ayam yang datang. Mungkin saja di dalam kotak-kotak yang dibawa masuk ada ganja dan narkobanya.


“Kat ... aku mengantuk. Boleh kan bergantian jaga. Sudah seminggu kita lakukan hal ini. Bos besarnya belum muncul juga”


“Ok Vic. Istirahatlah. Aku yang akan mengawasi.”


Karena terik matahari sangat menyengat dan panas. Katty keluar dan membeli minuman botol dingin di dekat mini market yang tak jauh darinya. Ia memasang kamera tersembunyi di dekat toko CFC tersebut sekalian.


Setelah membayar minumannya di toko mini market tersebut, Katty pun berniat kembali ke mobilnya. Namun Katty bertabrakan dengan seseorang.


“Katty?” Pria tersebut menyebutkan nama Katty.


Katty menoleh ke arah pria tersebut.


“Oh ... kau Julian. Hai” Sapa Katty. Tak sangka Katty bertemu Julian.


“Hai juga. Kenapa kau tak meneleponku? Aku menunggu kabarmu selalu” Julian menatap Katty dengan senyum manisnya.


“Ah maafkan aku. Kebetulan ada pekerjaan memanggilku.”


“Julian....” Panggil pria botak yang datang mendekat.


“Hey bro ....” Julian menatap ke pria botak tersebut. Ada tato dikedua tangan si pria botak.


“Hey man. Dia kah orangnya?” bisik pria botak pada Julian, dengan senyumannya melirik ke arah Katty.


“Yes man”


“She is beautiful”


“Yes. And interesting” Julian tersenyum. Pria botak juga tersenyum.


Katty mengerutkan keningnya.


“Apa yang kalian bisikan?”


“Tak ada beb. Ini sepupu ku Frankie.”

__ADS_1


“Hai. Aku Frankie”


“Aku Katty”


Frankie dan Katty berjabat tangan. Kemudian Frankie pamitan pada Julian dan Katty.


“Kau mau kemana?”


“Aku?”


Katty jadi bingung.


“Aku sedang bersama teman. Jalan-jalan”


“Dimana temanmu?”


“Itu disana”


Katty terpaksa menunjuk mobilnya dimana ada Vicky yang sedang tertidur.


Julian menganggukan kepalanya.


“Aku pergi dulu ya. Sampai nanti”


“Oke. Please, call me beb....” Pinta Julian sambil memagang tangan Katty dan enggan melepaskannya.


“Ok. Bye”


“Bye”


Katty dan Julian berpisah.


Katty masuk ke mobil dan meminum botol minuman yang tadi ia beli. Kemudian membangunkan Vicky.


“Vic ... Lets go”


Vicky terbangun dan mereka pun pergi. Kembali ke hotelnya.


Sampai dihotel, Katty dan Vicky masuk ke kamar dan merebahkan diri.


“Bob, aku sudah memasang kamera di tiap sudut dan setiap tempat yang tak diketahui orang. Kau bisa pantau dari layar laptopmu” Ucap katty sambil memijit kepalanya yang sedikit pusing.


“Oke” Jawab Bob.


Vicky berjalan ke arah kulkas. Ia melihat beberapa makanan dan memakannya. Sedangkan Katty ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Selesai mandi ia berpakaian santai.


Sebuah ketukan pintu terdengar. Ada yang mengetuk pintu kamar Katty.


Katty berjalan mendekatin pintu. Ia melirik ke arah dua rekannya. Kedua rekan mengangkat bahunya, tanda tak tahu. Tapi mereka semua bersiap memegang pistol kalau-kalau musuh yang masuk.


Karena Katty tak mengundang tamu atau siapapun ke tempatnya.


Katty bersiap mengintip dari lubang pintu tapi tak terlihat siapa pun hanya sebuah buket bunga mawar merah. Dengan berkerut keningnya, Katty membuka pintu sekalian pistol ia sembunyikan dibelakangnya, bersiap kalau kalau itu musuh dan jebakan.


Setelah pintu terbuka.


Yang terlihat adalah Julian.


“Hai ...” Julian tersenyum dan menyodorkan buket bunga ke arah Katty.


Semuanya segera menyembunyikan senjatanya. Bahkan Bob segera mematikan laptopnya.


Katty sendiri segera tersenyum dan menyimpan pistol ditangan kirinya.


“Hai. Kenapa kemari?”


“Kau tak juga meneleponku. Sehingga aku inisiatif untuk datang kemari beb. This is for you”


“Thanks.” Katty menerima buket bunganya.


Julian melirik ke Katty. Katty juga melirik ke arah Julian.


“Boleh aku masuk kan?”


“Ah. Itu. Tidak bisa”


“Kenapa?”


“Teman-temanku datang. See ....”


Katty melebarkan pintu kamarnya dan terlihatlah Vicky dan Bob di dalam. Julian tersenyum dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


“Oh ... bisakah kita bertemu di luar? aku ingin kita bicara. Aku tunggu di depan dekat lobi ya”


Katty bingung dan melirik ke arah kedua rekannya. Kemudian melirik ke arah Julian. Ia pun menganggukkan kepalanya.


Bersambung ....

__ADS_1


No Plagiat ya. Hargai usaha dan kerja keras seseorang dalam berkarya. Jadi katakan tidak pada meniru karya seseorang dan tidak menjiplaknya. No Plagiat. Makasih untuk yang sudah mampir ya kak. Love you all :)


Like, Vote dan Komen ya :D kasi bintang 5 nya juga dong. Dukungan kalian semua sangatlah berarti Klik Favoritenya jangan di hilangkan yak :) Makasih kepada semua pembaca setia yang baik hati. Baca dari awal sampai bab akhir yak. Jangan di skip ya... Makasih semuanya :D


__ADS_2