Tentang Kesya

Tentang Kesya
Jalan Bareng Yang Kacau


__ADS_3

Jangan lupa untuk di VOTE ya semuanya🥰.


Selamat membaca🥰😘.


*****


Malam harinya Kesya mendapat notifikasi chat dari Devan


Manusia Bunglon


Key, thanks lo udah rawat gue.-Devan


Oke kak, gimana keadaan lo?.-Kesya


Udah mendingan.-Devan


Jangan paksa sekolah kak kalo belum sembuh total besok.-Kesya


*Ngg**ak kok gue udah sembuh. Ingat gue besok jemput lo sekolah.-Devan*


*Ngga**k usah kak ntar ngerepotin lo.-Kesya*


Gue nggak terima penolakan.-Devan


Serah.-Kesya


Lo ingat kan kata-kata gue tadi?-Devan


Yang mana?-Kesya


Setelah lo keluar dari kamar gue, gue makin suka ke lo.-Devan


Iya ingat emangnya kenapa?-Kesya


Lo ingat punya hutang 3 permintaan sama gue?-Devan


Iya ingat kak.-Kesya


Permintaan pertama gue, kita jalan bareng.-Devan


Emang harus banget ya?-Kesya


Gue nggak terima penolakan.-Devan


Astaga iya bawel, udah tidur gih kak biar lo sembuh total.-Kesya


Jangan lupa besok gue jemput. Urusan jalan barengnya ntar gue kabari lagi.-Devan


Bawel banget sih.-Kesya


*****


Dan keesokan harinya, Kesya bangun jam 05:00 WIB lalu ke kamar mandi mencuci muka dan bergegas ke dapur membantu Bi Siti dan Bi Ica menyiapkan sarapan.


Setelah selesai membantu Bibi di dapur dan selesai sarapan, Kesya pun beranjak menuju kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke sekolah


Jam menunjukkan pukul 06:15 WIB saat Kesya sedang mengambil kaos kaki, tiba-tiba Asyera muncul dari balik pintu


“Kak ada teman kakak didepan ganteng banget” ucap Asyera


“Hah siapa?”


tanya Kesya karena dia lupa akan janji Devan


“Tau deh, Yera berangkat duluan, bye”


Asyera pun pergi meninggalkan Kesya yang masih sibuk memasang kaos kaki


Lalu dengan terburu-buru Kesya turun dari tangga dan melihat Devan sedang menunggu diruang tamu. Kesya langsung berjalan kearah Devan


“Udah lama nunggu?” tanya Kesya


“Nggak kok” balas Devan


“Ya udah berangkat yuk” ajak Kesya


Sesampainya didepan rumah, Kesya ragu untuk masuk kedalam mobil Mercedes-Bend milik Devan


“Kak, lo serius ngajak gue berangkat pake mobil lo?” tanya Kesya


“Serius lah emang kenapa?’ tanya Devan balik


“Gue takut di tabok fans lo” ucap Kesya


“Astaga Kesya, gue kira apaan, tenang aja selama gue ada dekat lo gue bakal jagain lo oke”


ucap Devan seraya membukakan pintu mobil untuk Kesya.


*****


Didalam Mobil


"Key, lo sibuk nggak nanti sore?"


tanya Devan yang sesekali menatap Kesya


"Nggak tuh"


jawab Kesya singkat


"Jadi lo harus tepatin janji lo ya, nanti sore kita jalan"


ucap Devan


"Ke?"


tanya Kesya singkat


"Mall aja"


"Yes ke wahana roller coaster ya"


pinta Kesya menatap Devan sedangkan yang ditatap menjadi salah tingkah


"Ogah"


ketus Devan

__ADS_1


"Dih kok gitu?"


tanya Kesya memanyunkan bibirnya. Diam


"Jangan bilang lo takut". Diam


"Jadi bener? Wah-wah seorang most wanted takut naik roller coaster?"


ejek Kesya menatap Devan


"Gue nggak takut cuma ngeri aja"


jawab Devan jujur


"Itu sama aja mas"


ucap Kesya terkekeh


"Mas-mas, lo kira gue mas ojol apa?"


ketus Devan menatap Kesya membuat Kesya cengengesan


"Tenang aja naik roller coaster nggak ngeri kok kak"


ucap Kesya menerawang


"Pokoknya gue nggak mau"


tegas Devan


"Pokoknya harus, titik nggak pake koma"


seru Kesya dengan suara meninggi yang membuat Devan menggelengkan kepala


"Dasar keras kepala"


ucap Devan mengacak rambut Kesya.


*****


Mall


"Kita mau kemana dulu?"


tanya Devan menatap Kesya


"Lah Kak Devan yang ajak jalan malah nanya gue, kalo gue yang nentuin nanti lo jera loh jalan sama gue"


ucap Kesya tertawa


"Lo mau nya kemana?"


tanya Devan lagi


"Roller coaster"


jawab Kesya bersemangat


"Key pemanasan dulu dong, gue ngeri-ngeri nih"


jawab Devan jujur


ketus Kesya memanyunkan bibirnya


"Dih segitunya"


ejek Devan seraya mencubit hidung Kesya


"Ya udah kita kemana nih? Masa berdiri di sini aja dari tadi"


tanya Kesya


"Kita ke kedai ice cream aja yuk"


ajak Devan yang membuat Kesya bersemangat


"Ayo"


ucap Kesya berjalan duluan dan menarik tangan Devan membuat Devan tertawa melihat tingkahnya yang seperti anak kecil.


*


Kedai Ice Cream lt.2


"Lo cari tempat duduk biar gue yang ke sana pesan ice cream nya"


perintah Devan yang membuat Kesya mengangguk bersemangat


Setelah mendapat tempat duduk, Kesya pun duduk memainkan ponselnya seraya menunggu Devan kembali membawa cup ice cream pesanan mereka


Tiba-tiba datanglah segerombolan anak muda yang berjalan mendekati Kesya membuatnya mengangkat kepala dan menoleh namun tak ada yang ia kenali di antara mereka


"Hai, boleh gabung nggak?"


tanya salah satu cowok yang berwajah blasteran


"Sorry gue nggak sendiri"


jawab Kesya cuek


"Jangan sok cuek deh"


celetuk cowok yang berbaju hitam lalu mencolek dagu Kesya


"Ngapain harus akrab, kenal aja nggak"


ketus Kesya lalu sibuk dengan ponselnya


"Lo jadi cewek sombong banget sih"


bentak cowok yang berbaju hitam tadi lalu mencengkeram kuat lengan Kesya


"Brengsek"


bentak Kesya lalu melepas kasar tangan cowok tersebut dan menguncinya di belakang punggung cowok tersebut


"Kesya"

__ADS_1


tiba-tiba Devan datang dan berlari ke arah Kesya


"Lo siapa?"


tanya cowok blasteran tadi


"Gue yang harus nanya lo siapa? Ngapain kalian deketin cewek gue?"


bentak Devan menarik kerah baju cowok blasteran


"Santai bro santai"


jawab cowok tersebut


Lalu Devan pun melepas kasar tangannya dan mendekati Kesya


"Lo diapain mereka?"


tanya Devan tegas sedangkan Kesya hanya menggeleng dan tersenyum


"Bilang ke gue Key"


bentak Devan


"Udahlah lo nggak usah emosi, masalah gini kecil buat gue, tadi itu nanya boleh gabung nggak gue jawab gue nggak sendiri terus si cowok ini malah mencolek dagu gue karena gue sok cuek katanya ya gue jawab aja ngapain akrab kenal aja nggak eh dia malah mencengkeram tangan gue ya gue kunci aja tangannya yang berani pegang orang asing itu"


jawab Kesya menjelaskan


"Pengadu"


cibir cowok berbaju hitam


"Jelas dia ngadu ke gue, orang gue cowoknya"


bentak Devan


"Lo semua pergi dari sini jangan pernah berusaha deketin cewek gue lagi"


ucap Devan penuh penekanan yang membuat segerombolan anak muda tersebut takut dan memilih untuk pergi


"Lo gapapa?"


tanya Devan khawatir


"Gapapa sih cuma kesel aja"


jawab Kesya


"Btw lo kok bisa kunci tangannya gitu tadi?"


tanya Devan heran


"Bukannya mau sombong, cuma gue mau jawab pertanyaan lo aja, gue jago bela diri"


jawab Kesya santai


"Widih serius lo?"


tanya Devan mengerutkan kening


"Lo nggak percaya? Boleh dicoba"


jawab Kesya tersenyum


"Eh kok senyum lo bikin gue merinding, nggak jadi deh"


ucap Devan takut


"Gimana nggak merinding tuh ada nenek cantik dibelakangnya"


gumam Kesya yang terdengar jelas oleh Devan


Lalu Devan pun menoleh namun tak ada nenek-nenek cantik di belakangnya


"Mata lo katarak apa gimana?"


ketus Devan


"Lo indigo nggak?"


tanya Kesya menatap Devan sedangkan Devan menggeleng pelan


"Nah itu alasannya lo nggak bisa lihat"


jawab Kesya santai


"Jangan bilang lo indigo?". Diam


"Berarti nenek itu hantu dong?". Diam


"Key"


lirih Devan lalu berpindah duduk mendekati Kesya


"Heh lo takut?"


ejek Kesya tertawa


"Gue ngeri"


bisik Devan yang membuat Kesya semakin tertawa


Tiba-tiba


"Devan?"


panggil seorang cowok yang berjalan ke arah Devan dan Kesya


Hayo siapakah itu?


*


*


Jangan lupa di like, vote, dan comment ya😘..


*

__ADS_1


__ADS_2