Tentang Kesya

Tentang Kesya
Amel Berulah Kembali


__ADS_3

Jangan lupa untuk di VOTE dan KIRIM HADIAH ya semuanya🥰.


Selamat membaca🥰😘.


*****


Satu minggu kemudian, Devan yang telah lulus pun sedang menikmati masa liburannya bersama dengan Jojo, sahabat sekaligus sepupunya sebelum dirinya terbang ke Amerika untuk melanjutkan studi


Jangan tanyakan yang lain karena Rey dan Steven sedang berlibur keluarga ke Jepang sedangkan Boy sedang sibuk menemani sang Papa pulang pergi luar negeri sambil belajar masalah bisnis


Karena tidak bisa berlibur bersama yang lain, akhirnya Devan dan Jojo hanya berlibur ke Jakarta saja selama satu minggu


Setiap hari Devan selalu melakukan panggilan video bersama Kesya dengan alasan dia merindukan gadis kecilnya, selama panggilan video berlangsung Devan selalu menceritakan pengalamannya di Jakarta dan tempat-tempat yang mereka kunjungi. Begitu juga Kesya yang sangat antusias menceritakan hal-hal sepele setiap harinya


Tiga hari berlalu mereka selalu melakukan rutinitas panggilan video. Namun, hal tak terduga terjadi di hari ke empat dimana tiba-tiba Devan tidak bisa dihubungi sama sekali bahkan nomornya tidak aktif. Kesya masih berpikir positif dengan mengira Devan sedang sibuk jalan-jalan dan ponselnya mati


Walau pun dia menepis jauh-jauh pikiran negatif, tapi Kesya tetap menunggu ponsel Devan aktif hingga pukul 22:00 WIB pun nomor Devan masih tidak aktif. Akhirnya Kesya memberanikan diri untuk menelfon ke ponsel Jojo dan pada panggilan ketiga lah baru Jojo mengangkat telfonnya


"Halo?"


"Halo, kak"


"Kenapa, Key?"


"Cuma mau nanya aja, kak Devan dimana ya Kak? Kok tumben nomornya nggak aktif"


"Oh kita lagi di luar Key, berisik banget nih mungkin Devan nggak dengar-"


tiba-tiba panggilan terputus dan Kesya berpikir bahwa ponsel Jojo mungkin mati


Setelah lega mendapat kabar dari Jojo, Kesya pun meletakkan kembali ponselnya di nakas dan mulai berbaring, namun baru beberapa menit rasanya ia membaringkan tubuhnya tiba-tiba ponselnya berdering menandakan sebuah notifikasi pesan masuk


Dengan senang hati Kesya menyambar ponsel dan melihatnya karena mengira itu adalah pesan dari Devan, namun perkiraannya salah karena itu adalah pesan dari Amel yang mengirimkan sebuah video


Ragu-ragu Kesya mengunduhnya hingga dia memberanikan diri untuk menonton video tersebut. Betapa terkejutnya Kesya melihat video yang berisikan Devan dan Amel berciuman bibir disebuah bar


Seketika air mata jatuh membasahi wajah cantiknya dan pikiran Kesya dipenuhi oleh pikiran negatif, untuk pertama kali dia mengetahui bahwa Devan tidak lebih jauh dari pria brengsek diluar sana yang hobi nya hanya bermain wanita di bar


Kesya benar-benar kecewa pada Devan bahkan Kesya tidak menyangka bahwa Devan yang selama ini dia kenal adalah pria yang suka minum-minum, pemabuk, bermain wanita


Sungguh, Kesya ingin menolak percaya namun video itu menunjukkan betapa gilanya Devan membalas ciuman Amel dengan begitu ganas


Kesekian kalinya kak dan ini yang paling parah disaat gue udah ngerasa stuck di lo.-Kesya.


*****


Keesokan paginya sekitar pukul 08:00 WIB, Kesya sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah Dhea karena jujur dia tak bisa lagi menahan rasa sakit sendiri


"Halo?"


ucap Kesya saat panggilan tersambung


"Oi, kenapa Key?"


"Lo dirumah?"


"Iya nih? Kenapa suara lo aneh?"


"Nggak kenapa-kenapa. Gue otw rumah lo ya"

__ADS_1


Tanpa mendengar jawaban Dhea, akhirnya Kesya pun memutuskan panggilan lalu berpamitan kepada Bi Siti dan Asyera.


*****


Kediaman Dhea


Dhea yang merasakan bahwa ada sesuatu yang aneh dengan sahabatnya pun memutuskan untuk menunggu Kesya di ruang tamu rumahnya hingga saat mendengar suara bel berbunyi Dhea langsung berlari untuk membuka pintu. Betapa terkejutnya saat melihat Kesya yang berantakan dengan mata sembab dan kantung mata menghitam


"Key, r u okay?"


tanya Dhea pelan yang membuat Kesya sontak memeluknya erat dan menumpahkan segala sakit hatinya


Tangisan yang begitu pilu terdengar di telinga Dhea karena sebelumnya Kesya tidak pernah menceritakan tentang kesedihannya pada orang lain. Jika sampai dia sudah menunjukkan air matanya, pasti itu benar-benar masalah terberat baginya


"Kita masuk dulu"


ajak Dhea saat mendengar Kesya sudah lumayan tenang


Dhea pun mengajak Kesya menuju kamarnya yang berada di lantai atas, tanpa mengatakan apapun Kesya langsung membaringkan dirinya di tempat tidur Dhea bahkan memunggungi sahabatnya itu


"Cerita ke gue Key"


ucap Dhea lembut yang membuat Kesya akhirnya duduk dan memberikan ponselnya kepada Dhea


"Apa?"


tanya Dhea heran


Karena tidak mendapat jawaban apapun dari Kesya akhirnya Dhea pun mengecek ponsel Kesya dari galeri hingga chat dan Dhea menemukan chat Amel berisi video tersebut


Tanggapan Dhea tak jauh berbeda dari Kesya saat menonton video itu, Dhea bahkan tidak menyangka bahwa Devan akan melakukan hal keji itu


"Halo sayang?"


ucap Jojo dengan suara khas bangun tidur


"Kakak dimana?"


"Di hotel sayang"


"Bisa jawab pertanyaan gue dengan jujur nggak?"


tanya Dhea sinis yang membuat Jojo diseberang sana menelan saliva nya berat


Jika Dhea sudah berbicara menggunakan lo-gue pasti akan ada perang kesekian yang terjadi


"Sayang mau nanya apa?"


"Lo kemana malam tadi?"


"Ehm, sayang maafin kakak ya, jangan mar-"


"Ke bar?"


"Loh, sayang tau darimana?"


"Seru-seruan kumpul sama cewek-cewek gatel?"


"Sayang, nggak gitu"

__ADS_1


lirih Jojo pelan


"Terus sampe ada yang cium-ciuman?"


tanya Dhea sinis


"Sayang, itu bukan aku-"


"Kak Devan dan Amel kan?"


"Sayang tau dari mana?"


"Bisa jelasin sekarang? Kesya lagi sama gue"


"Loud speaker kan sayang"


pinta Jojo yang membuat Dhea menurutinya


"Key, lo dengar gue?". Diam


"Oh oke kalo lo nggak mau jawab yang pasti dengar gue. Ini bukan pembelaan sepupu dan sahabat tapi ini real dengan mata kepala gue sendiri. Gue akui Devan dan Amel memang ciuman dengan posisi Devan nggak sadar dan mabuk"


Deg


"Lo tau kan Devan nggak pernah mabuk-mabuk sampai teman gue nawarin minuman dan bikin Devan mabuk, dikesempatan itu Amel yang ternyata kenal sama teman gue datang sama sepupu nya dan tiba-tiba nyosorin Devan. Gue yang saat itu lo telfon nggak ngeliat kerjaan mereka sampai ponsel gue mati dan gue sontak teriak ngeliat Devan yang udah hampir kehilangan kendali, gue bangkit dan nampar Devan sampai dia sadar dan natap jijik Amel. Gue langsung ajak Devan balik ke hotel dan sepanjang jalan dia ngeracau bahas lo, dia takut lo pergi, dia takut lo marah, dia sadar kalo ini memang salahnya dia. Eh bentar Key, Devan baru masuk"


"Siapa?"


"Kesya"


"Gue mau ngomong"


"Key, Devan mau ngomong ke lo"


ucap Jojo yang membuat Kesya menggeleng pelan


"Dhea, please alihkan panggilan video"


Lalu Dhea pun menuruti ucapan Devan dan mengalihkan panggilan video lalu memberikan ponselnya kepada Kesya


"Gue tau mungkin jujur itu nyesek banget tapi seenggaknya lo nggak senang karena kebohongan"


ucap Dhea pelan membuat Kesya akhirnya memberanikan diri menatap wajah Devan dari layar


"Hai"


ucap Kesya tersenyum canggung


"Maaf Key"


"Kak, gue nggak mau bahas itu dulu"


"Tapi sayang-"


"Have fun ya"


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2