
Jangan lupa untuk di VOTE dan KIRIM HADIAH ya semuanya🥰.
Follow Juga IG Author : @d.octrayin_
Selamat membaca🥰😘.
*****
Hari ini pun tiba, hari kelulusan bagi siswa dan siswi kelas akhir di SMA Rajawali. Siswa siswi yang akhirnya menerima hasil dari semua yang mereka lakukan semenjak tiga tahun yang lalu.
Kesya berjalan dengan anggun menggunakan kebaya modern yang ia desain sejak dua tahun yang lalu. Sungguh, ini kebaya pertama ciptaannya yang membuatnya benar-benar bangga bisa membuat pakaian yang sangat indah untuk momen yang bahagia ini.
Semua orang menatap Kesya dengan tatapan cinta dan bangga karena Kesya dinobatkan sebagai siswi dengan nilai paling tinggi diantara ratusan murid yang ada. Prestasi dan talenta serta bakat yang ia miliki membuatnya mendapat begitu banyak pujian dan sanjungan serta ucapan selamat dari orang-orang.
Pesta kelulusan saat ini sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya karena hari ini akan ada acara yang paling penting yaitu para siswa-siswi tingkat akhir akan mencari pasangan dansa nya dengan acak membuat Kesya sedikit kesusahan karena keadaan ruangan benar-benar gelap.
Peraturan acara ini adalah siapapun yang ia sentuh akan menjadi pasangan dansa nya dan acara ini sekaligus mencari King and Queen m SMA Rajawali tahun angkatan Kesya.
"Gue harus kemana?" gumam Kesya pelan.
Lengan Kesya tak sengaja bersentuhan dengan lengan seseorang sehingga membuat orang tersebut segera mengajaknya menjadi pasangan dansa.
Setelah waktu yang diberikan sudah cukup, lampu kembali dinyalakan dan Kesya menatap orang yang akan menjadi pasangan dansa nya selama pesta.
"Kenzo?!"
"Lah, anjir! Kok lo sih?" gerutu Kenzo dengan raut wajah kesal membuat Kesya juga kesal dengannya.
Kesya pun segera menepis kasar lengannya. "Yaudah, gue juga nggak mau."
Dengan segera Kenzo menarik tangan Kesya sehingga Kesya menabrak dada teman sekelasnya tersebut. Tentu saja hal itu tidak disia-siakan oleh Kenzo, secepatnya ia memeluk Kesya dengan erat.
"Padahal cuman seminggu nggak ketemu lo, anehnya gue kangen" gumam Kenzo pelan yang terdengar jelas di telinga Kesya.
Kesya pun terkekeh pelan karena tidak terlalu serius menanggapinya. "Lo abis kejedot dimana, Ken? Nggak sakit juga" ucap Kesya setelah meletakkan tangannya di kening Kenzo.
"Anjir lo ah, gue lagi romantis juga" ucap Kenzo kesal.
Kesya tertawa karena ia tau Kenzo seperti ini pasti ada sesuatu. "Ada apaan?" tanya Kesya pelan.
Kenzo pun mendekatkan bibirnya di telinga Kesya seraya berbisik. "Cewek itu ada di belakang gue."
Tentu saja hal itu membuat Kesya segera menatap siapa yang Kenzo maksud membuat Kenzo segera menarik tangannya untuk mendekat.
"Lo bisa ketahuan dodol" gerutu Kenzo kesal.
__ADS_1
Kesya tau siapa cewek yang sahabatnya maksud. Teman seangkatan mereka yang sejak dulu tergila-gila dengan Kenzo bahkan pernah satu kali ia melabrak Kesya hanya karena dirinya dan Kenzo sangat akrab.
Flashback on
Sore itu, Kesya sudah berjanji untuk menemani Kenzo tanding basket antar sekolah. Kedekatan mereka berdua pun menjadi buah bibir para siswa dan siswi di SMA Rajawali padahal faktanya mereka benar-benar hanya berteman baik.
Kenzo sudah seperti saudara bagi Kesya karena setiap Kesya kesulitan, Kenzo pasti akan selalu ada untuknya. Seperti jika Kesya ingin menonton bioskop dan tidak punya teman, Kenzo akan datang diganti dengan Kesya menemaninya tanding basket, tanding futsal, dan berbagai macam pertandingan olahraga.
Saat Kesya sedang duduk di pinggir lapangan dengan orang-orang yang juga menonton pertandingan tersebut, tangannya ditarik paksa oleh seseorang sehingga membuatnya harus keluar dari barisan penonton.
"Lo bisa nggak sih jauh-jauh dari Kenzo?!"
Pasti ini ceweknya.-Kesya.
"Lo yang katanya udah ditolak ratusan kali sama Kenzo, ya?" tanya Kesya dengan nada sedikit mengejek membuat cewek itu benar-benar marah.
"Anjing! Jauhin cowok gue."
Kesya tersenyum tipis. "Wait, cowok lo? Kok Kenzo nggak cerita sih sama gue kalau punya cewek yang suka cari masalah di depan umum gini?"
Kesya sudah terbiasa dalam situasi seperti ini. Bahkan pernah lebih parah ketika ia digosipkan dengan Devan. Sungguh, setelah Devan lulus, ada begitu banyak lelaki yang digosipkan dengan Kesya membuat para fans lelaki tersebut yang bersekolah di SMA Rajawali tidak tau malu melabrak Kesya seperti ini.
"Ingat kata-kata gue, jauhin Kenzo atau gue bakal bikin hidup lo berantakan."
Tentu saja hal itu membuat Kesya tertawa, tanpa ia masuk pun hidup Kesya sudah berantakan.
Dengan segera Kesya mengambil ponsel yang ada di tasnya lalu memperlihatkan case ponselnya yang bergambar wajah Kenzo bahkan tanda tangan Kenzo pun ada di case tersebut.
"Ayang gue lucu banget, kan? Gemes deh jadi pengen peluk terus nyium aroma parfum yang udah tercampur sama keringat abis tanding."
Setelah mengatakan hal itu, Kesya pergi membuat cewek itu benar-benar memarahinya.
Flashback off.
Kesya tertawa ketika mengingat kejadian lucu tersebut. Tak jarang jika dirinya dan Kenzo saling berbagi hadiah yang sangat aneh seperti bantal wajah sendiri, baju wajah sendiri, bahkan case wajah sendiri.
"Lo gila?" tanya Kenzo heran ketika melihat Kesya yang tertawa.
"Gimana kalau kita taruhan?" usul Kesya tersenyum aneh.
"Apaan lagi?" tanya Kenzo malas.
Mereka memang sering taruhan tentang hak yang sangat amat aneh seperti apakah malam ini akan hujan, apakah ibu-ibu yang mereka lihat di mall pergi menonton, apakah belanja kakek-kakek yang mereka temui melebihi 5 juta, dan lainnya.
"Lima menit dari sekarang ada yang kesini" ucap Kesya terkekeh.
__ADS_1
"Siapa? Ngapain?" tanya Kenzo heran.
"Sate Bu Kinan? Deal?"
Kenzo tersenyum. "Oke."
Tak lama kemudian, belum sampai lima menit ternyata benar, ada yang menghampiri keduanya. Tentu saja dalam taruhan itu Kesya yang menang sehingga ia tersenyum senang.
"Gue mau ngomong sama Kenzo"
Siapa dia? Ya, cewek yang tergila-gila pada Kenzo.
Kenzo hanya bisa mendengus kesal. "Mau ngomong disini aja" ucap Kenzo seraya menggenggam tangan Kesya dengan pemiliknya yang masih senang karena bisa menabung uang jajan hari ini.
"Nggak, ini privasi." Dengan kekeh, cewek itu meminta Kenzo untuk berbicara berduaan dengannya.
Kesya pun membuka suara seraya melepaskan tangan cewek itu dari lengan Kenzo. "Gue dan Kenzo nggak ada privasi apapun. Silahkan ngomong aja disini" ucap Kesya tersenyum tipis.
Sebenarnya, jika orang melihat hal ini, banyak dari mereka yang akan berpikir bahwa hubungan Kesya dan Kenzo lebih dari teman. Namun, mereka benar-benar jauh dari perasaan suka lawan jenis dan benar-benar real berteman baik.
"Untuk terakhir kalinya, gue mau bilang kalau gue akan selalu suka lo" ucap cewek itu menunduk.
Kesya dan Kenzo hanya diam.
"Setelah ini, gue menetap di Aussie dan lo pasti di tempat lain yang jauh dari gue. Entah gue bisa atau nggak ikhlasin lo tapi gue mau berusaha. Tiga tahun keknya cukup buat bikin lo tau kalau gue suka lo dengan tulus. Gue sayang lo, Ken.."
Kenzo menghela nafas sebelum membuka suara. "Itu bukan cinta yang tulus, tapi obsesi. Lo suka gue bertahun-tahun cuman karena lo tau tentang hal yang gue izinin lo tau. Lo belum tau semua hal tentang gue yang mungkin bahkan bikin lo nyesal pernah menaruh perasaan lama ke gue. Gue nggak pernah benci sama lo, tapi gue nggak suka sama semua kelakuan lo selama ini. Lepasin gue dan cari cowok yang lebih baik dari gue karena gue pun gitu."
Setelah mengatakan hal itu, Kenzo pun pamit pergi bersama Kesya meninggalkan perempuan itu yang hanya menatap sendu kepergiannya.
Bugh
"Anjir!" ucap Kenzo kaget ketika Kesya tiba-tiba menendang kakinya dengan cukup keras.
"Lo kenapa ngomong gitu sih?" tanya Kesya kesal yang membuat Kenzo menatapnya heran.
"Emangnya kata-kata gue ada yang salah, ya?" tanya Kenzo seraya mengerutkan keningnya.
Kesya tersenyum. "Nggak, lo udah lebih dari keren" ucap Kesya seraya merangkul Kenzo.
"Dasar gila!"
*
*
__ADS_1
*