
Jangan lupa untuk di VOTE ya semuanya🥰.
Selamat membaca🥰😘.
*****
Keesokan harinya Kesya pun terbangun pukul 05:30 WIB dan melihat Devan yang tertidur dengan posisi yang sama seperti tadi malam dengan duduk di kursi sebelah ranjang rumah sakit dan tangan yang menggenggam erat tangan Kesya seakan enggan untuk melepaskan nya
"Ini jam berapa ya sudah?"
gumam Kesya seraya mengambil ponsel yang ada di nakas
"Jam setengah 6" gumamnya pelan
Setelah meletakkan kembali ponselnya, Kesya pun berinisiatif untuk membangunkan Devan agar tak terlambat ke sekolah
"Kak?" panggilnya pelan
"Kak Devan?"
ucap Kesya seraya menggoyangkan lengan Devan
"Kak, bangun yuk udah pagi"
"Hem"
"Kak Devan sekolah kan? Ayo bangun sekarang"
"Gue lambat juga nggak masalah"
"Idih sok banget sih, emangnya kalo most wanted lambat tuh nggak di hukum gitu?"
ejek Kesya terkekeh pelan
"Orang bokap gue pemiliknya"
gumam Devan yang lagi-lagi enggan untuk membuka mata
Entah itu benar atau tidak tetapi Kesya tidak mempercayai nya dan menganggap bahwa Devan masih setengah tidur
"Kak, kalo nggak bangun gue siram nih pakai air segelas"
ancam Kesya yang tentu saja sukses membuat Devan membuka mata
"Serem banget sih"
gumam Devan pelan yang membuat Kesya tertawa
"Btw morning ya bidadari Rajawali"
"Hahaha...Apaan sih segala bidadari Rajawali?"
"Lah? Kan elo princess nya Rajawali punya fans sejagat raya bikin puyeng"
"Lo ngomongin diri sendiri kak?"
"Kok gue? Emang sejak kapan gue punya fans?"
"Oh jadi si most wanted nggak ngaku gitu punya fans satu sekolahan bahkan maybe sekolah tetangga juga punya fans club dengan nama DEVAN KUTUB UTARA , duh nggak bisa gue bayangin deh"
"Apaan segala fans club? Emang gue artis?"
"Mungkin aja sih kak, dengan segala prestasi yang lo dapat bikin semua orang kagum ke lo"
"Dan lo?"
"Ha? Gue? Gue kenapa?"
Lo nggak kagum gitu sama gue?-Devan
"Kenapa bisa punya banyak fans cowok padahal kan lo baru aja sekolah di Rajawali?"
"Entah lah, gue aja nggak paham sama mereka, kok bisa ngefans sama gue"
"Lo cantik dan berbakat, wajar banyak cowok yang ngejar lo"
"Lah? Gue kan nggak ada ngutang sama mereka"
"Pengen gue tampol deh rasanya"
ketus Devan gemas yang lagi-lagi berhasil membuat Kesya tertawa
"Hahaha...Udah ah kok malah bahas segala fans-fans club jadi-jadian sih? Kak Devan pulang gih, sekolah kan?"
"Lo ngusir gue?"
__ADS_1
"Dih baperan banget. Kan lo mau sekolah kak masa iya di sini terus, nyampe sekolahnya kapan?"
cerocos Kesya dengan kesal nya
"Hahaha...Santai dong, kok ngegas sih mbak?"
"Gue nggak mau pulang sebelum lo ucapin selamat pagi juga ke gue"
"Good morning kak Devan. Udah? Puas kan? Apa perlu gue cium tangan juga?"
"Nggak perlu Key gue nggak butuh, gue butuhnya cuma morning kiss"
"Heh pengen gue tampar sekarang?"
"Becanda woi becanda"
ucap Devan lalu tertawa setelah melihat wajah memerah Kesya karena malu
"Astaga pengen nikah sekarang deh gue"
"APA??!! Kak Devan serius? Kak Devan kan masih sekolah kenapa ngebet banget mau nikah?"
cerocos Kesya yang membuat Devan terkekeh melihatnya
"Ya kan biar gue tiap pagi dapat morning kiss dari lo"
gumam Devan pelan
"Woi dasar gila"
ketus Kesya dengan kesalnya membuat Devan lagi-lagi terkekeh melihatnya
"Key?"
Tiba-tiba Devan menatap Kesya intens
Jantung masih aman?-Kesya
"Why?"
"Lo maafin gue nggak?"
"Astaga kak Devan kirain ada apa. Kan gue udah bilang kemaren lo nggak perlu minta maaf"
ucap Kesya seraya memutar matanya
ucap Devan pelan
"Lah? Lo kira gue nggak serius?"
tanya Kesya balik
"Bukan gitu, cuma gue serius minta maaf ke elo"
"Dan gue juga serius kak, lo nggak perlu minta maaf ke gue"
"Key, gue nggak bisa liat air mata berharga lo keluar cuma gara-gara cowok kek gue"
"Eits bentar, kok kak Devan ngomong air mata air mata mulu sih dari kemaren? Emang kenapa sama air mata gue?"
"Lo nangis kan?"
"Ha? Nangis? Nggak ada tuh"
kilah Kesya lalu memalingkan wajah
"Mata lo bengkak Key dan gue tau lo abis nangis"
"Ini efek gue nonton drakor kemaren siang"
Lagi-lagi Kesya berbohong agar Devan tidak tau bahwa dirinya benar nangis dan menangisi Devan
"Lo nggak pandai akting. Gue tau lo nangis makanya gue bener-bener minta maaf"
"Astaga kalo gue ngggak mengakhiri perdebatan yang gak jelas ini, kak Devan nggak bisa balik"
ucap Kesya lalu menghela nafas berat
"Iya kak Devan, gue udah maafin lo. Jadi, gimana? Udah puas?"
ketus Kesya yang membuat Devan tertawa
"Makasih lo udah maafin gue"
ucap Devan tersenyum lalu mengelus pucuk kepala Vania dengan penuh kasih sayang
__ADS_1
"Kak, udah ya pulang sekarang"
"Kok lo ngusir gue dari tadi Key?"
"Gue takut pingsan lama-lama liat lo bersikap manis"
Seketika tawa Devan pecah mendengar penurutan polos Vania.
*****
Setelah kepergian Devan, Rey pun masuk ke dalam ruangan Kesya dan duduk disebelah sang adik kesayangan
"Kak Rey, boleh Kesya nanya?"
"Hem"
"Kak Rey labrak Devan ya?"
tanya Kesya yang membuat raut wajah Rey berubah seketika
"Ngomong macem-macem ya lo, ntar bang Stev marah ke gue"
"Kan Kesya cuma nanya kenapa kak Rey sewot sih?"
ketus Kesya menatap Rey tajam
"Ngapain gue labrak dia sih princess nya kak Rey?"
tanya Rey seraya mengelus pucuk kepala sang adik
"Ya siapa tau, kan Kesya tau banget sifat kak Rey gimana"
ucap Kesya dengan wajah cemberut
"Emang gue gimana sih sifatnya di mata princess ini?"
"Ya gitu deh pokoknya over banget"
"Hahaha...Kan lo udah tau alasannya kenapa gue gitu"
"Iya karena Kesya Cloresya Ayin adik kesayangan Rey Hosea Yohanes jadi siapapun yang bikin adik kesayangan Rey sakit hati bahkan sampai ngeluarin air mata berharganya, dia jadi musuh Rey"
ucap Kesya panjang lebar yang membuat Rey terkekeh melihatnya
"Lo jadian sama Devan?"
"Kok nanya gitu?"
"Ya nanya aja"
"Kan Kesya udah bilang kalo Kesya nggak bakal jadian sebelum gapai mimpi Kesya"
"Jadi?"
"Apanya?"
"Lo sama Devan gimana?"
"Ya cuma teman aja kak Rey"
ketus Kesya kesal
"Yakin lo cuma anggap Devan teman?"
"Lah terus gue harus anggap apa kak?"
"Maybe lo ada naruh perasaan ke dia"
"Nggak ada tuh"
"Yakin? Lo nggak baper?"
"Ha? Gimana-gimana? Gue? Baper?"
"Ceh"
desis Rey lalu tertawa
"Hahaha...Kak Rey sih bawel banget udah dibilang gue nggak ada perasaan sama Devan"
"Iya deh iya cantik"
ucap Rey lalu mengacak rambut Kesya gemas.
*
__ADS_1
*
*