
Jangan lupa untuk di VOTE ya semuanya🥰.
Selamat membaca🥰😘.
*****
Singkat cerita, sampailah pada hari ke-4 MOS.
Toilet Wanita
Kesya yang sudah minta ijin ke panitia pun bergegas ke toilet wanita untuk mencuci muka. Saat Kesya mengambil tissue, tiba-tiba pintu toilet didorong paksa oleh kedua cewek yang menatap tajam kearah Kesya.
“Lo kasih apa ke Kak Devan sampai dia mau kasih tanda tangannya ke lo?” tanya salah satu yang langsung menjambak rambut Kesya.
“Udah Tas, hajar aja nggak tau diri tuh orang” temannya ikut menimpali.
“Gue nggak ada urusan sama kalian” ucap Kesya acuh padahal dia sedang menahan sakit karena rambutnya dijambak.
Tiba-tiba cewek yang menjambak rambutnya melayangkan tangannya ke Kesya dan sontak Kesya menutup mata.
Namun beberapa detik kemudian Kesya tidak merasakan sakit apapun lalu dia pun membuka mata dan terkejut melihat kedatangan Devan yang menahan tangan cewek tersebut.
“Tasya lo ngapain? Gue laporin ke Papa lo nanti” ucap Devan kesal.
“Kakak kok belain cewek murahan ini?” tanya cewek yang bernama Tasya.
“Lo jangan berani cari masalah sama dia karena dia itu pacar gue” ucap Devan dengan sengaja menekankan kata pacar.
Lalu Devan menarik tangan Kesya dan membawanya keluar dari toilet wanita.
“Maafin sepupu gue ya” ucap Devan.
__ADS_1
“Gapapa Kak, gue balik dulu” jawab Kesya acuh.
Tak lama kemudian Kesya berbalik menatap mata hazel Devan.
“Makasih udah belain gue” katanya menampilkan senyum manisnya.
Deg.
****, gue terpesona sama senyum manisnya.-Devan.
*****
Kesya sedang belajar namun kegiatannya diganggu dengan nomor baru yang terus-terusan menelfon nya, karena kesal Kesya pun mengangkat telfon dari orang tersebut.
“Siapa?” tanyanya.
“Hai boleh kenalan nggak?” tanya yang diseberang.
“Najis” ucap Kesya acuh.
Karena kesal Kesya pun memutuskan panggilan dari orang misterius dan melanjutkan kegiatan belajarnya yang tertunda tak lupa men silent ponselnya agar tidak terganggu lagi.
*****
Setelah belajar kurang lebih 1 jam, Kesya pun melirik jam dindingnya yang menunjukkan pukul 21:00 WIB. Kesya pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi, tak lama kemudian Kesya keluar kamar mandi lalu pergi ke tempat tidur.
Setelah mencoba memejamkan matanya, Kesya pun teringat sesuatu ponselnya yang sedari tadi di silent.
Lalu Kesya bangun dan mengambil ponselnya di atas meja di samping tempat tidurnya. Dia melihat ada 5 misscall dan 5 chat dari nomor baru.
Karena malas melihatnya, Kesya pun membuka akun sosial medianya dan membaca grup chat teman sekelompok nya. Setelah cukup lama membuka akun sosial medianya, Kesya pun penasaran dengan isi chat dari nomor baru tersebut lalu Kesya pun membukanya.
__ADS_1
+6281285xxxxxx
Gak sopan banget lo nggak angkat telfon gue.
Jangan harap bisa lari dari gue setelah lo janji bakal turutin 3 permintaan gue.
Cih dasar, gue nggak pernah spam chat orang kaya gini.
Cuma lo yang pertama dan juga yang terakhir.
Karena lo nggak angkat telpon gue, hari senin gue jemput lo sekolah.-Devan
“Nih cowok maunya apa sih? Kadang baik kadang dingin bingung gue” gumam Kesya.
Tak lama kemudian, ponsel Kesya berbunyi dan cepat-cepat Kesya melihatnya. Ternyata itu chat dari Devan yang isinya.
+6281285xxxxxx
Karena lo cuma read chat gue besok gue jemput.
Lalu Vania membalasnya.
*Ngga**k usah Kak gue bisa sendiri, lo shareloc aja.-Kesya*
Gue nggak terima penolakan.-Devan
“Cowok aneh” gumam Kesya.
Karena merasa tidak penting, Kesya pun tidak membalas chat dari Devan. Lalu tidur dengan perasaan kesal dan tidak lupa menyimpan nomor Devan dengan nama Manusia Bunglon karena sifatnya sering berubah-ubah, kadang manis dan kadang dingin.
*
__ADS_1
*
*