Tentang Kesya

Tentang Kesya
Masuk SMA


__ADS_3

Jangan lupa untuk di VOTE ya semuanya🥰.


Selamat membaca🥰😘.


*****


Hari ini adalah hari pertama Kesya memulai pendidikannya di SMA Rajawali. Tempat dimana Steven dan Rey bersekolah dan tempat dimana Kesya bertemu dengan teman masa kecilnya.


Hari ini hari pertama MOS dan Kesya senang karena bertemu dengan kedua sahabatnya yang bersekolah di tempat yang sama.


“Lo berdua kok nggak bilang sekolah disini?” omel Kesya ketika Dhea dan Rere menghampirinya.


“Lah gue aja nggak tau dia sekolah disini” ucap Dhea seraya menunjuk Rere.


“Kita kan keasyikan ghibah makanya nggak pernah nanya masalah ini” kata Rere.


“Eh btw disini ada banyak oppa ganteng loh.”


Rere yang matanya tak bisa berpaling dari cowok ganteng pun mulai bergosip.


“Oh” ucap Dhea dan Kesya bersamaan.


“Lo berdua kok nggak minat sih?” omel Rere.


"Iyain aja deh, lo kenal sama oppa ganteng lo itu?” tanya Dhea yang pura-pura minat mendengarkan gosip Rere.


“Most wanted-nya 5 orang, Devan, Jonathan, Steven, Rey dan Boy, tapi yang paling ganteng sih Devan” ucap Rere yang membuat Kesya kaget.


Jangan mikir yang aneh-aneh, nama Devan banyak dan mungkin bukan yang itu.-Kesya.


“Terus info apa lagi yang lo dapat?” tanya Dhea.


“Katanya mereka cuek, dingin, irit ngomong, nggak pernah senyum, apalagi Devan paling nggak suka disentuh cewek” ucap Rere bersemangat.


“Mungkin dia gay” gumam Dhea yang mendapat tatapan tajam Kesya.


“Eh Key, santai aja kali emang lo kenal?” tanya Dhea.


“Hah, Kesya kenal Devan?” timpal Rere.


“Nggak” jawab Kesya acuh lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


Karena Kesya sibuk merapikan dasinya, tiba-tiba ia ditabrak oleh seorang cowok.


“Heh kalo jalan pake mata” omel Kesya.


"Dimana-mana jalan tuh pake kaki liatnya pake mata” jawab cowok tersebut acuh.


Kesya langsung mengingat kejadian dimana ia ditabrak oleh Devan dan omelan cowok itu tadi adalah kata-katanya saat ditabrak Devan.


Kesya mencoba mengenali cowok didepannya tapi sayang dia tidak kenal karena cowok tersebut memakai almamater dan kacamata hitam. Sedangkan cowok yang menabrak Kesya pun langsung mengenalinya karena cowok tersebut adalah Devan.


Dia sekolah disini juga?-Devan


Devan pun pergi meninggalkan Kesya yang tidak mengenalinya.

__ADS_1


*****


Hari pertama mengikuti kegiatan MOS sudah membuat para calon siswa siswi kesal karena belum sampai 1 jam mereka di aula semuanya dibentak oleh panitia gara-gara diantara 200-an siswa, tidak ada satupun yang berinisiatif menanyakan nama para panitia.


“Emang kami kepo?” gumam Kesya.


“Ssttt nanti mereka dengar” ucap Dhea lirih.


“Bodo” jawab Kesya cuek.


Setelah pemateri pertama keluar, tiba-tiba


“Saat ini adalah waktu untuk meminta tanda tangan kakak panitia, disini kami panitia sudah membuat games, untuk adik-adik yang berhasil mendapatkan tanda tangan most wanted bakalan dapat hadiah. Yang cewek bisa nge-date sama most wanted malam minggu nanti dan yang cowok bisa masuk tim basket tanpa seleksi. Hebat kan? Ya sudah sekarang waktu untuk meminta tanda tangan dimulai” ucap salah satu panitia yang menaiki panggung.


“What? Itu nggak salah?” tanya Rere heboh.


“Re, lo kenal nggak most wanted yang jadi panitia?” tanya Dhea.


“Nggak, gue cuma tau namanya aja" jawab Rere cengengesan.


“Yuk kita cari” ajak Rere.


“Ogah" jawab Kesya yang langsung pergi meninggalkan mereka.


Setelah berjalan kesana-kemari, Kesya pun berhenti didepan panitia yang menunduk menatap ponselnya, Kesya tidak tau bahwa itu adalah Devan.


“Permisi Kak, bisa minta tanda tangannya?” ujar Kesya sopan.


Devan yang mengenali suara Kesya pun mengangkat kepala dan sontak Kesya kaget melihat cowok yang didepannya adalah Devan.


“Lo—"


Setelah selesai.


“Kok lo bisa sekolah disini?” tanya Kesya yang masih berdiri dihadapan Devan.


"Nggak sopan banget lo sama panitia, mulai sekarang lo panggil gue, Kak” ucap Devan datar.


“Ya udah maaf Kak” ucap Kesya cuek.


“Gue udah kasih tanda tangan gue, sekarang lo turutin 3 permintaan gue” kata Devan.


“Ha? Permintaan? Emang gue jin?” tanya Kesya.


“Minta nomor lo” ucap Devan tanpa menjawab pertanyaan Kesya.


“Ogah” jawab Kesya acuh.


Menarik. Baru kali ini gue diacuhin dan ditolak sama cewek.-Devan.


“Lo belum jawab pertanyaan gue” ucap Kesya.


“Kenapa Sayang?” tanya Devan yang sontak membuat panitia didekat mereka kaget bukan main.


Devan pun tersenyum menatap Kesya yang malu karena ulahnya.

__ADS_1


“Apaan sih Dev” ketus Kesya.


“Panggil gue Kak” tegas Devan.


“Iya Kak, bawel banget sih” cibir Kesya.


“Gimana? Mau kasih nomor lo atau gue kasih tau ke semua kalau lo cewek gue” ancam Devan.


“Gue nggak takut sama ancaman lo” jawab Kesya.


“Oke kalau gitu” kata Devan dengan senyum menggodanya.


“Itu Kak Devan senyum?” tanya siswa lainnya.


“What? Nggak mungkin” celetuk yang lain.


“Oke gue disini mau kasih tau sama kalian kalo cewek yang didepan gue ini adal—aw."


Devan pun meringis kesakitan karena kakinya diinjak Kesya.


“Itu cewek siapa sih?” omel siswa lainnya.


“Berani banget sama Kak Devan” timpal yang lain.


“Gue kasih nomor gue, mana ponsel lo?” ucap Kesya setengah berbisik yang membuat Devan semakin ingin menggodanya.


“Nggak jadi, gue bakal kasih tau ke orang-orang” jawab Devan acuh.


“Ya udah iya Kak gue turutin semua permintaan lo” ucap Kesya kesal.


“Cukup 3 aja” jawab Devan seraya mengacak rambut Kesya.


Kesya pun malu karena ditatap semua orang didalam ruang aula tersebut, ada yang menatapnya kagum dan ada juga yang menatapnya sinis.


Gila, banyak banget yang liat gue udah kek orang kelaparan aja.-Kesya.


Jam menunjukkan pukul 14:12 WIB yang menandakan kegiatan telah selesai. Panitia pun menuju panggung


“Selamat kepada Kesya Cloresya Ayin yang berhasil mendapatkan tanda tangan most wanted, hebat ya padahal Kak Devan itu orangnya cuek dan dingin. Sekali lagi selamat bisa nge-date bareng most wanted.”


Sontak Kesya pun kaget karena yang dia tau hanya Devan yang telah memberikan tanda tangannya, Kesya juga belum sempat meminta ke panitia yang lain karena waktunya dihabiskan untuk berdebat dengan Devan.


What the?! Sial, gue ketemu manusia setengah bunglon lagi.-Kesya.


“What?! Key, kok lo tau kalo most wanted nya Devan?” tanya Rere.


“Jangan bilang lo ada apa-apa sama—“


“Gue juga nggak tau itu dia” potong Kesya kesal seraya pergi meninggalkan kedua temannya.


“Kok ada yang aneh sama Kesya?” tanya Rere.


“Iya tadi diparkiran dia melotot pas dibilang Devan gay terus tadi dengan mudah dia tau most wanted yang jadi panitia itu Devan” gumam Dhea.


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2